Langgam.id – Kabar duka datang dari penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Sebanyak empat jemaah haji asal Sumatera Barat dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, Arab Saudi.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah, Umrah Rifki, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para jemaah tersebut.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya para jemaah haji asal Sumatera Barat dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya, Selasa (26/5/2026)
Jemaah pertama yang meninggal dunia yakni Mainusni Marukun (74), jemaah haji Kloter PDG 12 asal Kota Sawahlunto. Almarhumah wafat di Makkah pada Jumat (22/5/2026) pukul 12.30 Waktu Arab Saudi (WAS).
Sebelum meninggal dunia, Mainusni sempat beberapa kali mendapatkan penanganan medis akibat sesak napas yang dialaminya selama berada di Tanah Suci.
Kabar duka berikutnya datang dari Syamsu Kari Sudin (58), jemaah asal Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman. Syamsu wafat setelah menjalani perawatan di Saudi German Hospital (SGH) Makkah pada Kamis (21/5/2026) pukul 17.30 WAS.
Ia diketahui menderita penyakit ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD) sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit tersebut.
Sementara itu, jemaah asal Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Imam Kanapi (81), yang tergabung dalam Kloter PDG 11, juga dilaporkan wafat di Makkah pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 13.30 WAS.
Sebelum kondisinya menurun, Imam Kanapi sempat mengeluhkan batuk dan penurunan nafsu makan. Ia kemudian mendapatkan penanganan medis di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Jemaah lainnya yang wafat yakni Yunilis Muin (73) asal Kota Bukittinggi. Yunilis meninggal dunia di Madinah dan dimakamkan di pemakaman Baqi, salah satu kompleks pemakaman bersejarah di Tanah Suci. (HER)






