<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Terorisme Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/terorisme/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/terorisme/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Apr 2022 10:19:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Terorisme Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/terorisme/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>391 Pengikut NII Dharmasraya Cabut Baiat, Ketua DPRD Sumbar: Harus Dicari Akar Persoalan</title>
		<link>https://langgam.id/391-pengikut-nii-dharmasraya-cabut-baiat-ketua-dprd-sumbar-harus-dicari-akar-persoalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2022 10:19:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154936</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ketua DPRD Sumbar menilai persoalan NII belum tuntas dengan hanya 391 orang cabut baiat. Langgam.id &#8211; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Barat (Sumbar), Supardi meminta pemerintah daerah untuk mencari akar persoalan terlibatnya masyarakat dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII). Pernyataan itu menanggapi terkait 391 mantan anggota NII di Kabupaten Dharmasraya mengikuti acara cabut baiat masal dan bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022). Adanya pengikut NII yang cabut baiat, Supardi mengapresiasi kepolisian dan pemerintah daerah, karena hal itu menjadi bukti bahwa doktrin</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/391-pengikut-nii-dharmasraya-cabut-baiat-ketua-dprd-sumbar-harus-dicari-akar-persoalan/">391 Pengikut NII Dharmasraya Cabut Baiat, Ketua DPRD Sumbar: Harus Dicari Akar Persoalan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Ketua DPRD Sumbar menilai persoalan NII belum tuntas dengan hanya 391 orang cabut baiat.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Barat (Sumbar), Supardi meminta pemerintah daerah untuk mencari akar persoalan terlibatnya masyarakat dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).</p>
<p dir="ltr">Pernyataan itu menanggapi terkait 391 mantan anggota NII di Kabupaten Dharmasraya mengikuti acara cabut baiat masal dan bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Adanya pengikut NII yang cabut baiat, Supardi mengapresiasi kepolisian dan pemerintah daerah, karena hal itu menjadi bukti bahwa doktrin yang dilakukan NII kepada masyarakat tidak kuat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sehingga, dengan sentuhan yang bijak, <em>Alhamdulillah</em> mereka bisa kembali lagi ke Ibu Pertiwi, ke NKRI,&#8221; ujar Supardi kepada <em>langgam.id</em> di Gedung DPRD Sumbar, Kamis (28/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Persoalan NII, lanjut Supardi, tentu saja tidak hanya sampai 391 orang itu cabut baiat, namun harus dituntaskan. Pemerintah, sebut Supardi, harus mencari akar persoalan mengapa masyarakat mempunyai pemahaman seperti NII tersebut.</p>
<p dir="ltr">Pemerintah, lanjut Supardi, tidak boleh lengah, sebab kalau lengah, maka bisa saja muncul semacam NII lainnya di daerah kabupaten kota lain.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ini cukup menjadi pelajaran, bahwa masyarakat masih rentan terhadap isu dan provokasi yang itu sesungguhnya merugikan semuanya,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara, untuk masyarakat yang belum cabut baiat, Supardi yakin hal itu hanya masalah waktu saja. Kedepan pemerintah harus melibatkan tokoh ulama seperti MUI dalam mencarikan solusi terhadap NII ini. Pemerintah harus melakukan pembinaan kepada masyarakat.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/kata-pengamat-terorisme-soal-ratusan-pengikut-nii-di-dharmasraya-cabut-baiat/">Kata Pengamat Terorisme Soal Ratusan Pengikut NII di Dharmasraya Cabut Baiat</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Pemerintah harus melibatkan tokoh ulama, pemerintah harus melakukan pembinaan karena isunya negara Islam, ranah ulama, maka dilakukan oleh ustadz dan buya,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/391-pengikut-nii-dharmasraya-cabut-baiat-ketua-dprd-sumbar-harus-dicari-akar-persoalan/">391 Pengikut NII Dharmasraya Cabut Baiat, Ketua DPRD Sumbar: Harus Dicari Akar Persoalan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154936</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kata Pengamat Terorisme Soal Ratusan Pengikut NII di Dharmasraya Cabut Baiat</title>
		<link>https://langgam.id/kata-pengamat-terorisme-soal-ratusan-pengikut-nii-di-dharmasraya-cabut-baiat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2022 09:55:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154934</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pengamat terorisme, Zaim Rais turut mengomentari adanya pengikut NII yang cabut baiat di Dharmasraya. Langgam.id &#8211; Pengamat terorisme yang juga mantan Ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatra Barat (Sumbar), Zaim Rais menanggapi terkait 391 pengikut Negara Islam Indonesia (NII) menyatakan cabut baiat di Dharmasraya. Zaim mengaku tambah bingung dengan adanya 391 pengikut NII yang cabut baiat dan mengucapkan sumpah setia ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Padahal, kata Zain, sebelumnya polisi menyebut ada 1.125 orang warga Sumbar terlibat NII. &#8220;Kalau kemaren diinformasikan ada 300-an yang menyatakan cabut baiat, maka ini tambah membingungkan lagi, apa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-pengamat-terorisme-soal-ratusan-pengikut-nii-di-dharmasraya-cabut-baiat/">Kata Pengamat Terorisme Soal Ratusan Pengikut NII di Dharmasraya Cabut Baiat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pengamat terorisme, Zaim Rais turut mengomentari adanya pengikut NII yang cabut baiat di Dharmasraya.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pengamat terorisme yang juga mantan Ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatra Barat (Sumbar), Zaim Rais menanggapi terkait 391 pengikut Negara Islam Indonesia (NII) menyatakan cabut baiat di Dharmasraya.</p>
<p dir="ltr">Zaim mengaku tambah bingung dengan adanya 391 pengikut NII yang cabut baiat dan mengucapkan sumpah setia ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p dir="ltr">Padahal, kata Zain, sebelumnya polisi menyebut ada 1.125 orang warga Sumbar terlibat NII.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau kemaren diinformasikan ada 300-an yang menyatakan cabut baiat, maka ini tambah membingungkan lagi, apa benar ini asalnya sebanyak 1.125, saya tidak langsung bisa percaya, karena kita harus bertolak dari fakta riil di lapangan, apa iya ada, siapa pemimpinnya, apa afiliasinya? Harus jelas,&#8221; ujar Zaim kepada langgam.id, Kamis (28/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Harusnya, lanjut Zaim, Polri menyampaikan data lebih lanjut terkait keberadaan seribuan anggota NII di Sumbar. Selain itu, dia juga mendorong pemerintah daerah untuk membentuk tim yang terdiri dari akademisi untuk melacak keberadaan anggota NII itu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Meski demikian, saya tidak menolak kemungkinan adanya orang yang menjadikan Islam sebagai ideologi, itu ada di mana saja. Kita kan sekarang didukung oleh teknologi informasi. Dengan itu, kontak dan komunikasi orang tidak lagi dibatasi oleh antar atau intra-provinsi, tapi bahkan bisa internasional,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Sumbar, sebut Zaim, belum pernah memiliki track record sebagai basis gerakan NII. Memang pada awal kemerdekaan di Sumbar muncul Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan itu bukan gerakan pemberontakan.</p>
<p dir="ltr">PDRI adalah kepada perpanjangan tangan pemerintahan RI, sedangkan PRRI lebih kepada menuntut pada otonomi. Sumbar tidak pernah punya track record, tidak punya sejarah, menjadi basis gerakan berbasis Islam. Meski dulu Masyumi pernah besar di Sumbar, tapi itu adalah nasionalis.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/cabut-baiat-sebagai-anggota-nii-lebih-300-warga-dharmasraya-kembali-sumpah-setia-untuk-nkri/">Cabut Baiat sebagai Anggota NII, Lebih 300 Warga Dharmasraya Kembali Sumpah Setia untuk NKRI</a></strong></p>
<p dir="ltr">Dia juga hampir menjalani semua daerah di 19 kota/kabupaten. Selama ini tidak ada informasi bahwa di daerah tertentu ada basis gerakan semacam NII.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mungkin yang ada selama ini adalah HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), tapi HTI beda haluannya dengan NII,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-pengamat-terorisme-soal-ratusan-pengikut-nii-di-dharmasraya-cabut-baiat/">Kata Pengamat Terorisme Soal Ratusan Pengikut NII di Dharmasraya Cabut Baiat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154934</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cerita Mantan Jemaah Diduga Jaringan NII di Dharmasraya, Ajarannya Sebut Pancasila Tagut</title>
		<link>https://langgam.id/cerita-mantan-jemaah-diduga-jaringan-nii-di-dharmasraya-ajarannya-sebut-pancasila-tagut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 09:40:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[NII Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154858</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Dharmasraya &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Diduga kelompok Jaringan Teroris NII di Dharmasraya, sebut Pancasila Tagut. Langgam.id &#8211; Detasemen Khsusus (Densus) 88 Anti Teror telah menangkap 16 anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu. Kemudian, disebutkan ada sekitar 1.125 orang di Sumbar yang diduga masuk dalam jaringan tersebut. Data polisi, seribuan orang yang diduga masuk dalam jaringan teroris itu tersebar di Tanah Datar dan Dharmasraya, salah satunya Suparman (52). Menurut Suparman, ia memang sempat bergabung dengan salah satu kelompok pengajian sekitar tahun 2015. Kemudian, tahun 2016 ia memutuskan untuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cerita-mantan-jemaah-diduga-jaringan-nii-di-dharmasraya-ajarannya-sebut-pancasila-tagut/">Cerita Mantan Jemaah Diduga Jaringan NII di Dharmasraya, Ajarannya Sebut Pancasila Tagut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Dharmasraya &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Diduga kelompok Jaringan Teroris NII di Dharmasraya, sebut Pancasila Tagut.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Detasemen Khsusus (Densus) 88 Anti Teror telah menangkap 16 anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu. Kemudian, disebutkan ada sekitar 1.125 orang di Sumbar yang diduga masuk dalam jaringan tersebut.</p>
<p dir="ltr">Data polisi, seribuan orang yang diduga masuk dalam jaringan teroris itu tersebar di Tanah Datar dan Dharmasraya, salah satunya Suparman (52).</p>
<p dir="ltr">Menurut Suparman, ia memang sempat bergabung dengan salah satu kelompok pengajian sekitar tahun 2015. Kemudian, tahun 2016 ia memutuskan untuk keluar dari pengajian itu, karean merasa janggal dengan kajian yang disampaikan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Awalnya saya bergabung karena belajar tentang agama, kalau kita dibawa ke agama siapa yang tidak mau? Kalau dibawa merampok baru kita tidak mau,&#8221; ujar Suparman saat ditemui di Nagari Empat Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (27/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Salah satu hal yang mendorong keluar dari pengajian, kata Suparman, karena isi kajian mulau meronron ke dasar negara, Pancasial.</p>
<p dir="ltr">Bahkan, lanjut Suparman, dalam kajian kelompok itu, Pancasila disebut Tagut, dan pengajian itu juga kerap mengkritik pemerintah dan Negara Kesatauan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p dir="ltr">Jadi, sebut Suparman, pengajian yang ia ikuti itu telah melenceng dari sebelumnya tentang tauhid dalam Islam. Bahkan, Suparman juga sempat membawa keluarganya untuk bergabung. Namun, menyatakan berhenti setelah pemikiran mereka menyerang Pancasila.</p>
<p dir="ltr">Meskipun telah keluar sejak lima tahun yang lalu dari pengajian, kata Suparman, namanya masih tercatat sebagai anggota. &#8220;Kalau saya punya jiwa patriot, saya asli Jawa, tidak bisa saya lepas itu, saya kalau soal berapa orang waktu itu tidak tahu karena saya belum sempat terlalu dalam,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Diceritakan Suparman, awalnya ia ikut pengajian itu karena diajak seseorang bernama Arif. Di awal, ia mengaku diajarkan bagaimana inti ajaran Islam. Namun, lama-kelamaan, mereka mulai mengajarkan bahwa Pancasila Tagut.</p>
<p dir="ltr">Kemudian, cara berdakwah kelompok itu, lanjut Suparman, dilakukan secara <em>door to door</em>. Awalnya, diajarkan soal tauhid, sekitar satu tahun mulai mengajarkan terkait politik dan Pancasila Tagut.</p>
<p dir="ltr">Suparman mengaku juga tidak tahu siapa yang membawa ajaran itu ke Dharmasraya. &#8220;Awalnya kita duduk-duduk, lalu dia datang tanya-tanya bagaimana agama kamu? Kira kira kita mau dak? Mereka mengajarkan mendalami agama supaya taat ibadahnya, tau dengan hukum agama, cuman setelah satu tahun kok malah dibelokkan ke sini, masalah mengkritik pemerintahan malah yang ada,&#8221; sebutnya.</p>
<p dir="ltr">Lalu, terkait tuduhan Mabes Polri bahwa kelompoknya bernama NII, Suparman mengaku tidak pernah mengetahui nama itu. Selama pengajian, ia tidak mendengar bahwa kelomponya bernama NII.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, menurut Suparman, dalam kegiatan tersebut baru soal pikiran saja yang mengarah pada radikalisme dan belum sampai pada tindakan tertentu.</p>
<h3 dir="ltr">Cabut Baiat Mantan Anggota NII</h3>
<p dir="ltr">Detasamen Khusus Antiteror  juga bakal mengelar cabut masal baiat mantan anggota NII dan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Rabu (27/4/2022) sore. Acara diikuti oleh sekitar 300 lebih anggota yang dituduh NII.</p>
<p dir="ltr">Adanya kegiatan itu, Suparman mengaku senang dengan adanya kegiatan ini karena hal itu juga akan membersihkan nama baiknya. Sebab sebelumnya sejak keluar pada tahun 2016 dia tidak tahu mengadu kemana akan mengadu untuk membersihkan namanya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya sangat setuju dengan acara baiat kembali ke NKRI ini, dengan begitu nama saya bisa dibersihkan karena selama lima tahun saya tidak tahu mau mengadu kemana,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Diberitakan sebelumnya, Mabes Polri menyebut, anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia atau NII dim Sumbar mencapai 1.125 orang.</p>
<p dir="ltr">Jaringan NII sudah berkembang masif di Indonesia. Di antaranya di Jakarta. Jawa Barat, Bali, Maluku dan Sumatra Barat,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadahan dalam konferensi pers Senin (11/4/2022).</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/polisi-sebut-nii-sumbar-gunakan-golok-untuk-gulingkan-rezim-lkaam-mustahil/">Polisi Sebut NII Sumbar Gunakan Golok untuk Gulingkan Rezim, LKAAM: Mustahil</a></strong></p>
<p dir="ltr">Khusus di Sumbar, kata Ramdhan, sesuai keterangan para tersangka yang telah berhasil diamankan, NII sudah berada pada tingkatan atau cabang. Anggota mencapai 1.125 anggota di Sumbar. 400 orang di antaranya merupakan personal aktif dan selebihnya non aktif, sudah dibaiat, namun belum aktif dalam kegiatan NII.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Dharmasraya – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cerita-mantan-jemaah-diduga-jaringan-nii-di-dharmasraya-ajarannya-sebut-pancasila-tagut/">Cerita Mantan Jemaah Diduga Jaringan NII di Dharmasraya, Ajarannya Sebut Pancasila Tagut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soal Jaringan NII di Sumbar, Sosiolog Agama UIN IB Padang Nilai Pemda Defensif</title>
		<link>https://langgam.id/soal-jaringan-nii-di-sumbar-sosiolog-agama-uin-ib-padang-nilai-pemda-defensif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nandito Putra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2022 09:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Teroris NII]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[UIN IB Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154264</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sosiolog Agama UIN IB Padang nilai pemerintah di Sumbar defensif tanggapi isu terorisme. Langgam.id &#8211; Dosen Sosiologi-Antropologi Agama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, Sefriyono menilai pemerintah daerah di Sumatra Barat (Sumbar) terlalu defensif menghadapi tuduhan seribuan masyarakat Sumbar masuk dalam jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII). Sosiolog Agama UIB IB Padang itu mengatakan, harusnya pemerintah segara mengoreksi dan menelusuri lebih jauh terkait dugaan seribuan warga Sumbar masuk dalam jaringan NII. Jika itu dilakukan, lanjut Sefriyono, maka akan lebih baik, supaya tidak ada kesimpang-siuran informasi di kalangan masyarakat. Sefriyono memandang, bahwa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-jaringan-nii-di-sumbar-sosiolog-agama-uin-ib-padang-nilai-pemda-defensif/">Soal Jaringan NII di Sumbar, Sosiolog Agama UIN IB Padang Nilai Pemda Defensif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sosiolog Agama UIN IB Padang nilai pemerintah di Sumbar defensif tanggapi isu terorisme.</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Dosen Sosiologi-Antropologi Agama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, Sefriyono menilai pemerintah daerah di Sumatra Barat (Sumbar) terlalu defensif menghadapi tuduhan seribuan masyarakat Sumbar masuk dalam jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII).</p>
<p>Sosiolog Agama UIB IB Padang itu mengatakan, harusnya pemerintah segara mengoreksi dan menelusuri lebih jauh terkait dugaan seribuan warga Sumbar masuk dalam jaringan NII.</p>
<p>Jika itu dilakukan, lanjut Sefriyono, maka akan lebih baik, supaya tidak ada kesimpang-siuran informasi di kalangan masyarakat.</p>
<p>Sefriyono memandang, bahwa maraknya temuan adanya dugaan terorisme di Sumbar merupakan kenyataan sosial yang ada. &#8220;Pihak berwenang tentu punya kode etik mengapa seseorang disebut teroris,&#8221; ujar Sefriyono kepada <em>langgam.id</em>, Rabu (20/4/2022).</p>
<p>Namun, Sefriyono juga meminta agar pihak terkait, polisi atau dneus menjelaskan ke masyarakat terkait kejelasan soal jaringan NII atau teroris tersebut. &#8220;Densus harus menjelaskan kepada masyarakat, seperti apa? Bagaimana relasinya di tengah masyarakat. Ini kan tidak sederhana, sebab gerakannya klandestin dan tak terlihat. Harus ada bukti-bukti yang jelas,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lalu, Sefriyono meminta agar isu NII ingin menggulingkan pemerintah juga ditindaklanjuti. &#8220;Kalau mereka punya agenda latihan fisik, di mana? Kalau mereka merakit senjata, di mana? Ini kan perlu dijelaskan oleh Densus anti teror dan Badan Nasional Penanggulan Terorisme, agar masyarakat tidak berspekulasi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Seharunya, kata Sefriyono, Pemda mengoreksi terkait kondisi sosial masyarakat, apakah terpapar paham radikalisme dan terlibat jaringan kelompok radikal. Sebab, saat ini pesan-pesan dakwah yang disampaikan, banyak dilakukan tanpa mengedepankan dialog.</p>
<p>&#8220;Selama ini kita selalu defensif, seolah-olah (radikalisme dan terorisme) tidak ada. Kita harus memperhatikan itu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dia menambahkan, terkait temuan Densus 88 Anti Teror, diharapkan ada pengembangan lebih dalam oleh Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/kata-gubernur-soal-jaringan-teroris-nii-di-sumbar-banyak-bias-karena-belum-jelas/">Kata Gubernur Soal Jaringan Teroris NII di Sumbar: Banyak Bias karena Belum Jelas</a></strong></p>
<p>&#8220;Tiap-tiap propinsi punya FKPT. Kalau bisa, gandeng perguruan tinggi dan pusat penelitian untuk menyelesaikan akar masalah ini,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-jaringan-nii-di-sumbar-sosiolog-agama-uin-ib-padang-nilai-pemda-defensif/">Soal Jaringan NII di Sumbar, Sosiolog Agama UIN IB Padang Nilai Pemda Defensif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Terorisme, RT Diminta Awasi Warga Pendatang, Mahyeldi: Hidupkan Lapor 2 Kali 24 Jam</title>
		<link>https://langgam.id/rt-diminta-awasi-warga-pendatang-guna-cegah-terorisme-mahyeldi-hidupkan-lapor-2-kali-24-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2022 08:07:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NII]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154270</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Gubernur Sumbar meminta kepala daerah agar mengawasi warga pendatang di tingkat pemerintahan terendah seperti RT dan nagari. Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi merespon temuan Mabes Polri soal jaringan terorisme Negara Islam Indonesia (NII). Dia meminta kepala daerah agar mengawasi warga pendatang di tingkat pemerintahan terendah seperti RT dan nagari. Dia menjelaskan, perlu ada kerjasama semua pihak untuk mengantisipasi adanya radikalisme di Sumbar. Perlu juga kerjasama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat oleh seluruh Forkompinda dalam menangkal radikalisme. &#8220;Kita menekankan kepada bupati wali kota kepada tingkat pemerintahan terendah sampai pada tingkat RT yaitu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rt-diminta-awasi-warga-pendatang-guna-cegah-terorisme-mahyeldi-hidupkan-lapor-2-kali-24-jam/">Cegah Terorisme, RT Diminta Awasi Warga Pendatang, Mahyeldi: Hidupkan Lapor 2 Kali 24 Jam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Gubernur Sumbar meminta kepala daerah agar mengawasi warga pendatang di tingkat pemerintahan terendah seperti RT dan nagari.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi merespon temuan Mabes Polri soal jaringan terorisme Negara Islam Indonesia (NII).</p>
<p dir="ltr">Dia meminta kepala daerah agar mengawasi warga pendatang di tingkat pemerintahan terendah seperti RT dan nagari.</p>
<p dir="ltr">Dia menjelaskan, perlu ada kerjasama semua pihak untuk mengantisipasi adanya radikalisme di Sumbar. Perlu juga kerjasama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat oleh seluruh Forkompinda dalam menangkal radikalisme.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita menekankan kepada bupati wali kota kepada tingkat pemerintahan terendah sampai pada tingkat RT yaitu menghidupkan lapor 2 kali 24 jam,&#8221; katanya saat konferensi pers di Istana Gubernur Sumbar, Rabu (20/4/2022)</p>
<p dir="ltr">Sehingga memang warga pendatang dapat diketahui di RT setempat. Mudah-mudahan dengan tindakan itu terangnya, dapat mendeteksi dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tamu-tamu yang datang harus melapor sehingga mudah untuk dicegah,&#8221; tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Dia juga mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspdaan terhadap paham-paham radikal. Masyarakat diajak waspadai paham radikal dan cermat terhadap itu. Termasuk semua pihak agar mewaspadai itu.</p>
<p dir="ltr">Kemudian, perlu juga menurut Mahyeldi agar antara Forkompinda dan pemerintah kabupaten kota berbagi informasi. Dengan informasi yang cepat tentu akan lebih cepat pula tindakan dan meminimalisir hal yang terjadi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi itu hal hal yang harus dilakukan baik di tengah masyarakat, pemerintah, Polri. Semua harus bahu membahu dan bersinergi mendeteksi dan meminimalisir potensi radikalisme di tengah masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Pemprov menurutnya terus mengadakan koordinasi dengan Forkompinda lewat rapat rutin sekali sebulan. Selain itu Forkompinda juga menggelar rapat jika memang sedang membahas hal-hal tertentu.</p>
<p dir="ltr">Menurut dia, pemerintah telah banyak berupaya meminimalisir potensi radikalisme.</p>
<p dir="ltr">Diantaranya seperti mengadakan sosialisasi di tengah masyarakat oleh pemerintah, sosialisasi di sekolah, di pesantren Ramadan, dan berbagai usaha lainnya.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/pandangan-sosiolog-agama-uin-ib-soal-ribuan-masyarakat-sumbar-diduga-terlibat-nii/">Pandangan Sosiolog Agama UIN IB Soal Ribuan Masyarakat Sumbar Diduga Terlibat NII</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita menyampaikan pesan tidak hanya agama, tetapi juga tentang pengetahuan nasional dan wawasan nusantara,&#8221; ujarnya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rt-diminta-awasi-warga-pendatang-guna-cegah-terorisme-mahyeldi-hidupkan-lapor-2-kali-24-jam/">Cegah Terorisme, RT Diminta Awasi Warga Pendatang, Mahyeldi: Hidupkan Lapor 2 Kali 24 Jam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154270</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kata Gubernur Soal Jaringan Teroris NII di Sumbar: Banyak Bias karena Belum Jelas</title>
		<link>https://langgam.id/kata-gubernur-soal-jaringan-teroris-nii-di-sumbar-banyak-bias-karena-belum-jelas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2022 13:40:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Teroris NII]]></category>
		<category><![CDATA[Mahyeldi Ansharullah]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154204</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kata Mahyeldi, data jarigan teroris NII di Sumbar itu perlu penjelasan, agar tak bias informasi. Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mulai merespons soal keberadaan jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII) sebagaimana data dari Mabes Polri yang tersebar di daerahnya, Selasa (19/4/2022). Menurut Mahyeldi, yang punya data soal NII itu poilisi, dan sebenarnya itu perlu dijelaskan, supaya tidak terjadi bias informasi. Saat ini, sebut Mahyeldi, informasi seputar jaringan teroris NII itu bias. &#8220;Sekarang saya kira sudah bias, ada yang mengatakan tertangkap seribu, kemudian ada lagi sekian ribu, itu kan perlu dijelaskan,&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-gubernur-soal-jaringan-teroris-nii-di-sumbar-banyak-bias-karena-belum-jelas/">Kata Gubernur Soal Jaringan Teroris NII di Sumbar: Banyak Bias karena Belum Jelas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Kata Mahyeldi, data jarigan teroris NII di Sumbar itu perlu penjelasan, agar tak bias informasi.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mulai merespons soal keberadaan jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII) sebagaimana data dari Mabes Polri yang tersebar di daerahnya, Selasa (19/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Menurut Mahyeldi, yang punya data soal NII itu poilisi, dan sebenarnya itu perlu dijelaskan, supaya tidak terjadi bias informasi.</p>
<p dir="ltr">Saat ini, sebut Mahyeldi, informasi seputar jaringan teroris NII itu bias. &#8220;Sekarang saya kira sudah bias, ada yang mengatakan tertangkap seribu, kemudian ada lagi sekian ribu, itu kan perlu dijelaskan,&#8221; ujar Mahyeldi di Padang, Selasa (19/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Pengakuan dan sepengatuannya, Mahyeldi mengaku bahwa tidak ada sejarah mencatat NII itu pusatnya di Sumbar. NII, katanya, ada di daerah lain, dan tak perlu disebutkan pusatnya di Sumbar.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Makanya, saya kira banyak yang bias karena kebelumjelasan tentang itu, apalagi ada yang mengatakan mereka akan menggulingkan pemerintahan, saya pikir itu terlalu,&#8221; tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Dengan demikian, Mahyeldi meminta, agar pihak yang berkepentingan (soal jaringan teroris NII) memberikan penjelasan, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dan tanggapan yang berbeda satu dengan yang lainnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Apalagi, sebelum ini juga dikatakan ada beberapa kota di Sumatra Barat  intoleran, ini kan beriringan, ketika itu disebarkan, kemudian ada berita seperti ini, jangan dikaitkan lagi,&#8221; ucapnya.</p>
<p dir="ltr">Lalu, Mahyeldi juga mengomentari adanya tiga daerah yang disebut intoleran seperti Padang, Pariaman, dan Padang Panjang. Dia mempertanyakan apa ukuran hal seperti itu. Apalagi hal seperti itu sudah jadi makanan tahunan bagi Sumbar.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Masa Padang Panjang, dikatakan intoleran? Begitu juga Pariaman dan Padang. Apa ukuran untuk itu, jadi kita harapkan NGO seperti ini jangan diamini saja, saya kira perlu dikontrol juga oleh pemerintah supaya tidak menimbulkan interpretasi seperti ini,&#8221; paparnya.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, sebut Mahyeldi, Sumbar juga sudah sering dapat label semacam itu (intoleran-red) seperti mengatakan daerah lain lebih islami dari Padang, kemudian indeks demokrasi, dan lainnya.</p>
<p dir="ltr">Diberitakan sebelumnya, Mabes Polri menyebut bahwa anggota jaringan teroris NII di Sumbar mencapai 1.125 orang.</p>
<p dir="ltr">Data polisi, jaringan teroris NII sudah berkembang masif di Indonesia. Di antaranya di Jakarta. Jawa Barat, Bali, Maluku dan Sumatra Barat.</p>
<p dir="ltr">Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadahan dalam konferensi persnya mengatakan, khusus di Sumbar, NII sudah berada pada tingkatan atau cabang.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/nii-sumbar-disebut-siapkan-golok-untuk-lengserkan-pemerintahan-jokowi/">NII Sumbar Disebut Siapkan Golok untuk Lengserkan Pemerintahan Jokowi</a></strong></p>
<p dir="ltr">Tidak hanya itu, anggota NII di Sumbar juga disebutkan mencapai 1.125 orang. 400 orang di antaranya merupakan personal aktif dan selebihnya non aktif, sudah dibaiat, namun belum aktif dalam kegiatan NII.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-gubernur-soal-jaringan-teroris-nii-di-sumbar-banyak-bias-karena-belum-jelas/">Kata Gubernur Soal Jaringan Teroris NII di Sumbar: Banyak Bias karena Belum Jelas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Densus 88: NII Sumbar Berupaya Lengserkan Pemerintahan Jokowi Jelang Pemilu 2024</title>
		<link>https://langgam.id/densus-88-nii-sumbar-berupaya-lengserkan-pemerintahan-jokowi-jelang-pemilu-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2022 23:15:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Negara Islam Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[NII Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=154114</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Jaringan Teroris NII Sumbar Berupaya Lengserkan Pemerintahan Jokowi Jelang Pemilu 2024 Langgam.id- Densus 88 Polri menyebut, jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat atau Sumbar berupaya lengserkan pemerintahan Presiden Jokowi jelang Pemilu 2024. Anggota NII Sumbar mencapai 1.125 orang. Baca Juga: Polri: 16 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sumbar Diduga Jaringan NII &#8220;Rencana yang dipersiapkan jaringan NII Sumbar upaya melengserkan pemerintah yang berdaulat sebelum Pemilu 2024,&#8221; kata Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar dikutip dari Tempo.co, Senin, 18 April 2022. Kata Aswin, ini diketahui setelah Densus 88 menangkap 16 orang anggota</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-nii-sumbar-berupaya-lengserkan-pemerintahan-jokowi-jelang-pemilu-2024/">Densus 88: NII Sumbar Berupaya Lengserkan Pemerintahan Jokowi Jelang Pemilu 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Jaringan Teroris NII Sumbar Berupaya Lengserkan Pemerintahan Jokowi Jelang Pemilu 2024</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id-</strong> Densus 88 Polri menyebut, jaringan teroris Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat atau Sumbar berupaya lengserkan pemerintahan Presiden Jokowi jelang Pemilu 2024. Anggota NII Sumbar mencapai 1.125 orang.</p>
<p><a href="https://langgam.id/polri-16-terduga-teroris-yang-ditangkap-di-sumbar-diduga-jaringan-nii/"><strong>Baca Juga: Polri: 16 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sumbar Diduga Jaringan NII</strong></a></p>
<p>&#8220;Rencana yang dipersiapkan jaringan NII Sumbar upaya melengserkan pemerintah yang berdaulat sebelum Pemilu 2024,&#8221; kata Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar dikutip dari Tempo.co, Senin, 18 April 2022.</p>
<p>Kata Aswin, ini diketahui setelah Densus 88 menangkap 16 orang anggota NII di Sumbar beberapa waktu yang lalu. Polri menemukan sejumlah barang bukti usai penangkapan di Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Payakumbuh.</p>
<p>Ia mengatakan, barang bukti yang ditemukan dari penangkapam tersebut di antaranya, berupa dokumen tertulis berupa visi dan misi yang persis dengan NII Kartosuwiryo</p>
<p>Dokumen tersebut menunjukkan, mereka akan mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan Indonesia dengan syari’at Islam, sistem khilafah, dan hukum Islam.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, jaringan NII mulai berkembang masif di Indonesia. Terutama di Sumbar, Jakarta dan Jawa Barat.</p>
<p><a href="https://langgam.id/polisi-ada-1-125-anggota-jaringan-teroris-nii-di-sumbar/"><strong>Baca Juga: Polisi: Ada 1.125 Anggota Jaringan Teroris NII di Sumbar</strong></a></p>
<p>&#8220;Di Sumbar anggota NII mencapai 1.125 orang. Sebanyak 400 orang di antarany personal aktif dan selebihnya non aktif,&#8221; ujarnya saat konferensi pers Senin (11/4/2022).</p>
<p>Kata dia, jumlah anggota NII di Sumbar tersebar di Kabupaten Dharmasraya sebanyak 833 orang dan 292 orang di Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>&#8220;Proses rekrutmen anggota NII terstruktur dan sistematis. Warga NII harus melalui 4 tahapan yang mereka sebut pencorakan,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-nii-sumbar-berupaya-lengserkan-pemerintahan-jokowi-jelang-pemilu-2024/">Densus 88: NII Sumbar Berupaya Lengserkan Pemerintahan Jokowi Jelang Pemilu 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154114</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi: Ada 1.125 Anggota Jaringan Teroris NII di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-ada-1-125-anggota-jaringan-teroris-nii-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2022 09:36:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=153612</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polisi: Ada 1.125 Anggota Jaringan Teroris NII di Sumbar Langgam.id- Mabes Polri menyebut, anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia atau NII di Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 1.125 orang. &#8220;Jaringan NII sudah berkembang masif di Indonesia. Di antaranya di Jakarta. Jawa Barat, Bali, Maluku dan Sumatra Barat,&#8221; ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadahan dalam konferensi pers Senin (11/4/2022). Khusus di Sumbar, kata Ramdhan, sesuai keterangan para tersangka yang telah berhasil diamankan, NII sudah berada pada tingkatan atau cabang. &#8220;Anggota mencapai 1.125 anggota di Sumbar. 400 orang di antaranya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-ada-1-125-anggota-jaringan-teroris-nii-di-sumbar/">Polisi: Ada 1.125 Anggota Jaringan Teroris NII di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Polisi: Ada 1.125 Anggota Jaringan Teroris NII di Sumbar</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id-</strong> Mabes Polri menyebut, anggota jaringan teroris Negara Islam Indonesia atau NII di Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 1.125 orang.</p>
<p>&#8220;Jaringan NII sudah berkembang masif di Indonesia. Di antaranya di Jakarta. Jawa Barat, Bali, Maluku dan Sumatra Barat,&#8221; ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadahan dalam konferensi pers Senin (11/4/2022).</p>
<p>Khusus di Sumbar, kata Ramdhan, sesuai keterangan para tersangka yang telah berhasil diamankan, NII sudah berada pada tingkatan atau cabang.</p>
<p>&#8220;Anggota mencapai 1.125 anggota di Sumbar. 400 orang di antaranya merupakan personal aktif dan selebihnya non aktif, sudah dibaiat, namun belum aktif dalam kegiatan NII,&#8221; ujarnya dikutip dari channel Youtube <a href="https://www.youtube.com/watch?v=gd5SYPe-HpM">Divisi Humas Polri.</a></p>
<p>Ia mengatakan, jumlah anggota NII di Sumbar tersebar di Kabupaten Dharmasraya sebanyak 833 orang dan 292 orang di Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Kata dia, proses rekrutmen anggota NII terstruktur dan sistematis. Warga NII harus melalui 4 tahapan yang mereka sebut pencorakan.</p>
<p>Selan itu, rekrutmen dilakukan tanpa melihat jenis kelamin atau batas usia. &#8220;Ini terbukti ditemukan 77 orang anak di bawah umur 17 tahun yang dicuci otak dan dibaiat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ramadhan mengatakan, secara garis besar, jaringan NII di Sumbar lebih berpotensi memberikan ancaman teror.</p>
<p>Kata dia, mereka keinginan untuk mengubah ideologi pancasila dengan ideologi Islam. Mereka juga memiliki hubungan dengan kelompok teror di wilayah Jakarta, Jabar dan Bali</p>
<p>&#8220;Mereka siapkan senjata tajam yang disebut dengan nama golok dengan mencari pandai besi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-ada-1-125-anggota-jaringan-teroris-nii-di-sumbar/">Polisi: Ada 1.125 Anggota Jaringan Teroris NII di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153612</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Total Terduga Teroris Ditangkap di Sumbar 16 Orang dalam Sehari</title>
		<link>https://langgam.id/total-terduga-teroris-ditangkap-di-sumbar-16-orang-dalam-sehari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Mar 2022 06:16:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=151988</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Operasi penangkapan terduga teroris yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 16 orang. Langgam.id &#8211; Operasi penangkapan terduga teroris yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 16 orang. Penangkapan berlangsung pada Jumat (25/3/2022). Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, 16 orang terduga teroris yang diamankan tersebar di Kabupaten Tanah Datar, Dharmasraya dan Kota Payakumbuh. &#8220;Ditangkap dua di Tanah Datar, dua di Payakumbuh dan 12 di Dharmasraya. Tapi yang dua orang di Payakumbuh</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/total-terduga-teroris-ditangkap-di-sumbar-16-orang-dalam-sehari/">Total Terduga Teroris Ditangkap di Sumbar 16 Orang dalam Sehari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Operasi penangkapan terduga teroris yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 16 orang.</p>
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Operasi penangkapan terduga teroris yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) mencapai 16 orang. Penangkapan berlangsung pada Jumat (25/3/2022).</p>
<p>Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, 16 orang terduga teroris yang diamankan tersebar di Kabupaten Tanah Datar, Dharmasraya dan Kota Payakumbuh.</p>
<p>&#8220;Ditangkap dua di Tanah Datar, dua di Payakumbuh dan 12 di Dharmasraya. Tapi yang dua orang di Payakumbuh warga Tanah Datar,&#8221; kata Satake Bayu dihubungi langgam.id, Sabtu (26/3/2022).</p>
<p>Satake Bayu mengungkapkan, operasi penangkapan terduga teroris ini berlangsung satu hari dilakukan secara serentak. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman.</p>
<p>&#8220;Semuanya laki-laki. Penangkapan dari pagi sampai sore kemarin. Dilakukan pendalaman dan pemeriksaan Densus 88 Antiteror Polri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/total-terduga-teroris-ditangkap-di-sumbar-16-orang-dalam-sehari/">Total Terduga Teroris Ditangkap di Sumbar 16 Orang dalam Sehari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151988</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Tangkap 41 Terduga Teroris dari Berbagai Daerah</title>
		<link>https://langgam.id/densus-88-tangkap-41-terduga-teroris-dari-berbagai-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ahmad Bil Wahid]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2021 06:52:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=122408</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Densus 88 Antiteror Polri menangkap 41 orang terduga teroris di berbagai daerah. Panangkapan itu dilakukan dalam tiga hari terakhir. &#8220;Sudah 41 orang sekarang. Tambahan baru ditangkap, satu orang di Banten dan tiga orang di Jawa Barat,&#8221; kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan seperti dikutip dari Tempo.co, Minggu (15/8/2021). Terduga teroris lainnya ditangkap di wilayah lain pada 12 sampai 14 Agustus. Enam orang ditangkap di Sumatera Utara, tiga orang di Jambi, tujuh orang di Lampung, empat orang di Banten, dua orang di Jawa Barat, 10 orang di Jawa Tengah. Baca juga: Petugas Damkar Payakumbuh Evakuasi Ular</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-tangkap-41-terduga-teroris-dari-berbagai-daerah/">Densus 88 Tangkap 41 Terduga Teroris dari Berbagai Daerah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Densus 88 Antiteror Polri menangkap 41 orang terduga teroris di berbagai daerah. Panangkapan itu dilakukan dalam tiga hari terakhir.</p>
<p>&#8220;Sudah 41 orang sekarang. Tambahan baru ditangkap, satu orang di Banten dan tiga orang di Jawa Barat,&#8221; kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan seperti dikutip dari Tempo.co, Minggu (15/8/2021).</p>
<p>Terduga teroris lainnya ditangkap di wilayah lain pada 12 sampai 14 Agustus. Enam orang ditangkap di Sumatera Utara, tiga orang di Jambi, tujuh orang di Lampung, empat orang di Banten, dua orang di Jawa Barat, 10 orang di Jawa Tengah.</p>
<p><strong>Baca juga: </strong><strong><a href="https://langgam.id/petugas-damkar-payakumbuh-evakuasi-ular-king-kobra-dari-rumah-personel-polisi/">Petugas Damkar Payakumbuh Evakuasi Ular King Kobra dari Rumah Personel Polisi</a></strong></p>
<p>Kemudian satu orang terduga teroris juga ditangkap Densus 88 di Sulawesi Tengah, Maluku dan Kalimantan Barat. Dua orang terduga teroris lainnya diringkus di Kalimantan Timur.</p>
<p>Teruga teroris itu diduga terlibat jaringan Jamaah Islamiyah. Ada juga yang disinyalir aktif di media sosial.</p>
<p>&#8220;Sebagian besar merupakan anggota kelompok Jamaah Islamiyah (JI), kecuali dua orang di Kalimantan Timur adalah kelompok media sosial bukan JI,&#8221; ujar Ramadhan.</p>
<p><iframe title="Direktur LBH Padang Dipanggil Polisi Jadi Saksi Dugaan Ujaran Kebencian" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/9PkpklCBVOU?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-tangkap-41-terduga-teroris-dari-berbagai-daerah/">Densus 88 Tangkap 41 Terduga Teroris dari Berbagai Daerah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">122408</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/103 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-03 02:29:36 by W3 Total Cache
-->