Langgam.id – Sejumlah komoditas cabai di pasar tradisional Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), menunjukkan tren fluktuasi harga dalam sepekan terakhir.
Pada Senin (11/5/2026), tercatat harga cabai rawit hijau mengalami kenaikan tajam, sementara harga cabai keriting lokal justru mulai bergerak turun.
Staf Bidang Bahan Pokok dan Barang Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Vivi mengatakan, bahwa dinamika harga ini telah terlihat sejak akhir pekan lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, cabai keriting lokal saat ini dibanderol seharga Rp40.000 per kilogram. Harga tersebut mengalami penurunan dibandingkan posisi pada Sabtu (9/5/2026) yang sempat menyentuh angka Rp42.000 per kilogram.
“Meskipun hari ini turun menjadi Rp40.000, namun jika dibandingkan dengan harga pada Jumat lalu, posisi harga saat ini terhitung masih lebih tinggi,” ujar Vivi, Senin (11/5/2026).
Berbanding terbalik dengan cabai keriting lokal, lonjakan harga justru terjadi pada komoditas cabai rawit hijau. Saat ini, harga jual di pasaran berkisar antara Rp36.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan harga pada Jumat (8/5/2026) yang masih berada pada kisaran Rp30.000 hingga Rp32.000 per kilogram.
Vivi menambahkan bahwa kenaikan rawit hijau ini sudah mulai terpantau sejak Sabtu lalu dan mencapai puncaknya pada hari ini.
“Yang paling mencolok fluktuasinya saat ini adalah cabai keriting lokal dan rawit hijau. Untuk jenis cabai lainnya relatif stabil,” tambahnya.
Berdasarkan data Dinas Perdagangan, beberapa komoditas lain yang terpantau stabil antara lain:
Cabai merah keriting non-lokal: Rp36.000-Rp45.000 per kilogram. Cabai rawit merah: Rp50.000 per kilogram. Cabai hijau: Rp22.000-Rp25.000 per kilogram.
Selain cabai, komoditas bawang merah juga terpantau tidak mengalami perubahan harga yang berarti. Bawang merah kualitas super dijual pada kisaran Rp44.000 hingga Rp46.000 per kilogram, sedangkan bawang merah biasa dipasarkan dengan harga Rp34.000 hingga Rp38.000 per kilogram.
Sementara itu, untuk komoditas minyak goreng, khususnya merek Minyakita, harganya tetap stabil di angka Rp15.700 per liter. Meskipun sempat beredar isu kelangkaan, Dinas Perdagangan memastikan bahwa stok dan harga di pasar masih dalam pengawasan ketat.
“Minyakita masih stabil, belum ada perubahan harga dan terus kami awasi distribusinya,” pungkasnya. (KSR)






