Awali 2026, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Kinerja ASN Sumbar Harus Berdampak

Langgam.id — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar (Pemprov Sumbar) harus bekerja dengan orientasi dampak, bukan hanya sekadar menjalankan proses dan administrasi. Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Awal Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (5/1/2026).

Menurut Mahyeldi, awal tahun merupakan momentum strategis untuk menata ulang niat, menyatukan langkah, dan memperkuat komitmen ASN sebagai pelayan publik, terlebih setelah Sumbar dilanda bencana hidrometeorologi dengan skala dan dampak besar pada akhir November 2025 lalu.

“Pemerintah harus betul-betul hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi krisis seperti pascabencana. Inilah ujian kita, bagaimana ASN benar-benar mampu melayani secara optimal,” ujar Mahyeldi di hadapan seluruh pejabat dan ASN Pemprov Sumbar.

Ia menegaskan, sebagai ASN, dalam bekerja jangan sekadar menggugurkan kewajiban administratif, melainkan harus menghadirkan manfaat, solusi, dan keberpihakan nyata kepada masyarakat.

“Proses itu penting, tetapi yang ditunggu masyarakat adalah hasil dan dampaknya. Di sinilah integritas dan profesionalisme kita diuji,” tegasnya.

Gubernur Mahyeldi juga mendorong penguatan inovasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, baik melalui penyederhanaan prosedur, penerapan pola kerja yang lebih efisien, maupun penguatan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, pengalaman bekerja cepat dan adaptif saat penanganan bencana harus menjadi budaya kerja baru dalam birokrasi, bukan hanya muncul dalam kondisi darurat.

Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah, Mahyeldi mengajak seluruh OPD untuk kreatif dan inovatif dalam menggali peluang sumber pendapatan daerah, guna memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan tetap berpegang pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip kehati-hatian.

Memasuki tahun 2026, Mahyeldi menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, implementasi program strategis daerah. Ia meminta seluruh OPD bekerja lebih fokus, lebih cepat, dan lebih kolaboratif agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya membangun sinergi dan harmonisasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta kementerian dan lembaga, agar pelaksanaan pembangunan dapat dioptimalkan secara terpadu dan berkelanjutan.

“Keberhasilan daerah tidak bisa dicapai dengan bekerja sendiri. Kita harus proaktif membangun komunikasi dan menyelaraskan program dengan pemerintah kabupaten/kota serta pemerintah pusat,” katanya.

Menutup arahannya, Gubernur Mahyeldi mengajak seluruh ASN Pemprov Sumbar menjadikan tahun 2026 sebagai tahun kerja yang lebih baik, lebih berdampak, dan lebih bermakna bagi masyarakat.

“Mari kita awali tahun ini dengan niat yang lurus, disiplin, kebersamaan, dan keikhlasan. Apa yang kita kerjakan hari ini bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada pimpinan, tetapi juga kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tutup Mahyeldi.

Baca Juga

Gubernur Kukuhkan Forum PAKSI Sumbar, Perkuat Gerakan Pendidikan Antikorupsi
Gubernur Kukuhkan Forum PAKSI Sumbar, Perkuat Gerakan Pendidikan Antikorupsi
Jelang MTQ Nasional di Semarang, Gubernur Mahyeldi Beri Penguatan Kafilah Sumbar
Jelang MTQ Nasional di Semarang, Gubernur Mahyeldi Beri Penguatan Kafilah Sumbar
Gubernur Sumbar Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis ke Danantara
Gubernur Sumbar Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis ke Danantara
Gubernur Mahyeldi ke Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Sampai Kehilangan Karakter
Gubernur Mahyeldi ke Generasi Muda Sumbar: Kuasai AI, Jangan Sampai Kehilangan Karakter
Lantik 6 Pejabat Eselon II, Gubernur Mahyeldi: Jangan Tunggu Persoalan Membesar
Lantik 6 Pejabat Eselon II, Gubernur Mahyeldi: Jangan Tunggu Persoalan Membesar
Gubernur Mahyeldi Lepas Kontingen MAN 1 Bukittinggi ke LKBB-PB Nasional di MPR RI
Gubernur Mahyeldi Lepas Kontingen MAN 1 Bukittinggi ke LKBB-PB Nasional di MPR RI