<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita UIN IB Padang Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/uin-ib-padang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/uin-ib-padang/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 00:26:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita UIN IB Padang Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/uin-ib-padang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Rektor UIN Imam Bonjol Tekankan Kampus Berdampak Mesti Wujudkan Program  Nyata ke Masyarakat</title>
		<link>https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-tekankan-kampus-berdampak-mesti-wujudkan-program-nyata-ke-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 00:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245528</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Rektor UIN Imam Bonjol Padang Martin Kustati menegaskan, konsep kampus berdampak harus diwujudkan melalui program dan produk nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menekankan, pengembangan kampus harus memiliki standar yang terukur, dapat diuji, dan diakui dalam dunia ilmu pengetahuan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam arahannya pada Workshop Penyusunan Skema Panduan Kurikulum KKN dan Pengabdian Dosen Berdampak berbasis MBKM dan IKU perguruan tinggi yang digelar pada 16–18 April 2026 di The ZHM Premiere Hotel Padang. &#8220;Tidak boleh berhenti sekadar wacana. Kita mengarah ke community base university, teaching base university, research base community,&#8221; ujarnya.&#160; Kata Martin, kampus dituntut untuk merancang kurikulum yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-tekankan-kampus-berdampak-mesti-wujudkan-program-nyata-ke-masyarakat/">Rektor UIN Imam Bonjol Tekankan Kampus Berdampak Mesti Wujudkan Program  Nyata ke Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id- </strong>Rektor UIN Imam Bonjol Padang Martin Kustati menegaskan, konsep kampus berdampak harus diwujudkan melalui program dan produk nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menekankan, pengembangan kampus harus memiliki standar yang terukur, dapat diuji, dan diakui dalam dunia ilmu pengetahuan.</p>



<p>Pernyataan tersebut disampaikan dalam arahannya pada Workshop Penyusunan Skema Panduan Kurikulum KKN dan Pengabdian Dosen Berdampak berbasis MBKM dan IKU perguruan tinggi yang digelar pada 16–18 April 2026 di The ZHM Premiere Hotel Padang.</p>



<p>&#8220;Tidak boleh berhenti sekadar wacana. Kita mengarah ke community base university, teaching base university, research base community,&#8221; ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Kata Martin, kampus dituntut untuk merancang kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mendorong agar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan pengabdian dosen tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan luaran konkret yang memberi kontribusi langsung bagi pembangunan sosial.&nbsp;</p>



<p>“Program yang dirancang harus benar-benar turun ke lapangan dan menghadirkan solusi. Kampus harus mampu melahirkan produk yang relevan, aplikatif, dan berdampak luas,” ujarnya.</p>



<p>Workshop bertujuan menyusun skema kurikulum KKN dan pengabdian dosen yang selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi. Dalam forum tersebut, peserta membahas strategi integrasi antara kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar berjalan sinergis. Selain itu, dirumuskan pula panduan pelaksanaan program yang berorientasi pada dampak, keberlanjutan, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.</p>



<p>Melalui workshop ini, UIN Imam Bonjol Padang menargetkan lahirnya model kurikulum KKN dan pengabdian dosen yang mesti memenuhi standar akademik, juga mampu menjawab tantangan nyata di tengah masyarakat. Kampus diharapkan tampil sebagai agen perubahan yang aktif, solutif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.&nbsp;</p>



<p>Kepala Pusat Penelitian UIN Imam Bonjol Aulia Rahmat mengatakan, penguatan riset menjadi fondasi utama dalam mendorong kualitas akademik dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan. Ia menegaskan, kurikulum harus mampu mengintegrasikan kegiatan penelitian dengan proses pembelajaran secara sistematis.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kata kuncinya, setiap karya akademik hasil riset mesti memiliki policy brief untuk stakeholder,&#8221; ujarnya Aulia.&nbsp;</p>



<p>Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Muhammad Taufik, menekankan pentingnya pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, skema KKN dan pengabdian dosen ke depan harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan selaras dengan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi.</p>



<p>&#8220;Sebagai inovasi baru untuk kampus berdampak,&#8221; ujar Tuanku Taufik, demikian ia aktif disapa.&nbsp;</p>



<p>Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Imam Bonjol Padang, Wakidul Kohar berharap mampu menghasilkan model kurikulum yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak luas, baik bagi pengembangan keilmuan maupun pemberdayaan masyarakat. Workshop ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan tridarma perguruan tinggi dengan tuntutan transformasi pendidikan tinggi di era saat ini. (AK)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-tekankan-kampus-berdampak-mesti-wujudkan-program-nyata-ke-masyarakat/">Rektor UIN Imam Bonjol Tekankan Kampus Berdampak Mesti Wujudkan Program  Nyata ke Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Dugaan Korupsi Kampus III UIN IB Padang Terus Bergulir, Wakil Rektor dan Kabiro Diperiksa Kejati Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/dugaan-korupsi-kampus-iii-uin-ib-padang-terus-bergulir-wakil-rektor-dan-kabiro-diperiksa-kejati-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 13:15:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245505</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kasus dugaan korupsi pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol (IB) Padang terus bergulir di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar). Pemeriksaan terhadap pihak terkait kembali dilakukan pada Kamis (16/4/2026). Kali ini, giliran Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Lukmanul Hakim dan Kepala Biro AUPK UIN Imam Bonjol Padang, M Nur yang dipanggil pihak kejaksaan. Lukmanul dan Nur diperiksa mulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. &#8220;Saya diperiksa sebagai saksi,&#8221; ujar Lukmanul usai jalani pemeriksaan kepada Langgam.id usai diperiksa. Selaku warga negara yang baik, kata Lukmanul, ia menghormati proses hukum yang berjalan di kejaksaan.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dugaan-korupsi-kampus-iii-uin-ib-padang-terus-bergulir-wakil-rektor-dan-kabiro-diperiksa-kejati-sumbar/">Kasus Dugaan Korupsi Kampus III UIN IB Padang Terus Bergulir, Wakil Rektor dan Kabiro Diperiksa Kejati Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Langgam.id &#8211;</em></strong> Kasus dugaan korupsi pembangunan <a href="https://langgam.id/?s=kampus+III+UIN+Imam+Bonjol">kampus III UIN Imam Bonjol</a> (IB) Padang terus bergulir di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar). Pemeriksaan terhadap pihak terkait kembali dilakukan pada Kamis (16/4/2026).</p>



<p>Kali ini, giliran Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Lukmanul Hakim dan Kepala Biro AUPK UIN Imam Bonjol Padang, M Nur yang dipanggil pihak kejaksaan.</p>



<p>Lukmanul dan Nur diperiksa mulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. &#8220;Saya diperiksa sebagai saksi,&#8221; ujar Lukmanul usai jalani pemeriksaan kepada Langgam.id usai diperiksa.</p>



<p>Selaku warga negara yang baik, kata Lukmanul, ia menghormati proses hukum yang berjalan di kejaksaan. Begitupun menyikapi dugaan kasus korupsi tersebut.</p>



<p>&#8220;Kalau kita selaku pimpinan di kampus bersama buk rektor, selaku warga negara yang baik tentu harus menghormati proses hukum yang sedang berlangsung,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dugaan korupsi dalam perkara ini yakni pembangunan kampus III UIN Imam Bonjol periode 2019–2022 dan pengelolaan alat berat tahun 2024–2025.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) <a href="https://langgam.id/?s=Kejati+Sumbar">Kejati Sumbar</a>, Benyamin, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui dan mengikuti agenda pemeriksaan para saksi tersebut.</p>



<p>Sebelumnya, Wakil Kepala Kejati Sumbar, Mukhlis, mengungkap sudah 20 orang lebih yang diperiksa untuk dimintai keterangan. Ia menegaskan bahwa penanganan perkara akan ditangani secara profesional dan serius.</p>



<p>&#8220;Kasus ini terus dikembangkan. Tunggu saja. Kami pasti bekerja serius,&#8221; kata dia beberapa waktu lalu.</p>



<p>&#8220;Yakinlah, pemeriksaan ini pasti ujungnya adalah penegakkan hukum yang benar. Kalau benar ditemukan unsur pidana, kami lanjutkan, kalu tidak kami hentikan,&#8221; tambah Muklis. (ICA)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dugaan-korupsi-kampus-iii-uin-ib-padang-terus-bergulir-wakil-rektor-dan-kabiro-diperiksa-kejati-sumbar/">Kasus Dugaan Korupsi Kampus III UIN IB Padang Terus Bergulir, Wakil Rektor dan Kabiro Diperiksa Kejati Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245505</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Dukung KKN UIN Imam Bonjol, Tekankan Sinergi untuk Pemberdayaan Masyarakat</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-padang-dukung-kkn-uin-imam-bonjol-tekankan-sinergi-untuk-pemberdayaan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 22:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245311</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Pemerintah Kota Padang menerima kunjungan audiensi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Kamis (9/4/2026). Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 52 Tahun 2026. Rombongan LPPM yang dipimpin Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Muhammad Taufik, disambut Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di ruang kerjanya di Balai Kota Aie Pacah. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah aspek teknis pelaksanaan KKN, mulai dari lokasi penempatan mahasiswa, jadwal kegiatan, hingga koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Hal ini dilakukan agar program KKN dapat berjalan efektif dan tepat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-dukung-kkn-uin-imam-bonjol-tekankan-sinergi-untuk-pemberdayaan-masyarakat/">Pemko Padang Dukung KKN UIN Imam Bonjol, Tekankan Sinergi untuk Pemberdayaan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> — Pemerintah Kota Padang menerima kunjungan audiensi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Kamis (9/4/2026). Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 52 Tahun 2026.</p>



<p>Rombongan LPPM yang dipimpin Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Muhammad Taufik, disambut Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di ruang kerjanya di Balai Kota Aie Pacah.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah aspek teknis pelaksanaan KKN, mulai dari lokasi penempatan mahasiswa, jadwal kegiatan, hingga koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Hal ini dilakukan agar program KKN dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.</p>



<p>Maigus menyampaikan, Pemerintah Kota Padang mendukung penuh pelaksanaan KKN tersebut. Ia menilai, program KKN menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis masyarakat.</p>



<p>“Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang dapat memberikan dampak positif di lingkungan sekitar,” ujar Maigus.</p>



<p>Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam program-program pemberdayaan diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemajuan daerah.</p>



<p>Sementara itu, Muhammad Taufik mengatakan, KKN 2026 dirancang untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan, sosial, serta pengembangan potensi lokal.</p>



<p>Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.</p>



<p>“Program ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami persoalan riil di lapangan,” kata Taufik.</p>



<p>Audiensi ini turut dihadiri Ketua LPPM UIN Imam Bonjol Padang Wakidul Kohar beserta jajaran, panitia KKN 52, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-dukung-kkn-uin-imam-bonjol-tekankan-sinergi-untuk-pemberdayaan-masyarakat/">Pemko Padang Dukung KKN UIN Imam Bonjol, Tekankan Sinergi untuk Pemberdayaan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245311</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SPAN-PTKIN 2026, UIN Padang Tempati 4 Besar Peminat Terbanyak</title>
		<link>https://langgam.id/span-ptkin-2026-uin-padang-tempati-4-besar-peminat-terbanyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 03:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245292</guid>

					<description><![CDATA[<p>LANGGAM.ID– UIN Padang menempati peringkat keempat nasional peminat pilihan pertama dalam penerimaan mahasiswa baru jalur SPAN-PTKIN tahun 2026. Berdasarkan data resmi peminat PTKIN jumlah peminat pilihan pertama (PTKIN 1) di UIN Padang mencapai 8.419 orang, sedangkan untuk pilihan kedua 7.570 orang. Capaian tersebut menempatkan UIN Imam Bonjol Padang sebagai PTKIN dengan peminat terbanyak di Indonesia, mengungguli beberapa perguruan tinggi Islam negeri lainnya. Secara nasional, posisi tiga besar masih ditempati oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sementara itu, UIN Imam Bonjol Padang berada di posisi keempat, diikuti oleh UIN Alauddin Makassar dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/span-ptkin-2026-uin-padang-tempati-4-besar-peminat-terbanyak/">SPAN-PTKIN 2026, UIN Padang Tempati 4 Besar Peminat Terbanyak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="http://langgam.id">LANGGAM.ID</a>– UIN Padang menempati peringkat keempat nasional peminat pilihan pertama dalam penerimaan mahasiswa baru jalur SPAN-PTKIN tahun 2026.</p>



<p>Berdasarkan data resmi peminat PTKIN jumlah peminat pilihan pertama (PTKIN 1) di UIN Padang mencapai 8.419 orang, sedangkan untuk pilihan kedua 7.570 orang.</p>



<p>Capaian tersebut menempatkan UIN Imam Bonjol Padang sebagai PTKIN dengan peminat terbanyak di Indonesia, mengungguli beberapa perguruan tinggi Islam negeri lainnya.</p>



<p>Secara nasional, posisi tiga besar masih ditempati oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.</p>



<p>Sementara itu, UIN Imam Bonjol Padang berada di posisi keempat, diikuti oleh UIN Alauddin Makassar dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.</p>



<p>Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustanti menyebutkan, tingginya minat calon mahasiswa tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di UIN Imam Bonjol Padang.</p>



<p>Selain itu, capaian ini juga memperkuat posisi kampus tersebut sebagai salah satu PTKIN unggulan di tingkat nasional, sekaligus menjadi pilihan utama calon mahasiswa di Sumatera.</p>



<p>Data peminat ini menjadi indikator penting dalam melihat tingkat ketertarikan calon mahasiswa terhadap perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia pada jalur seleksi prestasi tanpa tes melalui SPAN-PTKIN.</p>



<p>“Dengan posisi empat besar nasional, UIN Imam Bonjol Padang menunjukkan daya saing yang semakin kuat di kancah pendidikan tinggi Islam di Indonesia,” ujarnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/span-ptkin-2026-uin-padang-tempati-4-besar-peminat-terbanyak/">SPAN-PTKIN 2026, UIN Padang Tempati 4 Besar Peminat Terbanyak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245292</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Eliminasi Tuberkulosis Diperkuat, Kader TB di Nagari Guguak Dilatih Komunikasi Efektif Dampingi Pasien</title>
		<link>https://langgam.id/eliminasi-tuberkulosis-diperkuat-kader-tb-di-nagari-guguak-dilatih-komunikasi-efektif-dampingi-pasien/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=241125</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Upaya Eliminasi Tuberkulosis terus diperkuat hingga tingkat nagari. Di Nagari Guguak, Kecamatan 2&#215;11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, tantangan utama yang dihadapi kader TB bukan hanya soal teknis pendampingan, tetapi juga kecemasan dalam berkomunikasi dengan pasien dan keluarga. Kondisi ini dinilai berpengaruh terhadap keberhasilan Eliminasi Tuberkulosis, terutama dalam memastikan pasien mau menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara tuntas. Persoalan tersebut menjadi fokus kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas (FISIP Unand). Melalui pelatihan komunikasi efektif, para kader diharapkan memiliki bekal lebih kuat dalam mendukung target Eliminasi Tuberkulosis di tingkat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/eliminasi-tuberkulosis-diperkuat-kader-tb-di-nagari-guguak-dilatih-komunikasi-efektif-dampingi-pasien/">Eliminasi Tuberkulosis Diperkuat, Kader TB di Nagari Guguak Dilatih Komunikasi Efektif Dampingi Pasien</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Langgam.id </em></strong>— Upaya Eliminasi Tuberkulosis terus diperkuat hingga tingkat nagari. Di Nagari Guguak, Kecamatan 2&#215;11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, tantangan utama yang dihadapi kader TB bukan hanya soal teknis pendampingan, tetapi juga kecemasan dalam berkomunikasi dengan pasien dan keluarga. Kondisi ini dinilai berpengaruh terhadap keberhasilan Eliminasi Tuberkulosis, terutama dalam memastikan pasien mau menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara tuntas.</p>



<p>Persoalan tersebut menjadi fokus kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas (FISIP Unand). Melalui <a href="https://hr.proxsisgroup.com/pelatihan-komunikasi-efektif-elevate-your-career-with-effective-communication-skills-2/">pelatihan komunikasi efektif</a>, para kader diharapkan memiliki bekal lebih kuat dalam mendukung target Eliminasi Tuberkulosis di tingkat komunitas, khususnya di Nagari Guguak.</p>



<p>Pelatihan komunikasi efektif bagi kader Eliminasi Tuberkulosis ini berlangsung pada Rabu (24/12/2025) di Gedung PAUD Tunas Insani, Nagari Guguak. Sebanyak 16 kader TB mengikuti kegiatan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan berbasis pengalaman lapangan. Sejak sesi awal, peserta diajak mengungkapkan hambatan komunikasi yang kerap mereka alami saat mendampingi pasien TB.</p>



<p>Beberapa kader menceritakan pengalaman menghadapi penolakan pasien, kesulitan meyakinkan keluarga untuk skrining TB, hingga kebingungan saat pasien menghentikan konsumsi obat akibat efek samping. </p>



<p>“Saya sering bingung harus bicara apa. Takut salah, takut ditolak,” ujar salah satu peserta dalam sesi diskusi. </p>



<p>Tim dosen Departemen Sosiologi FISIP Unand yang dipimpin Dr. Jendrius, M.Si, bersama Dr. Azwar, M.Si, Dr. Zeni Eka Putri, Dra. Mira Elfina, M.Si, Faiz Badridduja, S.Si, M.A, dan Daffa Zulfen Runako, S.Sos, menyusun materi pelatihan dengan penekanan pada pendekatan praktis. Kegiatan ini juga menghadirkan <a href="https://scholar.google.com/citations?user=dOA356sAAAAJ&amp;hl=id">Dr. Mulyanti Syas, M.Si</a>, dosen <a href="https://fdik.uinib.ac.id/">Komunikasi Penyiaran Islam </a>Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol, sebagai narasumber.</p>



<p>Materi pelatihan mencakup pengenalan hambatan komunikasi, perbedaan penggunaan bahasa positif dan negatif, serta teknik mendengar aktif dalam pendampingan pasien TB. Metode andragogi diterapkan agar kader dapat mengaitkan materi dengan pengalaman mereka di lapangan. Dalam sesi simulasi dan role play, peserta memerankan situasi nyata, mulai dari berhadapan dengan pasien hingga berdialog dengan anggota keluarga.</p>



<p>Latihan mendengar aktif menjadi salah satu sesi yang mendapat perhatian khusus. Peserta diminta mendengarkan pasangan bicara tanpa menyela, lalu menyampaikan kembali inti pesan yang diterima. Latihan ini menegaskan bahwa komunikasi efektif merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan, yang menjadi kunci keberhasilan Eliminasi Tuberkulosis.</p>



<p>Meski berlangsung singkat, pelatihan ini dirasakan memberi dampak langsung. Kader mengaku lebih tenang dan percaya diri saat berinteraksi dengan pasien TB. </p>



<p>“Awalnya saya takut bicara. Tapi setelah latihan, saya jadi lebih percaya diri,” kata seorang kader. </p>



<p>Ketua tim pelaksana, Dr. Jendrius, M.Si, berharap keterampilan yang diperoleh dapat memperkuat peran kader dalam mendukung Eliminasi Tuberkulosis di Nagari Guguak dan sekitarnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/eliminasi-tuberkulosis-diperkuat-kader-tb-di-nagari-guguak-dilatih-komunikasi-efektif-dampingi-pasien/">Eliminasi Tuberkulosis Diperkuat, Kader TB di Nagari Guguak Dilatih Komunikasi Efektif Dampingi Pasien</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">241125</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UKM Bengkel Kata UIN Imam Bonjol Padang Kembali Gelar Bimtek Jurnal</title>
		<link>https://langgam.id/ukm-bengkel-kata-uin-imam-bonjol-padang-kembali-gelar-bimtek-jurnal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 01:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=227292</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bengkel Kata UIN Imam Bonjol Padang kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema “Bongkar Rahasia Nulis Jurnal: Dari Nol Jadi Jawara Publikasi”, pada Sabtu, 1 Juni 2025 lalu. Bimtek yang dilaksanakan di Aula Gedung A Lantai 4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Kampus 3 UIN Imam Bonjol Padang ini menghadirkan dua narasumber yakni Alfred dan Adelia Alfama Zamista. Ketua panitia, Azizah Turrosyidah mengatakan acara ini dipersiapkan untuk pengurus UKM Bengkel guna menjadi bekal untuk publish artikel berputasi tingkat nasional maupun internasional. Kemudian, selaku Ketua Umum, Febrian Hidayat menyampaikan acara ini merupakan agenda persiapan terbit</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ukm-bengkel-kata-uin-imam-bonjol-padang-kembali-gelar-bimtek-jurnal/">UKM Bengkel Kata UIN Imam Bonjol Padang Kembali Gelar Bimtek Jurnal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bengkel Kata UIN Imam Bonjol Padang kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema “Bongkar Rahasia Nulis Jurnal: Dari Nol Jadi Jawara Publikasi”, pada Sabtu, 1 Juni 2025 lalu.</p>



<p>Bimtek yang dilaksanakan di Aula Gedung A Lantai 4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Kampus 3 UIN Imam Bonjol Padang ini menghadirkan dua narasumber yakni Alfred dan Adelia Alfama Zamista.</p>



<p>Ketua panitia, Azizah Turrosyidah mengatakan acara ini dipersiapkan untuk pengurus UKM Bengkel guna menjadi bekal untuk publish artikel berputasi tingkat nasional maupun internasional.</p>



<p>Kemudian, selaku Ketua Umum, Febrian Hidayat menyampaikan acara ini merupakan agenda persiapan terbit Jurnal pertama di tahun ini.</p>



<p>&#8220;Artinya ini salah satu rangkaian dalam proses terbit Jurnal di bulan Juni nantinya,&#8221; ujar Febrian.</p>



<p>Selaras dengan itu, Alfred selaku pembina jurnal Bengkel Kata mengungkapkan kegiatan seperti inilah yang membedakan dengan UKM yang lain .</p>



<p>&#8220;Semoga dari kegiatan ini akan berdampak pada setiap anggota, karena satu satunya cara untuk keabadian itu ya dengan menulis,&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ukm-bengkel-kata-uin-imam-bonjol-padang-kembali-gelar-bimtek-jurnal/">UKM Bengkel Kata UIN Imam Bonjol Padang Kembali Gelar Bimtek Jurnal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227292</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sungai Bangek di Tengah Riuh Mahasiswa</title>
		<link>https://langgam.id/sungai-bangek-di-tengah-riuh-mahasiswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2025 00:47:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Bangek]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225463</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Saima Wanita Kawasan Sungai Bangek &#160;di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang &#160;kini makin dikenal oleh publik. Bukan saja karena kawasan ini jadi salah satu “desa wisata” sebagaimana dilansir situs resmi Kementerian Pariwisata (kemenparekraf.go.id), tetapi juga karena di lokasi ini berdiri kampus baru Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Nama Sungai Bangek berasal dari sebutan sebuah sungai yang mengalir di  sudut belakang rumah warga di kawasan itu. Pelukan bukit-bukit besar di setiap detailnya, kini sudah diwarnai hiruk pikuk mahasiswa yang berdatangan. Dulu, sebelum ada kampus UIN, warga setempat menyebut, jalanan hanya ramai oleh angin dan suara</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sungai-bangek-di-tengah-riuh-mahasiswa/">Sungai Bangek di Tengah Riuh Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Saima Wanita</p>



<p>Kawasan Sungai Bangek &nbsp;di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang &nbsp;kini makin dikenal oleh publik. Bukan saja karena kawasan ini jadi salah satu “desa wisata” sebagaimana dilansir situs resmi Kementerian Pariwisata (kemenparekraf.go.id), tetapi juga karena di lokasi ini berdiri kampus baru Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.</p>



<p>Nama Sungai Bangek berasal dari sebutan sebuah sungai yang mengalir di  sudut belakang rumah warga di kawasan itu. Pelukan bukit-bukit besar di setiap detailnya, kini sudah diwarnai hiruk pikuk mahasiswa yang berdatangan. Dulu, sebelum ada kampus UIN, warga setempat menyebut, jalanan hanya ramai oleh angin dan suara burung. Warung tutup selepas magrib dan satu-satunya hiburan adalah langit malam yang jernih. Minim kegiatan sosial dan sapaan sunyi lainnya.  </p>



<p>Kedatangan mahasiswa yang dipindahkan dari kampus dua di Lubuk Lintah ke kampus tiga ini pada 2022, membuat kampung ini menjadi ramai mendadak. Hadirnya mahasiswa, tentu membawa suasana baru. Perekonomian warga setempat tumbuh dengan pesat. Meskipun sudah dihuni lebih awal dari masyarakat, namun mahasiswa tetap memegang peranan penting.</p>



<p>Jalan yang sepi melompong kini sudah padat hingga ke pinggiran. Jalan itu sudah hangat disentuh ban kendaraan. Masyarakat semringah, kafé muncul di mana-mana, Warung-warung mulai dibuka lebih banyak, wifi menjadi sahabat sejati. Bahkan minimarket ala-ala mahasiswa pun ada.</p>



<p>Kehidupan sosial di Sungai Bangek &nbsp;semakin membaik. Muncul berbagai aktivitas yang mendukung kemajuan. Anak-anak mendapatkan pemandangan baru dengan adanya kakak-kakak mahasiswa. Peluang emas pun semakin mudah diraup warga.</p>



<p>Tak sampai situ, mahasiswa juga membawa tantangan. Rambut yang sama hitam, isi kepala beda. Tingkah laku dan etika kadang menjadi perbincangan hangat. Munculnya kasus negatif kerap menghitamkan indahnya Sungai Bangek . Tapi ini sudah resiko, mahasiswa yang noteben datang dengan berbagai latar belakang daerah tentu memiliki pola sosial yang berbeda pula.</p>



<p>Dampak kehadiran mahasiswa, dapat dibilang kini memegang sebagian besar perekonomian di Sungai Bangek. Bangunan baru yang muncul, didominasi oleh kos-kosan. Hobi berjualan warga mendapat tempat. Bayangkan saja setiap rumah pasti ada usaha perdagangan di sana. Jika tak ada mahasiswa lantas siapa yang belanja?</p>



<p>Walaupun begitu, tentu bukan hanya warga yang membutuhkan mahasiswa. Sebaliknya, mahasiswa pun sangat membutuhkan adanya masyarakat yang berjualan, baik itu kuliner, depot air, pasar dan kebutuhan lainnya yang disediakan. Irama kehidupan harian lebih berlangsung lebih lama, karena aktivitas mahasiswa bisa dibilang hampir &#8220;24/7&#8221; , 24 jam sehari dan 7 hari sepekan. </p>



<p>Namun, bila masa libur tiba, Sungai Bangek akan kembali sepi, hening dan lebih sunyi. Bagaimana tidak? Seperti yang sudah kita ketahui bahwa mahasiswa memiliki kesibukan yang padat. Aktivitas mereka dalam sehari tentu bermacam-macam. Hal inilah yang memberikan efek ramai di Sungai Bangek.</p>



<p>Masyarakat setempat yang sudah terbiasa mendengar bisingnya lalu lalang mahasiswa, kembali hanya mendengar suara angin. Warung-warung tempat membeli sarapan, kini hanya buka saat siang saja. Masyarakat selalu risau jika mahasiswa sudah waktunya libur, baik itu saat libur semester atau hari-hari besar seperti Lebaran. Suara-suara berisik dari kendaraan mahasiswa sudah mulai sepi karena pulang. Para pedagang tentu kehilangan konsumen mereka. &nbsp;</p>



<p>Sebagai salah satu mahasiswa yang juga tinggal di Sungai Bangek, saya &nbsp;merasakan betapa banyaknya perbedaan jika libur semester. Tak jarang penjual yang saya temui bertanya kapan libur semester dan kapan masuk kuliah kembali. Kekhawatiran akan hal ini memaksa para pedagang untuk memikirkan konsep bagaimana mereka harus tetap berjualan meskipun dengan keadaan konsumen sepi, namun tak sedikit juga sebagian pedagang langsung menghentikan operasionalnya saat mahasiswa sedang libur.</p>



<p>Pada 2025 ini, Sungai Bangek bukan lagi hanya tempat berenang anak-anak setempat, tapi juga pemasukan bagi orang tuanya. Sungai yang bukan lagi mengalirkan air saja tapi juga harapan. Harapan hidup lebih baik dan harapan kampung itu menjadi lebih maju. (*)</p>



<p><em>Saima Wanita, mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang</em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sungai-bangek-di-tengah-riuh-mahasiswa/">Sungai Bangek di Tengah Riuh Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selembar Ijazah, Sejuta Drama</title>
		<link>https://langgam.id/selembar-ijazah-sejuta-drama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdullah Khusairi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 02:14:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Abdullah Khusairi]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225457</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selembar ijazah sarjana seseorang di negeri ini menjadi drama panjang yang endingnya masih tersesat entah di mana. Sementara itu, 9.981.013 mahasiswa Indonesia (bps.go.id, 2024) berjuang mendapatkan selembar ijazah sarjana. Mereka terdiri dari laki-laki 4.512.188 orang dan perempuan sebanyak 5.468.825 orang. Para mahasiswa ini, punya sejuta drama pula menuju wisuda lalu akan bersaing ketat di dunia kerja yang entah bagaimana pula endingnya. Tulisan ini sekadar mengingatkan mahasiswa Indonesia yang kini berada di kampus, agar memahami arti selembar ijazah yang sedang diperjuangkan untuk diraih. Sungguhpun Rocky Gerung menyebutkan, ijazah hanyalah bukti seseorang pernah bersekolah bukan bukti seseorang berpikir. Tapi tunggu dulu, buktinya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/selembar-ijazah-sejuta-drama/">Selembar Ijazah, Sejuta Drama</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Selembar ijazah sarjana seseorang di negeri ini menjadi drama panjang yang endingnya masih tersesat entah di mana. Sementara itu, 9.981.013 mahasiswa Indonesia (bps.go.id, 2024) berjuang mendapatkan selembar ijazah sarjana. Mereka terdiri dari laki-laki 4.512.188 orang dan perempuan sebanyak 5.468.825 orang. Para mahasiswa ini, punya sejuta drama pula menuju wisuda lalu akan bersaing ketat di dunia kerja yang entah bagaimana pula endingnya.</p>



<p>Tulisan ini sekadar mengingatkan mahasiswa Indonesia yang kini berada di kampus, agar memahami arti selembar ijazah yang sedang diperjuangkan untuk diraih. Sungguhpun Rocky Gerung menyebutkan, ijazah hanyalah bukti seseorang pernah bersekolah bukan bukti seseorang berpikir. Tapi tunggu dulu, buktinya ijazah bisa mengantar seseorang menjadi presiden! Ijazah bisa membawa seseorang ke meja wawancara kerja.</p>



<p>Idealnya memang, ijazah bukti orang pernah sekolah dan bukti orang pernah diajarkan berpikir secara logos, pathos, dan ethos yang diungkapkan Aristoteles (384 SM – 322 SM) dalam karyanya Rhetorica. Seterusnya, seseorang itu dalam sehari-harinya menggunakan alur tertib berpikir, bersikap dan bertindak berdasarkan itu. Sungguhpun, akhirnya tak semua bisa menggunakannya seperti itu walaupun sudah sarjana. Banyak pengaruh yang lain, selain dari keilmuan. Salah satu buktinya, banyak yang lulus di prodi tertentu tetapi justru sebaliknya, sangat tidak menguasai bidang prodi namun menguasai bidang lain dan bekerja di bidang lain pula.</p>



<p>Kuliah dan jadi sarjana, merupakan cita-cita yang telah umum di Indonesia. Masyarakat Indonesia, paham secara teori, pendidikan sangatlah menentukan perubahan peradaban cara makro dan mikro dalam kehidupan. Mengubah nasib keluarga dan mengangka harkat martabat keluarga. Menurut data, dari total penduduk Indonesia, 281.603,800 jiwa (bps.go.id, 2024) dengan jumlah sarjana Sarjana (S1) sebanyak 12,4 juta (4,5%), sedangkan Magister (S2) sebanyak 882 ribu (0,3%), Doktor (S3) sebanyak 63,3 ribu (0,02%). Setiap awal kuliah, data ini dipaparkan dan dipertanyakan esensi kuliah dan datang ke kampus. Mereka dimotivasi agar jangan pernah, menjadi mahasiswa kupu-kupu alias kuliah pulang-kuliah pulang, atau mahasiswa kura-kura, kuliah rapat-kuliah rapat, atau mahasiswa kunang-kunang alias kuliah nangkring-kuliah nangkring.</p>



<p>Agak lebih prospek, jika tidak mengganggu, menjadi mahasiswa kuda-kuda alias kuliah dagang-kuliah dagang. Seiring juga dengan mahasiswa kue-kue alias kuliah gawe-kuliah gawe. Semua itu pilihan di tengah tawaran ideal, jadi mahasiswa dengan mencapai target-target tertentu setiap semester hingga menjadi sarjana tidak sekadar sarjana biasa. Harus jadi sarjana luar biasa.</p>



<p>Hal di atas tentu mesti menjalankan dengan optimis, mencapai kesuksesan minimal empat hal. Sukses akademik, sukses soft skill, sukses wawasan, sukses jaringan. Keempatnya, mesti terisi minimal 75 persen masing-masingnya. Ada kasus, sukses akademik secara 100 persen, tetapi tiga berikutnya nihil, membuat seseorang lulus cumlaude tetapi setelah itu tak bisa bersaing ketat dengan yang punya softskill, wawasan luas, punya jaringan pula. Sebaliknya, ada yang sukses softskill tapi gagal pada akademik, tak pula punya wawasan, tak memiliki jaringan. Ini bisa jadi akan sia-sia pula sebab pintu masuk pertama ke dunia kerja, ijazah sarjana.</p>



<p>Kian hari, kesempatan kerja yang tidaklah besar, ia hanya milik mereka yang beruntung, punya orang dalam, kapasitas softskill. Ini membuat angka pengangguran dengan prediket sarjana hingga magister, terus meningkat. Orang menyebutnya, pengangguran terdidik. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah sarjana yang menganggur di Indonesia terus meningkat, dengan angka mencapai 842.378 orang pada Agustus 2024. Angka ini merupakan 11,28% dari total pengangguran di Indonesia pada periode yang sama.</p>



<p>Sudahlah mendapatkan ijazah penuh drama, tetapi hasilnya tidak pula memadai, itulah yang terjadi di negeri ini. Hanya mereka yang beruntung, seperti punya keluarga dan orang tua yang berpangkat tinggi, bisa mendapat kesempatan, bisa jadi Wapres, jadi menteri, jadi gubernur, wali kota, bupati dan segala macamnya. Sementara, tinggallah sarjana-sarjana dari kaum menengah ke bawah yang berjuang hidup mati di sector informal. Kecuali yang punya prestasi lebih dari kebanyakan.</p>



<p>Ribut-ribut drama ijazah seseorang di negeri ini, setara dengan ributnya netizen Indonesia dengan serial drama dari Malaysia, Bidaah (2025), dengan tokoh Walid sebagai karakter utama. Serial yang mengisahkan seorang perempuan muda bernama Baiduri (Riena Diana) yang dipaksa ibunya untuk masuk perkumpulan bernama Jihad Ummah pimpinan Walid Muhammad Mahdi Ilman (Faizal Hussein). Kata seorang kolega dari Universiti Sultan Zainal Abidin (Unisza) Terengganu Malaysia, Prof. Madya Dr. Wan Mohammad Yusof Wan Chik, justru di negeri jiran itu tak terlalu viral karena bukan reality yang umum di semenanjung itu. Soal drama ijazah palsu di Indonesia? Sayangnya, dia tak nak jawab.</p>



<p>Terakhir, buat mahasiswa-mahasiswa yang ada di kampus, selain sukseskan empat hal di atas, jangan pernah lelah menghadapi alur drama sebagai mahasiswa. Tahan dan hadapi proses, jangan pernah menganggap jalan pintas dianggap pantas. Drama ijazah palsu hari ini, jangan terjadi lagi di masa depan. Jagalah integritas, kembangkan jaringan pertemanan, kembangkan bakat-minat, raihlah selembar ijazah yang benar-benar asli walau dengan sejuta drama. Itu lebih terhormat dari pada penuh drama untuk membuktikan keasliannya. Hidup mahasiswa!</p>



<p><em>Dr. Abdullah Khusairi, MA, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama<br>Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang</em></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/selembar-ijazah-sejuta-drama/">Selembar Ijazah, Sejuta Drama</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225457</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Racana Rohana Kudus UIN IB Padang Gelar Pekan Kreasi dan Prestasi, Diikuti 19 Sekolah se-Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/racana-rohana-kudus-uin-ib-padang-gelar-pekan-kreasi-dan-prestasi-diikuti-19-sekolah-se-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 10:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=214398</guid>

					<description><![CDATA[<p>InfoLanggam &#8211; Racana Rohana Kudus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang gelar Pekan Kreasi dan Prestasi (PERSI) ke-6 dengan mengangkat tema “Berkarya Tanpa Batas Menuju Pramuka Berpretasi”. Acara pembukaan PERSI ini dilaksanakan di kampus 2 UIN IB Padang yang diikuti oleh 19 sekolah tingkat SLTA, MAN, SMA, dan SMK yang ada di Sumatra Barat sebanyak 150 orang peserta. Ketua PERSI ke-6, Saqif menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana adalah berkat kerja sama UIN IB Padang dan pihak luar yang tidak mengikat. Saqif menjelaskan bahwa kegiatan ini akan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/racana-rohana-kudus-uin-ib-padang-gelar-pekan-kreasi-dan-prestasi-diikuti-19-sekolah-se-sumbar/">Racana Rohana Kudus UIN IB Padang Gelar Pekan Kreasi dan Prestasi, Diikuti 19 Sekolah se-Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>InfoLanggam &#8211; </strong>Racana Rohana Kudus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang gelar Pekan Kreasi dan Prestasi (PERSI) ke-6 dengan mengangkat tema “Berkarya Tanpa Batas Menuju Pramuka Berpretasi”. </p>



<p>Acara pembukaan PERSI ini dilaksanakan di kampus 2 UIN IB Padang yang diikuti oleh 19 sekolah tingkat SLTA, MAN, SMA, dan SMK yang ada di Sumatra Barat sebanyak 150 orang peserta.</p>



<p>Ketua PERSI ke-6, Saqif menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana adalah berkat kerja sama UIN IB Padang dan pihak luar yang tidak mengikat.</p>



<p>Saqif menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari mulai dari tanggal 23 sampai dengan 26 Oktober 2024. Ia berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik, sekaligus dapat meningkatkan kompetensi peserta.</p>



<p>Wakil Rektor UIN IB Padang Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof Welhendri Azwar MSi PhD mengungkapkan pentinya menjaga sportifitas, menjalin persahabatan serta berpegang tri setia dan dasadharma pramuka. </p>



<p>&#8220;Dengan demikian kompetisi PERSI ini dapat terlaksana dengan baik,&#8221; ujar Welhendri.</p>



<p>Ketua Gugus Depan, Dr Aprizal Ahmad MPd menyebutkan baha kegiatan PERSI ini memiliki makna yang positif, di samping memperkuat silaturrahmi antar sekolah. </p>



<p>&#8220;Kemudia juga melihat secara lebih dekat kampus 2 UIN IB Padang, sedangkan kampus 3 juga memiliki view yang menarik lagi, bila juga berminat masuk jadi keluarga besar UIN IB Padang,&#8221; ucapnya. </p>



<p>Untuk beberapa hari ke depan, kata Aprizal, ada beberapa kegiatan yang dapat diikuti seperti pionering, lomba musicalisasi, dan lomba baris berbaris, serta kegiatan lainnya.<strong> (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/racana-rohana-kudus-uin-ib-padang-gelar-pekan-kreasi-dan-prestasi-diikuti-19-sekolah-se-sumbar/">Racana Rohana Kudus UIN IB Padang Gelar Pekan Kreasi dan Prestasi, Diikuti 19 Sekolah se-Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rektor UIN Imam Bonjol Padang Turut Pantau Pelaksanaan SKD CPNS Kemenag 2024</title>
		<link>https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-padang-turut-pantau-pelaksanaan-skd-cpns-kemenag-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 07:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Imam Bonjol Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=214241</guid>

					<description><![CDATA[<p>InfoLanggam &#8211; Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2024 dilaksanakan di Ballroom Hotel Kyriad, Senin (21/10/2024_. Pelaksanaan SKD langsung dipantau oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Dr H Mahyudin MA, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Hj Martin Kustati MPd, Kepala Balai Diklat Kementerian Agama Kota Padang, Drs H Risani MH. Total peserta yang mengikuti SKD CPNS pada hari tersebut berjumlah 1600 orang. Seleksi ini dibagi kepada empat sesi, yang mana tiap sesi akan diikuti sebanyak 400 peserta. Antusias yang luar biasa dapat dilihat dari banyaknya para peserta yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-padang-turut-pantau-pelaksanaan-skd-cpns-kemenag-2024/">Rektor UIN Imam Bonjol Padang Turut Pantau Pelaksanaan SKD CPNS Kemenag 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>InfoLanggam &#8211; </strong>Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2024 dilaksanakan di Ballroom Hotel Kyriad, Senin (21/10/2024_.</p>



<p>Pelaksanaan SKD langsung dipantau oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Dr H Mahyudin MA, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Hj Martin Kustati MPd, Kepala Balai Diklat Kementerian Agama Kota Padang, Drs H Risani MH.</p>



<p>Total peserta yang mengikuti SKD CPNS pada hari tersebut berjumlah 1600 orang. Seleksi ini dibagi kepada empat sesi, yang mana tiap sesi akan diikuti sebanyak 400 peserta. </p>



<p>Antusias yang luar biasa dapat dilihat dari banyaknya para peserta yang datang lebih awal dari jadwal yang sudah ditentukan. Kedatangan lebih awal ini juga tentunya akan memudahkan panitia dan para peserta untuk melakukan proses registrasi.</p>



<p>SKD CPNS Kementerian Agama Tahun 2024 yang berlangsung di Kyriad Bumi Minang Hotel di Padang ini sudah dimulai sejak Jumat (18/10/2024) hingga Sabtu (26/10/2024) dengan jumlah peserta ‌16.954 orang.</p>



<p>SKD CPNS wilayah Sumatra Barat, untuk kemeterian Agama berlangsung di dua tempat, Kyriad Bumi Minang Hotel di Padang dan Universitas Islam Negeri Sjech Djamil Jambek di Bukittinggi. </p>



<p>Tidak hanya tim dari Kementerian Agama dan BKN, satuan Pamong Praja pun dilibatkan untuk membantu kelancaran proses seleksi CPNS ini.<strong> (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rektor-uin-imam-bonjol-padang-turut-pantau-pelaksanaan-skd-cpns-kemenag-2024/">Rektor UIN Imam Bonjol Padang Turut Pantau Pelaksanaan SKD CPNS Kemenag 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214241</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/88 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-04 19:59:13 by W3 Total Cache
-->