Pemprov Sumbar-Pemko Padang Panjang Bahas 4 Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Langgam.id— Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Padang Panjang membahas empat strategi utama percepatan pemulihan ekonomi pascabencana dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (17/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan dihadiri Wali Kota Hendri Arnis beserta jajaran organisasi perangkat daerah dari tingkat provinsi dan kota.

Dalam pemaparannya, Mahyeldi menyampaikan empat strategi pemulihan ekonomi yang menjadi fokus pada 2026, yakni hilirisasi agroindustri dan penguatan magnet devisa, transformasi pariwisata berbasis ekonomi hijau, akselerasi digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penguatan mitigasi bencana sebagai bagian dari investasi pembangunan.

Menurut Mahyeldi, strategi tersebut dinilai relevan dengan karakteristik dan potensi daerah, termasuk di Padang Panjang yang memiliki basis UMKM cukup besar.

“Pemanfaatan digitalisasi oleh UMKM akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pembinaan dan pendampingan harus diperkuat,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong pemerintah kota untuk memperbanyak penyelenggaraan kegiatan di sektor pariwisata, kuliner, dan UMKM guna menarik kunjungan wisatawan serta menggerakkan ekonomi lokal.

Sementara itu, Hendri Arnis menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Padang Panjang untuk menindaklanjuti arah kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi daerah pascabencana.

“Kami menyambut baik arahan dari pemerintah provinsi, termasuk rencana pemanfaatan lahan kosong untuk pertanian sosial yang akan kami kembangkan ke depan,” katanya.

Ia juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Padang Panjang Barat, terutama dalam aspek pembebasan lahan.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, namun masih membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi agar pembangunan dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam menyelaraskan program pembangunan, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat setelah terdampak bencana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Wita Desi Susanti, serta jajaran pejabat perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang Panjang.

Baca Juga

Ultimatum Pelaku Tambang Emas Ilegal, Dinas ESDM Sumbar: Hentikan atau Kami Tindak Tegas!
Ultimatum Pelaku Tambang Emas Ilegal, Dinas ESDM Sumbar: Hentikan atau Kami Tindak Tegas!
Pemprov Sumbar Siapkan 57 Kafilah Menuju MTQ Nasional di Semarang
Pemprov Sumbar Siapkan 57 Kafilah Menuju MTQ Nasional di Semarang
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
5.900 Hektare Izin Tambang Rakyat di Sumbar Terkendala Dokumen, Target Juli 2026 Berpotensi Gagal
Terpesona Keindahan Bukittinggi, Menteri Pariwisata Komit Promosikan Destinasi Unggulan
Terpesona Keindahan Bukittinggi, Menteri Pariwisata Komit Promosikan Destinasi Unggulan
Pemprov Sumbar Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Perencanaan Infrastruktur 2027
Pemprov Sumbar Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Perencanaan Infrastruktur 2027
Lepas 108 ASN Calon Jemaah Haji, Sekda Sumbar Ingatkan Jaga Integritas dan Nama Baik Daerah
Lepas 108 ASN Calon Jemaah Haji, Sekda Sumbar Ingatkan Jaga Integritas dan Nama Baik Daerah