Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya Capai 74 Persen, Libatkan 2.500 Pekerja

Langgam.id — Pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Pulau Sawah, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, terus dikebut. Hingga pertengahan Juni 2026, progres fisik proyek yang menjadi bagian dari program strategis nasional tersebut telah mencapai 74 persen.

Untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan, sebanyak 2.500 pekerja dikerahkan dan bekerja dalam tiga sif setiap hari. Pemerintah menargetkan pembangunan sekolah berasrama itu rampung pada akhir Juni 2026.

Kepala Satuan Kerja Pembangunan Sekolah Rakyat, Riri Firdaus, mengatakan capaian progres tersebut sesuai dengan rencana percepatan yang sedang dijalankan di lapangan.

“Alhamdulillah progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 74 persen. Kami terus melakukan percepatan agar pembangunan dapat selesai pada akhir Juni sesuai target yang diberikan Bapak Menteri Pekerjaan Umum,” kata Riri saat mendampingi peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat, Kamis (11/6/2026).

Menurut dia, ribuan pekerja yang dilibatkan menjadi kunci dalam mengejar target penyelesaian proyek. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bergantian selama 24 jam untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal.

Perkembangan pembangunan tersebut turut ditinjau langsung oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam kunjungan itu, rombongan melihat sejumlah bangunan yang sedang dikerjakan serta meninjau site plan kawasan Sekolah Rakyat.

Annisa menegaskan pentingnya penyelesaian proyek tepat waktu agar sekolah dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih baik.

Menurut dia, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama Forkopimda berkomitmen mendukung seluruh program Pemerintah Pusat yang dilaksanakan di daerah. Sekolah Rakyat merupakan program yang sangat penting karena memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Annisa.

Ia menambahkan, selain pembangunan fisik yang terus berjalan, proses seleksi calon siswa dan tenaga pendidik juga mulai dilakukan oleh Kementerian Sosial. Untuk rekrutmen guru, pada hari pertama pendaftaran tercatat sudah ada 12 pelamar yang mendaftar.

Dalam kesempatan tersebut, Annisa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan. Meski percepatan terus dilakukan, ia mengingatkan agar kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama.

“Sekolah ini nantinya akan menampung ribuan siswa. Karena itu kualitas bangunan dan aspek keamanan harus benar-benar diperhatikan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai sesuai target sehingga program nasional tersebut segera berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan. (HER)

Baca Juga

Tinjau Sekolah Rakyat di Padang, Ombudsman RI Minta Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
Tinjau Sekolah Rakyat di Padang, Ombudsman RI Minta Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy bersama Bupati Limapuluh Kota, Safni dan Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mendatangi Kementerian PUPR
Pastikan Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wagub Sumbar Sambangi Kementerian PUPR
Orang tua dari siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Subur (63), mengaku bangga dan mendukung penuh keinginan putrinya,
Bersyukur Adanya Sekolah Rakyat, Ayah Pemulung Dukung Sang Putri Lanjut Kuliah
Jumaroh Dulu Sering Lapar, Kini Belajar dan Makan Teratur di Sekolah Rakyat: Ingin Kuliah Tinggi
Jumaroh Dulu Sering Lapar, Kini Belajar dan Makan Teratur di Sekolah Rakyat: Ingin Kuliah Tinggi
Di tengah tumpukan sampah Bantar Gebang, Rahmat menaruh satu harapan besar untuk masa depan anaknya. Lelaki yang bekerja sebagai pemulung itu tak ingin putrinya,
Ayah Pemulung Bersyukur Adanya Sekolah Rakyat, Banyak Kemajuan yang Didapat Putrinya