Normalisasi Sungai Batang Pasaman Dimulai 2022

Normalisasi Sungai Batang Pasaman Dimulai 2022

Gubernur Mahyaldi tinjau kondisi Batang Pasaman. [dok. Pemkab Pasaman Barat]

Langgam.id – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) akan melakukan normalisasi Sungai Batang Pasaman, Pasaman Barat. Normalisasi itu rencananya dimulai pada 2022.

“Untuk tahun 2021 ini akan kita lakukan perencaannya. Namun, normalisasinya akan kita wujudkan ditahun 2022 mendatang,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat berkunjung ke bencana luapan air Batang Pasaman, di Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (2/8/2021).

Batang Pasaman atau dikenal dengan sebutan Batang Saman memang sering membuat masyarakat sekitar resah saat terjadi hujan. Sebab permukaan Batang Saman itu kerap meluap dan mengenangi beberapa rumah warga.

Luapan sungai itu juga sempat membuat ruas jalan Simpang Empat Pasbar terputus dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat maupun roda dua. Jika dibiarkan tanpa normalisasi, kondisi itu diprediksi makin parah.

“Puluhan rumah akan terendam dan jembatan juga akan terancam jika kondisi tersebut dibiarkan terus menerus,” ucap Mahyeldi.

 

Baca Juga

Hasil Lab Ada Bakteri Bacillus Cereus, Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasbar Berakhir Damai 
Hasil Lab Ada Bakteri Bacillus Cereus, Kasus 25 Anak Keracunan Bakso Tusuk di Pasbar Berakhir Damai 
Kondisi Bus ALS usai kecelakaan. (Foto: Polres Pasaman Barat)
Kronologi Bus ALS Tabrak Pelajar hingga Meninggal di Pasaman Barat
Kondisi Bus ALS usai kecelakaan. (Foto: Polres Pasaman Barat)
Bus ALS Tabrak Pemotor hingga Masuk Selokan di Pasaman Barat, 1 Orang Meninggal
Kasus Puluhan Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Dinkes Tunggu Hasil Labor
Kasus Puluhan Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Dinkes Tunggu Hasil Labor
Libur Lebaran, Pantai Muaro Sasak Dipadati Ribuan Wisatawan
Libur Lebaran, Pantai Muaro Sasak Dipadati Ribuan Wisatawan
Sebanyak 22 sekolah di Pasaman Barat terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur daerah tersebut
22 Sekolah di Pasbar Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Mengajar Terganggu