Era Pelatih Imran Nahumarury di Semen Padang FC: Berakhir Pahit, Hanya Toreh 1 Kemenangan 

Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury (kiri) memberikan keterangan pers. (Foto: Semen Padang FC)

Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury (kiri) memberikan keterangan pers. (Foto: Semen Padang FC)

Langgam.id – Perjalanan Imran Nahumarury bersama Semen Padang FC sebagai pelatih kepala, berakhir dengan catatan kurang memuaskan pada paruh akhir musim BRI Super League 2025/2026   

Meski memiliki satu pertandingan melawan Persija pada 23 Mei 2026 mendatang, namun Semen Padang FC sudah dipastikan terdegradasi.

Dengan demikian, setelah ditunjuk nahkodai Kabau Sirah musim ini, Imran gagal membawa tim keluar dari zona degradasi hingga kompetisi berakhir. Ia orang ketiga yang diganti selama musim ini.  

Di bawah arahan pelatih asal Tulehu, Maluku itu, Semen Padang FC hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan tujuh kekalahan dari total 10 pertandingan. 

Hasil tersebut membuat tim kebanggaan masyarakat ini tetap terpuruk di papan bawah klasemen. Satu-satunya kemenangan Semen Padang FC hadir saat menghadapi PSBS Biak dengan skor 2-0. Namun, setelah hasil positif tersebut, performa Kabau Sirah justru mengalami penurunan drastis.

Pada laga debutnya, Imran membawa Semen Padang FC bermain imbang tanpa gol melawan PSIM Yogyakarta. Setelah itu, Semen Padang gagal menjaga konsistensi permainan, baik saat tampil di kandang maupun tandang.

Semen Padang harus mengakui keunggulan sejumlah tim seperti Persib Bandung, Persis Solo, Persijap Jepara, Borneo FC Samarinda, Madura United, Dewa United, Persik Kediri, hingga kekalahan telak dari Persebaya Surabaya pada laga penutup musim.

Kekalahan 0-7 dari Persebaya menjadi hasil paling menyakitkan bagi Semen Padang musim ini. Dalam pertandingan tersebut, gol-gol Persebaya dicetak oleh Francisco Rivera pada menit ke-16, Catur Pamungkas menit ke-21, Bruno Moreira menit ke-50, Mihailo Perovic menit ke-63, serta hattrick Bruno Paraiba pada menit ke-68 melalui penalti, menit ke-74, dan 90+3.

Hasil tersebut menjadi kekalahan terbesar Semen Padang FC musim ini sekaligus salah satu kekalahan terbesar dalam persaingan BRI Super League 2025/26. Sebelumnya, skor identik juga terjadi ketika PSBS Biak dihancurkan Malut United FC pada pekan ke-30.

Kemudian selama periode kepelatihan Imran, Semen Padang hanya mampu menambah tiga poin kemenangan. Selain minim produktivitas gol, lini pertahanan Kabau Sirah juga menjadi sorotan setelah kebobolan dalam jumlah besar pada beberapa laga penting.

Menariknya, penunjukan Imran sempat memunculkan harapan baru bagi publik sepak bola Padang. Sebelumnya, Imran dikenal sukses bersama Malut United FC dengan membawa klub tersebut promosi pada musim 2023/2024. 

Ia bahkan berhasil mengangkat performa Malut United hingga finis di papan atas pada musim berikutnya sebelum akhirnya menerima tawaran melatih Semen Padang.

Namun, keberhasilan tersebut tidak mampu terulang di Sumbar. Imran Nahumarury justru menghadapi tantangan berat dan gagal menyelamatkan Semen Padang dari keterpurukan.

Sebelum ditangani Imran, Semen Padang lebih dahulu dilatih oleh Eduardo Almeida dan Dejan Antonic. Namun pergantian pelatih sepanjang musim belum mampu mengubah nasib Kabau Sirah di kompetisi musim ini. (WAN) 

Baca Juga

Laga Terakhir di Kandang, Semen Padang Dipermalukan Persebaya 0-7
Laga Terakhir di Kandang, Semen Padang Dipermalukan Persebaya 0-7
Hasil Babak Pertama: Gol Cepat Persebaya Bungkam Semen Padang FC 2-0
Hasil Babak Pertama: Gol Cepat Persebaya Bungkam Semen Padang FC 2-0
logo semen padang fc
Hadapi Persebaya, Ini Starting Lineup Semen Padang FC di Laga Kandang Terakhir 
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade memastikan pemerintah segera membangun kembali dua jembatan yang rusak akibat
Andre Rosiade Bakal Jadi Presiden Klub Semen Padang FC, Sang Anak Langsung CEO
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury (kiri) memberikan keterangan pers. (Foto: Semen Padang FC)
Semen Padang FC Optimistis Tutup Laga Kandang Saat Jamu Persebaya Raih Kemenangan
Jamu Persebaya, Pelatih Semen Padang FC: Saya Mau Coba yang Menit Bermainnya Masih Kurang
Jamu Persebaya, Pelatih Semen Padang FC: Saya Mau Coba yang Menit Bermainnya Masih Kurang