Langgam.id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Padang menargetkan kekurangan 24 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat terpenuhi dalam dua hingga tiga bulan ke depan guna mendukung pelaksanaan program prioritas nasional tersebut.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, saat Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Rabu (17/6/2026).
Alfiadi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Satgas MBG Kota Padang mengungkapkan, saat ini sebanyak 72 SPPG telah beroperasi atau sekitar 75 persen dari target 96 SPPG yang direncanakan di Kota Padang.
“Target kita, kekurangan 24 SPPG yang ada saat ini dapat terpenuhi dalam dua sampai tiga bulan ke depan sehingga cakupan layanan Program MBG semakin luas,” ujarnya.
Menurut Alfiadi, evaluasi pelaksanaan MBG dilakukan secara rutin dan komprehensif setiap bulan untuk memastikan seluruh aspek program berjalan optimal, mulai dari penyediaan bahan baku, operasional dapur, hingga pelayanan kepada penerima manfaat.
“Kita terus mengawal kualitas pelaksanaan MBG. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, seluruh SPPG di Kota Padang harus menjadi yang terbaik, sejalan dengan semangat Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa Program MBG merupakan agenda besar negara yang membutuhkan dukungan seluruh pihak agar berjalan maksimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh operasional dapur MBG, tetapi juga didukung sistem pendataan yang akurat, ketersediaan bahan baku, pola distribusi yang baik, serta keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok pangan.
“Program MBG merupakan agenda besar negara. Karena itu, seluruh SPPG dan perangkat daerah harus saling mendukung untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak dan penerima manfaat lainnya melalui layanan yang berkualitas,” tegas Fadly.
Ia juga mendorong seluruh SPPG di Kota Padang untuk mempersiapkan diri menghadapi sistem penilaian atau grading dari Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, Fadly meminta seluruh pengelola SPPG mematuhi ketentuan daerah terkait pembangunan gedung dan pemanfaatan lahan.
Hingga saat ini, pelaksanaan Program MBG di Kota Padang tercatat berjalan relatif baik. Pemerintah Kota Padang terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan kualitas layanan serta percepatan pemenuhan target SPPG dapat tercapai sesuai rencana. (HER)






