<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Sinkhole Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/sinkhole/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/sinkhole/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 08:26:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Sinkhole Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/sinkhole/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole</title>
		<link>https://langgam.id/2-053-warga-tak-lagi-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-dprd-kritisi-kinerja-bpbd-soal-lubang-mirip-sinkhole/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 08:26:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkhole]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246988</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 600 kepala keluarga atau lebih 2.053 jiwa di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, pada Kamis siang (14/5/2026), sudah tidak lagi terisolasi.  Akses jalan kabupaten ruas Ladang Laweh-Batas Batusangkar yang ditimbun tanah longsor, sudah dibersihkan warga dengan gotong royong, dibantu mobil penggelontor air milik Dinas Damkar. &#8220;Jalan sudah bisa dilalui, setelah ratusan masyarakat kami, secara manual membersihkan material longsor. Alat berat pemda yang ditunggu, baru datang sore hari, selepas warga kami goro,&#8221; kata Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh, Mawardi Dt Sinaro&#160; Paneh didampingi Ketua Bamus Ustad Yulius, Kepala Jorong Atas Riswan,&#160;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-053-warga-tak-lagi-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-dprd-kritisi-kinerja-bpbd-soal-lubang-mirip-sinkhole/">2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Sebanyak 600 kepala keluarga atau lebih 2.053 jiwa di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, pada Kamis siang (14/5/2026), sudah tidak lagi terisolasi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Akses jalan kabupaten ruas Ladang Laweh-Batas Batusangkar yang ditimbun tanah longsor, sudah dibersihkan warga dengan gotong royong, dibantu mobil penggelontor air milik Dinas Damkar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jalan sudah bisa dilalui, setelah ratusan masyarakat kami, secara manual membersihkan material longsor. Alat berat pemda yang ditunggu, baru datang sore hari, selepas warga kami goro,&#8221; kata Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh, Mawardi Dt Sinaro&nbsp; Paneh didampingi Ketua Bamus Ustad Yulius, Kepala Jorong Atas Riswan,&nbsp; ran Kepala Jorong Bawah Rijola Andiko, Kamis (14/5/2026).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mawardi menyebutkan, ruas jalan yang sudah dibersihkan ratusan warga dibantu beberapa personel Damkar dan BPBD, masih membutuhkan penanganan dengan alat berat.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebab, lereng tebing yang memuntahkan longsor, masih dipenuhi material tanah berlumpur dan kayu tumbang. Begitu pula bahu jalan yang terban ke dalam jurang, juga perlu diturap atau didam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemudian, sekitar seratus meter dekat jalan yang ditimbun longsor ini, badan jalan kabupaten juga berlubang, mirip sinkhole Situjuah. Lubang ini belum ditimbun sama sekali. Untuk sementara, warga yang ingin keluar-masuk nagari, harus kembali lewat ke jalan lama. Jalan ini sebelumnya tak dilewati lagi, karena bekas longsor juga,&#8221; kata dia.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disisi lain, anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, yang bidang kerjanya termasuk kebencanaan dan infrastruktur umum menilai, BPBD Limapuluh Kota lambat dan kehilangan momentum, dalam menetapkan status tanggap darurat bencana.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, status tanggap darurat sudah memenuhi syarat. Karena warga terisolasi, tiga sekolah libur, aktivitas ekonomi terganggu karena pedagang tak bisa jualan ke pasar nagari yang dibuka setiap Rabu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Contoh kelambananan dalam penetapan status tanggap darurat ini, petugas yang datang, tak dibekali logistik memadai. Bahkan, untuk alat berat pun, itu sempat pula pusing memikirkan BBM-nya. Makanya dari awal kami bersaran. Kalau dana operasional terbatas, tetapkan status tanggap darurat untuk melegalisasi penggunaan Rp2,5 miliar pos dana BTT (Biaya Tak Terduga) yang ada dalam APBD 2026,&#8221; sentil Fajar.&nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap, kinerja dan performa BPBD Limapuluh Kota yang pernah terbaik di tingkat nasional, tidak menurun. &#8220;Manajerial di BPBD itu harus komunikatif, berjiwa lapangan, memahami aturan, dan tak boleh takut ambil kebijakan. Agar rakyat kita tak menderita, saat terjadi bencana. Kita punya dana BTT Rp2,5 miliar dalam APBD 2026. Gunakan itu untuk bencana. Jangan ditahan-ditahan,&#8221; tambahnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi, menurut Fajar, bencana yang kembali terjadi dalam beberapa hari ini, tak hanya di Situjuah Ladang Laweh. Tapi juga di wilayah lainya di Limapuluh Kota. Termasuk di Nagari Tungkar, Nagari Situjuah Batua, Nagari Situjuah Banda Dalam. Kemudian juga longsor di ruas jalan provinsi Payakumbuh-Lintau di&nbsp; Lareh Sago Halaban dan di Sariaklaweh, Akabiluru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Khusus&nbsp; badan jalan kabupaten ruas Ladang Laweh-Batas Batusangkar yang berlubang mirip sinkhole, harus segera ditimbun. Akses jalan sementara saat ini, belum aman. Karena pernah longsor di titik yang sama. Maka, kalau tak bisa dengan BTT, perbaiki dengan program dan kegiatan OPD. Kapan perlu, dengan TKD yang dikembalikan dan sedang direview APIP. Apalagi, ini sudah ada laporan dan SK Bencana dari Nagari,&#8221; tegasnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain di Situjuah Ladang Laweh, Fajar Rillah Vesky juga meminta pemda Limapuluh Kota, menangani bencana yang terjadi di Nagari Tungkar dan Nagari Situjuah Batua.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Di Tungkar, ada rumah guru, yang halamanya longsor dan butuh bantuan pemda. Kemudian, ada jalan dan irigasi yang ditimbun longsor, lubuk ikan larangan dan sawah rusak. Terakhir, ada sungai Batang Sandir yang perlu dinormalisasi, memerlukan bantuan  BWS V Sumatera,&#8221; kata Fajar Vesky. <strong>(WAN) </strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-053-warga-tak-lagi-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-dprd-kritisi-kinerja-bpbd-soal-lubang-mirip-sinkhole/">2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246988</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole</title>
		<link>https://langgam.id/2-000-jiwa-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-terhalang-jalan-amblas-mirip-sinkhole/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 08:17:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Amblas]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkhole]]></category>
		<category><![CDATA[Warga terisolasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246882</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 2.000 jiwa terisolasi di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar). Ribuan warga tersebut terisolasi setelah ruas jalan kabupaten di Nagari Situjuah Ladang Laweh amblas akibat hujan deras sejak Selasa (12/5/2026) sore. Akibatnya, jalur tembus Limapuluh Kota &#8211; Batusangkar, Tanah Datar, itu pun putus dan tidak bisa dilewati kendaraan. Jalan amblas itu cukup menarik perhatian. Pasalnya, jalan itu terban membentuk lubang besar mirip sinkhole, peristiwa alam yang viral dan juga terjadi di Limapuluh Kota. Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-000-jiwa-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-terhalang-jalan-amblas-mirip-sinkhole/">2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 2.000 jiwa terisolasi di Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ribuan warga tersebut terisolasi setelah ruas jalan kabupaten di Nagari Situjuah Ladang Laweh amblas akibat hujan deras sejak Selasa (12/5/2026) sore. Akibatnya, jalur tembus Limapuluh Kota &#8211; Batusangkar, Tanah Datar, itu pun putus dan tidak bisa dilewati kendaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jalan amblas itu cukup menarik perhatian. Pasalnya, jalan itu terban membentuk lubang besar mirip sinkhole, peristiwa alam yang viral dan juga terjadi di Limapuluh Kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky mengatakan, jalan tersebut merupakan akses utama keluar masuk warga Nagari Situjuah Ladang Laweh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jalan kabupaten ini tak hanya amblas dan berlubang mirip sinkhole, tapi juga tertimbun material longsor. Dampaknya, ebih dari 2.000 jiwa terisolasi,” kata mantan jurnalis Padang Ekspres itu, Rabu (13/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Putusnya akses jalan membuat aktivitas masyarakat ikut lumpuh. Sekolah diliburkan dan tentunya aktivitas ekonomi warga terganggu karena kendaraan tidak dapat melintas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sekolah libur, ekonomi nyaris lumpuh. Jalan ini harus segera diperbaiki,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fajar meminta Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota segera mengambil langkah tanggap darurat untuk menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, langkah cepat yang perlu dilakukan antara lain kaji cepat lokasi terdampak, pembersihan material longsor, penyelamatan dan evakuasi warga, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami minta pemda segera melakukan langkah tanggap darurat,” katanya. <strong>(ICA)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-000-jiwa-terisolasi-di-situjuah-ladang-laweh-limapuluh-kota-terhalang-jalan-amblas-mirip-sinkhole/">2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246882</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah &#8211; Batusangkar Lumpuh Total</title>
		<link>https://langgam.id/jalan-amblas-mirip-sinkhole-di-limapuluh-kota-jalur-tembus-situjuah-batusangkar-lumpuh-total/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 06:19:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Amblas]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkhole]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246863</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ruas jalan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), dilaporkan amblas usai diguyur hujan lebat sejak Selasa (12/05/2026) sore. Badan jalan yang runtuh itu menyerupai sinkhole hingga memutus akses transportasi. Ruas jalan amblas di Limapuluh Kota itu berada di Lokuak Pangorangan, Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Jalur tersebut merupakan jalan tembus dari Luhak Nan Bungsu ke Batusangkar, Tanah Datar. Hingga kini, jalan tersebut belum bisa dilewati kendaraan. Sebab, badan jalan membentuk lubang besar dan dalam, serupa fenomena sinkhole yang pernah heboh di Limapuluh Kota. Kemudian, material longsor juga menutup sebagian ruas jalan. Anggota Komisi II</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalan-amblas-mirip-sinkhole-di-limapuluh-kota-jalur-tembus-situjuah-batusangkar-lumpuh-total/">Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah &#8211; Batusangkar Lumpuh Total</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Ruas jalan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), dilaporkan amblas usai diguyur hujan lebat sejak Selasa (12/05/2026) sore. Badan jalan yang runtuh itu menyerupai sinkhole hingga memutus akses transportasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ruas jalan amblas di Limapuluh Kota itu berada di Lokuak Pangorangan, Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Jalur tersebut merupakan jalan tembus dari Luhak Nan Bungsu ke Batusangkar, Tanah Datar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga kini, jalan tersebut belum bisa dilewati kendaraan. Sebab, badan jalan membentuk lubang besar dan dalam, serupa fenomena sinkhole yang pernah heboh di Limapuluh Kota. Kemudian, material longsor juga menutup sebagian ruas jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky mengatakan, kondisi tersebut membuat akses transportasi warga terganggu total. Sebab, jalan itu merupakan satu-satunya jalur utama menuju kawasan nagari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jalan kabupaten ini tak hanya amblas dan berlubang mirip sinkhole, tapi juga tertimbun material longsor,” katanya, Rabu (13/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dampak lainnya, ratusan kepala keluarga dilaporkan terisolasi. Aktivitas warga terhenti, termasuk anak sekolah libur dan distribusi ekonomi masyarakat ikut terganggu karena akses transportasi terputus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fajar meminta Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota segera mengambil langkah cepat untuk menangani kerusakan jalan dan dampak bencana yang terjadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita minta Pemda segera melakukan langkah tanggap darurat, mulai dari kaji cepat kerusakan, pembersihan material longsor, hingga pemulihan akses jalan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain jalan amblas di Situjuah Ladang Laweh, hujan deras juga memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah lain di Limapuluh Kota. Di Nagari Tungkar, warga dilaporkan mengungsi akibat banjir<strong>. (ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalan-amblas-mirip-sinkhole-di-limapuluh-kota-jalur-tembus-situjuah-batusangkar-lumpuh-total/">Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah &#8211; Batusangkar Lumpuh Total</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246863</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota</title>
		<link>https://langgam.id/kata-guru-besar-unand-soal-fenomena-sinkhole-di-limapuluh-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 03:21:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkhole]]></category>
		<category><![CDATA[Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=242077</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Fenomenatanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat. Fenomena ini menarik perhatian masyarakat dan beredar luas di media sosial sehingga daerah tersebut ramai dikunjungi orang. Tidak itu saja, Tim ahli dari Badan Geologi juga sudah melakukan kajian terhadap fenomena sinkhole di Limapuluh kota ini. Guru Besar Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas (UNAND) Prof Dian Fiantis turut menjelaskan tentang fenomen sinkhole di Limapuluh Kota tersebut. Menurut Dian, meskipun sinkhole umumnya terjadi di kawasan karst atau batuan kapur, fenomena serupa juga dapat muncul di wilayah vulkanis</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-guru-besar-unand-soal-fenomena-sinkhole-di-limapuluh-kota/">Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Fenomenatanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena ini menarik perhatian masyarakat dan beredar luas di media sosial sehingga daerah tersebut ramai dikunjungi orang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak itu saja, Tim ahli dari Badan Geologi juga sudah melakukan kajian terhadap fenomena sinkhole di Limapuluh kota ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Guru Besar Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas (UNAND) Prof Dian Fiantis turut menjelaskan tentang fenomen sinkhole di Limapuluh Kota tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Dian, meskipun sinkhole umumnya terjadi di kawasan karst atau batuan kapur, fenomena serupa juga dapat muncul di wilayah vulkanis seperti sekitar lereng Gunung Sago.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di daerah vulkanis, sinkhole bisa terbentuk akibat pengikisan material tanah di bawah permukaan oleh aliran air. Tanah vulkanis berasal dari material letusan gunung api seperti abu, tuf, dan breksi yang bersifat berpori dan rapuh,” ungkap Dian dilansir dari unand.ac.id, Sabtu (16/1/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan bahwa air hujan yang mudah meresap ke dalam tanah akan mengalir dan secara perlahan menggerus partikel tanah halus. Proses ini dikenal sebagai piping, yang membentuk rongga kosong di bawah permukaan tanah dan terus membesar seiring waktu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tanda awalnya biasanya berupa retakan halus dan penurunan muka tanah secara perlahan. Ketika lapisan atas tidak lagi mampu menahan beban tanah dan air di atasnya, maka runtuhan bisa terjadi secara tiba-tiba, terutama setelah hujan deras berkepanjangan,” ujar Dian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa wilayah Sumatra Barat memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap fenomena ini karena kombinasi curah hujan yang tinggi, topografi perbukitan yang curam, serta kondisi geologi yang rapuh akibat percampuran batuan karst dan vulkanis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jika air hujan terus masuk ke dalam lubang yang terbentuk, rongga bawah tanah akan semakin melebar dan tepi sinkhole berpotensi runtuh secara bertahap. Dalam kondisi tertentu, sinkhole bahkan dapat berkembang menjadi danau alami atau danau dolina apabila dasar lubang tertutup lapisan kedap air,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dian mengatakan, sinkhole sejatinya merupakan proses geologi alami, tetapi menjadi ancaman serius ketika terjadi di dekat pemukiman atau lahan pertanian karena dapat merusak infrastruktur dan mengganggu sistem air tanah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dian menekankan pentingnya deteksi dini untuk meminimalkan risiko. Beberapa tanda yang dapat diamati masyarakat antara lain munculnya retakan kecil di tanah atau bangunan, halaman yang turun perlahan, pohon yang mulai condong, serta perubahan drastis pada kondisi sumur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti radar tembus tanah, metode geolistrik, dan pemetaan geologi, potensi sinkhole sebenarnya bisa diidentifikasi lebih awal. Mitigasi terbaik bukan menunggu bencana, tetapi memahami isyarat alam sejak dini,” tutur Dian Fiantis.<strong> (*/)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-guru-besar-unand-soal-fenomena-sinkhole-di-limapuluh-kota/">Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">242077</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ini yang Ditelusuri Badan Geologi Selama 3 Hari Pantau Sinkhole di Limapuluh Kota</title>
		<link>https://langgam.id/ini-yang-ditelusuri-badan-geologi-selama-3-hari-pantau-sinkhole-di-limapuluh-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 06:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Geologi]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkhole]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=241888</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim ahli dari Badan Geologi sudah melakukan kajian terdahap fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, selama tiga hari. Saat ini, tim Badan Geologi yang terdiri dari Taufik Wirabuana dan Riyan Nur tersebut telah kembali ke Bandung pada Senin siang (12/6/2026). Anggota DPRD Limapuluh Kota, M Fajar Rillah Vesky mengatakan selama tiga hari di Situjuah Limo Nagari, tim Badan Geologi didampingi BPBD dan Damkar Limapuluh Kota, serta Kepala Jorong Tepi Salmi, tidak hanya memantau lokasi sinkhole yang viral. Namun tim ahli dari Badan Geologi juga melihat sumber air</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ini-yang-ditelusuri-badan-geologi-selama-3-hari-pantau-sinkhole-di-limapuluh-kota/">Ini yang Ditelusuri Badan Geologi Selama 3 Hari Pantau Sinkhole di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Tim ahli dari Badan Geologi sudah melakukan kajian terdahap fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, selama tiga hari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, tim Badan Geologi yang terdiri dari Taufik Wirabuana dan Riyan Nur tersebut telah kembali ke Bandung pada Senin siang (12/6/2026). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota DPRD Limapuluh Kota, M Fajar Rillah Vesky mengatakan selama tiga hari di Situjuah Limo Nagari, tim Badan Geologi didampingi BPBD dan Damkar Limapuluh Kota, serta Kepala Jorong Tepi Salmi, tidak hanya memantau lokasi sinkhole yang viral. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun tim ahli dari Badan Geologi juga melihat sumber air di sekitar lokasi, sawah dan permukiman penduduk, serta sumur warga yang airnya mengalir deras menuju sumber air Masjid Baitul Huda Tungkar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tim ahli dari Badan Geologi, sudah melihat lokasi sinkhole masa lalu yang disebut sawah luluih oleh penduduk lokal. Letaknya di kawasan Sikabu, Nagari Tungkar. Tidak jauh dari lokasi sinkhole sekarang di kawasan Pombatan, Nagari Situjuah Batua,&#8221; kata anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky dalam keterangannya, Selasa (13/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fajar menyebutkan setelah kembali ke Bandung pada Senin siang (12/6/2021), tim Badan Geologi akan melaporkan hasil kajian cepat kepada pemda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tentu kita bersama masyarakat, menunggu hasil kajian cepat itu. Sehingga bisa menjadi kebijakan bagi pemda, untuk penanganan sinkhole dan mitigasi bencana geologi,&#8221; beber Fajar Vesky.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyebutkan, sebelum bertolak ke Bandung, tim Badan Geologi, yakni Taufik Wirabuana, sempat berbincang dengan Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy, Minggu siang (11/1/2026). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat itu, Vasko mengunjungi lokasi sinkhole bersama Bupati Limapuluh Kota Safni, Wabup Ahlul Badrito Resha dan sejumlah pejabat daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam perbincangan itu, Taufik Wirabuana menyampaikan bahwa sinkhole di Situjuah Batua, merupakan sinkhole paling unik yang ditemukannya, selama sepuluh tahun bekerja di Badan Geologi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sinkhole ini unik karena mengeluarkan air. Tapi, kami belum teliti kandungan airnya, karena laboratorium kami di Bandung, pak,&#8221; kata Taufik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai mendengar laporan tim Badan Geologi, Wagub Sumbar Vasko Ruseimy juga mendengar laporan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas ESDM Sumbar. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah itu, Wagub Vasko menyampaikan hasil penelitian Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Sumbar terhadap kandungan air yang keluar dari dalam sinkhole Situjuah Batua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Menurut hasil kajian Dinas Kesehatan, air ini mengandung bakteri yang cukup tinggi. Jadi, kalau bisa, tolong jangan diminum air ini secara langsung. Kecuali melalui proses dimasak. Ya Karena, kalau dalam sisi PH-nya, 6,5 masih dalam batas standar. TDS-nya oke. FE-nya oke. Tapi colinya, bakterinya tinggi. Jadi, ini sepertinya kayak air-air di Tangayia (Batang Air) biasa. Jadi dimasak dulu, jangan langsung diminum, ya buk ya,&#8221; kata Vasko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap, hasil kajian ini menjadi pedoman buat masyarakat. &#8220;Kondisi air ini juga tak ada hubungannya dengan hal-hal mistis. Ini proses alam yang biasa terjadi. Jadi gak ada hubunganya air ini nyambung ke zam-zam. Gak ada. Air ini juga gak ada hubunganya dengann menyembuhin kesehatan. Gak ada Kalau mau yang segar-segar. Mau air yang jernih. Ini air yang jernih. Tapi jangan langsung diminum,&#8221; ungkap Vasko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menyampaikan imbauan dasar dari Pemprov Sumbar, Wagub Vasko meminta tolong, untuk sementara ini, lokasi sinkhole tetap dijaga jaraknya, sesuai batas aman. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tolong Pak Wali Nagari, Pak Bupati, nanti mudah-mudahan hal ini menjadi berkah bagi Situjuah Batua. Menjadi tempat yang cukup diperhatikan. Karena saat ini, dunia memperhatikan Limapuluh Kota. Ini mudah-mudahan semua berkah. Dan tolong jangan terjadi hal-hal syirik di sini,&#8221; harap Vasko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wagub Vasko juga mendorong pemerintah nagari, agar di lokasi sinkhole, nantinya dibuat tempat pemandian, dengan desain khusus. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendengar ini, anggota DPRD Fajar Rillah Vesky dan mamak kepala kaum pemilik lahan, AKP (Purn) Irsal Dt Pobo, mengusulkan Vasko langsung jadi investornya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fajar Vesky juga mengusulkan kepada Wagub Vasko, agar dilakukan lagi pemeriksaan air dalam sinkhole, dengan melibatkan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, menurut Vasko hasil pemeriksaan Diskes dan Dinas LH Sumbar sudah cukup. Tak perlu diulang lagi dengan BPOM. Sebab, air dalam sinkhole belum diproduksi sebagai air dalam kemasan yang pemeriksaannya memang masuk ranah BPOM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bagi kita sendiri, pengumuman dari Wagub Sumbar soal air dalam sinkhole, bukan berarti air tidak boleh dimanfaatkan sama sekali. Boleh. Masyarakat tetap bisa memanfaatkan air sinkhole untuk mengairi sawah. Kemudian, kalau air dalam sinkhole itu hendak dikonsumsi, mesti dimasak terlebih dahulu sampai mendidih, supaya aman dan terhindar dari bakteri,&#8221; ujar Fajar Rillah Vesky. <strong>(*/)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ini-yang-ditelusuri-badan-geologi-selama-3-hari-pantau-sinkhole-di-limapuluh-kota/">Ini yang Ditelusuri Badan Geologi Selama 3 Hari Pantau Sinkhole di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">241888</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kaji Sinkhole di Limapuluh Kota, Kementerian ESDM Turunkan Tim Ahli dari Badan Geologi</title>
		<link>https://langgam.id/kaji-sinkhole-di-limapuluh-kota-kementerian-esdm-turunkan-tim-ahli-dari-badan-geologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 06:49:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkhole]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=241718</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim ahli dari Badan Geologi Bandung yang diturunkan oleh Kementerian Energi dan Sumbar Daya Mineral (ESDM) melakukan pengkajian terhadap fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. Tim Badan Geologi tersebut terdiri dari Riyan Nur dan Taufik Wirabuana. Saat berada di lokasi sinkhole, Kamis (8/1/2026), tim ahli ini didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota Ardiman, serta anggota DPRD M Fajar Rillah Vesky. Selain itu, juga hadir Camat Situjuah Limo Nagari IL Yandri, Kapolsek AKP Hendra, Danpos TNI Peltu Wahidi, Wali Nagari Emil Nofri Ihsan, dan Kepala Jorong Tepi Salmi. &#8220;Kami baru datang,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kaji-sinkhole-di-limapuluh-kota-kementerian-esdm-turunkan-tim-ahli-dari-badan-geologi/">Kaji Sinkhole di Limapuluh Kota, Kementerian ESDM Turunkan Tim Ahli dari Badan Geologi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Tim ahli dari Badan Geologi Bandung yang diturunkan oleh Kementerian Energi dan Sumbar Daya Mineral (ESDM) melakukan pengkajian terhadap fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim Badan Geologi tersebut terdiri dari Riyan Nur dan Taufik Wirabuana. Saat berada di lokasi sinkhole, Kamis (8/1/2026), tim ahli ini didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota Ardiman, serta anggota DPRD M Fajar Rillah Vesky.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, juga hadir Camat Situjuah Limo Nagari IL Yandri, Kapolsek AKP Hendra, Danpos TNI Peltu Wahidi, Wali Nagari Emil Nofri Ihsan, dan Kepala Jorong Tepi Salmi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami baru datang, agenda kami fokus pengambilan data dan pemeriksaan data terhadap fenomena sinkhole di sini,&#8221; ujar Taufik Wirabuana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Taufik menjelaskan bahwa pihaknya berencana akan melakukan kajian selama dua hari ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Rencananya, Sabtu sampai Minggu. Kita di sini belum all-out. Kita hanya fokus pada kajian cepat, pemeriksaan untuk menjawab fenomena apa sebenarnya. Melihat fenomena tanahnya seperti apa, airnya seperti apa. Kondisi sinkhole di sini, tentu berbeda dengan di Jawa,&#8221; beber Taufik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Taufik menyebutkan bahwa dirinya sempat melihat di media sosial terkait banyaknya masyarakat atau pengunjung dari luar daerah yang datang mengambil air dari dalan sinkhole untuk obat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya,&#8221; terang Taufik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota DPRD Limapuluh Kota, M Fajar Rillah Vesky menyampaikan terima kasih kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria, yang merespons cepat surat dari Pemkab Limapuluh Kota, camat, dan pemerintah nagari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Surat tersebut terkait agar Kementerian ESDM dapat menurunkan tim untuk mengkaji fenomena sinkhole di Situjuah Batua. Sehingga masyarakat tidak cemas dan tidak beredar spekulasi liar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia berharap dengan kedatangan tim dan kajian teknis dari Badan Geologi, bisa menjawab berbagi spekulasi liar dan kecemasan warga atas fenomena sinkhole ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kajian dari Badan Geologi, terang Fajar, tentu akan menjadi acuan bagi pemda, dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mewakili masyarakat, kita berterima kasih kepada Pak Bahlil, dan Plt Kaban Geologi, Ibu Lana Saria yang quick respons,&#8221; ucap Fajar. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kaji-sinkhole-di-limapuluh-kota-kementerian-esdm-turunkan-tim-ahli-dari-badan-geologi/">Kaji Sinkhole di Limapuluh Kota, Kementerian ESDM Turunkan Tim Ahli dari Badan Geologi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">241718</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Badan Geologi Rekomendasikan Sinkhole di Limapuluh Kota Jadi Tempat Penyimpanan Air</title>
		<link>https://langgam.id/badan-geologi-rekomendasikan-sinkhole-di-limapuluh-kota-jadi-tempat-penyimpanan-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 07:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Sinkhole]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=241621</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa fenomena amblesan (sinkhole) di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, bukan terjadi pada endapan batuan vulkanik, melainkan karena proses erosi buluh. Badan Geologi dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (6/1/2026) menjelaskan bahwa erosi buluh adalah proses pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan yang membentuk saluran pipa. Badan Geologi menyebutkan bahwa ada lima faktor penyebab erosi buluh. Pertama jenis batuan: mineral lempung: batuan berstruktur halus. Kedua, intensitas curah hujan: tinggi. Ketiga, proses kejadian: terbentuk rekahan secara perlahan yang menjadi jalur aliran air bawah tanah.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/badan-geologi-rekomendasikan-sinkhole-di-limapuluh-kota-jadi-tempat-penyimpanan-air/">Badan Geologi Rekomendasikan Sinkhole di Limapuluh Kota Jadi Tempat Penyimpanan Air</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa fenomena amblesan (sinkhole) di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, bukan terjadi pada endapan batuan vulkanik, melainkan karena proses erosi buluh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Geologi dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (6/1/2026) menjelaskan bahwa erosi buluh adalah proses pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan yang membentuk saluran pipa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Geologi menyebutkan bahwa ada lima faktor penyebab erosi buluh. Pertama jenis batuan: mineral lempung: batuan berstruktur halus. Kedua, intensitas curah hujan: tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga, proses kejadian: terbentuk rekahan secara perlahan yang menjadi jalur aliran air bawah tanah. Keempat, tataguna lahan: pertanian intensif, sistem irigasi buruk, dan alihfungsi lahan. Kelima, graudien hidraulik air tanah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Berdasarkan analisis Badan Geologi, kejadian amblesan atau fenomena sinkhole di Situjuah Batua, diawali oleh terbentuknya rekahan pada permukaan lapukan batuan tuff, dengan alas batu gamping malihan yang kedap air (impermeable). Rekahan ini berfungsi sebagai media masuknya air ke dalam tanah,&#8221; tulis Badan Geologi dalam rilisnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Geologi menyebutkan, bahwa air yang mengalir pada rekahan tanah tersebut memicu terjadinya proses erosi buluh. Akibat erosi buluh terbentuk rongga di bawah tanah, yang diikuti dengan runtuhnya tanah permukaan dan membentuk sinkhole (analisis Badan Geologi, 2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesimpulannya, Badan Geologi menyatakan, fenomena alam sinkhole di kawasan Pertanian Pombatan, Situjuah Batua, terjadi karena proses erosi buluh dan tidak terjadi secara mendadak. Proses ini terjadi pada batuan berbutir halus dengan intensitas hujan tinggi. Proses pembentukan sinkhole ini berbeda dengan proses pembentukan sinkhole pada batu gamping.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan kesimpulan ini. Badan Geologi, Kementerian ESDM menyampaikan tiga rekomendasi. Pertama, lubang yang terbentuk pada sinkhole dapat dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan air dengan membuat pagar pengaman di sekitar lubang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rekomendasi kedua, peristiwa seperti ini berpotensi terjadi pada lokasi lain pada lahan pertanian sekitarnya. Bila mulai terbentuk retak dan rekahan yang membesar, masyarakat agar melakukan pemantauan dan melaporkan kepada aparat setempat untuk berkoordinasi dengan instansi yang berwenang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Rekomendasi ketiga, masyarakat diimbau tetap tenang, bila terdengar suara gemuruh dari permukaan tanah.<strong> (*/)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/badan-geologi-rekomendasikan-sinkhole-di-limapuluh-kota-jadi-tempat-penyimpanan-air/">Badan Geologi Rekomendasikan Sinkhole di Limapuluh Kota Jadi Tempat Penyimpanan Air</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">241621</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/66 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 2/4 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-09-25 17:26:37 by W3 Total Cache
-->