Langgam.id— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat resmi menutup Posko Angkutan Lebaran 2026, menyusul penutupan posko serentak secara nasional. Meski demikian, masa angkutan Lebaran masih berlangsung hingga 1 April 2026 dengan operasional kereta api yang tetap berjalan normal.
Penutupan posko ini menandai keberhasilan KAI Divre II Sumbar dalam menyelenggarakan layanan transportasi selama periode mudik Lebaran. Selama masa operasional, perusahaan mencatat capaian zero accident atau nihil kecelakaan perjalanan kereta api.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan kereta api.
“Selama masa Angkutan Lebaran tahun ini, seluruh perjalanan dapat berjalan dengan selamat, lancar, dan terkendali. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen, mulai dari operasional hingga pelayanan pelanggan,” ujarnya.
Selain aspek keselamatan, tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api juga menjadi catatan penting. KAI Divre II Sumbar mencatat total volume penumpang mencapai 143.361 pelanggan sepanjang periode Angkutan Lebaran 2026.
Dari jumlah tersebut, layanan KA Pariaman Ekspres menjadi primadona dengan total penumpang mencapai 100.708 pelanggan. Tingginya angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman dan nyaman.
Puncak penjualan tiket terjadi pada 24 Maret 2026, dengan total penjualan mencapai 10.262 tiket dalam satu hari. Angka ini melampaui kapasitas harian yang tersedia sebanyak 7.792 tempat duduk atau setara 132 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Divre II Sumbar melakukan berbagai langkah peningkatan layanan. Di antaranya penambahan petugas di stasiun, penguatan pengamanan di jalur rel, hingga penyediaan fasilitas pendukung demi kenyamanan pelanggan.
Selain itu, suasana stasiun juga dibuat lebih humanis guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat selama masa mudik.
KAI Divre II Sumbar turut mengapresiasi masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama Lebaran, sekaligus berperan aktif dalam menjaga keselamatan dengan mematuhi aturan yang berlaku.
Dengan berakhirnya masa posko, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan standar keselamatan dan meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudiknya menggunakan kereta api, serta semua pihak yang telah mendukung kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini,” kata Reza.






