Wisuda ke 85 UIN, Rektor Ingatkan Wisudawan Jadi Pribadi Modern-Religius

Wisuda ke 85 UIN, Rektor Ingatkan Wisudawan Jadi Pribadi Modern-Religius

Wisuda ke 85 UIN Imam Bonjol Padang. (Foto: dok langgam)

Langgam.idRektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Prof. Eka Putra Wirman mengingatkan perlunya menjaga keseimbangan antara modernisasi yang memanfaatkan teknologi dengan sisi religiusitas untuk agar menjadi insan yang bermanfaat di tengah kemajuan zaman.

Lulusan UIN IB, kata rektor, tidak boleh tercerabut dari identitas keislaman, dan harus mampu menyeimbangkan antara modernisasi dan religius.

“Alumni UIN harus berbeda, harus surplus nilai-nilai religiusitas. Menjadi pribadi modern-religius, yang mampu memadukan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai keislaman secara seimbang,” katanya, Sabtu (26/6/2021).

Ia mengatakan di era saat ini, keseimbangan antara kemampuan memanfaatkan teknologi dan keimanan kepada Tuhan menjadi nilai plus bagi lulusan siap kerja.

UIN Imam Bonjol Padang, imbuhnya, membekali mahasiswanya dengan ilmu kekinian dan tentu saja menyeimbangkannya dengan landasan spritualitas yang kuat.

“Kampus membekali alumni dengan kompetensi dan keterampilan abad 21. Sehingga mereka dapat bersaing dalam arus dinamika persaingan global,” ujarnya.

Adapun, dalam wisuda ke 85 kali ini, UIN Imam Bonjol melepas 1.064 wisudawan yang terdiri dari 13 orang lulusan doktor (S3), dan 64 orang lulusan magister (S2), 973 orang lulusan sarjana (S1), dan 14 orang lulusan diploma (D3).

Pelaksanaan wisuda kali ini masih dilakukan secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan) untuk 10 orang wisudawan terbaik dan 12 wisudawan bintang aktivis kampus.

Eka mengucapkan selamat kepada wisudawan dan keluarga. Ia mengharapkan ilmu yang didapatkan selama menempuh pendidikan di UIN IB Padang bisa dimanfaatkan bagi keluarga, lingkungan masyarakat, serta bangsa dan negara.

 

Baca Juga

Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
6 Fakta Siswa MA Al Furqan Padang Nunggak Seragam Rp300 Ribu hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kemenag Sanksi Kepsek MA Al-Furqan, Buntut Biaya Seragam 2 Siswa hingga Pindah Sekolah 
Madrasah Aliyah Al Furqan. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam,id)
Kepsek MA Al Furqan Soal Emosi Tagih Biaya Seragam Siswa: Saya Didesak Pembuat Baju
Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Furqan, Desmaelfa Sinar. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Pengakuan Kepsek MAS Al Furqan Padang Usai Heboh Keluarkan Siswa: Cuma Bercanda, Emosi Sesaat!
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Polemik Tunggakan Seragam Rp300 Ribu 2 Siswa di Padang: Putuskan Pindah Sekolah, Kini Dibantu Donatur 
Opini “Bersyukur Masih Nomor Dua” oleh Gamawan Fauzi (Gubernur Sumatera Barat Periode 2005-2009), mengangkat isu tentang capaian pendidikan
Membunuh Ilmu atas Nama Lapangan Kerja: Negara Gagal, Prodi yang Ditutup?