<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Stunting Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/stunting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/stunting/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2026 05:02:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Stunting Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/stunting/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Tekan Stunting, Kampung KB Koto Baru Lubeg Optimalkan Program DASHAT</title>
		<link>https://langgam.id/tekan-stunting-kampung-kb-koto-baru-lubeg-optimalkan-program-dashat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 01:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=244954</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id— Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya penurunan angka stunting melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang digelar di Kampung KB Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (31/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di sekretariat Kampung KB tersebut diikuti 15 keluarga yang memiliki bayi, balita, dan baduta. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para ibu, dalam pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal. Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Lubuk Begalung, Rahman, mengatakan kegiatan DASHAT menjadi salah satu langkah preventif untuk menekan risiko stunting pada anak. “Tujuannya membekali ibu-ibu agar mampu mengoptimalkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tekan-stunting-kampung-kb-koto-baru-lubeg-optimalkan-program-dashat/">Tekan Stunting, Kampung KB Koto Baru Lubeg Optimalkan Program DASHAT</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong>— Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya penurunan angka stunting melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang digelar di Kampung KB Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (31/3/2026).</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung di sekretariat Kampung KB tersebut diikuti 15 keluarga yang memiliki bayi, balita, dan baduta. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para ibu, dalam pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal.</p>



<p>Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Lubuk Begalung, Rahman, mengatakan kegiatan DASHAT menjadi salah satu langkah preventif untuk menekan risiko stunting pada anak.</p>



<p>“Tujuannya membekali ibu-ibu agar mampu mengoptimalkan pangan lokal yang bergizi. Dengan pola makan yang tepat, kita harapkan kasus stunting dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kota Padang, Silvi, menyampaikan materi secara interaktif terkait pemenuhan gizi anak. Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip higienitas dalam pengolahan makanan, seperti mencuci tangan sebelum memasak serta memisahkan bahan mentah dan makanan siap konsumsi.</p>



<p>Selain itu, Silvi juga menjelaskan pentingnya aturan makan (feeding rules), di antaranya jadwal makan yang teratur dengan durasi maksimal 30 menit serta menjaga suasana hati anak agar tidak menolak makanan.</p>



<p>Ia juga menyoroti pentingnya stimulasi kemampuan mengunyah pada anak melalui pemberian tekstur makanan secara bertahap sesuai usia.</p>



<p>“Jika kemampuan mengunyah terlatih, porsi makan anak akan meningkat secara alami,” kata Silvi.</p>



<p>Kegiatan DASHAT mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satu peserta, Vinesha Rahma Putri, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru terkait pemenuhan gizi anak.</p>



<p>“Melalui kegiatan ini kami lebih memahami pentingnya gizi seimbang dan peran Kampung KB bagi keluarga,” ujarnya.</p>



<p>Hal senada disampaikan Sofia Marye yang mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.</p>



<p>Ia berharap edukasi yang diberikan dapat membantu para orangtua dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak.</p>



<p>Kegiatan ini turut dihadiri Lurah Koto Baru Nan XX, Afrizal Rahman, beserta jajaran, perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, serta pengurus Kampung KB setempat.</p>



<p>Pemko Padang berharap program DASHAT dapat terus dioptimalkan sebagai salah satu strategi efektif dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat keluarga.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tekan-stunting-kampung-kb-koto-baru-lubeg-optimalkan-program-dashat/">Tekan Stunting, Kampung KB Koto Baru Lubeg Optimalkan Program DASHAT</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">244954</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wako Fadly Amran Minta Anak Dijauhi dari Micin</title>
		<link>https://langgam.id/wako-fadly-amran-minta-anak-dijauhi-dari-micin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 05:23:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Fadly Amran]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=237940</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wali Kota Padang Fadly Amran gusar angka penurunan stunting hingga kini belum jauh menurun. Wali Kota berpesan kepada seluruh ibu muda di kotanya untuk menjauhi salah satu penyebab stunting seperti konsumsi micin. &#8220;Saya rasa ibu muda harus mengetahui, anak di usianya harus dijauhi dari micin (monosodium glutamat, penyedap rasa),&#8221; ujar Fadly Amran di kegiatan Gebyar Kader PKK Kota Padang di Gedung Youth Center, Kanis (6/11/2025), sebagaimana dilansir dari rilis resmi Pemko Padang, Jumat (7/11/2025). Diakui wali kota, saat ini banyak makanan yang menggunakan micin. Terutama jajanan yang disukai anak-anak. Karena micin, anak menjadi ketergantungan dan menjadi salah satu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-fadly-amran-minta-anak-dijauhi-dari-micin/">Wako Fadly Amran Minta Anak Dijauhi dari Micin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Wali Kota Padang Fadly Amran gusar angka penurunan stunting hingga kini belum jauh menurun. Wali Kota berpesan kepada seluruh ibu muda di kotanya untuk menjauhi salah satu penyebab stunting seperti konsumsi micin.</p>



<p>&#8220;Saya rasa ibu muda harus mengetahui, anak di usianya harus dijauhi dari micin (monosodium glutamat, penyedap rasa),&#8221; ujar Fadly Amran di kegiatan Gebyar Kader PKK Kota Padang di Gedung Youth Center, Kanis (6/11/2025), sebagaimana dilansir dari rilis resmi Pemko Padang, Jumat (7/11/2025).</p>



<p>Diakui wali kota, saat ini banyak makanan yang menggunakan micin. Terutama jajanan yang disukai anak-anak. Karena micin, anak menjadi ketergantungan dan menjadi salah satu penyebab stunting pada anak.</p>



<p>&#8220;Hingga kini kebanyakan anak tidak mau mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), padahal MBG makanan sehat, tidak banyak asinan,&#8221; ungkap wali kota.</p>



<p>Fadly mengimbau kepada ibu-ibu muda di Kota Padang untuk mengajarkan anak mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Mengajarkan mengonsumsi makanan sehat sejak dini.</p>



<p>&#8220;Dengan begitu nantinya anak dapat selektif saat makan, mengetahui makanan yang asin atau manis,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wali Kota berpendapat, anak usia 4, 5, dan 6 tahun memang perlu dilatih indra perasanya. Sebab itu anak perlu diajarkan mengonsumsi makanan sehat tanpa penyedap rasa.</p>



<p>&#8220;Apa yang dimakannya sejak kecil, itu yang akan dimakannya hingga dewasa,&#8221; sebut Fadly.</p>



<p>Ditakutkan wali kota, anak yang makan serampangan dapat merusak kesehatan. Karena makan secara serampangan justru tidak memerhatikan gizi dan vitamin.</p>



<p>&#8220;Jika makan tak selektif akhirnya kolesterol naik di usia muda, tentunya membahayakan kesehatan,&#8221; jelas wali kota.</p>



<p>Sisi lain, saat ini program MBG yang dilaksanakan di Padang sudah mencapai angka 23 persen. Wali Kota bertekad MBF terus menyasar ke seluruh sekolah. Ditargetkan hingga akhir tahun ini angka MBG mendekati 50 persen. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-fadly-amran-minta-anak-dijauhi-dari-micin/">Wako Fadly Amran Minta Anak Dijauhi dari Micin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">237940</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wako Targetkan Angka Stunting di Pariaman Turun di Bawah 10 Persen</title>
		<link>https://langgam.id/wako-targetkan-angka-stunting-di-pariaman-turun-di-bawah-10-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 12:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=233816</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menargetkan angka stunting di Kota Pariaman turun di bawah 10 persen. Berdasarkan hasil survei, tahun 2023 angka stunting di Kota Pariaman adalah 17,8 persen dan pada 2024 adalah 15,6 persen. Hal tersebut disampaikan Yota saat kegiatan Gerakan Ketahanan Pangan dan Bakti Kesehatan Tahun 2025 di Pondok Pesantren Salafiyah Syekh Burhanudin Al Muhajirin, Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Selasa (9/9/2025). Menurutnya, program ketahanan pangan dan bakti kesehatan ini merupakan salah satu cara untuk mencegah dan menurunkan stunting di Kota Pariaman. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran Komando Daerah TNI Angkatan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-targetkan-angka-stunting-di-pariaman-turun-di-bawah-10-persen/">Wako Targetkan Angka Stunting di Pariaman Turun di Bawah 10 Persen</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menargetkan angka stunting di Kota Pariaman turun di bawah 10 persen. Berdasarkan hasil survei, tahun 2023 angka stunting di Kota Pariaman adalah 17,8 persen dan pada 2024 adalah 15,6 persen.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Yota saat kegiatan Gerakan Ketahanan Pangan dan Bakti Kesehatan Tahun 2025 di Pondok Pesantren Salafiyah Syekh Burhanudin Al Muhajirin, Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Selasa (9/9/2025).</p>



<p>Menurutnya, program ketahanan pangan dan bakti kesehatan ini merupakan salah satu cara untuk mencegah dan menurunkan stunting di Kota Pariaman. </p>



<p>Ia pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang atas kepedulian dan inisiatifnya dalam melaksanakan kegiatan ini di Kota Pariaman.</p>



<p>“Dengan masih tingginya angka prevalensi stunting di Kota Pariaman, maka salah satu upaya pencegahan dan pengendalian stunting di Indonesia yang dicetuskan oleh Kementerian Kesehatan adalah melalui Gerakan Cegah Stunting,&#8221; ujarnya. </p>



<p>&#8220;Gerakan Cegah Stunting bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan komitmen pemangku kebijakan dalam pencegahan dan penanganan stunting,“ tambahnya.</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa ada 5 kunci ABCDE yang perlu diterapkan dalam mencegah stunting. Yaitu aktif mengonsumsi tamblet tambah darah, bumil teratur memeriksakan kehamilannya minimal 6 kali ke fasyankes dengan 2 kali di antaranya periksa USG.</p>



<p>Kemudian, cukupi konsumsi protein hewani, datang ke posyandu sebulan sekali dan eksklusif ASI selama 6 bulan.</p>



<p>Deteksi dini, terang Yota, merupakan langkah awal untuk mengetahui masalah kesehatan secara dini sehingga dapat dilakukan penanganan. Hal itu telah dilakukan Dinas Kesehatan Kota Pariaman melalui puskesmas yang ada dan telah terjun langsung ke sekolah–sekolah di Kota Pariaman. </p>



<p>&#8220;Tidak hanya itu, pada program Bakti Kesehatan ini kita juga membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa pemberian tablet tambah darah, pengobatan umum, dan penyuluhan tentang pola hidup sehat serta pemberian bantuan untuk ibu hamil,“ tuturnya.</p>



<p>Yota mengatakan, dengan mendeteksi permasalahan kesehatan pada remaja sejak dini yang nantinya akan menjadi seorang ibu maka gangguan pertumbuhan dan perkembangan dapat di cegah.</p>



<p>Begitu juga dengan ibu hamil yang nantinya akan melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas, dilanjutkan pada masa bayi, balita, anak prasekolah. Semua kemungkinan permasalahan yang bisa timbul baik masalah gizi atau pun penyakit dapat di jaring lebih awal sebelum berlanjut dan melahirkan generasi yang stunting.</p>



<p>Ia berharap agar kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader posyandu, bidan desa serta semua unsur yang ada termasuk TNI/Polri dapat bahu membahu melaksanakan gerakan cegah stunting sesuai bidang masing-masing. </p>



<p>&#8220;Tujuannya yaitu menurunkan kasus stunting hingga nol persen, sehingga anak kita bisa tumbuh sempurna baik fisik dan mentalnya. Mari kita jadikan gerakan cegah stunting ini sebagai prioritas, dimulai dari keluarga kita sendiri,“ harapnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-targetkan-angka-stunting-di-pariaman-turun-di-bawah-10-persen/">Wako Targetkan Angka Stunting di Pariaman Turun di Bawah 10 Persen</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233816</post-id>	</item>
		<item>
		<title>IPeKB Berdenting Cegah Stunting Lewat Program Orang Tua Asuh di Padang Panjang</title>
		<link>https://langgam.id/ipekb-berdenting-cegah-stunting-lewat-program-orang-tua-asuh-di-padang-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 06:33:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=230148</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Padang Panjang menggelar aksi sosial bertajuk Berdenting (Berbagi dengan Keluarga Risiko Stunting) sebagai bagian dari upaya mendukung Program Nasional Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang digagas Kemendukbangga/BKKBN. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan aksi gotong royong para penyuluh KB di Padang Panjang dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting, khususnya pada kelompok usia 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ketua DPC IPeKB Padang Panjang Anhar, Selasa (22/7/2025) menyampaikan, kegiatan itu mengusung tema Assalam (Atasi Stunting, Sejahterakan Masyarakat) dan merupakan wujud kepedulian anggota IPeKB terhadap keluarga berisiko stunting. &#8220;Para penyuluh KB menyisihkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ipekb-berdenting-cegah-stunting-lewat-program-orang-tua-asuh-di-padang-panjang/">IPeKB Berdenting Cegah Stunting Lewat Program Orang Tua Asuh di Padang Panjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Padang Panjang menggelar aksi sosial bertajuk Berdenting (Berbagi dengan Keluarga Risiko Stunting) sebagai bagian dari upaya mendukung Program Nasional Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang digagas Kemendukbangga/BKKBN.</p>



<p>Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan aksi gotong royong para penyuluh KB di Padang Panjang dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting, khususnya pada kelompok usia 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).</p>



<p>Ketua DPC IPeKB Padang Panjang Anhar, Selasa (22/7/2025) menyampaikan, kegiatan itu mengusung tema Assalam (Atasi Stunting, Sejahterakan Masyarakat) dan merupakan wujud kepedulian anggota IPeKB terhadap keluarga berisiko stunting.</p>



<p>&#8220;Para penyuluh KB menyisihkan sebagian rezeki setiap bulannya untuk membantu keluarga yang membutuhkan. Saat ini, kami menjadi orang tua asuh bagi dua anak baduta (bawah dua tahun) yang berisiko stunting di dua kelurahan berbeda,&#8221; ujar Anhar, dilansir dari <em>Kominfo Padang Panjang.</em></p>



<p>Dua anak asuh tersebut berasal dari Kelurahan Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) dan Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB). Setiap anak menerima bantuan gizi berupa susu, telur, dan biskuit bergizi dengan nilai bantuan sebesar Rp450.000 per bulan.</p>



<p>Selain bantuan nutrisi, IPeKB juga menjembatani keluarga asuh untuk mengakses layanan bantuan sosial lain yang relevan guna mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga. Pendampingan akan berlangsung selama periode emas 1.000 HPK, hingga anak mencapai usia dua tahun.</p>



<p>Aksi IPeKB Berdenting yang dimulai pada Jumat (18/7/2025) lalu itu, turut didampingi berbagai pihak. Antara lain Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA, Osman Bin Nur, Sekretaris Dinas, Yetti Syofyarni, Kabid PPKB, Upit Harnita. Juga hadir Plt Camat PPT, Doni Rahman dan Camat PPB, Romi Ar Rahman didampingi lurah setempat beserta jajaran, bidan kelurahan serta Tim Pendamping Keluarga dan kader Posyandu.</p>



<p>Osman Bin Nur menyampaikan apresiasi atas inisiatif IPeKB. Ia berharap langkah ini mampu menggugah lebih banyak pihak untuk terlibat dalam program orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.</p>



<p>&#8220;Melalui semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, diharapkan lahir generasi yang sehat dan cerdas, yang menjadi fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045,&#8221; harapnya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ipekb-berdenting-cegah-stunting-lewat-program-orang-tua-asuh-di-padang-panjang/">IPeKB Berdenting Cegah Stunting Lewat Program Orang Tua Asuh di Padang Panjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230148</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Klaim Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting di 2024</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-padang-klaim-penurunan-angka-kemiskinan-dan-stunting-di-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 00:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223949</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sejumlah capaian positif berhasil dicatatkan Pemko Padang sepanjang 2024 lalu. Pemko Padang berhasil meraih kemajuan dalam beberapa sektor penting melalui berbagai program dan upaya kolaboratif. Di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan investasi, serta pengendalian inflasi. &#8220;Alhamdulillah di tahun 2024 yang lalu kita berhasil menurunkan persentase angka kemiskinan menjadi 4,06 persen, kemudian angka stunting dari 1.832 jiwa (3,47 persen) menjadi 1.471 jiwa (2,53 persen), dengan intensitas pengukuran balita setiap bulannya selalu di atas 98 persen,&#8221; ujar Sekda Padang, Andree Algamar saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Kerja Pemerintah Daerah di Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-klaim-penurunan-angka-kemiskinan-dan-stunting-di-2024/">Pemko Padang Klaim Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting di 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sejumlah capaian positif berhasil dicatatkan Pemko Padang sepanjang 2024 lalu. Pemko Padang berhasil meraih kemajuan dalam beberapa sektor penting melalui berbagai program dan upaya kolaboratif.</p>



<p>Di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan investasi, serta pengendalian inflasi.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah di tahun 2024 yang lalu kita berhasil menurunkan persentase angka kemiskinan menjadi 4,06 persen, kemudian angka stunting dari 1.832 jiwa (3,47 persen) menjadi 1.471 jiwa (2,53 persen), dengan intensitas pengukuran balita setiap bulannya selalu di atas 98 persen,&#8221; ujar Sekda Padang, Andree Algamar saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Kerja Pemerintah Daerah di Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Jumat (14/3/2025).</p>



<p>Selanjutnya kata Andree, capaian lain nilai total investasi sebesar Rp3,65 triliun di tahun 2024 dan inflasi Kota Padang dalam sembilan bulan terakhir berada pada batas wajar dan terkendali dengan rentang nilai inflasi 0,87 persen- 3,45 persen.</p>



<p>&#8220;Untuk pembangunan Kota Padang yang lebih baik kedepannya mari sukseskan visi, misi dan program unggulan serta kebijakan Wali Kota yang baru,&#8221; bebernya.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Andree mengharapkan agar mensukseskan sembilan program unggulan. Di antaranya Padang Amanah, Padang Juara, Smart Surau, Sinergi Nagari, Padang Melayani, Padang Rancak, Padang Sigap, UMKM Naik Kelas, dan Jelajah Padang.</p>



<p>&#8220;Forum Konsultasi Publik diharapkan dapat memberikan warna dan dinamika yang positif dalam menghadirkan perencanaan yang Specific, Measurable, Achivable, Relevant dan Time bound (smart) untuk mewujudkan kejayaan Kota Padang,&#8221; tutur Andree.</p>



<p>Andree juga mengharapkan agar terus berkomitmen untuk bekerja dengan penuh integritas, disiplin, dan semangat kebersamaan. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-klaim-penurunan-angka-kemiskinan-dan-stunting-di-2024/">Pemko Padang Klaim Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting di 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223949</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Targetkan Zero Stunting, Pemko Padang Panjang Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral</title>
		<link>https://langgam.id/targetkan-zero-stunting-pemko-padang-panjang-ajak-kolaborasi-lintas-sektoral/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 22:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=218338</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id— Tren penurunan stunting di Kota Padang Panjang menunjukkan hasil yang baik. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kota Serambi Mekkah ini berada di posisi kedua terendah di Sumatera Barat, diangka 15,8 persen. Sedangkan, Data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) Triwulan IV-2024 mencatatkan sebanyak 327 balita stunting (9,71 persen). Terjadi penurunan dari triwulan I-2024 sebanyak 466 balita (13,3 persen). Kendati begitu, Pemko terus berupaya menargetkan zero stunting di kota ini. “Integrasi program dan kolaborasi lintas sektor penting. Semua OPD harus berperan aktif sesuai tupoksi. Satukan langkah, perkuat sinergi, dan jadikan zero stunting sebagai prioritas bersama,” ujar Penjabat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/targetkan-zero-stunting-pemko-padang-panjang-ajak-kolaborasi-lintas-sektoral/">Targetkan Zero Stunting, Pemko Padang Panjang Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong>— Tren penurunan stunting di Kota Padang Panjang menunjukkan hasil yang baik. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kota Serambi Mekkah ini berada di posisi kedua terendah di Sumatera Barat, diangka 15,8 persen.</p>



<p>Sedangkan, Data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) Triwulan IV-2024 mencatatkan sebanyak 327 balita stunting (9,71 persen). Terjadi penurunan dari triwulan I-2024 sebanyak 466 balita (13,3 persen). Kendati begitu, Pemko terus berupaya menargetkan zero stunting di kota ini.</p>



<p>“Integrasi program dan kolaborasi lintas sektor penting. Semua OPD harus berperan aktif sesuai tupoksi. Satukan langkah, perkuat sinergi, dan jadikan zero stunting sebagai prioritas bersama,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, saat Rapat Koordinasi Tim<br>Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), dikutip dari Kominfo, Kamis (19/12/2024).</p>



<p>Tampak hadir, Ketua Tim Hubungan Antar Lembaga, Advokasi dan KIE BKKBN Provinsi Sumbar Rismiati, Pj Ketua TP-PKK Kota, Sri Hidayani, dan pejabat terkait lainnya.</p>



<p>Dikatakan Sonny, Dinas Kesehatan berperan terhadap layanan gizi dan kesehatan optimal. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berperan mengedukasi pola hidup sehat di sekolah. Dinas Sosial PPKBPPPA terkait pendampingan keluarga berisiko stunting. Serta PKK dan kader posyandu perihal monitoring langsung ke lapangan.</p>



<p>Sonny meminta pendekatan berbasis data. Intervensi fokus pada lokus prioritas. Yaitu ibu hamil, anak balita, dan remaja calon pengantin. Kemudian, penggunaan data e-PPGBM dan survei sebagai dasar kebijakan.</p>



<p>“Lakukan penguatan peran keluarga,<br>edukasi pola makan sehat, pemenuhan gizi seimbang, dan ASI eksklusif. Tingkatkan peran ibu dan keluarga dalam pencegahan stunting. Pastikan anggaran yang tersedia digunakan tepat sasaran dan berdampak nyata,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA,  Osman Bin Nur, mengatakan, penurunan stunting di Padang Panjang salah satunya dilakukan melalui Gerakan Bapak Ibu Asuh Cegah Stunting (Basunting) yang sudah berjalan selama tiga tahun sejak 2022. Sudah berhasil mengumpulkan donasi dari berbagai pihak, baik swasta, BUMN, BUMD dan lintas OPD.</p>



<p>“Gerakan Basunting akan berubah nama dengan Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan dan mendukung program Basunting,” tuturnya.</p>



<p>Saat itu juga dilaksanakan pemberian bantuan secara simbolis program Basunting kepada sejumlah sasaran. Sekaligus penyerahan penghargaan kepada bapak ibu asuh anak stunting atas dukungan dan partisipasi dalam gerakan Basunting 2024.</p>



<p>Penghargaan diberikan kepada pimpinan Cabang Bank Nagari, pimpinan Cabang Bank BRI, direktur utama BSM, Baznas, kepala Satpol PP dan Damkar, organisasi Perantau Jawa, Keluarga Pedagang Bakso Nusantara, lembaga di Kelurahan Ekor Lubuk. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/targetkan-zero-stunting-pemko-padang-panjang-ajak-kolaborasi-lintas-sektoral/">Targetkan Zero Stunting, Pemko Padang Panjang Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218338</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penurunan Risiko Stunting di Kota Padang Capai 17,29 Persen pada 2024</title>
		<link>https://langgam.id/penurunan-risiko-stunting-di-kota-padang-capai-1729-persen-pada-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 05:09:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=215391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Jumlah keluarga berisiko stunting di Kota Padang terus menurun secara signifikan dari tahun 2021 hingga 2024. Hingga September 2024, terdapat 17.863 keluarga berisiko stunting, atau sekitar 17,29 persen dari total sasaran. &#8220;Pemetaan keluarga berisiko stunting tahun 2024 dengan jumlah sasaran sebanyak 103.339 keluarga menunjukkan bahwa 17.863 keluarga berada dalam kategori berisiko,&#8221; ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Eri Sendjaya, dalam rapat koordinasi optimalisasi peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar pada Selasa (5/11/2024). Eri menjelaskan tren penurunan jumlah keluarga berisiko stunting selama empat tahun terakhir. Pada tahun 2021,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penurunan-risiko-stunting-di-kota-padang-capai-1729-persen-pada-2024/">Penurunan Risiko Stunting di Kota Padang Capai 17,29 Persen pada 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Jumlah keluarga berisiko stunting di Kota Padang terus menurun secara signifikan dari tahun 2021 hingga 2024. Hingga September 2024, terdapat 17.863 keluarga berisiko stunting, atau sekitar 17,29 persen dari total sasaran.</p>



<p>&#8220;Pemetaan keluarga berisiko stunting tahun 2024 dengan jumlah sasaran sebanyak 103.339 keluarga menunjukkan bahwa 17.863 keluarga berada dalam kategori berisiko,&#8221; ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Eri Sendjaya, dalam rapat koordinasi optimalisasi peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar pada Selasa (5/11/2024).</p>



<p>Eri menjelaskan tren penurunan jumlah keluarga berisiko stunting selama empat tahun terakhir. Pada tahun 2021, terdapat 60.012 keluarga (59,44 persen) yang berisiko stunting. Jumlah ini turun pada tahun 2022 menjadi 37.223 keluarga (37,45 persen), pada tahun 2023 menjadi 25.248 keluarga (25,67 persen), dan pada tahun 2024 mencapai 17.863 keluarga (17,29 persen).</p>



<p>&#8220;Data ini mencerminkan penurunan signifikan selama empat tahun terakhir. Capaian ini adalah hasil kolaborasi yang perlu terus diperkuat melalui koordinasi yang baik,&#8221; tambah Eri.</p>



<p>Eri juga menguraikan sebaran data keluarga berisiko stunting di 11 kecamatan. Di Kecamatan Padang Utara, dari 4.854 keluarga yang dipetakan, terdapat 544 keluarga (11,21 persen) yang berisiko stunting. Di Kecamatan Padang Timur, dari 9.175 sasaran, sebanyak 1.063 keluarga (11,59 persen) masuk kategori berisiko. Kecamatan Nanggalo memiliki 6.118 keluarga sasaran dengan 803 keluarga (13,13 persen) berisiko stunting.</p>



<p>Di Kecamatan Koto Tangah, dengan jumlah sasaran tertinggi yaitu 20.096 keluarga, tercatat 3.338 keluarga (16,61 persen) berisiko stunting. Kecamatan Kuranji mencatat 18.229 sasaran dengan 3.080 keluarga (16,90 persen) berisiko. Di Lubuk Begalung, dari 15.548 keluarga sasaran, terdapat 2.652 keluarga (17,06 persen) berisiko stunting.</p>



<p>Kecamatan Padang Selatan mencatat 1.349 keluarga berisiko (19,49 persen) dari 6.921 sasaran, sementara di Padang Barat, dari 3.691 sasaran, ada 724 keluarga (19,62 persen) yang berisiko. Di Kecamatan Pauh, terdapat 1.679 keluarga berisiko (21,84 persen) dari 7.689 sasaran, sedangkan Lubuk Kilangan memiliki 1.658 keluarga berisiko (22,52 persen) dari 7.362 keluarga sasaran. Kecamatan Bungus Teluk Kabung memiliki persentase tertinggi, yaitu 973 keluarga berisiko (26,61 persen) dari 3.656 sasaran. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penurunan-risiko-stunting-di-kota-padang-capai-1729-persen-pada-2024/">Penurunan Risiko Stunting di Kota Padang Capai 17,29 Persen pada 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215391</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Padang Perkuat Strategi Lintas Sektor untuk Turunkan Angka Stunting</title>
		<link>https://langgam.id/pemkot-padang-perkuat-strategi-lintas-sektor-untuk-turunkan-angka-stunting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 03:50:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=215304</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Padang terus mengintensifkan upaya penurunan angka stunting dengan melibatkan berbagai sektor dan fokus pada kelompok prioritas. Langkah ini menjadi upaya serius untuk mengatasi masalah yang berdampak pada kualitas generasi muda di wilayah tersebut. &#8220;Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tapi juga berdampak langsung pada kecerdasan dan sistem imun anak. Ini tantangan yang harus kita atasi bersama,&#8221; ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setko Padang, Edi Hasymi, saat membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di The ZHM Premiere Hotel, Padang, Sumatra Barat, dilansir dari InfoPublik Padang, Rabu (6/11/2024). Edi Hasymi mengungkapkan bahwa menurut</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkot-padang-perkuat-strategi-lintas-sektor-untuk-turunkan-angka-stunting/">Pemkot Padang Perkuat Strategi Lintas Sektor untuk Turunkan Angka Stunting</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Padang terus mengintensifkan upaya penurunan angka stunting dengan melibatkan berbagai sektor dan fokus pada kelompok prioritas. Langkah ini menjadi upaya serius untuk mengatasi masalah yang berdampak pada kualitas generasi muda di wilayah tersebut.</p>



<p>&#8220;Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tapi juga berdampak langsung pada kecerdasan dan sistem imun anak. Ini tantangan yang harus kita atasi bersama,&#8221; ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setko Padang, Edi Hasymi, saat membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di The ZHM Premiere Hotel, Padang, Sumatra Barat, dilansir dari <em>InfoPublik Padang</em>, Rabu (6/11/2024).</p>



<p>Edi Hasymi mengungkapkan bahwa menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, angka stunting di Kota Padang naik dari 19,5 persen pada 2022 menjadi 24,2 persen pada 2023. Namun, laporan terbaru dari EPPGBM Kota Padang per September 2024 menunjukkan adanya penurunan angka stunting sebesar 2,53 persen, mendorong Pemkot Padang untuk memperkuat program yang sudah berjalan.</p>



<p>Sebagai bagian dari upaya pengentasan stunting, Pemkot Padang merancang strategi komprehensif yang menyasar kelompok prioritas, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak usia 0-59 bulan. “Kami fokus pada intervensi gizi spesifik dan sensitif, seperti peningkatan layanan di Posyandu, pemeriksaan kesehatan calon pengantin di Puskesmas, serta optimalisasi aplikasi Elsimil untuk pendampingan keluarga,” jelas Edi.</p>



<p>Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat pencapaian target penurunan stunting di Kota Padang secara signifikan.</p>



<p>Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Eri Sendjaya, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini juga bertujuan mengevaluasi efektivitas kinerja TPPS dan memastikan setiap program berjalan dengan pendekatan terukur, sehingga target penurunan stunting dapat dicapai dengan lebih optimal. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkot-padang-perkuat-strategi-lintas-sektor-untuk-turunkan-angka-stunting/">Pemkot Padang Perkuat Strategi Lintas Sektor untuk Turunkan Angka Stunting</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215304</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Anak Stunting Semen Padang Bantu &#8216;Wisuda&#8217; 13 Balita di Nagari Labuah Panjang</title>
		<link>https://langgam.id/program-anak-stunting-semen-padang-bantu-wisuda-13-balita-di-nagari-labuah-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 22:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Semen Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213845</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Sebanyak 13 anak di bawah lima tahun (Balita) yang mengalami stunting di Nagari Labuah Panjang, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, diwisuda melalui Program Anak Stunting Semen Padang (PASS). Wisuda ini berlangsung dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (Rakor TPPS) dengan Mitra Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Faskes Dalam Perluasan Jangkauan Pelayanan KB Tahun 2024 di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Solok pada Kamis, 10 Oktober 2024. Hadir dalam kesempatan itu, Pjs Bupati Solok Ali Akbar, Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN Zamhir Setiawan, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Ilham Akbar, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/program-anak-stunting-semen-padang-bantu-wisuda-13-balita-di-nagari-labuah-panjang/">Program Anak Stunting Semen Padang Bantu &#8216;Wisuda&#8217; 13 Balita di Nagari Labuah Panjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> — Sebanyak 13 anak di bawah lima tahun (Balita) yang mengalami stunting di Nagari Labuah Panjang, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, diwisuda melalui Program Anak Stunting Semen Padang (PASS).</p>



<p>Wisuda ini berlangsung dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (Rakor TPPS) dengan Mitra Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Faskes Dalam Perluasan Jangkauan Pelayanan KB Tahun 2024 di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Solok pada Kamis, 10 Oktober 2024.</p>



<p>Hadir dalam kesempatan itu, Pjs Bupati Solok Ali Akbar, Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN Zamhir Setiawan, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Ilham Akbar, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKBP3A) Kabupaten Solok Maryeti Marwazi, 13 balita yang diwisuda stunting beserta orang tua dan para hadirin lainnya.</p>



<p>Secara terpisah, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis mengatakan, PT Semen Padang sebagai bagian dari SIG memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung program penurunan stunting di Sumatera Barat, termasuk melalui Program Anak Stunting Semen Padang (PASS) yang dilaksanakan di Nagari Labuah Panjang. &#8220;Program ini sejalan dengan prinsip kami untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia mengatakan, keberhasilan wisuda 13 balita yang terlepas dari stunting ini adalah bukti nyata dari dampak positif yang dapat dicapai melalui kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat setempat.</p>



<p>Kepala Unit CSR PT Semen Padang Ilham Akbar menambahkan, keberhasilan ini sebagai pencapaian luar biasa, di mana dari 14 anak yang ditangani oleh PASS, 13 di antaranya berhasil terlepas dari stunting.</p>



<p>&#8220;Pendampingan intensif melalui pemberian makanan tambahan sangat berperan dalam keberhasilan ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>PT Semen Padang, kata Ilham, memilih Nagari Labuah Panjang sebagai lokasi PASS berdasarkan pemetaan sosial yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Solok. Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung penurunan stunting, sesuai dengan prinsip Triple Bottom Line dan tujuan pembangunan berkelanjutan.</p>



<p>Pjs Bupati Solok, Ali Akbar, mengapresiasi PT Semen Padang sebagai mitra dalam menangani stunting. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam memastikan generasi yang sehat dan berkualitas. &#8220;Penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Maryeti Marwazi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKBP3A) Kabupaten Solok, menambahkan bahwa berbagai langkah telah diambil untuk mencegah stunting, termasuk peningkatan ekonomi masyarakat dan penyediaan makanan bergizi.</p>



<p>Wali Nagari Labuah Panjang, Marlison, juga menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Padang atas kontribusinya dalam penurunan stunting di nagari mereka.</p>



<p>Usai acara, Ilham Akbar mengisi sesi Talk Show yang membahas keterlibatan PT Semen Padang sebagai mitra dalam program ini. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/program-anak-stunting-semen-padang-bantu-wisuda-13-balita-di-nagari-labuah-panjang/">Program Anak Stunting Semen Padang Bantu &#8216;Wisuda&#8217; 13 Balita di Nagari Labuah Panjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213845</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Temukan 1.569 Anak di Padang Alami Stunting, Terbanyak di Koto Tangah</title>
		<link>https://langgam.id/dinkes-temukan-1-569-anak-di-padang-alami-stunting-terbanyak-di-koto-tangah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 07:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=207676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) menemukan sebanyak 1.569 anak stunting di Kota Padang. Hal ini sesuai dengan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGM) per 5 Juli 2024. Sebelumnya pada Juni lalu, Dinkes Padang telah melakukan Intervensi Serentak Penurunan Stunting (ISPS). Gerakan tersebut merupakan aksi bersama dalam mengatasi stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan balita. Kepala Dinkes Padang, Srikurnia Yati mengatakan, bahwa dari pengukuran yang dilakukan dalam kegiatan intervensi serentak terdapat 58.515 balita yang diukur. Kemudian, sesuai data E-PPGM per 5 Juli 2024, ditemukan 1.569 anak stunting di Kota Padang. Rincian sebaran anak stunting di 11 kecamatan di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dinkes-temukan-1-569-anak-di-padang-alami-stunting-terbanyak-di-koto-tangah/">Dinkes Temukan 1.569 Anak di Padang Alami Stunting, Terbanyak di Koto Tangah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Dinas Kesehatan (Dinkes) menemukan sebanyak 1.569 anak stunting di Kota Padang. Hal ini sesuai dengan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGM) per 5 Juli 2024.</p>



<p>Sebelumnya pada Juni lalu, Dinkes Padang telah melakukan Intervensi Serentak Penurunan Stunting (ISPS). Gerakan tersebut merupakan aksi bersama dalam mengatasi stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan balita.</p>



<p>Kepala Dinkes Padang, Srikurnia Yati mengatakan, bahwa dari pengukuran yang dilakukan dalam kegiatan intervensi serentak terdapat 58.515 balita yang diukur. Kemudian, sesuai data E-PPGM per 5 Juli 2024, ditemukan 1.569 anak stunting di Kota Padang.</p>



<p>Rincian sebaran anak stunting di 11 kecamatan di Kota Padang, terang Srikurnia, yaitu Kecamatan Koto Tangah terdapat 565 anak stunting, Bungus Teluk Kabung (43), Kuranji (114).</p>



<p>Selanjutnya, Lubuk Begalung (109), Lubuk Kilangan (114), Nanggalo (44), Padang Barat (60), Padang Selatan (131), Padang Timur (134), Padang Utara (63), dan Pauh (192).</p>



<p>Srikurnia menegaskan bahwa Pemko tidak akan membiarkan anak stunting di Kota Padang. Pihaknya sudah melakukan deteksi tumbuh kembang anak dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak yang stunting.</p>



<p>&#8220;Semua anak stunting sudah dilakukan pemeriksaan tumbuh kembangnya,&#8221; ujar Srikurnia dilansir dalam laman Facebook Diskominfo Kota Padang, Rabu (17/7/2024). </p>



<p>Hingga saat ini, kata Srikurnia, terdapat 73 anak yang sudah dirujuk ke RSUD dr Rasidin. Kemudian, 193 anak sudah menerima bantuan Baznas berupa susu yang direkomendasikan dokter spesialis anak.</p>



<p>&#8220;Dengan intervensi yang dilakukan, tentunya menjadi evaluasi. Semoga kasus stunting menurun. Selain itu kita juga kita tetap melakukan pengawasan bagi ibu hamil. Sampai bulan Juni ini terdapat kurang lebih 8.700 ibu hamil, 900 di antaranya ada yang anemia,&#8221; terangnya.</p>



<p>Srikurnia mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan bersama kader, agar ibu yang anemia dan mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) tidak melahirkan anak yang stunting. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dinkes-temukan-1-569-anak-di-padang-alami-stunting-terbanyak-di-koto-tangah/">Dinkes Temukan 1.569 Anak di Padang Alami Stunting, Terbanyak di Koto Tangah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207676</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/32 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-05-22 04:19:19 by W3 Total Cache
-->