InfoLanggam – Dandim 0310/SSD, Letkol CZI Joko Stradona meresmikan jembatan gantung Lubuk Botung yang membentang di atas Batang Siek, Nagari Ampang Kuranji, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (10/3/2026).
Peresmian tersebut merupakan bagian dari peluncuran (launching) 200 jembatan di berbagai daerah yang siap digunakan oleh masyarakat sebagai bagian dari program pemerintah pusat untuk memperkuat konektivitas wilayah.
Acara peresmian turut dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Zakirman, Camat Koto Baru Darmendra, Kapolsek Koto Baru, Iptu Alfurqon, Wali Nagari Ampang Kuranji, Nobon, serta unsur TNI dan masyarakat setempat.
Dandim 0310/SSD, Letkol CZI Joko Stradona mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari launching 200 jembatan yang siap digunakan dalam program Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak, yang diusulkan Bupati Annisa Suci Ramadhani melalui Dinas PUPR.
“Jembatan yang kami kerjakan bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan masyarakat setempat ada empat titik yang akan dikerjakan, salah satunya jembatan gantung di Nagari Ampang Kuranji. Dulunya jembatan ini rusak berat bahkan sempat putus,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan kembali jembatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan akses masyarakat tetap terhubung, terutama bagi wilayah yang sebelumnya terdampak kerusakan infrastruktur akibat bencana.
Jembatan gantung Lubuk Botung sendiri merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat Ampang Kuranji. Jembatan ini menghubungkan aktivitas warga menuju pusat ekonomi, pendidikan, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, tokoh masyarakat Ampang Kuranji, Andisa Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI serta pemerintah daerah atas terbangunnya kembali jembatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi gerak cepat Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dalam menjemput program dari pemerintah pusat sehingga pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat tersebut dapat terealisasi.
“Masyarakat Ampang Kuranji sangat bersyukur. Jembatan ini kembali menghubungkan aktivitas warga dan memberi harapan baru bagi peningkatan ekonomi,” bebernya. (*)






