3 Daerah di Sumbar Masih Steril Kasus Positif Covid-19

Covid-19 Sumbar 24 Agustus | Warga Agam Pertama Positif Corona dalam 10 Kasus Baru di Sumbar, Total Jadi 182 Orang

Ilustrasi - sampel tes corona (Covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Sampai Sabtu (16/5/2020), sebanyak tiga daerah di Sumatra Barat masih steril dari kasus positif corona atau covid-19. Padahal, angka di provinsi tersebut sudah menyentuh 396 kasus positif.

Tiga daerah yang belum mencatatkan penyebaran positif corona itu adalah Kota Solok, Kota Sawahlunto, dan Kabupaten Sijunjung.

Adapun, hingga kemarin, warga Sumbar yang terinfeksi virus corona mencapai 396 orang dengan tambahan tiga kasus baru.

“Dari 396 orang warga Sumbar yang terinfeksi tersebut, 91 orang di antaranya sembuh dan 22 orang meninggal dunia,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal Sabtu (16/05/2020).

Sebanyak 396 kasus positif corona di Sumbar tersebut tersebar di 16 kabupaten dan kota. Kasus terbanyak terdapat di Kota Padang dengan 250 kasus.

Berikut sebaran 396 kasus positif corona di Sumbar, berdasarkan situs resmi corona.sumbarprov.go.id per Sabtu (16/05/2020) pukul 14.00 WIB:

  1. Kota Padang: 250 Kasus
    Sembuh: 48
    Meninggal: 16
    Sisa pasien positif: 186 orang
  2. Kota Padang Panjang: 23 Kasus
    Sembuh: 10
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 13 orang
  3. Kabupaten Pesisir Selatan: 17 Kasus
    Sembuh: 11
    Meninggal: 1
    Sisa pasien positif: 5 orang
  4. Kabupaten Agam: 17 Kasus
    Sembuh: 2
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 15 orang
  5. Kabupaten Dharmasraya: 15 Kasus
    Sembuh: 1
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 14 orang
  6. Kota Bukittinggi: 14 Kasus
    Sembuh: 5
    Meninggal: 1
    Sisa pasien positif: 8 orang
  7. Kota Payakumbuh: 13 Kasus
    Sembuh: 0
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 13 orang
  8. Kabupaten Tanah Datar: 10 Kasus
    Sembuh: 3
    Meninggal: 1
    Sisa pasien positif: 6 orang
  9. Kabupaten Padang Pariaman: 8 Kasus
    Sembuh: 2
    Meninggal: 1
    Sisa pasien positif: 5 orang
  10. Kabupaten Solok: 7 Kasus
    Sembuh: 3
    Meninggal: 1
    Sisa pasien positif: 3 orang
  11. Kabupaten Limapuluh Kota: 8 Kasus
    Sembuh: 1
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 7 orang
  12. Kabupaten Solok Selatan: 5 Kasus
    Sembuh: 0
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 5 orang
  13. Kabupaten Kepulauan Mentawai: 5 kasus
    Sembuh: 1
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 4 orang
  14. Kabupaten Pasaman: 2 Kasus
    Sembuh: 2
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 0
  15. Kabupaten Pasaman Barat: 1 Kasus
    Sembuh: 1
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 0
  16. Kota Pariaman: 1 Kasus
    Sembuh: 1
    Meninggal: 0
    Sisa pasien positif: 0

Jasman mengatakan, dari 396 kasus tersebut, 145 orang di antaranya dirawat di berbagai rumah sakit, 69 orang isolasi mandiri, 17 orang karantina di Bapelkes, 52 orang karantina di BPSDM, 22 orang meninggal dunia dan 91 orang sembuh.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 8.904 orang. Sebanyak 8.617 di antaranya sudah selesai dipantau dan 287 sedang dalam proses pemantauan.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 707 orang. Rinciannya, 46 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil laboratorium dan 661 orang lainnya dinyatakan negatif corona. (SRP/HF)

 

 

Baca Juga

Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Bencana Picu Inflasi Sumbar Melambung Tinggi
Presiden Prabowo saat meninjau pembangunan Huntara untuk korban banjir di Kabupaten Agam.
Pemerintah Bangun 750 Huntara untuk Korban Banjir Sumbar
Jaime Giraldo pemain baru Semen Padang
Jaime Giraldo Resmi Gabung ke Semen Padang FC
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Wali Kota Padang Panjang Lantik 10 Pejabat Eselon II, Zia Ul Fikri Jabat Kepala BPKD
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Pelunasan Biaya Haji di Sumbar Tahap 1 Capai 75 Persen
Pelunasan Biaya Haji di Sumbar Tahap 1 Capai 75 Persen