<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Rute Tour de Singkarak 2019 Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/rute-tour-de-singkarak-2019/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/rute-tour-de-singkarak-2019/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Nov 2019 13:45:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Rute Tour de Singkarak 2019 Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/rute-tour-de-singkarak-2019/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>TdS Etape 6: Singkarak &#8211; Solok Selatan, Berkejaran di Lintasan Terpanjang</title>
		<link>https://langgam.id/tds-etape-6-singkarak-solok-selatan-berkejaran-di-lintasan-terpanjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 02:43:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18093</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tour de Singkarak memasuki etape keenam, Kamis (7/11/2019). Para pembalap pada etape 6 akan menempuh jarak terpanjang di TdS 2019, sepanjang 214.1 kilometer. Mereka akan start di Dermaga Singkarak, Kabupaten Solok dan finis di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan. Tim Media TdS 2019 merilis, start di Dermaga Danau Singkarak pada pukul 10.00 WIB. Para pembalap akan melewati pintu gerbang Saniang Baka, Singkarak Sumpur Hotel, Batipuh Selatan dan Polsek Singkarak. Kemudian, melalui Balai Kota Solok, Gunung Talang, Alahan Panjang, Surian dan Muara Labuh. Sebelum kemudian finis, dengan perkiraan waktu pukul 14.28 WIB. Rute yang dilewati pada etape ini juga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-6-singkarak-solok-selatan-berkejaran-di-lintasan-terpanjang/">TdS Etape 6: Singkarak &#8211; Solok Selatan, Berkejaran di Lintasan Terpanjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tour de Singkarak memasuki etape keenam, Kamis (7/11/2019). Para pembalap pada etape 6 akan menempuh jarak terpanjang di TdS 2019, sepanjang 214.1 kilometer. Mereka akan start di Dermaga Singkarak, Kabupaten Solok dan finis di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan.</p>
<p>Tim Media TdS 2019 merilis, start di Dermaga Danau Singkarak pada pukul 10.00 WIB. Para pembalap akan melewati pintu gerbang Saniang Baka, Singkarak Sumpur Hotel, Batipuh Selatan dan Polsek Singkarak. Kemudian, melalui Balai Kota Solok, Gunung Talang, Alahan Panjang, Surian dan Muara Labuh. Sebelum kemudian finis, dengan perkiraan waktu pukul 14.28 WIB.</p>
<p>Rute yang dilewati pada etape ini juga berat dan menantang. Butuh strategi jitu dan kerjasama tim yang solid agar mampu menaklukkan seluruh medan lintasan dan mengunci gelar juara pada etape ini.</p>
<p>Tiga titik Sprint dan tiga titik King Of Mountain (KOM) masing-masing berada di Singkarak, Surian dan Muara Labuh (Sprint) dan Gunung Talang, Alahan Panjang serta, Muara Labuh (KOM), siap menguras tenaga 84 pembalap yang tersisa.</p>
<p>Persaingan pada etape 6 ini, diprediksi akan semakin sengit. Pembalap asal Sapura Cycling Team Cristian Raileanu hanya terpaut 59 detik dari pemuncak klasemen sementara yang juga rekan setimnya, Jesse Ewart. Yellow jersey bisa jadi akan berpindah tangan.</p>
<p>Bukan hanya Raileanu. Jonel Carcueva dari tim Go For Gold Pilipphines yang hanya terpaut 3 menit 12 detik dengan Jesse juga mengintai yellow jersey. Carcueva diprediksi bakal habis-habisan untuk mempersempit jarak waktu dari Ewart dan Raileanu. Tren penampilannya sedang positif.</p>
<p>Dalam etape 5 yang berat, Jonel Carcueva finis terdepan. Ia mencatatkan waktu 5 jam 34 menit 33 detik. Ia hanya terpaut 17 detik dari pebalap Thanakhan Chaiyasombat yang berada diposisi kedua. Dan selisih 26 detik dari pebalap Indonesia dari KFC Cycling Team, Agung Shabana.</p>
<p>Agung Shabana, pembalap Indonesia dari tim KFC Cycling Team yang pada etape 5 mampu finis di urutan ketiga bukan tidak mungkin jadi &#8220;kuda hitam&#8221; pada etape ini. Sementara, ia menyabet gelar juara untuk kategori Best Indonesian Rider dengan total catatan waktu 5 jam 34 menit 59 detik.</p>
<p>Kerja sama dan dukungan solid dari rekan setimnya, dianggap Agung merupakan angin segar bagi dirinya untuk menjadi yang terbaik pada iven Tour de Singkarak tahun ini.</p>
<p>&#8220;Saya dibantu oleh teman se tim. Saya terima kasih kepada teman se tim saya, yang sudah memberikan dukungan hingga bisa menjuarai nomor tiga (etape V),&#8221; kata Agung.</p>
<p>Pemuncak klasemen sementara dan pemegang <em>Yellow Jersey</em> serta <em>Green Jersey</em> Jesse Ewart hanya mampu finis di urutan sembilan. Ia mencatatkan waktu 5 jam 35 menit 12 detik.</p>
<p>Hingga kini, Jesse Ewart masih di puncak klasemen sementara dengan torehan total waktu 19 menit 13 menit 25 detik. Selisih waktunya hanya 59 detik dengan rekan satu timnya Cristian Raileanu yang bertengger di urutan kedua. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-6-singkarak-solok-selatan-berkejaran-di-lintasan-terpanjang/">TdS Etape 6: Singkarak &#8211; Solok Selatan, Berkejaran di Lintasan Terpanjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembalap Akui Tanjakan Kelok 44 Berat, Peraih &#8220;Yellow Jersey&#8221; Hanya Finis di Urutan 9</title>
		<link>https://langgam.id/pembalap-akui-tanjakan-kelok-44-berat-peraih-yellow-jersey-hanya-finis-di-urutan-9/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2019 16:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pembalap asal Australia Jesse Ewart masih menguasai yellow jersey dan green jersey sekaligus hingga etape kelima Tour de Singkarak, Rabu (6/11/2019). Pembalap dari Sapura Cycling Team (Malaysia) itu membukukan catatan waktu 19 jam, 13 menit 25 detik dari total lima etape. Namun, posisinya sebagai peraih yelow jersey, terancam. Total jarak waktu dengan rekan satu timnya, Cristian Raileanu yang berada di peringkat kedua, hanya 59 detik. Di urutan ketiga, terpaut 3 menit 12 detik dengan Jesse, pembalap Filipina Jonel Carcueva juga &#8220;mengintai&#8221; yellow jersey. Carcueva melesat ke peringkat ketiga di total waktu sementara, karena berhasil menjadi yang tercepat di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembalap-akui-tanjakan-kelok-44-berat-peraih-yellow-jersey-hanya-finis-di-urutan-9/">Pembalap Akui Tanjakan Kelok 44 Berat, Peraih &#8220;Yellow Jersey&#8221; Hanya Finis di Urutan 9</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pembalap asal Australia Jesse Ewart masih menguasai <em>yellow jersey </em>dan <em>green jersey</em> sekaligus hingga etape kelima Tour de Singkarak, Rabu (6/11/2019).</p>
<p>Pembalap dari Sapura Cycling Team (Malaysia) itu membukukan catatan waktu 19 jam, 13 menit 25 detik dari total lima etape. Namun, posisinya sebagai peraih <em>yelow jersey</em>, terancam.</p>
<p>Total jarak waktu dengan rekan satu timnya, Cristian Raileanu yang berada di peringkat kedua, hanya 59 detik. Di urutan ketiga, terpaut 3 menit 12 detik dengan Jesse, pembalap Filipina Jonel Carcueva juga &#8220;mengintai&#8221; <em>yellow jersey</em>.</p>
<p>Carcueva melesat ke peringkat ketiga di total waktu sementara, karena berhasil menjadi yang tercepat di etape 5. Rute sepanjang 206.5 kilometer tersebut <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">start di Payakumbuh dan finis di Embun Pagi, Kabupaten Agam</a>.</p>
<p>Ia mencatatkan waktu 5 jam 34 menit 33 detik. Disusul Pembalap Thailand Thanakhan Chaiyasombat di posisi kedua, yang terpaut 17 detik di belakang Carcueva. Dengan selisih 26 detik dari Carcueva, pembalap Indonesia dari KFC Cycling Team, Agung Shabana menempati urutan ketiga.</p>
<p>Sementara, Jesse Ewart yang masih tercepat dari akumulasi lima etape, di rute ini hanya mampu finis di urutan 9. Ia mencatatkan waktu 5 jam 35 menit 12 detik atau terpaut 39 detik di belakang Carcueva.</p>
<p>Sementara, pembalap andalan Indonesia Agung Shabana terus menunjukkan tren positif. Pada etape kelima ini, Agung mampu menyabet gelar juara untuk kategori Best Indonesian Rider dengan total catatan waktu 5 jam 34 menit 59 detik.</p>
<p>Disusul di peringkat kedua rekan setim Agung, Muhammad Abdurrohman yang membukukan waktu 5 jam 35 menit 12 detik dan diurutan ketiga Sandy Nur Hasan dari PGN dengan catatan waktu 5 jam 35 menit 12 detik.</p>
<p>“Rute ini sangat sulit dan berat. Namun saya dibantu oleh teman satu tim. Saya terima kasih kepada teman satu tim saya, yang sudah memberikan dukungan hingga bisa menjuarai nomor tiga,” kata Agung.</p>
<p>Senada dengan Agung, Ewart juga menilai rute pada etape ke V ini cukup berat. Meski demikian, Ewart tetap konsisten mempertahankan posisi yang sudah ia raih hingga saat ini.</p>
<p>“Tujuan saya dari awal yakni, mempertahankan Yellow Jersey. Namun juga, tetap berusaha untuk mendapatkan dan pertahankan Green Jersey,” ujar Ewart</p>
<p>Sedangkan untuk gelar juara Best Climber’s Classification atau raja tanjakan pada etape ini direbut oleh pembalap Ismael Grospe Jr dari Go For Gold Philippines dengan total 58 poin.</p>
<p>Menurut Grospe, lintasan etape ini, terutama di saat mulai menanjak rute kelok 44, sangatlah berat. Namun akhirnya ia mampu melepaskan diri dari pleton. Hingga akhirnya mampu meraih gelar juara tanjakan. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembalap-akui-tanjakan-kelok-44-berat-peraih-yellow-jersey-hanya-finis-di-urutan-9/">Pembalap Akui Tanjakan Kelok 44 Berat, Peraih &#8220;Yellow Jersey&#8221; Hanya Finis di Urutan 9</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18081</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TdS Etape 5: Dari Payakumbuh ke Sicincin, Mendaki Kelok 44 Sebelum Finis</title>
		<link>https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2019 01:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18021</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Tour de Singkarak (TdS) 2019 memasuki etape kelima. Sebanyak 84 pembalap yang tersisa die tape ini akan menjalani rute sepanjang 206.5 kilometer. Mereka start dari depan Kantor Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh dan akan finis di Embun Pagi, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Tim Media TdS 2019 merilis, pembalap start dari Payakumbuh pada pukul 10.00 WIB. Mereka kemudian bakal melintasi kawasan Tugu Adipura, Polsek Akabiluru, melewati Padang Panjang, Lembah Anai dan terus ke Sicincin. Dari sini, pembalap berbelok arah ke Padang Pariaman melewati Sungai Limau, Tanjung Mutiara dan Manggopoh. Kemudian terus ke Lubuk Basung, tepi Danau Maninjau, Kelok 44 sebelum</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">TdS Etape 5: Dari Payakumbuh ke Sicincin, Mendaki Kelok 44 Sebelum Finis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> – Tour de Singkarak (TdS) 2019 memasuki etape kelima. Sebanyak 84 pembalap yang tersisa die tape ini akan menjalani rute sepanjang 206.5 kilometer. Mereka start dari depan Kantor Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh dan akan finis di Embun Pagi, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.</p>
<p>Tim Media TdS 2019 merilis, pembalap start dari Payakumbuh pada pukul 10.00 WIB. Mereka kemudian bakal melintasi kawasan Tugu Adipura, Polsek Akabiluru, melewati Padang Panjang, Lembah Anai dan terus ke Sicincin. Dari sini, pembalap berbelok arah ke Padang Pariaman melewati Sungai Limau, Tanjung Mutiara dan Manggopoh. Kemudian terus ke Lubuk Basung, tepi Danau Maninjau, Kelok 44 sebelum kemudian finis di Embun Pagi sekira pukul 15.18 WIB.</p>
<p>Rute ini termasuk salah satu yang berat karena tanjakan dan tikungan tajam sepanjang jalur Kelok 44 dari Maninjau ke Embun Pagi. Namun, bonusnya adalah pemandangan cantik Danau Maninjau di sepanjang jalan menjelang finis itu.</p>
<p>Masing-masing pembalap, tentu saja bakal menerapkan strategi baru untuk mampu menaklukkan lintasan pada etape ini. Selain lebih panjang dan jarak tempuh yang lebih jauh, medan lintasan juga semakin berat.</p>
<p>Karakteristik jalur lintasan dengan pendakian yang panjang serta tikungan tajam, bakal banyak menguras tenaga para pembalap. Yang tak kuat pada lintasan ini, akan tumbang.</p>
<p>Meski banyak pendakian, namun race director hanya menetapkan dua titik tanjakan untuk perebutan gelar juara kategori Best Climber Classification yakni di Baso dan Embun Pagi. Sementara untuk titik Sprint, terdapat tiga titik yang berada di Pasar Ibuh, Pasar Sungai Sariak dan Sungai Limau.</p>
<p>Selama perhelatan TdS, rute di kelok 44 ini dikenal sebagai salah satu rute paling ekstrem. Bahkan, ada yang menyebutnya dengan rute &#8220;pembantaian&#8221;. Memiliki sudut kemiringan jalur sekitar 45° hingga 60°, membuat banyak pembalap yang berguguran. Sesuai dengan namanya, lintasan ini memiliki 44 buah tikungan dengan tanjakan yang sangat tajam.</p>
<p>Diketahui, hingga etape ke-V ini, pembalap berdarah Australia yang memperkuat Team Sapura Cycling, Jesse Ewart, masih kokoh memimpin puncak klasemen sementara dengan total catatan waktu 13 jam 38 menit 13 menit.</p>
<p>Jesse Ewart ditempel ketat, hanya terpaut 1 menit 2 detik dari Cristian Raileanu yang merupakan rekan setimnya. Dan dibayangi oleh Ismael Grospe Jr dari Go For Gold Philippines dengan catatan waktu 13 jam 41 menit 53 detik pada urutan ketiga.</p>
<p>Selain menjadi pemuncak klasemen, Jesse Ewart hingga kini juga tetap menjadi pebalap yang tercepat untuk kategori Best Spinter Classification dengan torehan 48 poin. Disusul Marcelo Felipe dari 7Eleven Cliqq-Air21 by Roadbike Philippines dengan 32 poin di urutan kedua dan Muhammad Abdurrohman dari KFC Cycling Team yang mengantongi 24 poin diposisi ketiga. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tds-etape-5-dari-payakumbuh-ke-sicincin-mendaki-kelok-44-sebelum-finis/">TdS Etape 5: Dari Payakumbuh ke Sicincin, Mendaki Kelok 44 Sebelum Finis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18021</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TdS Etape 4: Ke Sawahlunto dari Dharmasraya, Menyusur Lintas Tengah Sumatra</title>
		<link>https://langgam.id/etape-4-tds-ke-sawahlunto-dari-dharmasraya-menyusur-lintas-tengah-sumatra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2019 03:54:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=17978</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Memasuki etape keempat Tour de Singkarak 2019, para pembalap akan menjalani rute sepanjang 205,3 kilometer, Selasa (5/11/2019). Mereka start dari depan Kantor Bupati Dharmasraya dan finis di Lapangan Segitiga, Kota Sawahlunto. Rute dari pusat Kerajaan Malayu Dharmasraya pada abad ke-12 menuju pusat tambang warisan dunia Unesco tersebut akan menyusuri jalan lintas tengah Sumatra. Pembalap akan melewati Simpang Sikabau, Koto Baru, Polres Dharmasraya, Kiliran Jao, MAN 1 Sijunjung hingga sampai nanti di pusat kota tua Sawahlunto. Tim Media TdS 2019 merilis, delapan pembalap kemungkinan besar tidak bisa ikut serta memperkuat tim mereka. Hal ini karena pada etape sebelumnya tidak</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/etape-4-tds-ke-sawahlunto-dari-dharmasraya-menyusur-lintas-tengah-sumatra/">TdS Etape 4: Ke Sawahlunto dari Dharmasraya, Menyusur Lintas Tengah Sumatra</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Memasuki etape keempat Tour de Singkarak 2019, para pembalap akan menjalani rute sepanjang 205,3 kilometer, Selasa (5/11/2019). Mereka start dari depan Kantor Bupati Dharmasraya dan finis di Lapangan Segitiga, Kota Sawahlunto.</p>
<p>Rute dari pusat Kerajaan Malayu Dharmasraya pada abad ke-12 menuju pusat tambang warisan dunia Unesco tersebut akan menyusuri jalan lintas tengah Sumatra. Pembalap akan melewati Simpang Sikabau, Koto Baru, Polres Dharmasraya, Kiliran Jao, MAN 1 Sijunjung hingga sampai nanti di pusat kota tua Sawahlunto.</p>
<p>Tim Media TdS 2019 merilis, delapan pembalap kemungkinan besar tidak bisa ikut serta memperkuat tim mereka. Hal ini karena pada etape sebelumnya tidak dapat melanjutkan jalannya perlombaan. Mereka adalah Jinggo Tabayoyong, Amirhossein Jamshidian Ghalehsefidi, Jetsada Janluang, James Jober, Phyuth Youen, Joshua Harris, Mahdi Rouzbahaneh dan Arri Pratama.</p>
<p>Pada etape 4 ini, karakteristik medan lintasan sangat berbeda jika dibandingkan etape 3 ketiga dengan jalur cukup ekstrem. Banyak pendakian, penurunan dan tikungan yang tajam. Lintasan etape ini merupakan lintasan monoton bagi pembalap, karena umumnya jalan lurus dan datar.</p>
<p>Lintasan ini, hanya memiliki dua titik tanjakan atau King Of Mountain (KOM) yakni berada di Kota Baru dan Kiliran Jao. Sementara untuk Sprint terdapat tiga titik masing-masing berada di Koto Baru, Dharmasraya dan Tanjung Gadang.</p>
<p>Lebih banyaknya titik Sprint ketimbang King Of Mountain pada etape ini, karena rute didominasi lintasan yang lurus. Kondisi cuaca yang cukup panas, juga dipastikan bakal menguras energi para pebalap.</p>
<p>Menjelang etape keempat ini, pembalap asal Australia, Jesse Ewart yang memperkuat Team Sapura Cycling masih kokoh dipuncak klasemen sementara. Ewart membukukan total catatan waktu 8 jam 42 menit 49 detik.</p>
<p>Perubahan pemuncak klasemen sementara bisa saja berubah. Hal ini mengingat Ewart saat ini ditempel ketat oleh rekan setimnya yakni Cristian Raileanu yang hanya terpaut 1 menit 9 detik. Disusul peringkat ketiga pembalap dari Go For Gold Philippine, Ismael Grospe Jr dengan torehan total waktu 8 jam 46 menit 16 detik. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/etape-4-tds-ke-sawahlunto-dari-dharmasraya-menyusur-lintas-tengah-sumatra/">TdS Etape 4: Ke Sawahlunto dari Dharmasraya, Menyusur Lintas Tengah Sumatra</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17978</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ismael Grospe Terdepan di Etape 3, &#8220;Yellow Jersey&#8221; TdS Masih Dikuasai Jesse Ewart</title>
		<link>https://langgam.id/ismael-grospe-terdepan-di-etape-3-yellow-jersey-tds-masih-dikuasai-jesse-ewart/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2019 08:30:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=17922</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pembalap Filiphina Ismael Jr. Grospe berhasil menjadi yang terdepan pada etape ketiga Tour de Singkarak (TdS) 2019, Senin (4/11/2019). Pembalap dari tim Go For Gold (Philippina) itu, finis di urutan pertama dengan torehan waktu 3 jam 16 menit 14 detik setelah menempuh rute sepanjang 129,9 kilometer. Di tempat kedua, menyusul pembalap asal Indonesia, Bambang Suryadi dari PGN Road Cycling Team, dengan catatan waktu yang sama. Menyusul kemudian, Kurniawan dari Banyuwangi Road Cycling Community diurutan ketiga dengan selisih waktu 4 detik. Tim Media TdS 2019 merilis, selain finis tercepat, Grospe sekaligus mematahkan rekor Jesse Ewart. Sebelumnya, pembalap Australia dari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ismael-grospe-terdepan-di-etape-3-yellow-jersey-tds-masih-dikuasai-jesse-ewart/">Ismael Grospe Terdepan di Etape 3, &#8220;Yellow Jersey&#8221; TdS Masih Dikuasai Jesse Ewart</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pembalap Filiphina Ismael Jr. Grospe berhasil menjadi yang terdepan pada etape ketiga Tour de Singkarak (TdS) 2019, Senin (4/11/2019). Pembalap dari tim Go For Gold (Philippina) itu, finis di urutan pertama dengan torehan waktu 3 jam 16 menit 14 detik setelah menempuh rute sepanjang 129,9 kilometer.</p>
<p>Di tempat kedua, menyusul pembalap asal Indonesia, Bambang Suryadi dari PGN Road Cycling Team, dengan catatan waktu yang sama. Menyusul kemudian, Kurniawan dari Banyuwangi Road Cycling Community diurutan ketiga dengan selisih waktu 4 detik.</p>
<p>Tim Media TdS 2019 merilis, selain finis tercepat, Grospe sekaligus mematahkan rekor Jesse Ewart. Sebelumnya, pembalap Australia dari Sapura Cycling Team (Malaysia) menjadi yang tercepat dalam dua etape berturut-turut.</p>
<p>Pada etape yang mengambil rute Kabupaten Limapuluh Kota &#8211; Kota Padang Panjang ini, Jesse Ewart tumbang. Ia hanya mampu finish pada urutan ke 26 dengan catatan waktu 3 jam 16 menit 56 detik.</p>
<p>Meski finis di urutan belakang, namun Ewart masih berhak mengenakan Yellow Jersy dan memimpin klasemen sementara dengan total catatan waktu 8 jam 42 menit 29 detik. Catatannya selisih 1 menit 9 detik dengan rekan satu timnya Raileanu Cristian. Grospe menyusul di tempat ketiga akumulasi waktu tercepat, berjarak 3 menit 27 detik di bawah Ewart.</p>
<p>Walau harus rela melepaskan podium pertama pada etape ketiga ini, namun Jesse Ewart tetap konsisten mempertahankan gelar juara untuk kategori Best Sprinter Classification dan tetap berhak mengenakan Green Jersey.</p>
<p>Hingga kini, total poin yang dibukukan oleh Jesse Ewart untuk kategori Best Sprinter Classification yakni 36 poin. Disusul oleh Suryadi Bambang dengan total 33 poin diurutan kedua dan Grospe Ismael Jr pada urutan ketiga dengan total 23 poin.</p>
<p>Sementara untuk kategori Best Climber Classification (raja tanjakan), Grospe Ismael berhasil menyabet Polka Dot Jersey setelah berhasil menempati posisi pertama dengan 44 poin.</p>
<p>Di etape ini, Suryadi Bambang berhasil menggeser posisi Firdaus Ahmad Yoga Ilham yang tak lain merupakan rekan setimnya. Ia mengunci gelar juara untuk kategori Best Indonesia Rider, yang pada etape kedua pada Minggu diraih oleh Firdaus.</p>
<p>Hingga etape 3 ini, Go For Gold Philippines bertengger di posisi pertama pada kategori Stage Team Classification. Tim ini mencatatkan waktu 9 jam 49 menit 50 detik. Selisih 16 detik dari PGN Road Cycling Team dan 20 detik dari Banyuwangi Road Cycling Community.</p>
<p>Sementara, kategori Team general Classification by time, Sapura Cycling di urutan pertama. Tim ini mencatatkan waktu 26 jam 19 menit 36 detik. Disusul Go For Gold Philippines diurutan kedua dengan total wakti 26 jam 20 menit 5 detik dan selisih 54 detik dari PGN Road Cycling Team di urutan ketiga.</p>
<p>Sebelumnya, 94 pebalap yang tersisa pada etape 3 ini, menghadapi medan lintasan yang cukup berat. Karakteristik jalur yang didominasi pendakian dan tikungan cukup tajam, menuntut para pembalap harus berhati-hati.</p>
<p>Meski harus menghadapi rintangan medan lintasan yang lebih berat, namun pada etape ke III ini, para pebalap mendapatkan bonus untuk sejenak menyegarkan mata tanpa mengurangi konsentrasi saat balapan.</p>
<p>Sejumlah spot destinasi wisata unggulan Sumatera Barat siap menyambut kedatangan pebalap dan tim official TdS 2019. Lembah Harau, keindahan Kelok Sembilan dan spot destinasi alam memanjakan mata pembalap.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, memang sengaja merancang lintasan etape Tour de Singkarak melewati banyak tempat objek wisata. Hal itu, agar potensi kepariwisataan Ranah Minang dapat lebih terekspos dengan baik lagi. (*/Osh/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ismael-grospe-terdepan-di-etape-3-yellow-jersey-tds-masih-dikuasai-jesse-ewart/">Ismael Grospe Terdepan di Etape 3, &#8220;Yellow Jersey&#8221; TdS Masih Dikuasai Jesse Ewart</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17922</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berpacu dari Pasaman ke Bukittinggi</title>
		<link>https://langgam.id/berpacu-dari-pasaman-ke-bukittinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2019 05:22:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Etape TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=17891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Memasuki etape kedua Tour de Singkarak 2019 pada Minggu (3/11/2019), 95 pembalap akan berpacu dari Pasaman menuju Bukittinggi. Para pembalap dari 24 negara yang tergabung dalam 18 tim tersebut, menempuh rute sepanjang 112.2 kilometer. Dua titik sprint (adu cepat) masing-masing berada di kilometer 24.2 dan 47.2 dari garis star. Tepatnya di daerah Lubuk Sikaping dan kawasan Bonjol. Sementara, dua titik King Of Mountain (KOM) alias berpacu di tanjakan berada di kilometer 73.6 dan 93.7. Tepatnya di kawasan Pasaman dan Palupuh. Tim Media TdS 2019 merilis, etape 2 ini lebih menantang dibandingkan etape 1. Hal ini karena banyaknya tikungan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/berpacu-dari-pasaman-ke-bukittinggi/">Berpacu dari Pasaman ke Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Memasuki etape kedua Tour de Singkarak 2019 pada Minggu (3/11/2019), 95 pembalap akan berpacu dari Pasaman menuju Bukittinggi. Para pembalap dari 24 negara yang tergabung dalam 18 tim tersebut, menempuh rute sepanjang 112.2 kilometer.</p>
<p>Dua titik <em>sprint</em> (adu cepat) masing-masing berada di kilometer 24.2 dan 47.2 dari garis star. Tepatnya di daerah Lubuk Sikaping dan kawasan Bonjol. Sementara, dua titik <em>King Of Mountain</em> (KOM) alias berpacu di tanjakan berada di kilometer 73.6 dan 93.7. Tepatnya di kawasan Pasaman dan Palupuh.</p>
<p>Tim Media TdS 2019 merilis, etape 2 ini lebih menantang dibandingkan etape 1. Hal ini karena banyaknya tikungan tajam dan jalan mendaki.</p>
<p>Para pembalap juga harus hati-hati karena di beberapa titik, terdapat jurang yang cukup dalam. Meski demikian, keindahan alam panorama Pasaman dan Kota Bukittinggi menjadi bonus bagi pembalap.</p>
<p>Start pada pukul 11:00 WIB, para pembalap terlebih dahulu akan mengitari beberapa tempat di Kabupaten Pasaman. Finis di Kota Bukittinggi, diperkirakan sekitar pukul 13:54 WIB.</p>
<p>Pembalap akan melewati kawasan Bonjol, Lubuk Sikaping, SMA Negeri 3 Pasaman, Tugu Adipura (2x loop), Polsek Lubuk Sikaping, Batas Kota Pasaman &#8211; Bukittinggi, Monumen Bonjol, Polsek Bonjol, Palupuh, Sipisang, Polres Bukittinggi, Taman Panorama, Kampung Cina (Opposite), dan Limpapeh Bridge.</p>
<p>Etape ini akan jadi pembuktian, apakah pembalap asal Australia Jesse Ewart yang tergabung dalam Sapura Cycling Team (Malaysia) bisa mempertahankan tiga <em>jersey</em> sekaligus yang didapat pada etape pertama.</p>
<p>Sebelumnya, <em>yellow jersey</em> untuk kategori tercepat perseorangan, <em>green jersey</em> untuk yang tercepat di bentangan sprint dan <em>polkadot jersey</em> untuk yang terbaik di tanjakan berhasil diraihnya.</p>
<p>Jesse Ewart masih bertengger di urutan pertama untuk kategori Individual Classification, disusul rekan satu timnya Christian Railenanu. Di tempat ketiga ada Chaiya Sombat Thanakhan dari Thailand Continental Cycling Team.</p>
<p>Sementara untuk kategori Best Indonesian Raider masih dipegang oleh Agung Sahbana dari KFC Cycling Team. Disusul urutan kedua Jamal Hibatullah dari PGN Cycling Team Indonesia. Sementara di posisi ketiga ada Abdul Soleh dari KFC Cycling Team.</p>
<p>Sedangkan untuk kategori Team General Classification By Time, Sapura Cycling Team masih bertengger di urutan pertama. Disusul Go For Gold Philipines di urutan kedua dan PGN Road Cycling Team di urutan ketiga.</p>
<p>Untuk kelas Best Indonesian Team masih dipegang oleh PGN Road Cycling Team diposisi pertama, Padang Road Bike diurutan kedua dan KFC Cycling Team di urutan ketiga.</p>
<p>Event Sport Tourism Tour de Singkarak (TdS) 2019 merupakan penyelenggaraan yang ke-11. Memiliki total panjang lintasan 1362 kilometer yang dibagi dalam sembilan etape dengan total hadiah sebesar Rp 2.3 miliar.</p>
<p>Tuan rumah memastikan, selain memiliki karakter rintangan yang berbeda-beda, seluruh lintasan yang dilewati, terdapat pemandangan alam yang indah. Rute baru di etape VI dan ke VIII yang berada di Provinsi Jambi diyakini akan menambah motivasi para pembalap.</p>
<p>Banyak absennya pembalap-pembalap tangguh yang merajai TdS pada tahun-tahun sebelumnya, membuat persaingan antarpembalap di TdS tahun ini akan semakin ketat. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/berpacu-dari-pasaman-ke-bukittinggi/">Berpacu dari Pasaman ke Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17891</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Juri Tour de Singkarak Asal Belanda dan Irlandia Terpincut Masakan Minang</title>
		<link>https://langgam.id/juri-tour-de-singkarak-asal-belanda-dan-irlandia-terpincut-masakan-minang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2019 03:09:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Etape TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[masakan minang]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=17876</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Martin Bruin dan Micky Robb sudah beberapa kali ditunjuk Federasi Balap Sepeda Dunia (Union Cycliste Internationale/UCI) menjadi juri Tour de Singkarak. Hal itu membuat keduanya makin akrab dengan Ranah Minang, terutama kulinernya. Dua juri yang memiliki peran sentral dalam berbagai event &#8220;Tour de&#8221; itu, juga sangat sibuk saat mengelola Tour de Singkarak. Namun, meski aktivitas mereka padat di setiap etape TdS, keduanya masih sempat bersosialisasi dengan masyarakat, Mereka menyempatkan diri menyapa, bersenda gurau hingga berswafoto dengan para penonton Tour de Singkarak. Sesekali mereka juga mengingatkan penonton untuk tidak terlalu dekat dengan lintasan balap. Bisa berbahasa Indonesia walau tidak</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/juri-tour-de-singkarak-asal-belanda-dan-irlandia-terpincut-masakan-minang/">Juri Tour de Singkarak Asal Belanda dan Irlandia Terpincut Masakan Minang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Martin Bruin dan Micky Robb sudah beberapa kali ditunjuk Federasi Balap Sepeda Dunia (Union Cycliste Internationale/UCI) menjadi juri Tour de Singkarak. Hal itu membuat keduanya makin akrab dengan Ranah Minang, terutama kulinernya.</p>
<p>Dua juri yang memiliki peran sentral dalam berbagai event &#8220;Tour de&#8221; itu, juga sangat sibuk saat mengelola Tour de Singkarak. Namun, meski aktivitas mereka padat di setiap etape TdS, keduanya masih sempat bersosialisasi dengan masyarakat,</p>
<p>Mereka menyempatkan diri menyapa, bersenda gurau hingga berswafoto dengan para penonton Tour de Singkarak. Sesekali mereka juga mengingatkan penonton untuk tidak terlalu dekat dengan lintasan balap.</p>
<p>Bisa berbahasa Indonesia walau tidak sempurna, membuat komunikasi antara keduanya dengan penonton TdS dapat terjalin.</p>
<p>&#8220;Saya bisa sedikit berbahasa Indonesia. Saya suka orang Indonesia, Sumatera Barat. Mereka ramah. Makanannya pun lezat,&#8221; kata Martin Bruin, Minggu (3/11).</p>
<p>Menurut pria berdarah Belanda penyuka nasi goreng itu, setiap dirinya mendekati kerumunan anak-anak yang berdiri di luar pagar lintasan, ia selalu diajak berkomunikasi hingga berfoto bersama. Suasana akrab, membuat Martin merasa memiliki hubungan emosional yang baik dengan masyarakat Sumatera Barat.</p>
<p>Pun dengan Micky Robb. Pria asal Irlandia itu, ternyata juga memiliki kedekatan dengan penonton TdS. Bahkan, diam-diam ternyata Micky Robb juga mempelajari karakter dan kearifan lokal masyarakat Sumbar.</p>
<p>Micky yang sesekali kerap bercanda soal kecantikan gadis Minang itu, juga kerap memuji kelezatan kuliner khas masing-masing daerah.</p>
<p>&#8220;Wanita di sini cantik-cantik. Polisi wanitanya juga cantik. Saya suka di sini. Rendangnya enak,&#8221;ujar</p>
<p>Di mata Micky, selain gadis minang dan kuliner khas, dirinya juga sangat terkesan dengan keindahan alam Minangkabau. Menurutnya, Minangkabau memiliki objek wisata yang sungguh luar biasa. Itu yang membuat dirinya selalu semangat jika bertugas di iven sport tourism tour de Singkarak.</p>
<p>&#8220;Saya suka Sumatera Barat. Alamnya Indah,&#8221; pungkas Micky Robb.</p>
<p>TdS 2019 berlangsung dari 2-10 November, dimulai dari Kota Pariaman, dan berakhir di Kota Padang. Ada 98 pembalap berlaga dari 24 negara. (Rls/Osh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/juri-tour-de-singkarak-asal-belanda-dan-irlandia-terpincut-masakan-minang/">Juri Tour de Singkarak Asal Belanda dan Irlandia Terpincut Masakan Minang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17876</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuk Tahun ke-11, Tour de Singkarak 2019 Resmi Dimulai</title>
		<link>https://langgam.id/masuk-tahun-ke-11-tour-de-singkarak-2019-resmi-dimulai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2019 00:53:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=17836</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tour de Singkarak (TdS) 2019 dimulai. Kegiatan yang memadukan olah raga balap sepeda dan pariwisata tersebut, dibuka Jumat (1/11/2019) malam di Kota Pariaman. Staf Ahli Kementrian Pariwisata RI Bidang Multikultural sekaligus Ketua pelaksana CEO Calender Of Event 2018, Esthy Reko Astuti menegaskan, kalau iven sport tourism Tour de Singkarak yang tahun ini masuk penyelenggaraan yang ke-11, harus berdampak secara ekonomi terhadap masyarakat luas. Sejak tahun pertama penyelenggaraan kata Esthy, mulai dari proses persiapan hingga tahapan penyelenggaraan terus berkembang dan semakin matang. Maka dari itu, apa yang sudah dicapai patut didukung dan dipertahankan. &#8220;Tahun ini berbeda, berkembang menjadi Sembilan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masuk-tahun-ke-11-tour-de-singkarak-2019-resmi-dimulai/">Masuk Tahun ke-11, Tour de Singkarak 2019 Resmi Dimulai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tour de Singkarak (TdS) 2019 dimulai. Kegiatan yang memadukan olah raga balap sepeda dan pariwisata tersebut, dibuka Jumat (1/11/2019) malam di Kota Pariaman.</p>
<p>Staf Ahli Kementrian Pariwisata RI Bidang Multikultural sekaligus Ketua pelaksana CEO Calender Of Event 2018, Esthy Reko Astuti menegaskan, kalau iven sport tourism Tour de Singkarak yang tahun ini masuk penyelenggaraan yang ke-11, harus berdampak secara ekonomi terhadap masyarakat luas.</p>
<p>Sejak tahun pertama penyelenggaraan kata Esthy, mulai dari proses persiapan hingga tahapan penyelenggaraan terus berkembang dan semakin matang. Maka dari itu, apa yang sudah dicapai patut didukung dan dipertahankan.</p>
<p>&#8220;Tahun ini berbeda, berkembang menjadi Sembilan etape. Ada dua provinsi yang ikut (Sumbar dan Jambi). Etapenya lebih panjang dan juga hadiahnya cukup besar. Dampaknya tidak saja untuk promosi wisata, namun juga berdampak kepada masyarakat,” katanya dalam pidato sambutan, sebagaimana dilansir rilis panitia.</p>
<p>Ia mengatakan, TdS juga sudah menjadi pionir &#8220;Tour de&#8221; di Indonesia. “TdS sudah berkembang. Banyuwangi itu belajar dari TdS. TdS pionirnya Tour de. Tour de Ijen tingkatnya sudah exelent. TdS sejak awal sudah masuk kalender of event. Perlu dipertahankan mulai dari teknis maupun penyelenggaraan.</p>
<p>Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyebutkan, TdS membuat Ranah Minang tidak saja dikenal ditingkat Nasional, namun juga mancanegara karena sudah masuk pada agenda tahunan UCI.</p>
<p>Model penyelenggaraan seperti Tour de Singkarak ini, memberikan estafet pemahaman bagaimana sebuah iven tersebut dikelola dengan berorientasi kepada kenyamanan pengunjung sebagai upaya pencitraan sebuah destinasi wisata.</p>
<p>“TdS taun ini akan dilaksanakan dengan Sembilan etape dengan melewati berbagai macam daya tarik wisata. Jambi tahun ini masuk (ikut serta). Dan ini yang pertama, etape Delapan ada di Kerinci. Ada tawaran dari provinsi lain. Mungkin tahun mendatang bisa saja kita melintasi wilayah Sumatera. Tapi ikonnya tetap TdS,” katanya.</p>
<p>Menurut Nasrul Abit, selain hadiahnya tahun ini cukup besar yakni Rp 2.3 miliar, jarak tempuh lintasan juga cukup lanjang. Jarak yag terpanjang yakni dari Sungai Penuh ke Kota Painan. Lebih dari 200 kilometer. Jalan di Kawasan Mandeh juga merupakan rute baru dan baru akan di lewati oleh pembalap.</p>
<p>“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu event ini. Ada beberapa (kabupaten) yang tidak ikut. Tapi, mudah-mudahan tahun mendatang ikut. Selain itu, harapan kami, setiap lokasi start dan finish, harus ada manfaat untuk masyarakat sekitar. Ada bazar dan pameran. Sehingga, pengunjung tidak hanya menonton saja, tapi ada transaksi jual beli,” tuturnya.</p>
<p>Pariwisata, menurutnya, tidak bersifat instant, hari ini disemai, besok memanen. Namun, kegiatan yang bersifat gradual dan high integrated system. Melibatkan banyak sektor dengan intensitas yang sangat tinggi.</p>
<p>“Malam hari ini, setelah 11 tahun penyelenggaraan TdS, dapat disampaikan terjadi pertumbuhan positif. Hal ini, dapat dilihat dari pertumbuhan investasi di bidang akomodasi dari tahun ke tahun,” kata wagub.</p>
<p>TdS tahun ini diikuti 108 pembalap dari 25 negara. Mereka tergabung dalam 20 tim. siap beradu strategi, ketangkasan dan kecepatan di iven Sport Tourism Tour de Singkarak 2019 yang akan dihelat pada 2 hingga 10 November 2019 mendatang. Seluruh pembalap bakal menjajal rute yang memiliki panjang 1362 kilometer yang dibagi dalam sembilan etape. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masuk-tahun-ke-11-tour-de-singkarak-2019-resmi-dimulai/">Masuk Tahun ke-11, Tour de Singkarak 2019 Resmi Dimulai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17836</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jangan Sampai Terjebak Macet, Berikut Rincian Rute 9 Etape Tour de Singkarak 2019</title>
		<link>https://langgam.id/jangan-sampai-terjebak-macet-berikut-rincian-rute-9-etape-tour-de-singkarak-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2019 05:44:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Etape TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Tour de Singkarak 2019]]></category>
		<category><![CDATA[TdS 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Tour de Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=17787</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tour de Singkarak (TdS) kembali digelar. Lomba balap sepeda internasional tersebut dimulai pada Sabtu (2/11/2019) di Kota Pariaman dan akan berakhir di Padang, Minggu (10/11/2019). Dalam TdS 2019 ini, para pembalap akan menempuh rute lebih 1.378 kilometer di Sumbar dan Jambi. Tour tahun ke-11 ini terbagi ke dalam sembilan etape. Kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rute dan jadwal TdS agar tidak terjebak macet. Berikut rincian rute beserta jadwal yang akan dilalui para pembalap, dikutip dari Handbook resmi Pantia TdS 2019: 1. Etape 1: Kota Pariaman &#8211; Tanah Datar Sabtu 2 November Start: 10.00 WIB &#8211; Finis 12.45 WIB</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jangan-sampai-terjebak-macet-berikut-rincian-rute-9-etape-tour-de-singkarak-2019/">Jangan Sampai Terjebak Macet, Berikut Rincian Rute 9 Etape Tour de Singkarak 2019</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tour de Singkarak (TdS) kembali digelar. Lomba balap sepeda internasional tersebut dimulai pada Sabtu (2/11/2019) di Kota Pariaman dan akan berakhir di Padang, Minggu (10/11/2019).</p>
<p>Dalam TdS 2019 ini, para pembalap akan menempuh rute lebih 1.378 kilometer di Sumbar dan Jambi. Tour tahun ke-11 ini terbagi ke dalam sembilan etape. <a href="https://langgam.id/polres-bukittinggi-siap-amankan-3-etape-tour-de-singkarak/">Kepolisian mengimbau</a> pengguna jalan untuk memperhatikan rute dan jadwal TdS agar tidak terjebak macet.</p>
<p>Berikut rincian rute beserta jadwal yang akan dilalui para pembalap, dikutip dari Handbook resmi Pantia TdS 2019:</p>
<p><strong>1. Etape 1: Kota Pariaman &#8211; Tanah Datar</strong><br />
Sabtu 2 November<br />
Start: 10.00 WIB &#8211; Finis 12.45 WIB</p>
<p>Panjang rute: 107,3 kilometer</p>
<p>Start : Pantai Gandoriah (Kota Pariaman), Tugu Tabuik, Jl. M.Yamin, Pantai Kata Pariaman, Pantai Cermin, Pantai Gondoriah (1 loop), Kantor Pos Pariaman, Tugu Tabuik, Kantor Walikota Pariaman, Simpang Jaguang, Jembatan Kurai Taji, Simpang Asoy, Pasar Lubuk Alung, Sicincin, Kayu Tanam, Lembah Anai, Kantor Walikota Padang Panjang, Jl. Raya Padang Panjang &#8211; Batusangkar, Pasar Simabur, Finis: Istana Basa Pagaruyung (Tanah Datar)</p>
<p><strong>2. Etape 2: Pasaman &#8211; Bukittinggi</strong><br />
Minggu 3 November 2019<br />
Start: 10.00 WIB &#8211; Finis 13.54 WIB</p>
<p>Panjang rute: 112,2 kilometer.</p>
<p>Start: Kantor Bupati (Pasaman), Tugu Imam Bonjol, Lubuk Sikaping, SMAN3 Pasaman, Tugu Adipura (2x loop), Polsek Lubuk Sikaping, Batas Kota Pasaman-Bukittinggi, Monumen Bonjol, Polsek Bonjol, Palupuh, Sipisang, Polres Bukittinggi, Taman Panorama, Kampung Cina (Opposite), Limpapeh Bridge, Finis: Jam Gadang (Bukittinggi)</p>
<p><strong>3. Etape 3: Limapuluh Kota &#8211; Padang Panjang</strong><br />
Senin 4 November 2019,<br />
Start: 10.00 WIB &#8211; Finis: 13.19 WIB</p>
<p>Panjang rute: 129,9 kilometer.</p>
<p>Start: Lembah Harau (Limaupuh Kota), Polres Limapuluhkota, Payakumbuh direction, Polsek Harau, Tanjung Pati, Pasar Taram, Taman Bungo, Denzipur 2/PS, Batang Tabik, Payakumbuh, Jl. Raya Batusangkar, Mifan, Finis: Kompi Markas (Padang Panjang)</p>
<p><strong>4: Etape 4: Dharmasraya &#8211; Sawahlunto</strong><br />
Selasa 5 November 2019,<br />
Start: 10.00 WIB &#8211; Finish: 15.10 WIB</p>
<p>Panjang rute: 205,3 kilometer.</p>
<p>Start : Kantor Bupati (Dharmasraya), Simpang Sikabau, Koto Baru, Polres Dharmasraya, Kiliran Jao, Sijunjung, MAN 1 Sijunjung, Finis: Lapangan Segitiga (Sawahlunto)</p>
<p><strong>5. Etape 5: Payakumbuh &#8211; Agam</strong><br />
Rabu 6 November 2019<br />
Start 10.00 WIB &#8211; Finish: 15.18 WIB</p>
<p>Panjang rute: 206,5 kilometer.</p>
<p>Start: Dinas Pariwisata (Payakumbuh), Tugu Adipura, Polsek Akabiluruh, Direction Padang Panjang, Sicincin, Direction Lubuk Basung, Sungai Limau, Tanjung Mutiara, Manggopoh, Mesjid Raya Bayur, Kelok 44, Finis: Embun Pagi (Agam)</p>
<p><strong>6. Etape 6: Dermaga Singkarak &#8211; Solok Selatan</strong><br />
Kamis 7 November 2019<br />
Start: 09.00 WIB &#8211; Finis: 14.28 WIB</p>
<p>Panjang rute: 214,1 kilometer.</p>
<p>Start: Dermaga Singkarak (Kabupaten Solok), Pintu<br />
Gerbang Saniang Baka, Singkrak Sumpur Hotel, Batipuh Selatan, Singkarak Polsek, Balai Kota Solok, Gunung Talang, Alahan Panjang, Surian, Muara Labuh, Finis: RTH Padang Aro, Solok Selatan</p>
<p><strong>7. Etape 7: Kayu Aro &#8211; Kerinci</strong><br />
Jumat 8 November 2019<br />
Start 14.00 WIB &#8211; Finish: 16.05 WIB</p>
<p>Panjang rute: 82,9 kilometer.</p>
<p>Start: Air Terjun Telun Berasap (Kayu Aro), Gunung Labu, Desa Bento, Pasar Siulak Deras, Semurup Taher, Hiang, Finis: Dermaga Danau Kerinci (Kerinci)</p>
<p><strong>8. Etape 8: Sungai Penuh &#8211; Pesisir Selatan</strong><br />
Sabtu 9 November 2019<br />
Start: 10.00 WIB &#8211; Finis: 15.20 WIB</p>
<p>Panjang rute: 212,9 kilometer.</p>
<p>Start: Lapangan Merdeka (Sungai Penuh), Desa Debai, Sungai Ning, Tapan, Bukit Buai, Koto Panai, Kambang, Bukit Pulai, Finis: Alun-Alun Painan (Pesisir Selatan)</p>
<p><strong>9. Etape 9: Pesisir Selatan &#8211; Kota Padang</strong><br />
Minggu 10 November 2019<br />
Start: 11.00 WIB &#8211; Finis: 13.38 WIB</p>
<p>Panjang rute: 107,7 kilometer.</p>
<p>Start: Pantai Carocok (Pesisir Selatan), Tarusan, Mandeh, Teluk Sirih, Tanjung Lampu, Alai, Finis: Pantai Cimpago (Kota Padang). (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jangan-sampai-terjebak-macet-berikut-rincian-rute-9-etape-tour-de-singkarak-2019/">Jangan Sampai Terjebak Macet, Berikut Rincian Rute 9 Etape Tour de Singkarak 2019</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17787</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/82 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-07-04 14:56:20 by W3 Total Cache
-->