Warga Malalo Minta Gubernur Sumbar Datangkan Dump Truck Angkut Material Sisa Banjir

Langgam.id – Warga Nagari Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera mendatangkan dump truck untuk mengangkut material sisa banjir bandang dan longsor yang masih menumpuk di sekitar permukiman.

Permintaan tersebut disampaikan langsung saat Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau lokasi bencana, Rabu (31/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Mahyeldi didampingi Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly meninjau sejumlah titik terdampak bencana di Nagari Malalo dan Padang Laweh. Masyarakat menyampaikan berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak, mulai dari pembersihan material banjir hingga penyediaan hunian sementara bagi warga yang masih mengungsi.

Menanggapi aspirasi warga, Mahyeldi langsung menghubungi dinas terkait di tingkat provinsi untuk mengerahkan bantuan alat berat. Ia memastikan setidaknya tiga unit dump truck akan segera dikirimkan ke lokasi guna mempercepat pengangkutan material banjir di sekitar permukiman warga.

Mahyeldi mengatakan, dump truck tersebut ditargetkan sudah dapat beroperasi pada Kamis atau Jumat sehingga material yang mengganggu aktivitas dan membahayakan warga dapat segera dibersihkan.

Selain persoalan pembersihan material, warga juga menyampaikan kebutuhan hunian sementara atau huntara. Menurut Mahyeldi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah menerima data warga terdampak dari pemerintah kabupaten dan kota, dan pembangunan huntara akan segera dilakukan di lokasi yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Ia berharap pembangunan huntara dapat memberikan kenyamanan sementara bagi warga yang rumahnya rusak atau berada di kawasan rawan, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Gubernur Sumatera Barat ke lokasi bencana. Menurut dia, kehadiran gubernur memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung.

Ahmad Fadly menyebutkan, selain pembersihan material banjir, masyarakat juga berharap adanya percepatan normalisasi sungai, rekonstruksi lahan pertanian, serta penambahan fasilitas huntara. Ia mengungkapkan, realisasi bantuan hunian sementara di Kabupaten Tanah Datar saat ini masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, kata dia, telah menyampaikan data lengkap rumah warga yang mengalami kerusakan, baik rusak ringan, rusak sedang, maupun rusak berat dan hilang. Namun, hingga kini huntara masih diprioritaskan bagi warga dengan rumah rusak berat, sementara warga dengan rumah rusak sedang atau yang berada di zona merah juga membutuhkan tempat tinggal sementara.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sumatera Barat juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Nagari Malalo sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pemulihan pascabencana.

Baca Juga

Rakor di Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Dorong Sinergi Pemda Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Rakor di Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Dorong Sinergi Pemda Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Sumbar Terbitkan Edaran Idul Fitri 1447 H, Warga Diimbau Rayakan Lebaran Tertib dan Khusyuk
Gubernur Sumbar Terbitkan Edaran Idul Fitri 1447 H, Warga Diimbau Rayakan Lebaran Tertib dan Khusyuk
Gubernur Mahyeldi Bakal Lantik Anggota KPID Sumbar 13 Maret 2026
Gubernur Mahyeldi Bakal Lantik Anggota KPID Sumbar 13 Maret 2026
Gubernur Sumbar Takziah ke Rumah Duka Mantan Wapres Try Sutrisno
Gubernur Sumbar Takziah ke Rumah Duka Mantan Wapres Try Sutrisno
Nuzulul Qur’an Masjid Raya Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur’an
Nuzulul Qur’an Masjid Raya Sumbar, Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur’an
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Sumbar Dukung Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun