3 Aktor Kasus Perampokan dan Pembunuhan di Padang Diringkus Polisi

Langgam.id-perampokan

Tiga pelaku yang terlibat dalam kasus perampokan dan pembunuhan di kawasan Belimbing, Padang, berhasil ditangkap polisi. [foto: Irwanda/langgam.id]

Langgam.id – Polisi meringkus tiga orang yang terlibat dalam kasus perampokan dan pembunuhan di kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Satu di antaranya diamankan di Palembang, Sumatra Selatan.

Sedangkan dua orang pelaku lainnya tak lain merupakan asisten rumah tangga dan satpam rumah. Keterlibatan orang terdekat korban dalam kasus ini berhasil diungkap pihak kepolisian kurang waktu 24 jam pasca kejadian.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mengungkapkan, pihaknya tidak langsung mengekspos keterlibatan asisten rumah tangga dan satpam dalam kasus ini lantaran pada saat itu masih melakukan penyelidikan.

“Ini adalah kerja keras anggota di lapangan, mulai melakukan olah tempat kejadian perkara dan dengan teknologi mengetahui otak pelaku dalam kasus ini adalah dari pihak dalam sendiri,” kata Imran saat jumpa pers di Mapolresta Padang, Jumat (5/11/2021).

“Dalam hal ini tenggang waktu tidak ekspos dulu, karena anggota melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya yang melarikan mobil. Makanya beredar kabar dan informasi hoaks, kami tidak menyampaikan karena anggota masih bekerja di lapangan,” sambungnya.

Para pelaku ini di antaranya bernama Eni Natalia (23) asisten rumah tangga dan Robi Fernandes (23) satpam. Sedang satu lagi Rusmanila (42) yang merupakan saudara dari asisten rumah tangga.

Imran menyebutkan, untuk pelaku Rusmanila diringkus di Palembang, Sumatra Selatan. Dalam kasus ini, total pelaku sebanyak enam orang.

“Pelaku dalam kasus ini sebanyak enam orang, tiga orang sudah ditangkap, mereka aktor intelektual kasus ini,” jelasnya.

Baca juga: Polisi Ralat Informasi, Korban Perampokan di Padang Meninggal 1 Orang

Seperti diketahui, kasus perampokan dan pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban meninggal dunia dalam peristiwa ini bernama Yuni Nelti. Sedangkan suaminya Kusdiantara mengalami patah tulang.

Satu unit mobil dibawa kabur pelaku berikut dengan emas besar ATM. Dalam kejadian ini total kerugian korban mencapai Rp500 juta.

Baca Juga

Sengkarut Masalah PDAM Padang: Air Keruh Diklaim Aman, Disentil Pengamat 
Sengkarut Masalah PDAM Padang: Air Keruh Diklaim Aman, Disentil Pengamat 
Bupati Pesisir Selatan Larang Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Lapangan Terbuka
Baru 5 Bulan Gabung, Hendrajoni Resmi Jadi Ketua PSI Sumbar
Deretan Putra Minang Kuasai Posisi Penting di PSI, dari Pendiri hingga Pengurus Pusat
Deretan Putra Minang Kuasai Posisi Penting di PSI, dari Pendiri hingga Pengurus Pusat
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Banjir Landa Batang Agam Usai Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Viral Kopdes Merah Putih di Ngarai Sianok, Dandim Klaim Aman Banjir
Walhi Sumbar memberikan rapor merah kepada mantan Kapolda Sumbar sebelumnya, Irjen Pol. Gatot lantaran tidak tegas memberantas tambang ilegal
Walhi Beri Eks Kapolda Gatot Rapor Merah: Tambang Ilegal di Sumbar Kian Subur