Pemkab Agam Salurkan Rp11,7 Miliar untuk Ribuan Korban Bencana Banjir Bandang

Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).

Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).

Langgam.id — Pemerintah Kabupaten Agam bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp11,7 miliar kepada 8.308 jiwa terdampak bencana hidrometeorologi.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Jumat (3/4/2026), dan terhubung secara daring dengan pusat di Jakarta.

Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar berupa sembako untuk seluruh korban terdampak, jaminan hidup bagi 8.195 jiwa sebesar Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan, santunan ahli waris tahap II untuk delapan korban meninggal dunia, serta santunan bagi 105 korban luka.

Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada 100 perwakilan penerima, sementara sisanya didistribusikan melalui Pos Indonesia guna memastikan penyaluran tepat sasaran.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI, Masryani Mansyur, bersama Bupati Agam, Benni Warlis Dt. Tan Batuah, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, camat di wilayah terdampak, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Benni Warlis menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam meringankan beban keluarga korban,” ujarnya dikutip dari Kominfo.

Ia menambahkan, meskipun bantuan tersebut tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami masyarakat, dukungan ini diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi ekonomi warga pascabencana.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dalam proses pemulihan pascabencana,” katanya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan bantuan secara bijak serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga April.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan serta memastikan perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam.

Baca Juga

Rakor Bersama BNPB, Pemkab Agam Laporkan Progres Huntara dan Penyaluran DTH
Rakor Bersama BNPB, Pemkab Agam Laporkan Progres Huntara dan Penyaluran DTH
Menko PMK Resmikan Pemakaian Huntara untuk Korban Bencana di Palembayan
Menko PMK Resmikan Pemakaian Huntara untuk Korban Bencana di Palembayan
Targetkan Selesai dalam Beberapa Hari, Bupati Agam Cek Pembangunan Huntara di Palembayan
Targetkan Selesai dalam Beberapa Hari, Bupati Agam Cek Pembangunan Huntara di Palembayan
Pemkab Agam Serahkan Santunan Kemensos untuk 195 Ahli Waris Korban Bencana Banjir Bandang
Pemkab Agam Serahkan Santunan Kemensos untuk 195 Ahli Waris Korban Bencana Banjir Bandang
Enam jenazah korban bencana hidrometeorologi di Agam yang belum teridentifikasi oleh Tim DVI dimakamkan di Tempat Pemakaman TPU
Enam Jenazah Korban Bencana di Agam yang Belum Teridentifikasi Dimakamkan
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun