Langgam.id – Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana banjirmulai dikerjakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Pembangunan huntap di Balai Gadang ini diawali dengan proses penggalian pondasi perdana yang dilakukan pada Kamis (12/2/2026). Rencananya, sebanyak 209 unit rumah untuk korban banjir bakal dibangun di atas lahan tersebut.
Pembangunan ini merupakan bentuk nyata dari kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah guna mempercepat pemulihan pascabencana bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Dilansir dari laman Facebook Diskominfo Padang pada Jumat (13/2/2026), bahwa proyek ini berjalan setelah melewati serangkaian tahap persiapan lahan yang intensif.
Termasuk pengkavlingan, land clearing, serta pematokan yang difasilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Selain itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) turut serta mengawal dan mendampingi seluruh proses pembangunan guna memastikan hunian yang dibangun sesuai dengan standar keamanan dan kelayakan.
Perwakilan Relawan Buddha Tzu Chi, Prasetya Salim mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini dengan cepat agar korban terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang layak.
”Saat ini prosesnya masih dalam tahap awal, yaitu penggalian pondasi. Target kami, pembangunan unit tetap ini selesai dalam waktu 4 bulan, dengan batas maksimal 14 bulan. Tujuannya agar bisa segera diserahkan kepada pihak keluarga yang terdampak bencana,” ungkap Prasetya. (*/)






