Uji Coba Terminal Anak Air Padang, Sopir AKDP Mengaku Diprotes Penumpang

uji coba terminal padang

Suasana Terminal Anak Air Padang. [foto: Afdal/langgam.id]

Langgam.id – Uji coba Terminal Tipe A Anak Air, Padang, mulai dilakukan hari ini. Para sopir bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi diwajibkan masuk terminal untuk melaporkan jumlah penumpang yang mereka bawa.

Dafid salah seorang sopir AKDP rute Padang-Payakumbuh mengaku menemukan beberapa kesulitan di hari pertama uji coba. Selian masalah jarak, penumpang juga mengeluh.

“Jalur terminal sangat susah, kita harus berputar. Dan Jalan di dalam sangat sempit,” ujarnya saat ditemui langgam.id, Jumat (1/10/2021).

Lebih lanjut, Dafid menyebut dalam uji coba kali ini dia beberapa kali ditegur oleh penumpangnya. Sebab penumpang baru mengetahui soal uji coba terminal tersebut.

“Hari ini, rata-rata semua penumpang saya protes. Dia menanyakan kemana tujuan saya. Karena umunya penumpang saya tidak mengetahui peraturan terbaru,” sebutnya.

“Teman-teman saya yang berani, dia tidak ada memasuki terminal. Tapi kalau saya, saya memilih memasuki terminal karena uji coba perdana. Walau ini diprotes penumpang karena menambah waktu tempuh,” sambungnya.

Lebih lanjut, dia berharap kepada Dishub untuk merubah peraturan memasuki terminal dua kali. Karena menurutnya tidak menguntungkan bagi sopir AKDP.

“Memasuki terminal ini cukup satu kali saja, cukup yang mau memasuki kota Padang. Untuk mau keluar kota tidak usah memasuki terminal. Ini akan berbelit-beli, yang nantinya membuat kami berputar,” jelasnya.

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Semangkuk Warisan Bapak: Daging Garing yang Menjaga Rasa Soto Roda Jaya Sejak 1968, Berawal dari Jualan Gerobak
Semangkuk Warisan Bapak: Daging Garing yang Menjaga Rasa Soto Roda Jaya Sejak 1968, Berawal dari Jualan Gerobak
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Sedapnya Rendang Pak Gole, Setia Menjaga Rasa Sejak 1950 hingga Digemari Pelanggan Mancanegara
Sedapnya Rendang Pak Gole, Setia Menjaga Rasa Sejak 1950 hingga Digemari Pelanggan Mancanegara
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan