6 Kecamatan di Limapuluh Kota Dilanda Banjir, Ratusan Hektare Sawah Terdampak

6 Kecamatan di Limapuluh Kota Dilanda Banjir, Ratusan Hektare Sawah Terdampak

Ilustrasi - sawah terendam banjir. (Foto: toowpdesign1/pixabay.com)

Langgam.id – Banjir mengenangi beberapa wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar). Hal ini diakibatkan tingginya intensitas curah hujan yang melanda daerah tersebut sejak Senin (9/12/2019), dini hari hingga menjelang pagi.

Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, setidaknya enam kecamatan terdampak. Adapun wilayah yang terdampak banjir di antaranya Kecamatan Suliki, Harau, Lareh Sago Halaban, Payakumbuh, Pangkalan, Muka.

Bahkan akibatnya, ratusan hektar sawah milik masyarakat terendam dan terancam gagal panen. Meskipun mengenangi persawahan, namun debit air belum terdampak terhadap pemungkiman masyarakat.

“Air mengenang persawahan. Ada ratusan hektar terdampak karena tersebar di beberapa kecamatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Jhoni Amir dihubungi langgam.id, Senin (9/12/2019).

Jhoni tidak menampik apabila curah hujan tetap tinggi debit air akan berangsur menggenangi pemungkiman masyarakat. Ia menyebutkan, Limapuluh Kota masih berpotensi curah hujan menjelang siang hingga sore nanti.

“Kalau sekarang masih gerimis. Apabila masih hujan lebat, bisa berdampak kepada rumah penduduk. Akan ada beberapa rumah di beberapa nagari yang terdampak banjir nanti,” katanya.

Jhoni mengungkapkan, pihaknya telah menyebar beberapa personel untuk memantau perkembangan banjir di lapangan. Menurutnya, debit air mulai berangsur naik.

“Sekarang terpantau genangan air mulai naik, tapi tetap belum terdampak ke rumah masyarakat. Masih terus monitor dengan menyebar personel di lapangan,” tuturnya. (Irwanda)

Baca Juga

Banjir Berulang di Padang, BNPB Kaji Relokasi Warga Bantaran Sungai
Banjir Berulang di Padang, BNPB Kaji Relokasi Warga Bantaran Sungai
BNPB Pastikan Dukungan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir Tapan
BNPB Pastikan Dukungan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir Tapan
BNPB Siapkan Pengolahan Air Sungai untuk Kebutuhan Pengungsi Banjir Lapau Munggu
BNPB Siapkan Pengolahan Air Sungai untuk Kebutuhan Pengungsi Banjir Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Sejumlah wilayah di Pesisir Selatan diterjang banjir hingga longsor karena dipicu hujan deras. (Dok. BPBD Kabupaten Pesisir Selatan)
Saluran PDAM Putus Akibat Banjir, Penyintas Bencana di Tapan Pesisir Selatan Butuh Air Bersih