Mudik Dilarang, Permintaan Daging Sapi di Agam Menurun Drastis

Daging bahan baku randang payakumbuh, daging sapi

Ilustrasi - daging sapi. (Foto: Bru-nO/pixabay.com)

Langgam.id – Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Agam, Iswan Hendri mengatakan permintaan daging sapi menurun sejak diberlakukannya larangan mudik.

Ia mengatakan, menurunnya permintaan atau daya beli masyarakat mengakibatnya berkurangnya jumlah sapi yang dipotong pedagang.

“Banyak pedagang kita memberi alasan, karena perantau tidak begitu banyak pulang kampung sehingga mereka mengurangi memotong. Akibat dari berkurangnya sapi yang dipotong, maka harga juga akan naik,” jelasnya.

Biasanya, kata Iswan, apabila perantau banyak pulang, maka masyarakat atau keluarga di kampung akan melebihkan membeli daging untuk dikonsumsi saat lebaran bahkan ada yang dibawa ke rantau.

Baca juga: Cegah Covid-19, Pemkab Agam Tutup Objek Wisata Selama Libur Lebaran

Iswan menerangkan, berkurangnya jumlah sapi yang dipotong terjadi sejak pandemi melanda. Dari data yang diperolehnya di lapangan, sapi yang akan dipotong tahun ini diperkirakan sebanyak 452 ekor, dibanding pada 2020 sebanyak 463 atau turun sekitar 0,98 persen.

Sedangkan pada 2019 jumlah hewan potong jauh lebih tinggi, sebanyak 668 ekor.

Diketahui, harga daging sapi biasanya sekitar Rp120 ribu per kilogram, namun kini menjadi Rp130 ribu hingga Rp 140 ribu per kilogram.

“Ini berdasarkan pantauan kita di pasar tradisional Tanjung Raya dan Lubuk Basung. Untuk Tanjung Mutiara, kita belum bisa pastikan harganya,” jelasnya.(*/Ela)

Baca Juga

Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Banjir dan longsor melanda Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (30/12/2025)
Banjir dan Longsor Landa Salareh Aia Agam, 3 Warga Selamat Usai Sempat Tertimbun
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam