Tiba di Sumbar, Peci Hitam Anies Baswedan Diganti Deta

Tiba di Sumbar, Peci Hitam Anies Baswedan Diganti Deta

Anies Baswedan tiba di Bandara Internasional Minangkabau. (Foti: LSM/Langgam)

Langgam.id – Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan tiba di Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, Sumatra Barat pada Rabu, (1/11/2023) sore.

Telihat, Anies turun dari pesawat pukul
16.57 WIB. Capres yang diusung Koalisi Perubahan itu terlihat memakai peci warna hitam yang kemudian diganti dengan deta bewarna coklat. (Deta adalah satu unsur pada pakaian adat laki-laki yang berfungsi untuk menutup kepala)

Kedatangan Anies pun disambut dengan kader dari partai koalisi hingga relawan. Suara teriakan Anies Presiden bergema di Bandara Internasional Minangkabau.

Salah satu relawan Anies Baswedan dari tim sukses Fauzi Bahar (Fauzi Bahar-Bacaleg Nasdem DPR RI Dapil Sumbar I ), Nursamsi (64) mengatakan, alasannya memilih Anies karena dirinya melihat Anies akan membawa perubahan bagi masyarakat Sumatera Barat dan Indonesia.

“Kita yakin Anies dapat membawa perubahan untuk Sumatera Barat dan Indonesia. Kita sudah lihat bahwa kinerja Anies baik dalam memimpin. Hal itu dapat dilihat dari kepimpinan Anies di kepemimpinannya menjadi Gubernur DKI Jakarta,” tuturnya.

Nursamsi mengatakan, dirinya datang bersama rombonggam dari Kota Padang dengan mengunakan bus pariwisata pada pukul 14.10 WIB.

Sebagaiamana diberitakan setelah dari BIM, Anies bakal berada di Sumatera Barat selama 2 hari, mulai dari Rabu-Kamis (1-2/11/2023).

Setelah dari BIM, Anies bakal bertolak ke makam Syekh Burhanuddin di Ulakan, Padang Pariaman. Kemudian setelah itu langsung ke Bukittinggi untuk menyapa masyarakat di Jam Gadang.

Kemudian, pada Kamis, (2/11/2023) pagi, Anies bakal berkunjung ke Museum Bung Hatta dan kemudian menuju Padang Panjang untuk merayakan 100 tahun atau 1 abad Perguruan Diniyyah Puteri. (LSM/Fs)

Baca Juga

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).
Begini Kondisi Dadok Tunggul Hitam Usai Diterjang Banjir
SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang usai terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Banjir Kota Padang, SMPN 41 Padang Masih Dipenuhi Lumpur
Banjir di Kecamatan Kuranji
BNPB: Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, RSUD Terdampak
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan
15 Titik Wilayah di Padang Terdampak Banjir, BPBD Fokus Evakuasi Warga dan Pendataan