DLH Padang: Jangan Bakar Sampah di Bawah Pohon Pelindung

DLH Padang: Jangan Bakar Sampah di Bawah Pohon Pelindung

Bekas pembakaran di sekitar pohon pelindung. [foto: DLH Padang]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: DLH Padang: Jangan Bakar Sampah di Bawah Pohon Pelindung.

Langgam.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mengingatkan warga kota agar tidak membakar sampah di bawah pohon pelindung. Peringatan itu penting demi menjaga keberadaan pohon pelindung yang ada di pinggir jalan raya.

Kepala DLH Kota Padang Mairizon mengatakan, salah satu penyebab pohon tumbang akibat perilaku masyarakat yang membakar sampah di bawah pohon. Sehingga lama kelamaan, pohon menjadi keropos dan lapuk.

“Pohon menjadi keropos dan lapuk sehingga mudah tumbang saat terjadi hujan lebat disertai badai,” kata Mairizon menanggapi banyaknya kegiatan membakar sampah di bawah pohon pelindung.

Seperti yang terjadi baru-baru ini. Pohon pelindung tumbang di Jalan Hamka dan menimpa satu unit bus. Berdasarkan peninjauan di lapangan terlihat kondisi pohon tersebut sudah lapuk dan keropos.

“Ini diakibatkan seringnya oknum masyarakat membakar sampah di dekat batang pohon. Sehingga saat terjadi cuaca ekstrem menyebabkan pohon tersebut tumbang,” kata Mairizon dikutip dari Diskominfo Padang, Rabu (9/3/2022).

Mairizon meminta masyarakat agar menghilangkan kebiasaan membakar sampah di bawah atau di dekat pohon. Selain merusak pohon, pembakaran sampah di dekat pohon juga termasuk pelanggaran hukum.

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Bus, Ini Penyebabnya Menurut DLH Padang 

“Siapa yang melakukan hal itu bisa diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya. Demi keselamatan bersama, Mairizon mengajak warga kota menjaga pohon pelindung demi keselamatan bersama.

—

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok