Ajak Kurangi Sampah Plastik, Kepala BNPB Beri Hadiah untuk Pengguna Tumbler

Ajak Kurangi Sampah Plastik, Kepala BNPB Beri Hadiah untuk Pengguna Tumbler

Kepala BNPB Doni Monardo memberi hadiah untuk pengguna tumbler. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengajak masyarakat mengurangi produksi sampah plastik dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari.

Imbauan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kunjungan kerja dan temu ramah kepala BNPB beserta rombongan dengan aparatur, tokoh masyarakat dan pemerhati bencana di kabupaten Dharmasraya di Aula Bupati Dharmasraya, Rabu, (6/11/2019).

Dia mengaku telah dua tahun membawa tumbler kemanapun untuk tempat air minum. Hal itu merupakan salah satu usaha untuk mengurangi sampah plastik dengan memakai air minum kemasan dalam setiap kegiatannya.

“Ini adalah suatu hal yang mesti kita ubah, kalau tidak sampah plastik pasti ada di mana-mana. Saya pribadi membawa tumbler kemanapun termasuk keluar negeri,” katanya.

Saat itu Doni juga menanyakan kepada peserta temu ramah yang hadir, siapa diantara mereka yang membawa tumbler air minum. Dari ratusan yang hadir hanya dua orang yang mengangkat tangan. Doni langsung meminta keduanya maju ke depan panggung.

Dua orang yang maju adalah seorang guru dan seorang anggota Tagana Kabupaten Dharmasraya, Efriko. Keduanya diberi hadiah masing-masing sebesar 500 ribu rupiah sebagai apresiasi. Doni juga meminta agar keduanya menularkan kebiasaan membawa tumbler kepada orang lain.

“Ini adalah sebuah perilaku. Jadi kalau kita tidak mau mengubah perilaku, maka jangan harap generasi mendatang menikmati apa yang kita rasakan hari ini,” katanya.

Usai naik panggung, keduanya diminta turun dan dipersilakan mengambil hadiah kepada salah seorang staf BNPB.

Saat ini masyarakat masih mendapatkan kemudahan dalam memperoleh air minum. Bisa saja di masa yang akan datang akan sulit karena kekurangan air.

Selain itu ia juga mengajak masyarakat agar membudayakan menanam pohon di sekitar lingkungan tempat tinggal. Hal tersebut juga merupakan usaha menjaga air bersih dan udara yang segar.

“Alam tempat kita hidup, tetapi apakah kita telah menjaga alam? Sudahkah kita bersyukur dengan udara yang dihirup? Kita harus melakukan pencegahan, kita harus jaga alam dengan baik. Jika manusia tidak menjaga alam, alampun tak akan menjaga manusia,” ujarnya. (Rahmadi/HM)

Baca Juga

Penanggulangan Bencana, BNPB Intensifkan Modifikasi Cuaca di Agam
Penanggulangan Bencana, BNPB Intensifkan Modifikasi Cuaca di Agam
Tim gabungan pencari korban banjir bandang atau galado masih terkendala dengan medan yang masih ditimbun lumpur yang cukup tinggi.
Data Terbaru BNPB: Jumlah Korban Meninggal Bencana Sumbar 261 Orang, 10 Ribu Mengungsi
BNPB Kejar Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
BNPB Kejar Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
BNPB Kucurkan Bantuan Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Sumbar
BNPB Kucurkan Bantuan Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Sumbar
Transformasi Kebencanaan Sumbar: BNPB dan BPBD Luncurkan Tata Kelola Satu Data
Transformasi Kebencanaan Sumbar: BNPB dan BPBD Luncurkan Tata Kelola Satu Data
Transisi Energi Terbarukan di Indonesia Dibajak Konglomerasi Bisnis Energi Kotor
Transisi Energi Terbarukan di Indonesia Dibajak Konglomerasi Bisnis Energi Kotor