Sumbar Terlempar dari Posisi 10 Besar Klasemen Sementara PON Papua

Langgam.id - Klasemen Sumbar PON Papua

Logo PON XX Papua. [website PON Papua]

Langgam.id – Sumatra Barat (Sumbar) terlempar dari posisi 10 besar dalam klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua per Sabtu (2/10/2021) pagi. Kontingen Sumbar mengoleksi 6 medali dengan rincian 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.

Capaian demikian, Sumbar berada di posisi ke-11, di bawah kontingen Kalimantan Timur, dan di atas Kalimantan Barat.

Sebelumnya, Sumbar sempat nongkrong di posisi ke enam. Sementara satu-satunya perolehan kepingan medali emas Sumbar hingga saat ini dibukukan oleh NSR Yalatief M. Atlet gantole ini ini berhasil mendapatkan emas dari kategori ketepatan mendarat perorangan kelas A.

Atlet Gantole Sumbar NSR Yalatif M berhasil mendarat tepat dengan catatan poin 0 (zero) di kelas B ketepatan mendarat pada PON XX Papua 2021 di Lapangan Advent Doyo Baru, Kabupaten Jayapura.

Semua atlet dan official cabor Gantole Sumbar langsung berlarian menuju landasan NSR Yalatif M.

“Alhamdulillah,” ucap Atlet-atlet Gantole Sumbar sembari sujud syukur bersama Yalatif.

Berikut 11 besar posisi klasemen sementara dikutip dari situs resmi PON XX Papua, Sabtu (2/10/2021), pukul 07/27 WIB.

1. DKI Jakarta ( 28 emas, 15 perak, 20 perunggu)

2. Papua ( 17 Emas, 5 perak, 13 perunggu)

3. Jawa Barat ( 11 emas, 15 perak, 20 perunggu)

4. Jawa Timur ( 11 emas, 15 perak, 8 perunggu).

5. Bali ( 7 emas, 3 perak, 7 perunggu )

6. Riau (4 emas, 3 perak, 1 perunggu).

7. Jawa Tengah ( 2 emas, 5 perak, 9 perunggu)

8. Sumatra Utara ( 2 emas, 4 perak, 2 perunggu)

8. Sulawesi Tenggara ( 2 emas, 1 perak)

10. Kalimantan Timur ( 1 emas, 3 perak, 4 perunggu).

11. Sumatra Barat ( 1 emas, 2 perak, 3 perunggu).

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda