Bulog Ekspor 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi Dukung Kebutuhan Jemaah Haji dan Umrah

Langgam.id — Pemerintah Indonesia untuk pertama kalinya mengekspor sebanyak 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi guna mendukung kebutuhan konsumsi jemaah haji dan umrah asal Indonesia di Tanah Suci.

Langkah ini tidak hanya menjadi upaya memperluas pasar ekspor, tetapi juga ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah, khususnya dalam hal konsumsi makanan yang sesuai dengan selera Nusantara.

Program ekspor tersebut melibatkan Badan Urusan Logistik sebagai penyedia utama beras. Produk yang dikirim merupakan hasil panen petani lokal yang diolah menggunakan teknologi modern melalui Rice Milling Unit (RMU), sehingga memenuhi standar kualitas internasional.

Pemerintah memastikan beras yang diekspor berasal dari gabah segar hasil panen petani dalam negeri. Proses pengolahan dilakukan dengan pengawasan ketat untuk menjaga kualitas, kebersihan, serta keamanan pangan hingga sampai ke tangan konsumen di luar negeri.

Melalui keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah, disebutkan bahwa beras tersebut telah melalui serangkaian pengujian, mulai dari pengendalian kadar air, sistem pengiriman berlapis untuk menjaga mutu, hingga memastikan tingkat pecahan beras tetap rendah sesuai standar premium.

Selain itu, produk yang dikirim juga telah mengantongi sertifikat halal serta memenuhi standar ekspor internasional, sehingga dinilai memiliki daya saing di pasar global.

Pemerintah menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis bagi sektor pertanian nasional. Selain membuka peluang pasar baru, ekspor beras premium juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani serta memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen beras berkualitas.

Di sisi lain, penyediaan beras dengan karakter pulen dan rasa yang sesuai dengan preferensi masyarakat Indonesia dinilai penting untuk menunjang kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah.

Selama ini, sebagian jemaah kerap menghadapi kendala dalam beradaptasi dengan makanan di luar negeri. Dengan adanya pasokan beras dari Indonesia, jemaah diharapkan dapat menikmati makanan yang lebih sesuai dengan kebiasaan mereka.

Selain mendukung kebutuhan gizi, kebijakan ini juga diharapkan membantu menjaga kondisi fisik dan kenyamanan jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Pemerintah optimistis, ekspor beras premium ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi melalui perluasan pasar, tetapi juga berdampak positif terhadap kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas stok dan harga beras di dalam negeri.

Tag:

Baca Juga

Kebutuhan Haji 2026, Indonesia Resmi Ekspor Beras ke Arab Saudi
Kebutuhan Haji 2026, Indonesia Resmi Ekspor Beras ke Arab Saudi
Bulog Sumbar Pastikan GPM Berjalan Lancar di Kota Padang
Bulog Sumbar Pastikan GPM Berjalan Lancar di Kota Padang
Petani Pasaman Barat Apresiasi Bulog Karena Beli Gabah dengan Harga Wajar
Petani Pasaman Barat Apresiasi Bulog Karena Beli Gabah dengan Harga Wajar
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Bulog Sumbar memastikan stok beras menjelang Ramadan nanti relatif aman.
Selama Ramadan, Bulog Sumbar Siapkan Beras Tanpa Batas untuk GPM di 104 Kelurahan Padang
Bulog se Indonesia Kompak Sidak Pasar Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil Selama Ramadan
Bulog se Indonesia Kompak Sidak Pasar Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil Selama Ramadan
Bulog Pastikan Stok Pangan di Sumbar Aman Selama Ramadan
Bulog Pastikan Stok Pangan di Sumbar Aman Selama Ramadan