Viral Pidato Wakil Wali Kota Padang Terhenti Ulah Suara “Lelaki Cadangan” di Acara MTQ, Camat Bilang Begini

Langgam.id – Momen tak terduga terjadi dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (17/4/2025).

Pidato Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendadak terhenti setelah suara perempuan menyanyikan lagu “Lelaki Cadangan” tiba-tiba terdengar dari pengeras suara acara.

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial. Awalnya, suasana berlangsung khidmat.

Buya Maigus menyampaikan sambutan dengan lancar di hadapan peserta dan tamu undangan yang hadir pada pembukaan MTQ tersebut.

Dalam pidatonya, Maigus menekankan pentingnya menjadikan Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau.

“Yang ketiga bapak ibu semua, mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilah-nya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi…” kata Maigus, sebelum suaranya terpotong oleh nyanyian yang tiba-tiba muncul dari speaker.

Suasana pun berubah seketika. Maigus terlihat berhenti berbicara dan terdiam. Ia tampak kebingungan sambil menoleh ke arah samping panggung, mencoba mencari sumber suara yang tidak semestinya itu. Dalam rekaman video, terdengar pula tawa dari sejumlah hadirin yang menyaksikan kejadian tersebut.

Pihak panitia terpaksa mengganti mikrofon Maigus dan melanjutkan pidatonyo. Ia pun meminta maaf kepada hadirin dan berseloroh tanda MTQ bakal berjalan sukses.

“Mohon maaf, ada error-nya. Tidak apa-apa, itu tandanya MTQ Koto Tangah akan sukses,” kata Maigus yang disambut tempuk tangan hadirin di lokasi acara.

Meski berlangsung singkat, insiden ini cukup menyita perhatian publik. Pihak panitia pun angkat bicara terkait kejadian tersebut.

Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi akibat kesalahan teknis atau human error, meskipun persiapan acara telah dilakukan secara matang, termasuk gladi bersih.

“Namun dalam pelaksana kegiatan terjadi human error, kami tidak menyangka ini bisa terjadi. Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk kegiatan sekelas MTQ ke depan,” kata Fizlan saat dikonfirmasi Langgam.id, Sabtu (18/4/2025).

Ia juga mengakui bahwa Wakil Wali Kota Padang sempat merasa kecewa atas kejadian tersebut. Namun, pihaknya telah memberikan penjelasan sekaligus menyampaikan permohonan maaf.

“Pelaksanaan acara tetap dilaksanakan. Karena kejadian ini hanya persekian detik. Tim teknis langsung mematikan sound, baru dihidupkan lagi,” ujarnya.

Fizlan menambahkan, berdasarkan keterangan penyedia sound system, hanya mikrofon yang digunakan oleh wakil wali kota yang aktif saat itu. Sistem bluetooth dan jaringan lainnya disebut telah dimatikan.

“Bluetooth sudah mati, dan tombol mic lain. Cuman mic yang hidup yang digunakan pak wakil wali kota. Jaringan juga sudah dimatikan. Kami sudah konfirmasi ke penyedia sound system dan protokoler. Mungkin ada mic wireless orang di sekitar tembus ke lokasi acara,” katanya. (ICA)

Baca Juga

Prediksi Cuaca BMKG Hari Ini, Sejumlah Wilayah Sumbar Diguyur Hujan
Prediksi Cuaca BMKG Hari Ini, Sejumlah Wilayah Sumbar Diguyur Hujan
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Polisi Olah TKP Kasus Penanaman Sawit di Bekas Karhutla Dharmasraya
Polisi Olah TKP Kasus Penanaman Sawit di Bekas Karhutla Dharmasraya
5 Perusahaan Pemasok Batu Bara di PLTU Teluk Sirih, Ada PT Milik Yendra Fahmi
5 Perusahaan Pemasok Batu Bara di PLTU Teluk Sirih, Ada PT Milik Yendra Fahmi
Pemkab Ungkap Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Ditanami Sawit
Pemkab Ungkap Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Ditanami Sawit
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026