<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita TdS 2019 Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/tds-2019/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/tds-2019/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Nov 2019 02:28:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita TdS 2019 Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/tds-2019/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Pembalap Australia Jesse Ewart Juara Tour de Singkarak 2019</title>
		<link>https://langgam.id/pembalap-australia-jesse-ewart-juara-tour-de-singkarak-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2019 13:25:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18308</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Pembalap Australia Jesse Ewart mempertahan gelar juara Tour de Singkarak (TdS). Ia menjuarai TdS 2019, sebagaimana tahun sebelumnya, setelah menyelesaikan etape 9 TdS antara Pantai Carocok (Pesisir Selatan) dan Pantai Padang, Minggu (10/11/2019). Sejak etape 1 hingga 9, Jesse Ewart konsisten mempertahankan yellow jersey (kaos kuning) sebagai tanda pemenang untuk total waktu perseorangan. Uniknya, ia hanya masuk finis pertama di etape 1 dan etape 2. Di tujuh etape berikutnya, sebagaimana dirilis Tim Media TdS 2019, ia tak masuk finis di urutan pertama. Pembalap yang masuk finis selalu berbeda. Namun, Ewart piawai menjaga waktu. Etape 3 dimenangi Ismael Grospe,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembalap-australia-jesse-ewart-juara-tour-de-singkarak-2019/">Pembalap Australia Jesse Ewart Juara Tour de Singkarak 2019</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> – Pembalap Australia Jesse Ewart mempertahan gelar juara Tour de Singkarak (TdS). Ia menjuarai TdS 2019, sebagaimana tahun sebelumnya, setelah menyelesaikan etape 9 TdS antara Pantai Carocok (Pesisir Selatan) dan Pantai Padang, Minggu (10/11/2019).</p>
<p>Sejak etape 1 hingga 9, Jesse Ewart konsisten mempertahankan yellow jersey (kaos kuning) sebagai tanda pemenang untuk total waktu perseorangan. Uniknya, ia hanya masuk <a href="https://langgam.id/borong-3-jersey-juara-bertahan-tour-de-singkarak-naik-podium-di-etape-1-tds-2019/">finis pertama di etape 1</a> dan <a href="https://langgam.id/finis-etape-2-di-bukittinggi-jesse-ewart-masih-yang-tercepat/">etape 2</a>. Di tujuh etape berikutnya, sebagaimana dirilis Tim Media TdS 2019, ia tak masuk finis di urutan pertama. Pembalap yang masuk finis selalu berbeda. Namun, Ewart piawai menjaga waktu.</p>
<p>Etape 3 <a href="https://langgam.id/ismael-grospe-terdepan-di-etape-3-yellow-jersey-tds-masih-dikuasai-jesse-ewart/">dimenangi Ismael Grospe</a>, etape 4 <a href="https://langgam.id/raileanu-finis-terdepan-di-sawahlunto-persaingan-tour-de-singkarak-makin-ketat/">Cristian Raileanu</a>, etape 5 <a href="https://langgam.id/pembalap-akui-tanjakan-kelok-44-berat-peraih-yellow-jersey-hanya-finis-di-urutan-9/">dijuarai oleh Jonel Carcueva</a> dan etape 6 <a href="https://langgam.id/jawara-baru-finis-di-solok-selatan-yellow-jersey-belum-berpindah/">jadi milik Rustom Lim</a>. Kemudian, etape 7 <a href="https://langgam.id/tds-2019-ganjkhanlou-juarai-etape-vii-jesse-masih-kuasai-rompi-kuning/">dijuarai Mohammad Ganjkhanlou</a> dan etape 8 <a href="https://langgam.id/pembalap-indonesia-finis-terdepan-di-painan-peluang-jesse-ewart-makin-besar/">dimenangi Novardianto Jamalidin</a>.</p>
<p>Etape 9 alias terakhir, kembali dimenangi pembalap berbeda. Pembalap Malaysia Muhammad Azwawi Azman masuk finis pertama dengan catatan waktu 2 jam 44 menit 38 detik. Jesse Ewart sendiri masuk finis di urutan ke-26. Namun, sama dengan etape sebelumnya, waktu tempuhnya tak terlalu jauh dengan pemenang etape. Ia hanya berjarak 6 detik di belakang Azman, rekan satu timnya di Sapura Cycling Team itu.</p>
<p>Alhasil, ia membukukan total waktu tercepat 34 jam 34 menit 2 detik. <em>Yellow jersey</em> yang dipakainya sejak etape 1 “diabadikan” lewat gelar juara saat TdS 2019 berakhir dalam kategori Individual General Classification BY Time.</p>
<p>Di tempat kedua, rekan setimnya yang setia menempek sejak awal Cristian Raileanu berada di posisi kedua. Ia mengantongi total waktu 34 jam 35 menit 45 detik. Sedangkan, pembalap dari Omidnia Marshhad Team, Golakhour Mirsamad Pourseyedi dengan catatan waktu 34 jam 37 menit 59 detik, berada di tempat ketiga.</p>
<p>Ewart sekaligus menyandingkan kaos kuning dengan <em>green jersey</em> (kaos hijau). Karena secara total, ia juga yang tercepat di berbagai titik sprint yang ditentukan tiap etape. Ewart memperoleh poin 76. Disusul di tempat kedua, Pembalap Indonesia Novardianto Jamalidin dengan poin 60 dan Rustom Lim di tempat ketiga dengan poin 49, sama dengan Cristian Raileanu.</p>
<p>Sementara, untuk <em>p</em><em>olka dot jersey</em> alias raja tanjakan, jatuh ke tangan Pembalap Filipina Ismael Grospe dengan poin 72. Di tempat kedua ada Marcelo Felipe dari 7RP Team dengan 69 poin. Kemudian, Jonel Carcueva berada di tempat ketiga dengan 66 poin.</p>
<p>Untuk kategori tim, tim Ewart Sapura Cycling Team (Malaysia) keluar sebagai juara umum dengan total waktu 103 jam 56 menit 41 detik untuk kategori Team General Classification BY Time. Disusul PGN Road Cycling Team diurutan kedua dengan total waktu 104 jam 00 menit 32 detik dan Go For Gold Philippines diurutan ketiga dengan raihan waktu 104 jam 5 menit 43 detik.</p>
<p>PGN Road Cycling Team yang sejak etape pertama selalu tampil konsisten, juga berhasil menduduki peringkat pertama untuk kategori Stage Team Classification dengan torehan waktu 86 jam 85 menit 84 detik. Selisih 4 menit 21 detik dari Sapura Cycling Team diurutan kedua dan, disusul Velofit Australia dengan total waktu 116 jam 114 menit 115 detik.</p>
<p>Selain itu, PGN Road Cycling Team juga berhasil meraih podium pertama untuk kategori Stage Best Indonesian Team. Tim ini mencatatkan waktu 86 jam 85 menit 84 detik. Disusul urutan kedua Padang Roadbike Bank Nagari di urutan kedua. Total waktunya  181 jam 183 menit 186 detik dan KFC Cycling Team dengan total waktu 74 jam 73 menit 76 detik.</p>
<p>Selesainya etape 9, dengan demikian tuntas sudah event Sport Tourism TdS 2019. Tercatat, sebanyak 108 pembalap ikut andil dalam balapan sepeda ini.</p>
<p><a href="https://langgam.id/jangan-sampai-terjebak-macet-berikut-rincian-rute-9-etape-tour-de-singkarak-2019/">Total panjang lintasan lebih dari 1378 kilometer</a> lebih, dibagi dalam sembilan etape dengan total hadiah sebesar Rp 2.3 miliar. Etape 1 dari <a href="https://langgam.id/masuk-tahun-ke-11-tour-de-singkarak-2019-resmi-dimulai/">Pariaman ke Tanah Datar</a> dan etape 2 dari <a href="https://langgam.id/berpacu-dari-pasaman-ke-bukittinggi/">Pasaman ke Bukittinggi</a>. Selanjutnya, etape 3 dari <a href="https://langgam.id/tds-etape-3-dari-harau-ke-kelok-sembilan-beradu-cepat-hingga-ke-padang-panjang/">Limapuluh Kota ke Padang Panjang</a> dan etape 4 dari <a href="https://langgam.id/etape-4-tds-ke-sawahlunto-dari-dharmasraya-menyusur-lintas-tengah-sumatra/">Dharmasraya ke Sawahlunto</a>. Lalu, etape 5 dari <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">Payakumbuh ke Agam</a> dan etape 6 dari <a href="https://langgam.id/tds-etape-6-singkarak-solok-selatan-berkejaran-di-lintasan-terpanjang/">Dermaga Singkarak ke Solok Selatan</a>. Kemudian, etape 7 dari <a href="https://langgam.id/tds-etape-7-dari-kayu-aro-ke-dermaga-danau-melintas-alam-kerinci/">Kayu Aro ke Danau Kerinci</a> dan etape 8 dari <a href="https://langgam.id/tds-etape-8-sungai-penuh-pesisir-selatan-tur-panjang-lintas-provinsi/">Sungai Penuh ke Painan</a>. Terakhir, etape 9 dari <a href="https://langgam.id/tds-etape-9-pantai-carocok-cimpago-lintasan-penentuan-untuk-juara-2019/">Pantai Carocok ke Pantai Padang</a>. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembalap-australia-jesse-ewart-juara-tour-de-singkarak-2019/">Pembalap Australia Jesse Ewart Juara Tour de Singkarak 2019</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18308</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TdS Etape 9: Pantai Carocok &#8211; Cimpago, Lintasan Penentuan untuk Juara 2019</title>
		<link>https://langgam.id/tds-etape-9-pantai-carocok-cimpago-lintasan-penentuan-untuk-juara-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2019 06:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18288</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tour de Singkarak 2019 sampai pada etape terakhir, Minggu (10/11/2019). Pada etape 9 ini, para pembalap star dari Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan dan finis di Pantai Cimpago, Kota Padang. Mereka akan berpacu habis-habisan di lintasan sepanjang 107,7 kilometer. Dari Carocok, pembalap akan melewati Tarusan, Mandeh, Teluk Sirih, Tanjung Lampu, Teluk Bayur, Jalan By Pass, berbelok ke arah Alai dan kemudian finis di Pantai Cimpago, Padang. Start pukul 11.00 WIB, para pembalap diperkirakan akan finis sekitar pukul 13.38 WIB Pembalap Australia Jesse Ewart dalam rilis Tim Media TdS 2019 disebut paling berpeluang menjadi juara umum TdS 2019. Ia</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-9-pantai-carocok-cimpago-lintasan-penentuan-untuk-juara-2019/">TdS Etape 9: Pantai Carocok &#8211; Cimpago, Lintasan Penentuan untuk Juara 2019</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tour de Singkarak 2019 sampai pada etape terakhir, Minggu (10/11/2019). Pada etape 9 ini, para pembalap star dari Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan dan finis di Pantai Cimpago, Kota Padang.</p>
<p>Mereka akan berpacu habis-habisan di lintasan sepanjang 107,7 kilometer. Dari Carocok, pembalap akan melewati Tarusan, Mandeh, Teluk Sirih, Tanjung Lampu, Teluk Bayur, Jalan By Pass, berbelok ke arah Alai dan kemudian finis di Pantai Cimpago, Padang.</p>
<p>Start pukul 11.00 WIB, para pembalap diperkirakan akan finis sekitar pukul 13.38 WIB</p>
<p>Pembalap Australia Jesse Ewart dalam rilis Tim Media TdS 2019 disebut paling berpeluang menjadi juara umum TdS 2019. Ia hanya masuk finis pertama di etape 1 dan 2. Mulai etape 3, pembalap yang finis terdepan selalu berbeda. Dan, Ewart selalu mampu menjaga waktu tak terlalu jauh dari pemenang setiap etape. Hal ini membuat catatan waktunya terus terjaga, sebagai yang tercepat.</p>
<p>Total catatan waktu yang ia bukukan sejak etape 1 yakni, 31 jam 49 menit 18 detik. Posisi peraih yellow jersey, dibayangi rekan satu tim Ewart, Cristian Raileanu dengan selisih waktu 1 menit 43 detik. Disusul Golakhour Mirsamad Pourseyedi dari Omidnia Marshhad Team dengan total waktu 31 jam 53 menit 21 detik.</p>
<p>Ia berpeluang menjadi juara umum TdS 2019 bila bisa menjaga performa seperti 8 etape sebelumnya.</p>
<p>Bukan hanya jersey kuning, Ewart juga konsisten mempertahankan green jersey, sebagai pembalap tercepat untuk ketegori Best Sprinter’s Classification. Raja sprint mengumpulkan total 76 poin. Ia disusul Novardianto Jamalidin dengan 51 poin di urutan kedua dan Cristian Raileanu dengan 47 poin. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-9-pantai-carocok-cimpago-lintasan-penentuan-untuk-juara-2019/">TdS Etape 9: Pantai Carocok &#8211; Cimpago, Lintasan Penentuan untuk Juara 2019</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18288</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembalap Indonesia Finis Terdepan di Painan, Peluang Jesse Ewart Makin Besar</title>
		<link>https://langgam.id/pembalap-indonesia-finis-terdepan-di-painan-peluang-jesse-ewart-makin-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2019 12:45:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18265</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pembalap Indonesia Novardianto Jamalidin finis terdepan dalam etape 8 Tour de Singkarak 2019. Meski demikian, Pembalap Australia Jesse Ewart masih mengumpulkan total waktu tercepat, sehingga peluangnya makin besar untuk kembali menjuarai Tour de Singkarak. Start dari Sungai Penuh, Jambi, pada Sabtu (9/11/2019) pagi, para pembalap menempuh jarak 212.9 kilometer hingga finis di Painan, Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Rute lintas provinsi ini diikuti 74 pembalap. Novardianto dari PGN Road Cycling Team finis terdepan dengan catatan waktu 5 jam 4 menit 46 detik. Ia sudah tampil konsisten sejak start di Sungai Penuh. Di tempat kedua, ia disusul Rustom Lim dari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembalap-indonesia-finis-terdepan-di-painan-peluang-jesse-ewart-makin-besar/">Pembalap Indonesia Finis Terdepan di Painan, Peluang Jesse Ewart Makin Besar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pembalap Indonesia Novardianto Jamalidin finis terdepan dalam etape 8 Tour de Singkarak 2019. Meski demikian, Pembalap Australia Jesse Ewart masih mengumpulkan total waktu tercepat, sehingga peluangnya makin besar untuk kembali menjuarai Tour de Singkarak.</p>
<p>Start dari Sungai Penuh, Jambi, pada Sabtu (9/11/2019) pagi, para pembalap menempuh jarak 212.9 kilometer hingga finis di Painan, Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Rute lintas provinsi ini diikuti 74 pembalap.</p>
<p>Novardianto dari PGN Road Cycling Team finis terdepan dengan catatan waktu 5 jam 4 menit 46 detik. Ia sudah tampil konsisten sejak start di Sungai Penuh. Di tempat kedua, ia disusul Rustom Lim dari 7Eleven Cliqq-Air21 BY Roadbike Philippines dengan waktu yang sama. Jesse Ewart menyusul di urutan ketiga dengan catatan waktu 5 jam 5 menit 56 detik.</p>
<p>Jesse Ewart hanya masuk finis pertama di etape 1 dan 2. Mulai etape 3, pembalap yang finis terdepan selalu berbeda. Dan, Ewart selalu mampu menjaga waktu tak terlalu jauh dari pemenang setiap etape. Hal ini membuat catatan waktunya terus terjaga, sebagai yang tercepat.</p>
<p>Total catatan waktu yang ia bukukan sejak etape 1 yakni, 31 jam 49 menit 18 detik. Tim Media TdS 2019 merilis, dengan catatan itu, Jesse Ewart paling berpeluang menjadi juara umum TdS 2019. Hal itu karena, TdS tinggal menyisakan satu etape antara Painan dan Padang pada Minggu (10/11/2019).</p>
<p>Bila tampil konsisten sebagaimana 8 etape sebelumnya, peluang Ewart paling besar untuk naik podium sebagai juara umum Tour de Singkarak 2019, sekaligus juara bertahan. Mengulang suksesnya sebagai juara pada 2018.</p>
<p>Posisi peraih yellow jersey, dibayangi rekan satu tim Ewart, Cristian Raileanu dengan selisih waktu 1 menit 43 detik. Disusul Golakhour Mirsamad Pourseyedi dari Omidnia Marshhad Team dengan total waktu 31 jam 53 menit 21 detik.</p>
<p>Bukan hanya jersey kuning, Ewart juga konsisten mempertahankan green jersey, sebagai pembalap tercepat untuk ketegori Best Sprinter’s Classification. Raja sprint mengumpulkan total 76 poin. Ia disusul Novardianto Jamalidin dengan 51 poin di urutan kedua dan Cristian Raileanu dengan 47 poin.</p>
<p>“Rute ini cukup menantang. Tapi indah. Saya tetap akan mempertahankan Yellow Jersey. Saya lega karena sudah delapan etape yang dilewati,” kata Jesse Ewart, dalam konfrensi pers di Painan, Pesisir Selatan.</p>
<p>Sementara, untuk kategori Stage Team Classification, PGN Road Cycling Team masih kokoh di urutan pertama dengan total waktu 15 jam 17 menit 48 detik. Selisih 1 menit 22 detik dari KFC Cycling Team di urutan kedua dan Banyuwangi Road Cycling Community dengan selisih 1 menit 39 detik di urutan ketiga.</p>
<p>Dan untuk kategori Team General Classification, berada di urutan pertama yakni Sapura Cycling Team dengan total waktu 95 jam 42 menit 41 detik. Selisih 3 menit 57 detik dari PGN Road Cycling Team diurutan ketiga dan, selisih 8 menit 50 detik dari Go For Gold Pilippines di urutan ketiga. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembalap-indonesia-finis-terdepan-di-painan-peluang-jesse-ewart-makin-besar/">Pembalap Indonesia Finis Terdepan di Painan, Peluang Jesse Ewart Makin Besar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18265</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TdS Etape 8: Sungai Penuh &#8211; Pesisir Selatan, Tur Panjang Lintas Provinsi</title>
		<link>https://langgam.id/tds-etape-8-sungai-penuh-pesisir-selatan-tur-panjang-lintas-provinsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2019 04:23:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18214</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tour de Singkarak memasuki etape kedelapan, Sabtu (9/11/2019). Sebanyak 74 pembalap yang tersisa akan menjajal rute sepanjang 212.9 kilometer dan melintas batas Provinsi Jambi dengan Sumatra Barat. Etape ini dimulai dari Kota Sungai Penuh, Jambi, menuju Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Hasil hari ini akan krusial, karena menentukan peta persaingan di rute pamungkas yang akan digelar pada Minggu (10/11/2019). Dari Lapangan merdeka (Sungai Penuh), seluruh pembalap akan melewati sejumlah kawasan. Yakni, Desa Debai, Sungai Ning, Tapan, Bukit Buai dan Koto Panai. Lalu, Kambang dan Bukit Pulai, sebelum finis di Alun-alun Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Sejak etape 1</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-8-sungai-penuh-pesisir-selatan-tur-panjang-lintas-provinsi/">TdS Etape 8: Sungai Penuh &#8211; Pesisir Selatan, Tur Panjang Lintas Provinsi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tour de Singkarak memasuki etape kedelapan, Sabtu (9/11/2019). Sebanyak 74 pembalap yang tersisa akan menjajal rute sepanjang 212.9 kilometer dan melintas batas Provinsi Jambi dengan Sumatra Barat.</p>
<p>Etape ini dimulai dari Kota Sungai Penuh, Jambi, menuju Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Hasil hari ini akan krusial, karena menentukan peta persaingan di rute pamungkas yang akan digelar pada Minggu (10/11/2019).</p>
<p>Dari Lapangan merdeka (Sungai Penuh), seluruh pembalap akan melewati sejumlah kawasan. Yakni, Desa Debai, Sungai Ning, Tapan, Bukit Buai dan Koto Panai. Lalu, Kambang dan Bukit Pulai, sebelum finis di Alun-alun Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.</p>
<p>Sejak etape 1 hingga 7, pembalap Australia Jesse Ewart masih konsisten mempertahankan yellow jersey alias total waktu tercepat. Menempuh jarak 1.058,2 kilometer di 7 etape itu, pembalap dari Sapura Cycling Team (Malaysia) ini, mencatatkan waktu 26 jam, 43 menit, 26 detik.</p>
<p>Ewart hanya selisih 1 menit 4 detik dari rekan setimnya Cristian Raileanu. Dengan Golakhour Mirsamad Pourseyedi dari Omidnia Marshhad Team yang berada di urutan ketiga, Ewart terpaut 3 menit 24 detik lebih cepat.</p>
<p>Ewart yang meraih yellow jersey pada TdS 2018, bisa mempertahankan gelar tersebut di 2019 ini bila konsisten menjaga waktunya di etape 8 dan 9. Ia memang hanya paling cepat di etape 1 dan 2. Namun, di etape 3 sampai 7, Ewart sanggup menjaga waktu tak terpaut jauh dari pemenang etape yang selalu berganti.</p>
<p>Selain menjadi unggulan kuat untuk kembali meriah yellow jersey TdS 2019, Ewart masih konsisten mempertahankan green jersey. Ia masih jadi pembalap tercepat untuk kategori Best Sprinter&#8217;s Classification TdS yang ditentukan titiknya tiap etape.</p>
<p>Untuk etape ini, tiga titik sprint masing-masing di Tapan, Koto Panai, Pasar Kambang. Sementara, titik King Of Mountain (KOM) di Sungai Ning, Bukit Buai dan Bukit Pulai.</p>
<p>Sebelumnya, pada etape 7 yang mengambil rute Kayu Aro-Kerinci, Pembalap Iran Mohammad GanjkhanLou menjadi yang tercepat. Ia mencatatkan waktu 1 jam 50 menit 6 detik, disusul pebalap dari Sapura Cycling Team bernama Akmal Hakim Zakaria di urutan kedua dengan catatan sama dan Jesse Ewart dari Sapura Cycling Team diurutan Ketiga. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-8-sungai-penuh-pesisir-selatan-tur-panjang-lintas-provinsi/">TdS Etape 8: Sungai Penuh &#8211; Pesisir Selatan, Tur Panjang Lintas Provinsi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18214</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TdS di Kerinci Penuh Penonton, Berharap Tahun Depan Tetap Jadi Lintasan</title>
		<link>https://langgam.id/tds-di-kerinci-penuh-penonton-berharap-tahun-depan-tetap-jadi-lintasan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2019 02:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18211</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Rute 7 Tour de Singkarak yang start di Air Terjun Telun Berasap, Kayu Aro, Kabupaten Kerinci dan finis di Danau Kerinci dipenuhi penonton. Rute ini diikuti oleh 75 pebalap tersisa, Jumat (8/11/2019). Tim Media TdS 2019 merilis, masyarakat memadati hampir di sepanjang 82,9 kilometer lintasan yang dilewati pembalap. Animo dan euforia masyarakat setempat dinilai luar biasa. Bupati Kerinci Adirozal menyebutkan, masyarakat setempat memang sudah merindukan TdS lewat di sana. Ia sudah memprediksi sejak awal, penonton akan membludak. Bahkan, mengalahkan jumlah penonton di etape sebelumnya. “Apa yang selama ini kita rindukan yakni TdS, Alhamdulillah berjumpa dengan kita tahun ini.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-di-kerinci-penuh-penonton-berharap-tahun-depan-tetap-jadi-lintasan/">TdS di Kerinci Penuh Penonton, Berharap Tahun Depan Tetap Jadi Lintasan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Rute 7 Tour de Singkarak yang start di Air Terjun Telun Berasap, Kayu Aro, Kabupaten Kerinci dan finis di Danau Kerinci dipenuhi penonton. Rute ini diikuti oleh 75 pebalap tersisa, Jumat (8/11/2019).</p>
<p>Tim Media TdS 2019 merilis, masyarakat memadati hampir di sepanjang 82,9 kilometer lintasan yang dilewati pembalap. Animo dan euforia masyarakat setempat dinilai luar biasa.</p>
<p>Bupati Kerinci Adirozal menyebutkan, masyarakat setempat memang sudah merindukan TdS lewat di sana. Ia sudah memprediksi sejak awal, penonton akan membludak. Bahkan, mengalahkan jumlah penonton di etape sebelumnya.</p>
<p>“Apa yang selama ini kita rindukan yakni TdS, Alhamdulillah berjumpa dengan kita tahun ini. Penuh dengan penonton. Tahun depan, kita ulang lagi. Kami masyarakat Kerinci, mengharapkan sangat dari event organizer dan dari Pemerintah Sumatera Barat untuk kita ulangi lagi TdS tahun depan di Kerinci,” katanya.</p>
<p>Adirozal mengakui kalau gelaran Tour de Singkarak ini, masih banyak kekurangan dan kelemahan. Tapi hal itu masih wajar, karena baru menjadi tuan rumah penyelenggaraan untuk pertama kalinya.</p>
<p>“Masih ada kekurangan dan kelemahan, tapi sebagai pertama dilakukan, pantas jika ada kekurangan. Maka itu, butuh bimbingan dari pusat dan Sumbar. Kami siap perbaiki,” ujar Adirozal.</p>
<p>Adirozal menilai, Tour de Singkarak, bisa dikatakan sebagai salah satu upaya untuk lebih memajukan ekonomi Kerinci yang saat ini pertumbuhannya berada diangka 6.68 persen. Tahun depan, Adirozal menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk membuat kerajinan tangan dan menjual berbagai macam jenis kuliner yang ada</p>
<p>“Ini untuk memajukan ekonomi Kerinci. Pertumbuhan ekonomi kita saat ini 6.68 persen. TdS sudah masuk. Tolong masyarakat buatlah suvenir dan kuliner. Terima kasih pada media dan peserta. Saya harap, senang berada di Kerinci. Selamat tinggal. Jumpa lagi tahun depan. Kami suguhkan kesenian sebagai persembahan kami,&#8221; katanya. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-di-kerinci-penuh-penonton-berharap-tahun-depan-tetap-jadi-lintasan/">TdS di Kerinci Penuh Penonton, Berharap Tahun Depan Tetap Jadi Lintasan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TdS Etape 7: Dari Kayu Aro ke Dermaga Danau, Melintas Alam Kerinci</title>
		<link>https://langgam.id/tds-etape-7-dari-kayu-aro-ke-dermaga-danau-melintas-alam-kerinci/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2019 04:12:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18160</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tour de Singkarak 2019 memasuki etape ketujuh. Rute yang akan dilalui pada Jumat (8/11/2019) kali ini adalah jalur baru TdS. Bila 10 TdS sebelumnya berada di wilayah provinsi Sumatra Barat (Sumbar), sekarang event ini melibatkan dua kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Dalam etape 7 ini, sebanyak 75 pembalap berpacu di jalur sepanjang 82.9 kilometer. Mereka akan start di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci yang berada di Kaki Gunung Kerinci dan finis di Dermaga Danau Kerinci, Jambi. Etape ini merupakan rute terpendek dalam TdS 2019. Tim Media TdS 2019 merilis, hal ini bisa sekaligus sebagai recovery bagi pembalap, setelah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-7-dari-kayu-aro-ke-dermaga-danau-melintas-alam-kerinci/">TdS Etape 7: Dari Kayu Aro ke Dermaga Danau, Melintas Alam Kerinci</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tour de Singkarak 2019 memasuki etape ketujuh. Rute yang akan dilalui pada Jumat (8/11/2019) kali ini adalah jalur baru TdS. Bila 10 TdS sebelumnya berada di wilayah provinsi Sumatra Barat (Sumbar), sekarang event ini melibatkan dua kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.</p>
<p>Dalam etape 7 ini, sebanyak 75 pembalap berpacu di jalur sepanjang 82.9 kilometer. Mereka akan start di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci yang berada di Kaki Gunung Kerinci dan finis di Dermaga Danau Kerinci, Jambi.</p>
<p>Etape ini merupakan rute terpendek dalam TdS 2019. Tim Media TdS 2019 merilis, hal ini bisa sekaligus sebagai recovery bagi pembalap, setelah melalui lintasan terpanjang lebih dari 200 kilometer pada etape sebelumnya.</p>
<p>Rute yang dimulai dari Air terjun Telun Berasap (Kayu Aro) dan finish di kawasan dermaga Danau Kerinci ini, memiliki karakteristik medan lintasan yang lebih ringan jika dibandingkan dengan etape sebelumnya. Rute ini, didominasi dengan lintasan penurunan.</p>
<p>Meski dikategorikan sebagai rute yang lebih ringan. Namun, punya dua titik Sprint dan dua titik King Of Mountain (KOM). Gunung Labu dan Bukit Tengah untuk KOM, serta di Semurup Taher dan Hiang untuk titik sprint.</p>
<p>Sehingga dipastikan menjadi rintangan yang harus dihadapi oleh para pebalap. Diprediksi, adrenalin dari masing-masing pembalap yang tersisa akan semakin tinggi. Mengingat rute ini, merupakan rute yang baru bagi para pembalap TdS. Setiap pembalap, tentu saja memiliki motivasi tinggi untuk menguji ketangkasan di rute anyar ini serta menorehkan sejarah untuk menjadi yang terbaik.</p>
<p>Persaingan antar pembalap pun dipastikan akan semakin sengit. Cristian Raileanu dari Sapura Cycling Team yang menempel ketat rekan setimnya Jesse Ewart yang hingga kini masih kokoh di puncak klasemen sementara untuk kategori Individual General Classification, tentu saja bakal tampil lebih maksimal lagi.</p>
<p>Ewart yang membukukan catatan waktu 24 jam 53 menit 26 detik, hanya selisih 1 menit 1 detik dari Raileanu. Itu artinya, secara kalkulasi, posisi Ewart belum aman. Jika Raileanu mampu memperbaiki catatan waktu pada etape ini, tidak menutup kemungkinan posisi pemuncak klasemen bisa ia rebut.</p>
<p>Tersisa Tiga Etape lagi. Itu artinya, Raileanu memang harus benar-benar &#8220;ngotot&#8221; jika ingin menyabet <em>Yellow Jersey</em>. Namun kembali lagi, strategi apa yang dipasang oleh tim manajer Sapura Cycling Team. Apakah memuluskan jalan Ewart untuk menjuarai TdS 2019 ini? Atau, sebaliknya memberikan kesempatan kepada Raileanu untuk merebut gelar juara umum.</p>
<p>Sebelumnya, pada etape 6  pembalap asal Filipina, Rustom Lim berhasil finish terdepan. Pembalap dari asal 7Eleven Cliqq-Air21 BY Roadbike Philippines ini mencatatkan waktu 5 jam 38 menit 8 detik.</p>
<p>Disusul urutan kedua, pebalap bernama Golakhour Mirsamad Pousyedi dari Omidia Mashhad Team yang mencatat waktu 5 jam 38 menit 13 detik dan, selisih waktu 27 detik dari Phouchong saidomsin yang memperkuat Thailand Continental Cycling Team. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-7-dari-kayu-aro-ke-dermaga-danau-melintas-alam-kerinci/">TdS Etape 7: Dari Kayu Aro ke Dermaga Danau, Melintas Alam Kerinci</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jawara Baru Finis di Solok Selatan, &#8220;Yellow Jersey&#8221; Belum Berpindah</title>
		<link>https://langgam.id/jawara-baru-finis-di-solok-selatan-yellow-jersey-belum-berpindah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 15:41:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Memasuki etape keenam, persaingan para pembalap dalam event Tour de Singkarak (TdS) 2019, makin ketat. Sejak etape ketiga, pembalap yang finis di urutan pertama selalu berbeda. Begitu juga dengan etape 6 yang finis di Padang Aro, Solok Selatan, Kamis (7/11/2019). Menempuh rute terpanjang 214,1 kilometer sejak start di Dermaga Singkarak, Rustom Lim berhasil masuk finis di urutan pertama. Tim Media TdS 2019 merilis, pembalap asal 7Eleven Cliqq &#8211; Air21 BY Roadbike Philippines tersebut mencatatkan waktu 5 jam 38 menit 8 detik. Di urutan kedua menyusul Golakhour Mirsamad Pouseyedi dari Omidnia Mashhad Team yang mencatat waktu 5 jam 38</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jawara-baru-finis-di-solok-selatan-yellow-jersey-belum-berpindah/">Jawara Baru Finis di Solok Selatan, &#8220;Yellow Jersey&#8221; Belum Berpindah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Memasuki <a href="https://langgam.id/tds-etape-6-singkarak-solok-selatan-berkejaran-di-lintasan-terpanjang/">etape keenam</a>, persaingan para pembalap dalam event <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">Tour de Singkarak (TdS) 2019</a>, makin ketat. Sejak etape ketiga, pembalap yang finis di urutan pertama selalu berbeda. Begitu juga dengan etape 6 yang finis di Padang Aro, Solok Selatan, Kamis (7/11/2019).</p>
<p>Menempuh rute terpanjang 214,1 kilometer sejak start di <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">Dermaga Singkarak</a>, Rustom Lim berhasil masuk finis di urutan pertama. Tim Media TdS 2019 merilis, pembalap asal 7Eleven Cliqq &#8211; Air21 BY Roadbike Philippines tersebut mencatatkan waktu 5 jam 38 menit 8 detik.</p>
<p>Di urutan kedua menyusul Golakhour Mirsamad Pouseyedi dari Omidnia Mashhad Team yang mencatat waktu 5 jam 38 menit 13 detik. Ia hanya berselisih waktu 27 detik dengan Phouchong Saidomsin dari Thailand Continental Cycling Team yang berada diurutan ketiga.</p>
<p>Persaingan antar pembalap pada etape keenam ini, semakin sengit. Lim, Golakhour dan Phuchong berhasil meninggalkan rombongan pleton, saling salip. Terutama saat memasuki kawasan Alahan Panjang.</p>
<p>Golakhour Mirsamad Pouseyedi awalnya, sempat memimpin posisi di urutan terdepan namun kemudian mendapatkan perlawanan sengit dari Lim dan Phuchong. Hingga akhirnya podium pertama harus direlakan untuk Lim.</p>
<p>Sementara, <a href="https://langgam.id/ismael-grospe-terdepan-di-etape-3-yellow-jersey-tds-masih-dikuasai-jesse-ewart/">Jesse Ewart dari Sapura Cycling Team</a>, hingga etape ini, masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan total catatan waktu 24 jam 53 menit 26 detik. Meski ia terpaut 2 menit 12 detik di belakang pemenang etape 6, catatan waktunya masih yang tercepat.</p>
<p>Dari enam etape, Ewart hanya masuk finis pertama di etape 1 dan 2. <em>Yellow jersey</em> masih aman di tangannya, karena pemenang di empat etape berikutnya, selalu berganti. Dan, di setiap etape itu, Ewart menjaga waktunya tak terpaut jauh dengan pemenang etape. Sehingga, akumulasi waktunya tetap yang tercepat.</p>
<p>Untuk perebutan yellow jersey tersebut, Ewart dibayangi rekan satu timnya Cristian Raileanu yang hanya terpaut 1 menit 1 detik. Jonel Carcueva dari Go For Gold Philippines di urutan ketiga dengan total waktu 24 Jam 56 menit 44 detik atau selisih 3 menit 14 detik dari Jessey Ewart.</p>
<p>Untuk kategori Best Indonesian Rider, Abdul Soleh dari KFC Cycling Team, menyabet gelar juara dengan total waktu 5 jam 40 Menit 3 detik.</p>
<p>Sementara untuk <em>Green Jersey</em> atau gelar juara kategori Best Sprinter&#8217;s Classification pada etape ini, masih di tangan Jesse Ewart. Ia membukukan total 55 poin. Sedangkan untuk Raja Tanjakan, pada etape ini jatuh ke tangan Ismael Grospe Jr dari Go For Gold Pilippines dengan total 66 poin.</p>
<p>Hingga <a href="https://langgam.id/etape-3-tds-dari-harau-ke-kelok-sembilan-beradu-cepat-hingga-ke-padang-panjang/">etape keenam, Sapura Cycling Team berada di urutan pertama</a> untuk kategori Team General Classification. Tim ini menorehkan total waktu 74 jam 52 menit 32 detik. Ditempel ketat oleh Go For Gold Philippines dengan selisih waktu 45 detik dan terpaut 1 menit 3 detik dari PGN yang menempati urutan ketiga.</p>
<p>Rute dari Dermaga Singkarak menuju Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan ini, merupakan rute terpanjang selama perhelatan Tour de Singkarak 2019. <strong>(*/Yos/HM)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jawara-baru-finis-di-solok-selatan-yellow-jersey-belum-berpindah/">Jawara Baru Finis di Solok Selatan, &#8220;Yellow Jersey&#8221; Belum Berpindah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18145</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TdS Etape 6: Singkarak &#8211; Solok Selatan, Berkejaran di Lintasan Terpanjang</title>
		<link>https://langgam.id/tds-etape-6-singkarak-solok-selatan-berkejaran-di-lintasan-terpanjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 02:43:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18093</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tour de Singkarak memasuki etape keenam, Kamis (7/11/2019). Para pembalap pada etape 6 akan menempuh jarak terpanjang di TdS 2019, sepanjang 214.1 kilometer. Mereka akan start di Dermaga Singkarak, Kabupaten Solok dan finis di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan. Tim Media TdS 2019 merilis, start di Dermaga Danau Singkarak pada pukul 10.00 WIB. Para pembalap akan melewati pintu gerbang Saniang Baka, Singkarak Sumpur Hotel, Batipuh Selatan dan Polsek Singkarak. Kemudian, melalui Balai Kota Solok, Gunung Talang, Alahan Panjang, Surian dan Muara Labuh. Sebelum kemudian finis, dengan perkiraan waktu pukul 14.28 WIB. Rute yang dilewati pada etape ini juga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-6-singkarak-solok-selatan-berkejaran-di-lintasan-terpanjang/">TdS Etape 6: Singkarak &#8211; Solok Selatan, Berkejaran di Lintasan Terpanjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tour de Singkarak memasuki etape keenam, Kamis (7/11/2019). Para pembalap pada etape 6 akan menempuh jarak terpanjang di TdS 2019, sepanjang 214.1 kilometer. Mereka akan start di Dermaga Singkarak, Kabupaten Solok dan finis di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan.</p>
<p>Tim Media TdS 2019 merilis, start di Dermaga Danau Singkarak pada pukul 10.00 WIB. Para pembalap akan melewati pintu gerbang Saniang Baka, Singkarak Sumpur Hotel, Batipuh Selatan dan Polsek Singkarak. Kemudian, melalui Balai Kota Solok, Gunung Talang, Alahan Panjang, Surian dan Muara Labuh. Sebelum kemudian finis, dengan perkiraan waktu pukul 14.28 WIB.</p>
<p>Rute yang dilewati pada etape ini juga berat dan menantang. Butuh strategi jitu dan kerjasama tim yang solid agar mampu menaklukkan seluruh medan lintasan dan mengunci gelar juara pada etape ini.</p>
<p>Tiga titik Sprint dan tiga titik King Of Mountain (KOM) masing-masing berada di Singkarak, Surian dan Muara Labuh (Sprint) dan Gunung Talang, Alahan Panjang serta, Muara Labuh (KOM), siap menguras tenaga 84 pembalap yang tersisa.</p>
<p>Persaingan pada etape 6 ini, diprediksi akan semakin sengit. Pembalap asal Sapura Cycling Team Cristian Raileanu hanya terpaut 59 detik dari pemuncak klasemen sementara yang juga rekan setimnya, Jesse Ewart. Yellow jersey bisa jadi akan berpindah tangan.</p>
<p>Bukan hanya Raileanu. Jonel Carcueva dari tim Go For Gold Pilipphines yang hanya terpaut 3 menit 12 detik dengan Jesse juga mengintai yellow jersey. Carcueva diprediksi bakal habis-habisan untuk mempersempit jarak waktu dari Ewart dan Raileanu. Tren penampilannya sedang positif.</p>
<p>Dalam etape 5 yang berat, Jonel Carcueva finis terdepan. Ia mencatatkan waktu 5 jam 34 menit 33 detik. Ia hanya terpaut 17 detik dari pebalap Thanakhan Chaiyasombat yang berada diposisi kedua. Dan selisih 26 detik dari pebalap Indonesia dari KFC Cycling Team, Agung Shabana.</p>
<p>Agung Shabana, pembalap Indonesia dari tim KFC Cycling Team yang pada etape 5 mampu finis di urutan ketiga bukan tidak mungkin jadi &#8220;kuda hitam&#8221; pada etape ini. Sementara, ia menyabet gelar juara untuk kategori Best Indonesian Rider dengan total catatan waktu 5 jam 34 menit 59 detik.</p>
<p>Kerja sama dan dukungan solid dari rekan setimnya, dianggap Agung merupakan angin segar bagi dirinya untuk menjadi yang terbaik pada iven Tour de Singkarak tahun ini.</p>
<p>&#8220;Saya dibantu oleh teman se tim. Saya terima kasih kepada teman se tim saya, yang sudah memberikan dukungan hingga bisa menjuarai nomor tiga (etape V),&#8221; kata Agung.</p>
<p>Pemuncak klasemen sementara dan pemegang <em>Yellow Jersey</em> serta <em>Green Jersey</em> Jesse Ewart hanya mampu finis di urutan sembilan. Ia mencatatkan waktu 5 jam 35 menit 12 detik.</p>
<p>Hingga kini, Jesse Ewart masih di puncak klasemen sementara dengan torehan total waktu 19 menit 13 menit 25 detik. Selisih waktunya hanya 59 detik dengan rekan satu timnya Cristian Raileanu yang bertengger di urutan kedua. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-6-singkarak-solok-selatan-berkejaran-di-lintasan-terpanjang/">TdS Etape 6: Singkarak &#8211; Solok Selatan, Berkejaran di Lintasan Terpanjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembalap Akui Tanjakan Kelok 44 Berat, Peraih &#8220;Yellow Jersey&#8221; Hanya Finis di Urutan 9</title>
		<link>https://langgam.id/pembalap-akui-tanjakan-kelok-44-berat-peraih-yellow-jersey-hanya-finis-di-urutan-9/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2019 16:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pembalap asal Australia Jesse Ewart masih menguasai yellow jersey dan green jersey sekaligus hingga etape kelima Tour de Singkarak, Rabu (6/11/2019). Pembalap dari Sapura Cycling Team (Malaysia) itu membukukan catatan waktu 19 jam, 13 menit 25 detik dari total lima etape. Namun, posisinya sebagai peraih yelow jersey, terancam. Total jarak waktu dengan rekan satu timnya, Cristian Raileanu yang berada di peringkat kedua, hanya 59 detik. Di urutan ketiga, terpaut 3 menit 12 detik dengan Jesse, pembalap Filipina Jonel Carcueva juga &#8220;mengintai&#8221; yellow jersey. Carcueva melesat ke peringkat ketiga di total waktu sementara, karena berhasil menjadi yang tercepat di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembalap-akui-tanjakan-kelok-44-berat-peraih-yellow-jersey-hanya-finis-di-urutan-9/">Pembalap Akui Tanjakan Kelok 44 Berat, Peraih &#8220;Yellow Jersey&#8221; Hanya Finis di Urutan 9</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pembalap asal Australia Jesse Ewart masih menguasai <em>yellow jersey </em>dan <em>green jersey</em> sekaligus hingga etape kelima Tour de Singkarak, Rabu (6/11/2019).</p>
<p>Pembalap dari Sapura Cycling Team (Malaysia) itu membukukan catatan waktu 19 jam, 13 menit 25 detik dari total lima etape. Namun, posisinya sebagai peraih <em>yelow jersey</em>, terancam.</p>
<p>Total jarak waktu dengan rekan satu timnya, Cristian Raileanu yang berada di peringkat kedua, hanya 59 detik. Di urutan ketiga, terpaut 3 menit 12 detik dengan Jesse, pembalap Filipina Jonel Carcueva juga &#8220;mengintai&#8221; <em>yellow jersey</em>.</p>
<p>Carcueva melesat ke peringkat ketiga di total waktu sementara, karena berhasil menjadi yang tercepat di etape 5. Rute sepanjang 206.5 kilometer tersebut <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">start di Payakumbuh dan finis di Embun Pagi, Kabupaten Agam</a>.</p>
<p>Ia mencatatkan waktu 5 jam 34 menit 33 detik. Disusul Pembalap Thailand Thanakhan Chaiyasombat di posisi kedua, yang terpaut 17 detik di belakang Carcueva. Dengan selisih 26 detik dari Carcueva, pembalap Indonesia dari KFC Cycling Team, Agung Shabana menempati urutan ketiga.</p>
<p>Sementara, Jesse Ewart yang masih tercepat dari akumulasi lima etape, di rute ini hanya mampu finis di urutan 9. Ia mencatatkan waktu 5 jam 35 menit 12 detik atau terpaut 39 detik di belakang Carcueva.</p>
<p>Sementara, pembalap andalan Indonesia Agung Shabana terus menunjukkan tren positif. Pada etape kelima ini, Agung mampu menyabet gelar juara untuk kategori Best Indonesian Rider dengan total catatan waktu 5 jam 34 menit 59 detik.</p>
<p>Disusul di peringkat kedua rekan setim Agung, Muhammad Abdurrohman yang membukukan waktu 5 jam 35 menit 12 detik dan diurutan ketiga Sandy Nur Hasan dari PGN dengan catatan waktu 5 jam 35 menit 12 detik.</p>
<p>“Rute ini sangat sulit dan berat. Namun saya dibantu oleh teman satu tim. Saya terima kasih kepada teman satu tim saya, yang sudah memberikan dukungan hingga bisa menjuarai nomor tiga,” kata Agung.</p>
<p>Senada dengan Agung, Ewart juga menilai rute pada etape ke V ini cukup berat. Meski demikian, Ewart tetap konsisten mempertahankan posisi yang sudah ia raih hingga saat ini.</p>
<p>“Tujuan saya dari awal yakni, mempertahankan Yellow Jersey. Namun juga, tetap berusaha untuk mendapatkan dan pertahankan Green Jersey,” ujar Ewart</p>
<p>Sedangkan untuk gelar juara Best Climber’s Classification atau raja tanjakan pada etape ini direbut oleh pembalap Ismael Grospe Jr dari Go For Gold Philippines dengan total 58 poin.</p>
<p>Menurut Grospe, lintasan etape ini, terutama di saat mulai menanjak rute kelok 44, sangatlah berat. Namun akhirnya ia mampu melepaskan diri dari pleton. Hingga akhirnya mampu meraih gelar juara tanjakan. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembalap-akui-tanjakan-kelok-44-berat-peraih-yellow-jersey-hanya-finis-di-urutan-9/">Pembalap Akui Tanjakan Kelok 44 Berat, Peraih &#8220;Yellow Jersey&#8221; Hanya Finis di Urutan 9</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18081</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TdS Etape 5: Dari Payakumbuh ke Sicincin, Mendaki Kelok 44 Sebelum Finis</title>
		<link>https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2019 01:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18021</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Tour de Singkarak (TdS) 2019 memasuki etape kelima. Sebanyak 84 pembalap yang tersisa die tape ini akan menjalani rute sepanjang 206.5 kilometer. Mereka start dari depan Kantor Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh dan akan finis di Embun Pagi, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Tim Media TdS 2019 merilis, pembalap start dari Payakumbuh pada pukul 10.00 WIB. Mereka kemudian bakal melintasi kawasan Tugu Adipura, Polsek Akabiluru, melewati Padang Panjang, Lembah Anai dan terus ke Sicincin. Dari sini, pembalap berbelok arah ke Padang Pariaman melewati Sungai Limau, Tanjung Mutiara dan Manggopoh. Kemudian terus ke Lubuk Basung, tepi Danau Maninjau, Kelok 44 sebelum</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">TdS Etape 5: Dari Payakumbuh ke Sicincin, Mendaki Kelok 44 Sebelum Finis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> – Tour de Singkarak (TdS) 2019 memasuki etape kelima. Sebanyak 84 pembalap yang tersisa die tape ini akan menjalani rute sepanjang 206.5 kilometer. Mereka start dari depan Kantor Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh dan akan finis di Embun Pagi, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.</p>
<p>Tim Media TdS 2019 merilis, pembalap start dari Payakumbuh pada pukul 10.00 WIB. Mereka kemudian bakal melintasi kawasan Tugu Adipura, Polsek Akabiluru, melewati Padang Panjang, Lembah Anai dan terus ke Sicincin. Dari sini, pembalap berbelok arah ke Padang Pariaman melewati Sungai Limau, Tanjung Mutiara dan Manggopoh. Kemudian terus ke Lubuk Basung, tepi Danau Maninjau, Kelok 44 sebelum kemudian finis di Embun Pagi sekira pukul 15.18 WIB.</p>
<p>Rute ini termasuk salah satu yang berat karena tanjakan dan tikungan tajam sepanjang jalur Kelok 44 dari Maninjau ke Embun Pagi. Namun, bonusnya adalah pemandangan cantik Danau Maninjau di sepanjang jalan menjelang finis itu.</p>
<p>Masing-masing pembalap, tentu saja bakal menerapkan strategi baru untuk mampu menaklukkan lintasan pada etape ini. Selain lebih panjang dan jarak tempuh yang lebih jauh, medan lintasan juga semakin berat.</p>
<p>Karakteristik jalur lintasan dengan pendakian yang panjang serta tikungan tajam, bakal banyak menguras tenaga para pembalap. Yang tak kuat pada lintasan ini, akan tumbang.</p>
<p>Meski banyak pendakian, namun race director hanya menetapkan dua titik tanjakan untuk perebutan gelar juara kategori Best Climber Classification yakni di Baso dan Embun Pagi. Sementara untuk titik Sprint, terdapat tiga titik yang berada di Pasar Ibuh, Pasar Sungai Sariak dan Sungai Limau.</p>
<p>Selama perhelatan TdS, rute di kelok 44 ini dikenal sebagai salah satu rute paling ekstrem. Bahkan, ada yang menyebutnya dengan rute &#8220;pembantaian&#8221;. Memiliki sudut kemiringan jalur sekitar 45° hingga 60°, membuat banyak pembalap yang berguguran. Sesuai dengan namanya, lintasan ini memiliki 44 buah tikungan dengan tanjakan yang sangat tajam.</p>
<p>Diketahui, hingga etape ke-V ini, pembalap berdarah Australia yang memperkuat Team Sapura Cycling, Jesse Ewart, masih kokoh memimpin puncak klasemen sementara dengan total catatan waktu 13 jam 38 menit 13 menit.</p>
<p>Jesse Ewart ditempel ketat, hanya terpaut 1 menit 2 detik dari Cristian Raileanu yang merupakan rekan setimnya. Dan dibayangi oleh Ismael Grospe Jr dari Go For Gold Philippines dengan catatan waktu 13 jam 41 menit 53 detik pada urutan ketiga.</p>
<p>Selain menjadi pemuncak klasemen, Jesse Ewart hingga kini juga tetap menjadi pebalap yang tercepat untuk kategori Best Spinter Classification dengan torehan 48 poin. Disusul Marcelo Felipe dari 7Eleven Cliqq-Air21 by Roadbike Philippines dengan 32 poin di urutan kedua dan Muhammad Abdurrohman dari KFC Cycling Team yang mengantongi 24 poin diposisi ketiga. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">TdS Etape 5: Dari Payakumbuh ke Sicincin, Mendaki Kelok 44 Sebelum Finis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18021</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/80 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-10 07:41:58 by W3 Total Cache
-->