Libur Lebaran, 70 Ribu Kendaraan Masuk Bukittinggi Setiap Hari

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400/1140 /Kesra/XII-2023 tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di

Jam Gadang di Kota Bukittinggi. (foto @marthasuherman)

LANGGAM.ID- Pemerintah Kota Bukittinggi mencatat jumlah kendaraan yang memasuki kota wisata tersebut mencapai 70 ribu unit setiap hari selama periode libur lebaran Idulfitri 2026.


Sementara itu, untuk kendaraan yang keluar Kota Bukittinggi mencapai 65.000 kendaraan setiap harinya selama libur lebaran. Pengunjung tersebut terdiri dari para perantua yang mudik ataupun wisatwan yang berkunjung ke Bukittinggi. 

“Banyak perantau yang pulang dan masuk ke Bukittinggi. Setiap hari sekitar 70.000 kendaraan, masuk ke Bukittinggi dan keluar sekitar 65.000. Artinya, sekitar 5.000 bermalam di Bukittinggi,” ujar Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam keterangan resminya, Sabtu (28/3/2026).

Ia mengaku telah mematangkan persiapan menyambut pemudik dan warga yang akan berwisata termasuk pemaksimalan objek wisata, antisipasi macet, keamanan dan fasilitas umum.

Sebelumnya Dinas Perhubungan Sumbar memprediksi Kota Bukittinggi akan menjadi tujuan pergerakan pemudik serta wisatawan pada lebaran 2026 ini. 

Polresta Bukittinggi juga mencatat jumlah kendaraan yang akan masuk ke Bukittinggi selama periode mudik dan libur lebaran Idulfitri 2026 mencapai 100 ribu kendaraan. 

“Kita perkirakan sekitar 100 ribu kendaraan akan masuk ke Kota Bukittinggi pada Lebaran tahun ini,” ucap Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, M. Irsyad Fathurrachman.

Pihaknya menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat lonjakan pergerakan kendaraan selama libur lebaran Idulfitri. Tercatat ada 7 posko mudik yang tersebar di sejumlah titik dan lokasi wisata. 

“Kami berharap arus mudik dan arus balik Lebaran di Bukittinggi dapat berjalan lebih tertib, aman, dan lancar, mengingat kota tersebut merupakan salah satu destinasi favorit masyarakat selama libur Idulfitri,” katanya. (*)

Baca Juga

Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Wapres Gibran Tiba di Lokasi Galodo Solok, Tinjau Langsung Sungai Batang Baliang
Wapres Gibran Tiba di Lokasi Galodo Solok, Tinjau Langsung Sungai Batang Baliang
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok
Polda Sumbar Kerahkan Mobil Water Pump Bersihkan Material Galodo Solok