Bukan Wali Kota dan Gubernur, Ternyata Mahyeldi Dulu Bercita-cita Jadi Presiden

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Gubernur Sumbar Mahyeldi dulu pernah bercita-cita ingin menjadi presiden. 

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat tampil di Ajo Buset Talkshow. [foto: Langgam TV]

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Gubernur Sumbar Mahyeldi dulu pernah bercita-cita ingin menjadi presiden.

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi mengungkapkan, bahwa dulu ia tidak pernah bercita-cita menjadi wali kota ataupun menjadi orang nomor satu di Sumbar.

Malahan di saat masih kecil, Mahyeldi bercita-cita ingin menjadi seorang presiden. Hal itu diungkapkannya saat tampil di Ajo Buset Talkshow yang tayang di kanal Youtube Langgam TV.

“Saya tidak ada bercita-cita menjadi gubernur. Bercita-cita jadi wali kota tidak ada. Ketika ibu saya bertanya ketika itu, apa cita-cita kalau sudah besa, jadi presiden, itu yang terucap,” ucapnya kepada host Ajo Buset.

Ia menambahkan, bahwa ibunya juga sempat kembali bertanya soal cita-citanya. Mahyeldi pun tetap menjawab ingin jadi presiden.

Pada Ajo Talkshow itu, Mahyeldi mengungkapkan, hingga saat ini ia sudah sudah sekitar 18 tahun berada di pemerintahan. Baik di eksekutif maupun di legislatif.

Yaitu, di DPRD Sumbar 4,5 tahun, Wakil Wali Kota Padang 5 tahun, Wali Kota Padang 7 tahun, serta jadi Gubernur Sumbar hingga saat ini sudah 1 tahun labiah,

Mahyeldi mengatakan, ada banyak perbedaan saat dirinya saat menjadi Wali Kota Padang dengan jabatannya sekarang sebagai Gubernur Sumbar.

“Beda jadi wali kota dan gubernur, kalau wali kota di Kota Padang, sedangkan gubernur yaitu Sumatra Barat. Gubernur lebih luas, sedangkan Padang masuk ke dalam 19 kabupaten/kota di Sumbar,” ungkapnya.

Selain itu terangnya, yang berbeda adalah permasalahannya. Kalau di Kota Padang yaitu masalah kota, sedangkan saat menjadi gubernur, lebih luas permasalahannya.

“Lebih banyak masyarakat, tentu lebih banyak masalahnya,” beber Mahyeldi.

Dengan luasnya daerah di Sumbar yang mesti dikunjungi dan banyaknya kegiatan sebut Mahyeldi, ia memanfaatkan istirahat di mobil sebelum tiba di lokasi tujuan.

Baca juga: Mahyeldi Minta Masyarakat Sumbar Tidak Lagi Tolak Jalan Tol

“Banyak kegiatan, karena perjalanan jauh, di atas mobil dimanfaatkan untuk tidur, ketika tiba di lokasi tujuan, bisa pulih stamina kembali,” bebernya.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

PETI Kian Masif di Sumbar, Gubernur Ajak Forkopimda Bersatu Hentikan Tambang Ilegal
PETI Kian Masif di Sumbar, Gubernur Ajak Forkopimda Bersatu Hentikan Tambang Ilegal
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Gubernur hingga Bupati Padang Pariaman Diadukan ke Ombudsman, Buntut Izin Tambang Andesit di Kasang 
Gubernur hingga Bupati Padang Pariaman Diadukan ke Ombudsman, Buntut Izin Tambang Andesit di Kasang 
Gubernur Sumbar Dampingi Menaker Resmikan Sumur Bor untuk Warga Koto Tangah
Gubernur Sumbar Dampingi Menaker Resmikan Sumur Bor untuk Warga Koto Tangah
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela