Stok Menipis, Gubernur Sumbar Minta Tambahan Vaksin ke Pusat

Langgam.id-Vaksinasi pelajar di Padang Pariaman

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri kegiatan vaksinasi massal untuk pelajar di Kabupaten Padang Pariaman. [foto: IG Mahyeldi]

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi mengatakan, pihaknya akan terus melaksanakan vaksinasi covid-19 untuk pelajar hingga masyarakat umum yang ada di provinsi ini.

Ia mengharapkan, dengan pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang masif, dapat segera mencapai herd immunity  atau kekebalan kelompok. Dampaknya kegiatan perekonomian masyarakat juga terjaga.

“Dengan jumlah vaksinasi yang sudah kita lakukan dan kalau dilakukan secara masif tentu harapan kita hal itu cepat tercapai,” katanya di Padang, Kamis (15/7/2021).

Gubernur menyebut, ketersediaan vaksin covid-19 di Sumbar saat ini sudah menipis. Jumlahnya ada sekitar puluhan ribu dan diharapkan dapat segera pasokan tambahan.

“Alhamdulillah untuk vaksin sekarang ini di Sumbar justru kita perlu segera ditambah suplai vaksinnya. Sebab dari vaksin yang dikirim itu sudah hampir 100 persen kita gunakan,” katanya.

Baca juga: Sumbar Catat Rekor, Lebih 1.000 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari

Kemudian, menurutnya, Pemprov Sumbar terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk menambah ketersediaan vaksin tersebut.

Pemprov juga sudah mengirim surat untuk menambah ketersediaan vaksin covid-19 di Provinsi Sumbar kepada pemerintah pusat.

“Kita terus mengupayakan penambahan vaksin. Bahkan sudah mengirim surat ke Kemenkes RI untuk penambahan vaksin,” ujarnya.

Di sisi lain, ia terus mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih disiplin lagi dengan protokol kesehatan. Masyarakat harus memakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, dan kemudian mengurangi kerumunan.

Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berdoa menghadapi pandemi covid-19.

“Selain meningkatkan imun dengan cara vaksinasi dan mengkonsumsi makanan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh, juga perlu ditingkatkan keimanan karena Indonesia adalah negara yang berketuhanan,” ucapnya.

Baca Juga

Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang Kota Padang, Tata Ruang Lumin Park Dinilai Bermasalah
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Empat Kali Dilanda Banjir, Warga Lapau Munggu Desak Pemda Keruk Sungai yang Kian Dangkal
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Pemko Padang akan Relokasi Rumah di Kawasan Rawan, Warga Korban Banjir Enggan Pindah
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Kembali Naik, Harga Cabai di Pasar Raya Padang Tembus Rp85 Ribu
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Warga Kampung Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang melihat kondisi rumah pascabanjir. Foto: Fajar/Langgam
Banjir Berulang di Kota Padang, Warga: Kami Lelah Harus Kembali Membersihkan Rumah