<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Ular Kobra Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ular-kobra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ular-kobra/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2021 12:46:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Ular Kobra Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ular-kobra/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>King Kobra Sepanjang 3 Meter Ditangkap Petugas di Tanah Datar</title>
		<link>https://langgam.id/king-kobra-sepanjang-3-meter-ditangkap-petugas-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ahmad Bil Wahid]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2021 12:46:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Ular Kobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=124384</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanah Datar menangkap seekor ular king kobra. Ular berbisa itu ditangkap saat bersembunyi di kandang itik milik warga. &#8220;(King kobra) akan bersembunyi di Kandang itik yang berada dekat dari lokasi rumah korban,&#8221; tulis Damkar Tanah Datar dalam akun media sosial, Senin (30/8/2021). Evakuasi itu dilakukan di Saruaso Timur, Kecamatan Tanjung Emas pada senin pagi. Warga yang menemukan ular tersebut kaget dan melaporkan ke petugas. Petugas kemudian langsung datang ke lokasi dengan membawa peralatan untuk menangkap ular tersebut. Sebelum ditangkap, ternyata king kobra itu baru saja memangsa hewan lainnya. &#8220;Pada saat di-rescue ular baru</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/king-kobra-sepanjang-3-meter-ditangkap-petugas-di-tanah-datar/">King Kobra Sepanjang 3 Meter Ditangkap Petugas di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanah Datar menangkap seekor ular king kobra. Ular berbisa itu ditangkap saat bersembunyi di kandang itik milik warga.</p>
<p>&#8220;(King kobra) akan bersembunyi di Kandang itik yang berada dekat dari lokasi rumah korban,&#8221; tulis Damkar Tanah Datar dalam akun media sosial, Senin (30/8/2021).</p>
<p>Evakuasi itu dilakukan di Saruaso Timur, Kecamatan Tanjung Emas pada senin pagi. Warga yang menemukan ular tersebut kaget dan melaporkan ke petugas.</p>
<p>Petugas kemudian langsung datang ke lokasi dengan membawa peralatan untuk menangkap ular tersebut. Sebelum ditangkap, ternyata king kobra itu baru saja memangsa hewan lainnya.</p>
<p>&#8220;Pada saat di-rescue ular baru saja selesai makan 1 ekor biawak ukuran sedang,&#8221; tulis Damkar Tanah Datar.</p>
<p>Setelah diukur, panjang king kobra itu mencapai 3 meter. Ular tersebut kini sudah dievakuasi dan dibawa ke pos Damkar.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/king-kobra-sepanjang-3-meter-ditangkap-petugas-di-tanah-datar/">King Kobra Sepanjang 3 Meter Ditangkap Petugas di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspada Serangan Ular Kobra, Jangan Bunuh Jarak Dekat</title>
		<link>https://langgam.id/waspada-serangan-ular-kobra-jangan-bunuh-jarak-dekat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2019 13:50:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Ular]]></category>
		<category><![CDATA[Ular Kobra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=21879</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Fenomena kemunculan ular di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) kerap terjadi beberapa waktu belakangan. Hewan reptil mulai jenis kobra hingga piton ini beberapa kali ditemukan berada di pemukiman masyarakat. Jika menemukan ular, khususnya jenis kobra, jangan sekali-kali menangkap atau membunuhnya dengan jarak dekat. Pasalnya, ular kobra dapat menyemprotkan bisanya dengan radius dua meter. Pembina Komunitas Reptil dan Amphibi Kota Padang, Danuseto Herlambang, mengatakan prilaku ular sebenarnya sangat takut dengan manusia. Namun apabila mendapat serangan terlebih dahulu, ular akan melakukan serangan balik. &#8220;Kalau untuk menghindari ular itu jangan dipukul, usir aja pakai sapu. Kalau ular dipukul lalu tidak mati</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/waspada-serangan-ular-kobra-jangan-bunuh-jarak-dekat/">Waspada Serangan Ular Kobra, Jangan Bunuh Jarak Dekat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Fenomena kemunculan ular di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) kerap terjadi beberapa waktu belakangan. Hewan reptil mulai jenis kobra hingga piton ini beberapa kali ditemukan berada di pemukiman masyarakat.</p>
<p>Jika menemukan ular, khususnya jenis kobra, jangan sekali-kali menangkap atau membunuhnya dengan jarak dekat. Pasalnya, ular kobra dapat menyemprotkan bisanya dengan radius dua meter.</p>
<p>Pembina Komunitas Reptil dan Amphibi Kota Padang, Danuseto Herlambang, mengatakan prilaku ular sebenarnya sangat takut dengan manusia. Namun apabila mendapat serangan terlebih dahulu, ular akan melakukan serangan balik.</p>
<p>&#8220;Kalau untuk menghindari ular itu jangan dipukul, usir aja pakai sapu. Kalau ular dipukul lalu tidak mati akan sangat fatal, hewan ini bisa menyerang balik. Makanya lebih baik diusir, karena ular juga akan menghindar dengan sendiri,&#8221; kata Danuseto, Jumat (27/12/2019).</p>
<p>Menurutnya, ular yang marak ditemukan hingga masuk ke pemukiman masyarakat merupakan spesies kobra sumatra. Sementara untuk jenis king kobra sangat jarang berada di pemungkiman masyarakat karena hidup di dalam hutan.</p>
<p>&#8220;Nangkap kobra tidak diharuskan megang kepala, apabila ular tertangkap dan walaupun kepala sudah dipegang kobra mampu menyemprotkan bisanya sejauh satu sampai dua meter. Jadi memang sebaiknya diusir mengurangi resiko,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Danuseto mengungkapkan, ular merupakan hewan pendendam. Hewan reptil ini akan kembali menyerang dari arah mana pun hingga berhasil melumpuhkan lawannya. Bahkan, ular memiliki sensor yang mengetahui kemana bisa diarahkan.</p>
<p>&#8220;Kobra punya dua senjata, pertama bisa yang disemprotnya. Apabila hewan ini merasa terganggu bisanya disemprot ke arah mata kita atau bagian tubuh yang ada luka. Ular tahu karena sensornya bekerja,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara, lanjut Danuseto, apabila mata terkena semprotan bisa ular kobra akan menimbulkan kebutaan. Sedangkan, senjata keduanya adalah gigitan yang langsung mengeluarkan bisa.</p>
<p>&#8220;Gigitan langsung pakai taring kobra ini tentu bisa menimbulkan kematian. Makanya kalau bertemu ular jangan disakiti seperti dipukul, usir aja dan hewan ini akan pergi dengan sendirinya,&#8221; tuturnya. <strong>(Irwanda/ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/waspada-serangan-ular-kobra-jangan-bunuh-jarak-dekat/">Waspada Serangan Ular Kobra, Jangan Bunuh Jarak Dekat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21879</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/42 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-04 18:20:05 by W3 Total Cache
-->