Bulog Sudah Salurkan 725,8 Ton Beras CBP ke Daerah Terdampak Bencana di Sumbar

Langgam.id – Perusahaan Umum Bulog Kanwil Sumatra Barat (Sumbar) menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 269,5 ton pada Selasa (9/12/2025).

Penyaluran beras CBP ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan logistik pangan bagi masyarakat di tujuh kabupaten/kota yang terdampak bencana alam di Sumbar.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Pangan Sumbar, Donna Gracia Jorie, mengungkapkan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan logistik pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah terdampak bencana.

Donna menyebutkan, berdasarkan data penyaluran, Pesisir Selatan (Pessel) menjadi penerima alokasi terbesar dengan jumlah mencapai 163,8 ton, seluruhnya disalurkan melalui jalur darat.

“Kami fokus memastikan distribusi berjalan lancar, baik melalui jalur darat maupun laut, agar beras dapat segera diterima oleh masyarakat di lokasi bencana,” ungkap Donna dalam keterangannya.

Donna menyebutkan, daerah lainnya yang menerima penyaluran beras CBP adalah Padang 37,5 ton, Pariaman 24 ton, Kabupaten Solok 11,8 ton, Tanah Datar 7,7 ton, Pasaman 3,6 ton, dan Kepulauan Mentawai 21 ton.

“Secara keseluruhan, mayoritas penyaluran dilakukan melalui jalur darat. Namun, Bulog menggunakan jalur laut khusus untuk menjangkau Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang menerima alokasi sebesar 21 ton,” bebernya.

Donna menambahkan, dengan total penyaluran hari ini sebesar 269,5 ton, Bulog telah berhasil menyalurkan 725.841 kg dari total alokasi bencana sebesar 795.743 kg.

“Penyaluran ini diharapkan dapat segera memenuhi stok pangan di wilayah-wilayah yang membutuhkan, sekaligus meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah,” tuturnya. (*/y)

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok