<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Warga terisolasi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/warga-terisolasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/warga-terisolasi/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 10:09:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Warga terisolasi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/warga-terisolasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Warga Anduriang Padang Pariaman Menanti Jembatan Permanen, 7 Bulan Akses Bergantung Ponton</title>
		<link>https://langgam.id/warga-anduriang-padang-pariaman-menanti-jembatan-permanen-7-bulan-akses-bergantung-ponton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Buliza Rahmat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 09:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Anduriang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Warga terisolasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=249667</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sudah tujuh bulan lamanya akses transportasi warga Nagari Anduriang dan Nagari Kayu Tanam di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), bergantung dengan ponton. Hal ini terjadi sejak jembatan penghubung putus diterjang bencana alam pada akhir 2025 silam. Sampai saat ini, masyarakat kedua nagari masih mengandalkan ponton untuk menyeberang dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Masyarakat masih menunggu pemerintah segera membangun jembatan permanen. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, membenarkan bahwa ponton masih menjadi satu-satunya akses yang dapat digunakan warga untuk melintasi jalur tersebut. &#8220;Saat ini masih menggunakan ponton. Sudah tujuh bulan lamanya,&#8221; kata Hendra Aswara kepada Langgam.id, Sabtu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-anduriang-padang-pariaman-menanti-jembatan-permanen-7-bulan-akses-bergantung-ponton/">Warga Anduriang Padang Pariaman Menanti Jembatan Permanen, 7 Bulan Akses Bergantung Ponton</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Sudah tujuh bulan lamanya akses transportasi warga Nagari Anduriang dan Nagari Kayu Tanam di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), bergantung dengan ponton. Hal ini terjadi sejak jembatan penghubung putus diterjang bencana alam pada akhir 2025 silam.</p>



<p>Sampai saat ini, masyarakat kedua nagari masih mengandalkan ponton untuk menyeberang dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Masyarakat masih menunggu pemerintah segera membangun jembatan permanen.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, membenarkan bahwa ponton masih menjadi satu-satunya akses yang dapat digunakan warga untuk melintasi jalur tersebut.</p>



<p>&#8220;Saat ini masih menggunakan ponton. Sudah tujuh bulan lamanya,&#8221; kata Hendra Aswara kepada Langgam.id, Sabtu (13/6/2026).</p>



<p>Menurut Hendra, Pemkab Padang Pariaman telah mengajukan anggaran sebesar Rp 45 miliar kepada pemerintah pusat untuk pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut.</p>



<p>&#8220;Pemerintah daerah masih menunggu pencairan anggaran agar proses pembangunan dapat segera dimulai,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Ia menjelaskan, pembangunan jembatan akan langsung dilaksanakan setelah anggaran yang diajukan mendapat persetujuan dan dicairkan oleh pemerintah pusat.</p>



<p>Sebagai bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) di bawah koordinasi Kementerian Dalam Negeri telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Jumat (12/6/2026).</p>



<p>Pemkab Padang Pariaman berharap hasil peninjauan tersebut dapat mempercepat proses persetujuan anggaran sehingga pembangunan jembatan permanen segera dimulai dan akses masyarakat kembali normal.</p>



<p>&#8220;Tidak mungkin selamanya masyarakat beraktivitas menggunakan pakai ponton. Apalagi saat cuaca hujan yang dapat membahayakan nyawa,&#8221; ujarnya.<strong> (ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-anduriang-padang-pariaman-menanti-jembatan-permanen-7-bulan-akses-bergantung-ponton/">Warga Anduriang Padang Pariaman Menanti Jembatan Permanen, 7 Bulan Akses Bergantung Ponton</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">249667</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole</title>
		<link>https://langgam.id/2-000-jiwa-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-terhalang-jalan-amblas-mirip-sinkhole/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 08:17:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Amblas]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkhole]]></category>
		<category><![CDATA[Warga terisolasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246882</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 2.000 jiwa terisolasi di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar). Ribuan warga tersebut terisolasi setelah ruas jalan kabupaten di Nagari Situjuah Ladang Laweh amblas akibat hujan deras sejak Selasa (12/5/2026) sore. Akibatnya, jalur tembus Limapuluh Kota &#8211; Batusangkar, Tanah Datar, itu pun putus dan tidak bisa dilewati kendaraan. Jalan amblas itu cukup menarik perhatian. Pasalnya, jalan itu terban membentuk lubang besar mirip sinkhole, peristiwa alam yang viral dan juga terjadi di Limapuluh Kota. Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-000-jiwa-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-terhalang-jalan-amblas-mirip-sinkhole/">2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 2.000 jiwa terisolasi di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p>Ribuan warga tersebut terisolasi setelah ruas jalan kabupaten di Nagari Situjuah Ladang Laweh amblas akibat hujan deras sejak Selasa (12/5/2026) sore. Akibatnya, jalur tembus Limapuluh Kota &#8211; Batusangkar, Tanah Datar, itu pun putus dan tidak bisa dilewati kendaraan.</p>



<p>Jalan amblas itu cukup menarik perhatian. Pasalnya, jalan itu terban membentuk lubang besar mirip sinkhole, peristiwa alam yang viral dan juga terjadi di Limapuluh Kota.</p>



<p>Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky mengatakan, jalan tersebut merupakan akses utama keluar masuk warga Nagari Situjuah Ladang Laweh.</p>



<p>“Jalan kabupaten ini tak hanya amblas dan berlubang mirip sinkhole, tapi juga tertimbun material longsor. Dampaknya, ebih dari 2.000 jiwa terisolasi,” kata mantan jurnalis Padang Ekspres itu, Rabu (13/5/2026).</p>



<p>Putusnya akses jalan membuat aktivitas masyarakat ikut lumpuh. Sekolah diliburkan dan tentunya aktivitas ekonomi warga terganggu karena kendaraan tidak dapat melintas.</p>



<p>“Sekolah libur, ekonomi nyaris lumpuh. Jalan ini harus segera diperbaiki,” ujarnya.</p>



<p>Fajar meminta Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota segera mengambil langkah tanggap darurat untuk menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut.</p>



<p>Menurutnya, langkah cepat yang perlu dilakukan antara lain kaji cepat lokasi terdampak, pembersihan material longsor, penyelamatan dan evakuasi warga, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.</p>



<p>“Kami minta pemda segera melakukan langkah tanggap darurat,” katanya. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-000-jiwa-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-terhalang-jalan-amblas-mirip-sinkhole/">2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246882</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/46 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-22 05:42:24 by W3 Total Cache
-->