<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Randang Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/randang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/randang/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Aug 2024 12:15:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Randang Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/randang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Dosen Fakultas Kehutanan UM Sumatera Barat Teliti Keunikan Randang Daun dari Harau</title>
		<link>https://langgam.id/dosen-fakultas-kehutanan-um-sumatera-barat-teliti-keunikan-randang-daun-dari-harau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2024 11:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<category><![CDATA[UM Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[UM Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=210536</guid>

					<description><![CDATA[<p>InfoLanggam &#8211; Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, Hernawati, melakukan penelitian terhadap makanan khas Minangkabau, Randang. Hibah penelitian Hernawati bertajuk &#8220;Randang Daun: Pangan Alternatif Berbasis Sumber Daya Hutan di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Randang daun, yang merupakan perpaduan unik antara tradisi dan keanekaragaman hayati lokal, menjadi fokus utama penelitian ini. Randang daun bukan kuliner asing bagi masyarakat Luhak Limopuluah Koto di Kecamatan Harau yang menjadi lokus penelitian. Sejauh ini telah terindentifikasi 15 &#8211; 20 spesies tumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan campuran dalam pembuatan randang. Di antaranya adalah daun mali-mali, daun sikaduduak rimbo, daun</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dosen-fakultas-kehutanan-um-sumatera-barat-teliti-keunikan-randang-daun-dari-harau/">Dosen Fakultas Kehutanan UM Sumatera Barat Teliti Keunikan Randang Daun dari Harau</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>InfoLanggam &#8211;</strong> Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, Hernawati, melakukan penelitian terhadap makanan khas Minangkabau, Randang.</p>



<p>Hibah penelitian Hernawati bertajuk &#8220;Randang Daun: Pangan Alternatif Berbasis Sumber Daya Hutan di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.</p>



<p>Randang daun, yang merupakan perpaduan unik antara tradisi dan keanekaragaman hayati lokal, menjadi fokus utama penelitian ini. </p>



<p>Randang daun bukan kuliner asing bagi masyarakat Luhak Limopuluah Koto di Kecamatan Harau yang menjadi lokus penelitian. Sejauh ini telah terindentifikasi 15 &#8211; 20 spesies tumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan campuran dalam pembuatan randang.</p>



<p>Di antaranya adalah daun mali-mali, daun sikaduduak rimbo, daun pelange, dan daun sikalalak, semua diperoleh langsung dari kawasan hutan/perbukitan di sekitar pemukiman. </p>



<p>&#8220;Masyarakat menyebutnya Randang Daun,&#8221; ujar Nana, panggilan Hernawati, yang menyoroti kearifan lokal yang telah menjadi warisan kuliner turun-temurun.</p>



<p>Ia mengungkapkan, randang yang pernah dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia, biasanya dipadukan dengan buah nangka, kentang, atau kerupuk singkong. </p>



<p>Namun, Randang Daun dari Harau ini menawarkan cita rasa yang lebih segar dan autentik, khas hasil alam Luhak Nan Bungsu. </p>



<p>Dengan potensi yang besar, ia yakin bahwa Randang Daun bisa di-branding sebagai pangan fungsional jika dikemas dengan baik dan dipasarkan secara luas mengingat Harau merupakan kawasan wisata yang sudah sangat terkenal.</p>



<p>Ia mengatakan, penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk mengidentifikasi seluruh jenis daun yang digunakan oleh masyarakat Harau, tetapi juga untuk mengevaluasi kelayakan dan kandungan zat gizi dalam setiap daun sebagai bahan olahan makanan. </p>



<p>&#8220;Dengan target penyelesaian pada Oktober 2024, hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pelestarian kuliner tradisional sekaligus membuka peluang baru dalam industri pangan berbasis kearifan lokal,&#8221; bebernya.</p>



<p>Nana berharap bahwa hasil penelitian ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan pangan alternatif yang berkelanjutan, serta memperkuat identitas budaya Minangkabau di kancah global. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dosen-fakultas-kehutanan-um-sumatera-barat-teliti-keunikan-randang-daun-dari-harau/">Dosen Fakultas Kehutanan UM Sumatera Barat Teliti Keunikan Randang Daun dari Harau</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210536</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bibit Tanaman untuk Bumbu Randang Ditanam di Lahan Seluas 2 Ha di Sungai Bangek</title>
		<link>https://langgam.id/bibit-tanaman-untuk-bumbu-randang-ditanam-di-lahan-seluas-2-ha-di-sungai-bangek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2024 08:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu Randang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=204657</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bibit tanaman untuk bumbu randang ditanam di lahan seluas dua hektare di Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Rabu (29/5/2024). Penanaman bibit tanaman bumbu randang ini dilakukan oleh Himpunan Pengusaha Randang Minangkabau (Hipermi) Sumbar yang bekerjasama dengan Kanwil DJPb Provinsi Sumatra Barat. Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar menyampaikan dukungannya terhadap penanaman bibit tanaman bumbu randang ini. Sebab hal tersebut akan membuka kesempatan kerja sama dengan Kelompok Tani Wanita (KWT) di Kota Padang. &#8220;Hari ini mulai penanaman bibit bumbu randang seperti cabai. Oleh Hipermi bumbu randang ini nantinya akan diekspor. Harapan kita sebagai Pemerintah Kota</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bibit-tanaman-untuk-bumbu-randang-ditanam-di-lahan-seluas-2-ha-di-sungai-bangek/">Bibit Tanaman untuk Bumbu Randang Ditanam di Lahan Seluas 2 Ha di Sungai Bangek</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Bibit tanaman untuk bumbu randang ditanam di lahan seluas dua hektare di Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Rabu (29/5/2024).</p>



<p>Penanaman bibit tanaman bumbu randang ini dilakukan oleh Himpunan Pengusaha Randang Minangkabau (Hipermi) Sumbar yang bekerjasama dengan Kanwil DJPb Provinsi Sumatra Barat.</p>



<p>Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar menyampaikan dukungannya terhadap penanaman bibit tanaman bumbu randang ini. Sebab hal tersebut akan membuka kesempatan kerja sama dengan Kelompok Tani Wanita (KWT) di Kota Padang.</p>



<p>&#8220;Hari ini mulai penanaman bibit bumbu randang seperti cabai. Oleh Hipermi bumbu randang ini nantinya akan diekspor. Harapan kita sebagai Pemerintah Kota Padang, ini bisa dikerjasamakan dengan KWT yang berminat dan dengan komitmen penuh, serta standar tanam yang ada di Hipermi,&#8221; ujar Andree.</p>



<p>Andree mengungkapkan, dengan adanya budidaya bumbu randang oleh Hipermi ini, diyakini akan menaikkan kelas UMKM dan industri randang Minangkabau ke tingkat yang lebih tinggi.</p>



<p>&#8220;Sebab, terdapat peluang dan potensi yang besar untuk memperluas pasar, meningkatkan mutu produk, dan mempromosikan kekayaan kuliner randang ke tingkat nasional maupun internasional,&#8221; kata Andree</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani menyebutkan, Hipermi dalam menanam bumbu randang ini menggunakan media dan racikan khusus agar semua produk yang dihasilkan memenuhi standar.</p>



<p>&#8220;Kalau kita lihat kondisi tanah di sini kurang subur, Hipermi punya racikan khusus, dengan media tanam baru namun belum dipromosikan. Tapi media tanam ini sudah pernah diterapkan di Payakumbuh dan berhasil. Ada sembilan jenis tanaman yang ditanam di sini, seperti cabai, jeruk, serai, kunyit, lengkuas, jahe,&#8221; bebernya.</p>



<p>Ketua Hipermi Sumbar, Fibrianti Takarina mengatakan, randang merupakan ikon kuliner Minangkabau. Hipermi pun menegaskan kesiapan untuk berkolaborasi dengan para petani untuk menghasilkan hasil pertanian berkualitas dan menjadi sumber utama pengolahan randang. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bibit-tanaman-untuk-bumbu-randang-ditanam-di-lahan-seluas-2-ha-di-sungai-bangek/">Bibit Tanaman untuk Bumbu Randang Ditanam di Lahan Seluas 2 Ha di Sungai Bangek</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204657</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Marandang Meriahkan Rangkaian Festival Muaro Padang</title>
		<link>https://langgam.id/festival-marandang-meriahkan-rangkaian-festival-muaro-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Apr 2023 15:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181402</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Memasuki hari kedua pelaksanaan Festival Muaro Padang, Selasa (25/4/2023) lalu, Festival Marandang (memasak rendang) ikut memeriahkan event yang di pusatkan di kawasan Batang Arau selama 24-27 April 2023 itu. Wali Kota Padang Hendri Septa pun mengapresiasi festival yang diikuti para pelaku usaha rendang, serta para generasi muda yang disebut &#8216;Rang Mudo&#8217; dan Puti Bungsu&#8217; dari seluruh kecamatan tersebut. Masing-masing peserta pun tampak saling memperlihatkan keterampilan dalam memasak kuliner khas ranah Minang itu. &#8220;Kita tentu berharap, warga Minangkabau khususnya para generasi muda senantiasa menghargai warisan leluhur salah satunya marandang ini,&#8221; kata Hendri dikutip dari laman Kominfo Padang, Rabu (26/4/2023).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/festival-marandang-meriahkan-rangkaian-festival-muaro-padang/">Festival Marandang Meriahkan Rangkaian Festival Muaro Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Memasuki hari kedua pelaksanaan Festival Muaro Padang, Selasa (25/4/2023) lalu, Festival Marandang (memasak rendang) ikut memeriahkan event yang di pusatkan di kawasan Batang Arau selama 24-27 April 2023 itu.</p>



<p>Wali Kota Padang Hendri Septa pun mengapresiasi festival yang diikuti para pelaku usaha rendang, serta para generasi muda yang disebut &#8216;Rang Mudo&#8217; dan Puti Bungsu&#8217; dari seluruh kecamatan tersebut.</p>



<p>Masing-masing peserta pun tampak saling memperlihatkan keterampilan dalam memasak kuliner khas ranah Minang itu.</p>



<p>&#8220;Kita tentu berharap, warga Minangkabau khususnya para generasi muda senantiasa menghargai warisan leluhur salah satunya marandang ini,&#8221; kata Hendri dikutip dari laman Kominfo Padang, Rabu (26/4/2023).</p>



<p>Ia menyaksikan langsung proses pembuatan rendang dalam festival tersebut. Tampak hadir menemani Wako Padang antara lain Sekda Kota Padang Andree Algamar bersama para Asisten, para pimpinan OPD dan Camat se-Kota Padang.</p>



<p>Selain itu juga terlihat Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap serta Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Genny Hendri Septa dan unsur terkait lainnya.</p>



<p>&#8220;Festival Marandang sengaja kita gelar dalam rangkaian Festival Muaro Padang. Alasannya adalah memiliki makna dan hikmah yang penting bagi kita semua. Terutama masyarakat, khususnya perantau yang dapat menyaksikan proses memasak randang secara langsung,&#8221; sambung Wako menambahkan.</p>



<p>Selanjutnya Wako Padang itu juga membeberkan, Festival Muaro Padang dipersembahkan Pemko Padang untuk warga Kota Padang atau para pemudik dan wisatawan yang berada di Padang semasa libur lebaran.</p>



<p>&#8220;Sejumlah event menarik alhamdulillah kita sajikan dalam festival Muaro Padang ini. Hari pertama, Senin (24/4/2023) kemarin selain pembukaan kegiatan ada Fashion Karnaval, Pekan Ekonomi Kreatif serta Festival Bonsai, Hiburan dan kesenian tradisional serta penyediaan Perahu Hias gratis bagi yang ingin menikmati keindahan Sungai Batang Arau,&#8221; katanya.</p>



<p>&#8220;Sementara hari kedua ada Festival Marandang di samping tetap menggelar hiburan band acoustic dan kesenian tradisional. Rabu, (26/4/2023) ada event yang tak kalah menariknya yaitu Festival Selaju Sampan disertai Festival Bakcang Ayam dan Lamang Baluo disamping kembali menggelar Pekan Ekonomi Kreatif, Festival Bonsai, Hiburan musik dan kesenian tradisional serta penyediaan Perahu Hias.&#8221;</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, pada Kamis (27/4/2023) event Festival Muaro Padang akan resmi kita tutup. Pada hari itu kita juga akan menggelar Fashion Selaju Sampan serta tetap menggelar Pekan Ekonomi Kreatif, Festival Bonsai, Hiburan dan kesenian tradisional serta penyediaan Perahu Hias,&#8221; kata Hendri.</p>



<p>Lebih jauh orang nomor satu di Kota Padang berharap melalui Festival Muaro Padang dapat membangkitkan kembali perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19, begitu pula di sektor perhotelan, restoran, jasa dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah sesuai prediksi 2 juta perantau dan wisatawan telah datang ke Kota Padang pada libur lebaran tahun ini. Semoga akan terjadi perputaran uang yang luar biasa, ditaksir mencapai puluhan miliar,&#8221; katanya. (*/FS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/festival-marandang-meriahkan-rangkaian-festival-muaro-padang/">Festival Marandang Meriahkan Rangkaian Festival Muaro Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181402</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aroma Nasi Kapau Autentik Menguar di Jakarta Selatan</title>
		<link>https://langgam.id/aroma-nasi-kapau-autentik-menguar-di-jakarta-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 09:45:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khas]]></category>
		<category><![CDATA[Masakan Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi Kapau]]></category>
		<category><![CDATA[Perantau Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=179695</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wakil Menteri Agama Indonesia Kabinet Indonesia Maju Zainut Tauhid Sa&#8217;adi tak sungkan menyingkirkan sendok garpu dari tangannya, dan kemudian membiarkan jemarinya berlumuran gulai tunjang (kikil). Menyuap dengan tangan, Zainut merasakan sensasi gulai tunjang lebih paripurna. Jumat (24/2/2023) siang itu, Zainut menjadi salah seorang tamu yang diundang untuk mencicipi jabaran lauk pauk rumah makan Padang yang spesifik menjual masakan Kapau yakni Kapau Rayo. Selain gulai tunjang, Zainut juga melahap sejumlah menu lainnya seperti randang (rendang), gulai gajeboh, dan tentu saja sayur khas kapau. “Sayurnya enak. Rasanya beda dengan yang pernah saya makan. Ada yang lain tersangkut lama di lidah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/aroma-nasi-kapau-autentik-menguar-di-jakarta-selatan/">Aroma Nasi Kapau Autentik Menguar di Jakarta Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Wakil Menteri Agama Indonesia Kabinet Indonesia Maju Zainut Tauhid Sa&#8217;adi tak sungkan menyingkirkan sendok garpu dari tangannya, dan kemudian membiarkan jemarinya berlumuran gulai tunjang (kikil). Menyuap dengan tangan, Zainut merasakan sensasi gulai tunjang lebih paripurna.</p>



<p>Jumat (24/2/2023) siang itu, Zainut menjadi salah seorang tamu yang diundang untuk mencicipi jabaran lauk pauk rumah makan Padang yang spesifik menjual masakan Kapau yakni Kapau Rayo. Selain gulai tunjang, Zainut juga melahap sejumlah menu lainnya seperti randang (rendang), gulai gajeboh, dan tentu saja sayur khas kapau.</p>



<p>“Sayurnya enak. Rasanya beda dengan yang pernah saya makan. Ada yang lain tersangkut lama di lidah yakni rempah, bumbu yang dalam banget sangat beda. Tunjang, rendang, gajebih, sayur kapau. Semua enak. Saya jarang makan tunjang, tapi sekarang makan tunjang,” ungkap Zainut.</p>



<p>Zainal Tauhid menyambut baik kehadiran Kapau Rayo dalam perkulineran di Jakarta. Menurutnya, Kapau Rayo memberi khazanah tambahan bagi para penikmat masakan padang terutama Kapau. “Kami sangat bahagia, karena masakan Kapau, semoga bisa menambah referensi bagi masyarakat untuk menikmati dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena menyerap tenaga kerja dan karena ini ekonomi kreatif,” ungkapnya.</p>



<p>Pendiri Kapau Rayo, Reza Eka Pahlevi yang duduk semeja dengan Zainut, senyum merekah tak terkira. Jabaran dan pengakuan Zainut sekiranya menjadi penguat baginya dan pengelolaan Kapau Rayo lainnya, bahwa olahan masakan Kapau yang hendak dijual sudah berada di jalan yang benar; autentik nasi Kapau di tanah rantau.</p>



<p>“Saya memimpikan untuk memiliki rumah makan Kapau dengan cita rasa autentik sebagaimana di Ranah Minang. Dengan mimpi itu lah dibangun rumah makan Kapau Rayo ini,” ujar Reza saat peresmian rumah makannya yang berada di Darmawangsa Square, Jalan Dharmawangsa VI, Komplek Ruko Unit-34, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2023).</p>



<p>“Inpirasi buka Kapau Rayo, sudah lama. Tapi bikin yang autentik tak mudah. Pertama ada koki atau tukang masak. Kebetulan ada Mama Ret. Langsung dari Bukittinggi. Setiap makan masakannya, saya suka, tak bisa sahur kalau tak ada makan masakannya. Proses sampai seperti ini lama,” Reza menambahkan.</p>



<p>Kompleks restoran ini sudah menawarkan hawa kenyamanan sejak dari luar hingga di dalam. Pada dinding eksterior dan interior, nuansa Minangkabau amatlah kental. Ada ukiran-ukiran kayu tua bekas ornament rumah gadang dibingkai menghiasi dinding. Nuansa ini semakin menabalkan ketulenan Kapau Rayo sebagai restoran nasi Kapau.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" width="591" height="443" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Wamenag-Cicipi-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=591%2C443&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" class="wp-image-179704" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Wamenag-Cicipi-Kapau-Rayo-ok.jpg?w=591&amp;ssl=1 591w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Wamenag-Cicipi-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Wamenag-Cicipi-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Wamenag-Cicipi-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=120%2C90&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Wamenag-Cicipi-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w" sizes="(max-width: 591px) 100vw, 591px" /><figcaption class="wp-element-caption">Wakil Menteri Agama Indonesia Kabinet Indonesia Maju Zainut Tauhid Sa&#8217;adi ditemani pendiri atau owner Restoran Kapau Rayo mencicipi lauk pauk Kapau Rayo sesusai peresmian, Jumat (1/3). Foto: Yose Hendra</figcaption></figure>
</div>


<p>Selama ini nasi Kapau terkenal di tanah asalnya, Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Nasi Kapau dengan mudah, bahkan sudah menjadi ikon boga di Los Lambuang Bukittinggi. Sementara di tanah rantau seperti Jakarta, nasi Kapau dengan mudah ditemui di bawah fly over Senen.</p>



<p>Lalu apa yang membedakan nasi padang dengan nasi kapau? Secara implisit ada pada kekayaan menu lauknya dan gaya penyajiannya.</p>



<p>Lauk pauk seperti gulai tambunsu, gulai ayam kemumu, serta sayuran dengan perpaduan nangka yang diiris besar-besar, kacang panjang, lobak, adalah ciri khas masakan Kapau, hal yang jarang dijumpai di (rumah makan) masakan Padang biasa.</p>



<p>Nasi ramas Kapau akan didapati lauk yang diinginkan seperti randang ayam dengan potongan besar, atau dendeng ukuran besar juga, ditambah sayuran yang lengkap.</p>



<p>Cara penyajian nasi Kapau juga unik, sangat berbeda dengan rumah makan Padang kebanyakan. Ragam lauk masakan Kapau berjajar di atas <em>paluang</em>; papan berderet secara vertikal), dengan pramusaji berada di atas <em>paluang</em>. Pramusaji langsung berhadapan dengan pembeli.</p>



<p>Maka itu, sanduak (sendok panjang berbahan baku tempurung dan tangkai bambu) menjadi senjata yang identik bagi pramusaji nasi Kapau. Mereka cukup berdiri di belakang, dan dengan <em>sanduak</em> mereka menjangkau beragam gulai yang terletak di panci.<br><br>Sementara rumah makan Padang biasanya, ciri khasnya adalah menu lauk di atas piring, saling menghimpit di dalam etalase. Posisi pramusaji menghadap langsung ragam menu, dan sangat mudah dijangkau. Sehingga tidak perlu pakai <em>sanduak</em>.</p>



<p>Dalam khazanah masakan khas Kapau yang ditulis Irnal Sugama, setidaknya ada 35 jenis masakan khas Kapau. Ragam masakan itu sebagian juga ada di masakan Padang secara umum. Yang pasti rasanya pasti berbeda, karena racikan dan bumbunya.</p>



<p>Kapau Rayo yang turut di gelanggang masakan Padang dengan segmen Kapau di Jakarta, harus diakui bukanlah perintis. Namun, Kapau Rayo menggaransi keaslian nasi Kapau di tanah rantau; Jakarta.</p>



<p>“Rendang Kapau Rayo adalah Rendang Hitam (bukan Kalio yang berwarna masih coklat) yang sangat khas aromanya seperti dimasak di kampung halamannya. Gulai Cancang yang terasa bumbunya. Tambunsu (usus sapi yang diisi telur),” ujar Nofrins Napilus.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" width="899" height="675" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?resize=899%2C675&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" class="wp-image-179702" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?resize=899%2C675&amp;ssl=1 899w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?resize=768%2C576&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?resize=1536%2C1153&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?resize=120%2C90&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Tambunsu.jpeg?w=1599&amp;ssl=1 1599w" sizes="(max-width: 899px) 100vw, 899px" /><figcaption class="wp-element-caption">Tambunsu salah satu menu andalan Restoran Nasi Kapau Rayo. Foto: Yose Hendra</figcaption></figure>



<p>Ketulenan ini dipastikan dari tukang masak yang berasal dari kampung sekitar Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Lalu bahan utama seperti beras, bumbu-bumbu, bahkan kelapa yang dikirim langsung dari tanah Minang.</p>



<p>Sehingga nasi Kapau Rayo, bak dapur nasi racikan dari balik dapur-dapur di Nagari Kapau nun jauh di sana yang dikirim ke tanah rantau.</p>



<p><strong>Tukang Masak adalah Kunci</strong></p>



<p>Bukan lidah Zainut saja yang merasa dimanjakan kala mencicipi masakan Kapau Rayo. Sejumlah tamu lain seperti Gregorius Antar Awal alias Yori Antar yang dikenal arsitek yang fokus mempromosikan khazanah arsitektur nusantara, juga merasakan sensasi seperti makan langsung di ranah Minang.</p>



<p>“Rempahnya sangat terasa. Enak,” ujar Yori yang mencicipi dendeng, gulai tunjang, dan ayam bumbu sekaligus.</p>



<p>Richard Ricardo yang berprofesi sebagai <em>Master Ceremony</em> (MC) sering bolak-balik ke Padang. Seiring itu pula, ia terbiasa menguyah masakan Padang di ranah Minang. Dengan begitu, ia cukup objektif memberi penilaian tatkala mencicipi (<em>test food</em>) nasi Kapau Rayo.</p>



<p>“Perbedaannya 1 banding 2. Pikiran owner di sini (Kapau Rayo), menurut saya menyamaratakan orang Jakarta yang tak pernah ke Kapau. Karena di Minang, masakan Padang itu banyak jenis rasanya. Kalau Kapau strong. Bisanya makan nasi Kapau, satu menu, saya tak mau mencampuri. Sebab, dengan kuahnya yang kental,  saya  ingin meresapi betul  keauntentikan Kapau itu,” jelasnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" width="443" height="591" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Reza-Pahlevin-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=443%2C591&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" class="wp-image-179705" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Reza-Pahlevin-Kapau-Rayo-ok.jpg?w=443&amp;ssl=1 443w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Reza-Pahlevin-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=225%2C300&amp;ssl=1 225w" sizes="(max-width: 443px) 100vw, 443px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pendiri Restoran Kapau Rayo Reza Eka Pahlevi. Foto: Yose Hendra</figcaption></figure>
</div>


<p>Richard mengaku di antara beragam menu nasi Kapau, ia menyukai rendang kering, dendeng kering.</p>



<p>Apa yang terhampar di etalase (<em>paluang</em>) Kapau Rayo, dan dinikmati para pengunjung semuanya adalah racikan Mama Ret, 65. Ia adalah tukang masak; idiom menyebut <em>chef</em> dalam budaya masakan Padang.</p>



<p>Mama Ret punya hubungan kekerabatan dengan Reza. Adiknya Reyno Anggoro, beristrikan Ardina Atles, anak satu-satunya Mama Ret. Kelindan keluarga ini menjadi kekuatan usaha kuliner Kapau Rayo. Mama Ret berasal dari kampung yang berdekatan dengan Nagari Kapau, yakni Kandikiah, masih di wilayah Tilatang Kamang.</p>



<p>Urusan dapur Kapau Rayo, Mama Ret, dibantu oleh &nbsp;suaminya, Syahrial, asal dari Balingka, Kabupaten Agam.</p>



<p>Kepiawaian Mama Ret memasak, menjadi alasan utama Reza terjun di bisnis kuliner dengan spesifik nasi Kapau. Ihwalnya, Reza sering dibikinin rendang terutama rendang paru oleh Mama Ret pada bulan puasa Ramadan. Jumlahnya banyak, dan oleh Reza, rendang bikinan Mama Ret, selalu menjadi menu disaat berbuka.</p>



<p>Berawal dari jamuan keluarga yang disajikan oleh Mama Ret, mertua dari adik kandungnya, yang selalu mengutamakan orisinalitas mulai dari pengolahan, proses sampai penyajian serta citra rasa yang luar biasa, muncul keinginan kuat untuk membuat rumah makan khas Minang tersebut.</p>



<p>Mama Ret, akhirnya setuju untuk mendukung niat baik Reza ini. “Tak mudah juga meyakinkan Mama Ret agar bersedia membagi hasil masakannya untuk bisa dinikmati oleh para pecinta kuliner lainnya,” ujar Nofrins, kolega Reza, yang juga menjadi bagian dari usaha nasi Kapau Rayo.</p>



<p>Pasalnya, Mama Ret yang sudah lama merantau Bersama suaminya, ingin balik kampung. Keduanya ingin menghabiskan masa tua di kampung halaman.</p>



<p>Kepiawaian Mama Ret memasak tak didapatkan dari sekolah boga formal. Ia sebagaimana gadis Minang lainnya, secara adat memang dituntut untuk bisa memasak. Setidaknya memasak makanan harian untuk keluarga inti. Dalam hal ini, Mama Ret dengan nama asli Ratna Ningsih, mulanya diajarkan orang tuanya. Lalu, di kampung dulunya, ia juga sering bantu memasak di tempat orang baralek.</p>



<p>Kecakapannya memasak terutama masakan Kapau terasah secara alamiah demikian. Hal ini yang menjadi modal Mama Ret mereduksinya menjadi lini bisnis kuliner di bawah bendera Kapau Rayo.</p>



<p>Maka tak mengherankan, bila ada orang yang pernah datang langsung ke Kapau atau Bukittinggi, dan mencicipi nasi Kapau di sana, kemungkinan akan memberi penilaian; nasi Kapau Rayo mengobati kerinduan mereka untuk mengulang melahap masakan Kapau itu. &nbsp;</p>



<p>“Kami pernah dagang (nasi) online 2 tahun lewat. Lauknya antara lain, tambunsu, dendeng,” ujar Mama Ret.</p>



<p>Untuk memastikan bisnis nasi Kapau ini benar-benar berasa nasi Kapau yang asli, tukang masak yang pandai masak saja tentu tak cukup. Ia harus berpadu dengan keaslian bahan baku dan proses meraciknya.</p>



<p>Racikannya harus berdasar pada bumbu-bumbu serta bahan utama lainnya seperti beras dan kelapa yang menjadi bahan baku orang memasak nasi Kapau di ranah Minang.</p>



<p>Agar bisa memunculkan rasa yang autentik tersebut, berbagai bahan mentah dan bumbu diimpor langsung dari Sumbar, seperti kelapa, cabai, bawang, jahe, kunyit, daun salam. Dan terkhusus, Kapau Rayo menggunakan beras asli dari Petani Kapau, Petani Ampek Angkek dan sekitarnya. Beras Randah ini adalah beras organik. Sehingga aromanya terasa lebih wangi dan lebih sehat sekaligus meningkatkan selera makan.</p>



<p>“Seluruh bumbu termasuk kerupuk jangek (kulit), dan beras, didatangkan dari Bukittinggi. Si sana diurus oleh adik ipar saya. &nbsp;Dikirim dengan Indah Kargo, untuk saat ini sekali 15 hari,” jelas Mama Ret.</p>



<p>“Di Jakarta banyak Kapau, tapi gak autentik secara bumbu.”</p>



<p>Untuk variasi menu, Kapau Rayo fokus untuk beberapa menu tertentu saja yang benar-benar khas dan otentik. Mengutamakan kualitas dan rasa. “Ada sekitar 20 menu (lauk) di Kapau Rayo,” kata Mama Ret.</p>



<p>Rendang Kapau Rayo adalah Rendang Hitam (bukan Kalio yang berwarna masih coklat) yang sangat khas aromanya seperti dimasak di kampung halamannya. Gulai cancang yang terasa bumbunya. Dan tambunsu (usus sapi yang diisi telur).</p>



<p>Gulai Kapau yang menjadi salah satu ciri masakan Kapau sangat membangkitkan selera makan. Gulai Kikil, randang paru, Bebek Cabe Ijo, Ikan Bilih Cabe Ijo, Gulai Ayam, Ayam Goreng Bumbu, Ayam Pop dan lain-lain yang disiapkan secara bervariasi dan berbeda setiap hari.</p>



<p>Yang akan jadi salah satu favorit dan menarik minat juga adalah Asam Padeh Gajeboh. Goreng Telor Barendo panas, bisa dipesan dan dibuatkan segera sebelum makan. Itu beberapa di antara menu yang disediakan Kapau Rayo.</p>



<p>Dari sisi harga, juga sangat terjangkau untuk konteks ranah Jakarta. Misalnya saja, rendang daging maupun rendang paru Rp.34 ribu. Gulai tambunsu, gulai ati limpo, gulai tunjang, gulai otak, sama berharga Rp.34 ribu. Ragam ayam rata-rata Rp.30 ribu. Dendeng balado Rp.34 ribu. Dan rendang itiak Rp.58 ribu.</p>



<p>Untuk menguji rasa sebelum benar-benar dibuka untuk umum, terhitung per 25 Februari 2023, selama sebulan terakhir Reza dan juga pengelola Kapau Rayo lainnya, mengundang para kolega dan teman-teman untuk mencicipi ragam lauk yang menjadi andalan.</p>



<p>“Kita pernah undang kawan SMP semasa d Bukittinggi dengan jumlah 25 orang, sebelum ini dibuka,” ujar Mama Ret.</p>



<p>Lalu bagaimana mendapatkan cira rasa orisilitas di tengah ruang dan keadaan memasak yang berbeda?</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" width="899" height="675" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?resize=899%2C675&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" class="wp-image-179703" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?resize=899%2C675&amp;ssl=1 899w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?resize=768%2C576&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?resize=1536%2C1153&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?resize=120%2C90&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/tunjang-nasi-kapau.jpeg?w=1599&amp;ssl=1 1599w" sizes="auto, (max-width: 899px) 100vw, 899px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sepiring nasi di Kapau Rayo dengan lauk gulai tunjang, randang paru, kentang, dan sayur Kapau. Foto: Yose Hendra</figcaption></figure>



<p>Bagi mereka yang paham masakan Padang dan khususnya nasi Kapau yang kian menjamur, sejatinya dimasak di dapur yang terpisah dari rumah. Sebab, di dapur itu kayu-kayu bakar bekerja untuk perapian. Api kayu bekerja memproses masakan seperti randang yang menggunakan media kancah. Dari proses itu, makan akan dihasilkan cita randang dan lauknya lainnya bercita rasa kuat, aroma khas yang begitu semerbak.</p>



<p>Tapi proses demikian lazimnya bisa dilakukan di kampung. Di mana, dapur besar tersedia dan tungku-tungku perapian dari kayu yang membumbungkan asap, tak dipersoalkan.</p>



<p>Lalu bagaimana membuka bisnis masakan Padang khususnya nasi Kapau, cita rasa demikian didapatkan? Nah, nasi Kapau Rayo memastikan cita rasa kuat nasi Kapau tetap dapat, dengan berinovasi tentunya.</p>



<p><strong>Memastikan Ketulenan Nasi Kapau Lewat Inovasi</strong></p>



<p>Restoran Kapau Rayo berdiri di ruko berlantai 3. Lantai 3 difungsikan sebagai dapur. Sementara lantai 1 dan 2, menjadi ruangan makanan.</p>



<p>Untuk mendukung masakan yang sehat, bersih dan berkualitas, Dapur dibangun dengan sistem yang modern dan higienis. Perkakas di dapur dirancang sacara khusus untuk memastikan cita rara nasi Kapau yang kuat.</p>



<p>Nofrins mengatakan, semua perkakas memasak, dirancang sesuai kebutuhan ke salah satu workshop perdapuran di Depok.</p>



<p>“Dapur kita desain sesuai kebutuhan kita dan ruangan yang tersedia. Ada 3 kompor dan 3 kuali besi. Kuali dari besi cor itu juga kita pesan sesuai keinginan kita,” ungkap Nofrins.</p>



<p>Inovasi dan proses racikan semua menu Kapau Rayo berjalan dengan benar dan menghasilkan rasa yang orisinil, dijaga betul oleh Marchellinus Hanjaya. Ia bukan saja <em>Co Founder</em> Kapau Rayo, tapi sekaligus Perancang Menu Kapau.</p>



<p>“Pemilik resep asli Mama Ret. Fungsi saya memastikan masakan khas rumahan bisa dibawa ke ranah komersial. Kita melakukan modifikasi,” tukas Marchellinus.</p>



<p>Meski berasal dari Surabaya, Jawa Timur ini, Marchellinus pembelajar keras soal masakan Padang. Ia adalah murid dan ‘anak ideologis’ Bondan Winarno, salah seorang pakar kuliner Indonesia. Bahkan, Marchelllinus adalah sosok di balik kehadiran nasi Kapau melapak pada Kongres Makanan Kaki Lima Seluruh Dunia (World Street Food The Congress) di Singapura pada &nbsp;31 Mei hingga 9 Juni nanti.</p>



<p>Marchellinus Hanjaya yang menjabat panitia World Street Food The Congress di Indonesia dan Nofrins Napilus, pegiat wisata Sumatra Barat kala itu menemani KF Seetoh (pencetus ide The World Street Food Congress dan pemilik jejaringan Makan Sutra di Singapura), untuk langsung datang ke Nagari Kapau melihat proses nasi Kapau dan merasainya.</p>



<p>Marchellinus membocorkan sedikit rahasia Kapau Rayo menghasilkan cita rasa nasi Kapau seperti halnya yang ada di Kapau dan Bukittinggi sana. Misalnya randang. Katanya, untuk mengakali ketiadaan kayu untuk perapian, maka dibuat desain kompor yang memberi ruang pengapian dengan bahan baku sabut. Sabut dibakar menghasilkan asap yang bertahan lama, hal yang turut mengasapi randang di atas kancah selama lebih kurang 8 jam.</p>



<p>Dan yang terjadi, rasa dan aroma randang Kapau Rayo, serasa randang tradisional di Kapau dan Bukittinggi sana.</p>



<p>Di samping itu, juga ada inovasi bernama <em>bain marie. </em>&nbsp;Istilah yang berasal dari Prancis dengan nama asli <em>Au Bain </em>Marie, yang artinya secara harfiah mandi air mendiidh atau <em>boiling-water. Bain Marie</em> merupakan teknik memasak yang mirip dengan cara pengukusan. Ia memanfaatkan energi panas yang timbul dari uap air, tapi tidak bersentuhan langsung dengan uap air tersebut. Seperti cara memasak dengan proses pengetiman.</p>



<p>Pada teknik pengukusan, makanan akan bersentuhan langsung dengan uap panas. Namun pada Bain Marie, makanan tidak akan bersentuhan dengan uap panas maupun api secara langsung.</p>



<p>Di Kapau Rayo, <em>paluangnya</em> dirancang berbasis <em>bain marie. </em>Semua lauk berkuah (gulai) termasuk sayur Kapau di dalam panic, bertenggek di atas <em>bain marie.</em><em> </em>Setidaknya ada 6 macam gulai per hari tersaji di atas bain marie.<em></em></p>



<p>“Ada dua keuntungan menerapkan <em>bain marie, </em>yaitu meminalisir basi dan menyajikan gulai hangat,” ujar Marchellinus.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" width="507" height="675" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/inovasi-kapau.jpeg?resize=507%2C675&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" class="wp-image-179706" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/inovasi-kapau.jpeg?resize=507%2C675&amp;ssl=1 507w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/inovasi-kapau.jpeg?resize=225%2C300&amp;ssl=1 225w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/inovasi-kapau.jpeg?resize=768%2C1023&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/inovasi-kapau.jpeg?resize=1153%2C1536&amp;ssl=1 1153w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/inovasi-kapau.jpeg?w=1200&amp;ssl=1 1200w" sizes="auto, (max-width: 507px) 100vw, 507px" /><figcaption class="wp-element-caption">Marchellinus Hanjaya, <em>Co Founder</em> Kapau Rayo sekaligus Perancang Menu Kapau memperlihatkan inovasi pengelolaan masakan nasi Kapau Rayo dengan konsep <br><em>bain marie</em>. Foto: Yose Hendra</figcaption></figure>
</div>


<p>Inovasi lain, kata Marchellinus, menu ayam kecuali rendang ayam, juga disiapkan dengan konsep <em>A La Minute</em>, yakni ketika dipesan, baru dimasak.</p>



<p>“Kita menjunjung tinggi nilai tradisional, rasa tetap dijaga, tanpa meninggalkan nilai tradisional,” Marchellinus menambahkan.</p>



<p>Menurut Marchellinus, hal yang membedakan Kapau Rayo dengan yang lain adalah keautentikan. Orang mencari Kapau autentik di Jabodetabek ini susah. Sehingga tagline Kapau Rayo adalah <em>Taragak jo Kampuang.</em></p>



<p>“Kita ingin memajukan kuliner Indonesia yang asli se aslinya. Ketika ingin mengenalkan kuliner Indonesia dalam hal ini masakan khas Kapau, kita tidak boleh melupakan masalah higienis. Ini perhatian kami. Jadi selain keaslian rasa dan juga higienis.</p>



<p><strong>Naik Kelas (Perusahaan)</strong></p>



<p>Reza mengaku tak setengah-tengah untuk masuk ke gelanggang bisnis rumah makan. Dia ingin Kapau Rayo adalah benar-benar nasi Kapau sebagaimana yang ada di ranah Minang. Dia ingin konsumen yang mencicipi nasi Kapau Rayo benar-benar merayakannya.</p>



<p>“Saya mengajak mereka yang mau merasakan cita rasa asli masakan Minang. Di sini tempatnya. Merasakan baru tahu,” ujar Reza yang terlahir dari pasangan, ibu asal Koto Gadang, pinggiran Bukittinggi dan bapak dari Jawa.</p>



<p>Konsumen maupun pelanggan yang datang, Reza pun ingin terpuaskan dari segi pelayanan. Untuk semua ini, maka usaha kuliner nasi Kapau ini dikelola secara professional. Maka dibentuklah Perusahaan Terbatas (PT) untuk menaunginya. Reza sendiri menjadi Direktur Utama di perusahaan tersebut. Sejumlah nama seperti Nofrins Napilus, selain Co-Founder juga sekaligus Project Manager Kapau Rayo. Lalu Marchellinus, <em>Co Founder</em> Kapau Rayo, memainkan peran sebagai Perancang Menu Kapau.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" width="591" height="443" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Pendiri-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=591%2C443&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" class="wp-image-179701" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Pendiri-Kapau-Rayo-ok.jpg?w=591&amp;ssl=1 591w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Pendiri-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Pendiri-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Pendiri-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=120%2C90&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2023/03/Pendiri-Kapau-Rayo-ok.jpg?resize=100%2C75&amp;ssl=1 100w" sizes="auto, (max-width: 591px) 100vw, 591px" /><figcaption class="wp-element-caption">Para pendiri dan pengelola Restoran Nasi Kapau Rayo berpose di depan kedai <br>disela peresmian Jumat (24/2/2023). Foto: Yose Hendra</figcaption></figure>
</div>


<p>Sosok penting lainnya adalah Ardina Atles. Ialah yang mencipta logo Kapau Rayo. Ardina juga tercatat <em>Co-Founder</em>, dan bertanggung jawab untuk pemasaran Kapau Rayo. Sosok lainnya tentu saja Mama Ret, sebagai tukang dapur dan memastikan kualitas rasa Kapau Rayo.</p>



<p>Mereka lah pada akhirnya menjadi pengelola, dan menjalankannya dengan roda profesionalitas. Mulai dari langgam pelayanan, hingga <em>branding</em> lewat penampilan kedai yang berkelas restoran bernuansa klasik Minang.</p>



<p>“Kita berbadan hukum, kita serius, kita mau besar. Kita ingin matang. Kapau Rayo dalam proses dipatenkan,” bilang Reza.</p>



<p>Menurut Nofrins Napilus, Reza pengusaha yang percaya dengan proses. Konsep bisnisnya dimulai dari kecil untuk terus bertumbuh menjadi besar. Itulah kenapa dimulai dari satu unit ruko dulu.</p>



<p>“Mencari lokasi yang dianggap sesuai, juga tidak mudah,” katanya.</p>



<p>Untuk interior, Kapau Rayo melibatkan beberapa tenaga ahli dibidangnya masing-masing. Pendekatan konsepnya menggunakan prinsip Eklektik, dimana dibuat sedemikian rupa dari berbagai unsur tradisional&nbsp; seperti pemajangan ukiran-ukiran khas Minang yang biasanya menempel di rumah gadang, dan dengan unsur modern, sehingga semua elemen disatukan secara unik.</p>



<p>Sehingga hampir semua sudut di Kapau Rayo akan sangat instagramable.</p>



<p>Melalui rumah makan, Reza ingin ikut melestarikan kekayaan kuliner Minangkabau dan sekaligus ikut mendorong promosi Pariwisata Sumatra Barat.</p>



<p>Restoran Kapau Rayo buka dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Kapau Rayo sangat gampang di akses karena berada di posisi strategis. Ruko yang mereka tempati berada di seberang Darmawangsa Square. Lokasinya di di daerah selatan (Jakarta), persilangan perumahan dan area bisnis.</p>



<p>“Kita optimis bisa besar. Karena memanajemeni restoran ini yang profesional di bidangnya masing-masing. Dengan sengaja kita bikin restoran ini didesign senyaman mungkin. Makan di sini dengan berbagai kepentingan, dengan pergaulan, ada juga private room. Kenyaman kita jaga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Optimisme Reza bukan hanya didasari rasa yang autentik, tapi juga Di samping itu, tentu saja harga yang sangat rasional.</p>



<p>&nbsp;“Dapat rasa, dapat tempat. Ini yang kita sediakan di Kapau Rayo,” bilang Reza yang menjadi Ketua Umum Gamami (Gerakan Anak Muda Minang) ini.</p>



<p>Ke depan, ia ingin Kapau Rayo segera berekspansi ke luar negeri. “Ini baru titik awal. Brand Kapau Rayo, saya mau ini aja, tidak mau waralaba. Supaya kepegang semuanya. Terjaga kualitas makanan, manajemen. Saya mau ekspansi ke luar negeri. Saya kebayang buka di Eropa. Orang Indonesia ke sana, cari masakan Indonesia susah,” tandas Reza.</p>



<p>Sebenarnya, keunikan nasi Kapau ini pernah disuarakan kebanyakan orang Kapau agar<br>dipatenkan. Suara masyarakat itu direspons Wali Nagari Kapau Zulkarnaini dengan mencoba mengurus patennya di awal tahun 2018. Ia menbawa serta camat dan perangkat pemerintahan Agam, mendatangi Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatra Barat di Padang.<br><br>“Tanya bagaimana branding nasi kapau, bisa dipatenkan gak? Jawaban mereka, Kapau kan nagari? Tidak bisa nyiak (panggilan walinagari di Agam). Tapi segi indikasi geografis, mulai dari cara masak, penyajiannya, wilayahnya, bisa saja. Kalau nasi Kapau tidak bisa. Kecuali misalnya ditambah nasi kapau A (mereknya),” terang Zulkarnaini.</p>



<p>Sementara Wamenag Zainut berharap pengelola Kapau Rayo segera mengurus sertifikasi halal untuk produk yang dijual. “Saya juga minta ke pemilik agar restoran ini juga sudah tersertifikasi halal. Tahun 2024 sudah berjalan maksimal untuk halal ini. Kami beri kemudahan untuk pengurusan produk halal untuk pelaku usaha. Dengan label halal, maka itu memberi kepercayaan ke public untuk rasa aman mengkonsumsi produknya,” pungkas Zainut.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/aroma-nasi-kapau-autentik-menguar-di-jakarta-selatan/">Aroma Nasi Kapau Autentik Menguar di Jakarta Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179695</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden Sebut Branding Daerah Banyak yang Mirip, Wako: Payakumbuh Sudah Berbeda</title>
		<link>https://langgam.id/presiden-sebut-branding-daerah-banyak-yang-mirip-wako-payakumbuh-sudah-berbeda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 04:43:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Payakumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=178680</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Presiden Joko Widodo mengatakan, kabupaten dan kota di Indonesia banyak yang mempunyai branding mirip. Ia meminta agar pemerintah daerah menentukan brand sesuai dengan keunikan daerah. Hal tersebut dikatakan presiden dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia di Bogor, pada 17 Januari 2023 lalu. Situs resmi Pemko Payakumbuh merilis, jauh sebelum presiden menyampaikan hal tersebut, Kota Payakumbuh sudah punya brand yang unik, berbeda dan tampil berani. Sejak 2018, pada masa kepemimpinan Wako Riza Falepi, Payakumbuh telah menetapkan brandnya sebagai &#8220;The City of Randang&#8221;. Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (24/1/2023) mengatakan, Kota Payakumbuh sudah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/presiden-sebut-branding-daerah-banyak-yang-mirip-wako-payakumbuh-sudah-berbeda/">Presiden Sebut Branding Daerah Banyak yang Mirip, Wako: Payakumbuh Sudah Berbeda</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Presiden Joko Widodo mengatakan, kabupaten dan kota di Indonesia banyak yang mempunyai branding mirip. Ia meminta agar pemerintah daerah menentukan brand sesuai dengan keunikan daerah.</p>



<p>Hal tersebut dikatakan presiden dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia di Bogor, pada 17 Januari 2023 lalu. <a href="https://berita.payakumbuhkota.go.id/terkait-pernyataan-presiden-ri-tentang-branding-kota-rida-ananda-payakumbuh-telah-dulu-berbuat-sebelum-yang-lain-memikirkannya/">Situs resmi</a> Pemko Payakumbuh merilis, jauh sebelum presiden menyampaikan hal tersebut, Kota Payakumbuh sudah punya brand yang unik, berbeda dan tampil berani. Sejak 2018, pada masa kepemimpinan Wako Riza Falepi, Payakumbuh telah menetapkan brandnya sebagai &#8220;<em>The City of Randang&#8221;</em>.</p>



<p>Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (24/1/2023) mengatakan, Kota Payakumbuh sudah mulai melangkah untuk memiliki brand yang unik sejak 2018 dan tentu sudah menjawab permintaan dari Presiden Jokowi.</p>



<p>Namun, kata Rida, permintaan Presiden itu tentu tak hanya sekedar bagaimana menghadirkan brand kota yang berbeda, tetapi ada follow up program untuk mendukung kesuksesan brandingnya itu.</p>



<p>“Sebagai The City of Randang, Kota Payakumbuh menjadikannya sebagai bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan promosi produk Industri Kecil Menengah (IKM) daerah, khususnya produk Rendang.</p>



<p>“Dengan telah memiliki branding, Kota Payakumbuh memiliki produk IKM unggulan, yakni rendang yang telah memiliki standar kualitas untuk ekspor, dan dengan adanya sentra IKM rendang sebagai tempat produksinya,” kata Rida.</p>



<p>Rida menambahkan, prinsip branding sudah dibuat oleh Kota Payakumbuh, tinggal bagaimana mengemas dari hulu ke hilirnya.</p>



<p>Artinya, terkait hulu adalah apa yang dibutuhkan agar produk rendang terus berproduksi, tentu disini bicara ketersediaan bahan bakunya dari produk pertanian, di samping itu bagaimana pula kehadiran kampung rendang mampu mendukung pariwisata kuliner di daerah.</p>



<p>“Sebelum memikirkan hilirnya atau pangsa pasarnya, kita harus terlebih dahulu menyelesaikan apa yang ada di hulu, kelengkapannya dipenuhi. Jangan sampai permintaan pasar tinggi sementara kita kekurangan bahan baku rendang,” katanya.</p>



<p>Rida menyebut, dengan brand The City of Randang tak hanya bisnis rendang saja yang menjadi perhatian oleh pemko, tapi rendang menjadi ikon, lebih dari produk yang lain, varian randang ini banyak, rasanya enak, dan memiliki pengakuan produk dengan sertifikasi. “Intinya, dengan memiliki branding, kita telah bisa memproyeksikan bagaimana hulu ke hilirnya,” tuturnya.</p>



<p>Sebelumnya, Rida yang hadir dalam pertemuan dengan presiden yang dihadiri seluruh kepala daerah dan forkopimda se Indonesia. Dalam pertemuan itu, Jokowi meminta agar ada diferensiasi branding antar daerah di Indonesia.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/kumpulkan-kepala-daerah-dan-forkopimda-jokowi-tekankan-6-hal-ini/">Kumpulkan Kepala Daerah dan Forkopimda, Jokowi Tekankan 6 Hal Ini</a></strong></p>



<p>“Jangan semua kota dan kabupaten kita ini sama semuanya. Namanya memiliki brand yang hampir mirip-mirip. Ada beriman, ada beriber, dan ber apa lagi, berseri, ada ber- apa lagi, ber-, ber-, ber- semuanya,” kata Jokowi, sebagaimana disiarkan langsung akun youtube resmi sekretariat presiden.</p>



<p>Presiden meminta agar masing-masing pemerintah daerah menyusun rencana induk (masterplan) penataan kota dan juga penjenamaan yang memiliki visi dan dapat menunjukkan keunggulan dari setiap kabupaten/kota tersebut sebagai sebuah keunikan. Menurut Presiden, saat ini penjenamaan kota-kota terlalu memiliki kemiripan.</p>



<p>“Buatlah brand kota sesuai dengan potensi dan keunggulan kita masing-masing, bisa misalnya kota pisang, kenapa tidak? Bisa kota ikan, kenapa tidak? Bisa kota musik, kenapa tidak? Bisa kota mebel, kenapa tidak?” ujarnya. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/presiden-sebut-branding-daerah-banyak-yang-mirip-wako-payakumbuh-sudah-berbeda/">Presiden Sebut Branding Daerah Banyak yang Mirip, Wako: Payakumbuh Sudah Berbeda</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178680</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rencana Dikirim Besok, Pemprov Sumbar Targetkan 2 Ton Randang untuk Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/rencana-dikirim-besok-pemprov-sumbar-targetkan-2-ton-randang-untuk-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2022 07:29:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165434</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) menargetkan 1,5 sampai dua ton Randang untuk korban terdampak gempa magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat. Rencananya, Randang tersebut akan dikirim besok, Jumat (25/11/2022). Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemprov Sumbar akan membantu pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat Cianjur yang terdampak selama masa tanggap darurat. Bantuan Randang, kata Mahyeldi, dihimpun dari setiap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf DI lingkungan Pemprov Sumbar, bahkan juga dari kabupaten/kota. Bantuan randang yang dihimpun tersebut, akan terus dikumpulkan di kantor BPBD Sumbar hingga hari ini, Kamis (24/11/2022). Selain bantuan dari masyarakat, lanjut Mahyeldi, juga ada bantuan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rencana-dikirim-besok-pemprov-sumbar-targetkan-2-ton-randang-untuk-cianjur/">Rencana Dikirim Besok, Pemprov Sumbar Targetkan 2 Ton Randang untuk Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) menargetkan 1,5 sampai dua ton Randang untuk korban terdampak gempa magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat. Rencananya, Randang tersebut akan dikirim besok, Jumat (25/11/2022).</p>
<p>Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemprov Sumbar akan membantu pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat Cianjur yang terdampak selama masa tanggap darurat.</p>
<p>Bantuan Randang, kata Mahyeldi, dihimpun dari setiap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf DI lingkungan Pemprov Sumbar, bahkan juga dari kabupaten/kota.</p>
<p>Bantuan randang yang dihimpun tersebut, akan terus dikumpulkan di kantor BPBD Sumbar hingga hari ini, Kamis (24/11/2022).</p>
<p>Selain bantuan dari masyarakat, lanjut Mahyeldi, juga ada bantuan randang dari Bank Nagari sebanyak 100 kilogram Randang dan dari PT. Semen Padang sebanyak 100 kilogram Randang. &#8220;Targetnya akan terkumpul satu setengah sampai dua ton,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Bahkan, sebut Mahyeldi, Pemprov Sumbar juga akan menggalang dana untuk bantuan rehab rekon. &#8220;Kita juga akan galang dana bantuan rehab rekon, termasuk masjid, rumah, fasilitas umum dan lainnya, termasuk saudara kita (perantau minang) yang ada di sana,&#8221; paparnya.</p>
<p>Lalu, Mahyeldi mengimbau, agar bupati dan wali kota, serta masyarakat untuk siap siaga dan waspada terhadap potensi gempa di Sumbar. Kepada BPBD di kabupaten/kota untuk memberikan latihan dan sosialisasi mitigasi bencana di seluruh daerah Sumbar.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/pemkab-dharmasraya-siapkan-1-ton-rendang-untuk-korban-gempa-cianjur/">Pemkab Dharmasraya Siapkan 1 Ton Randang untuk Korban Gempa Cianjur</a></strong></p>
<p>&#8220;Juga pastikan mengaktifkan Early Warning Sistem Gempa di seluruh tempat, agar berfungsi secara lebih baik, sehingga masyarakat kita lebih siaga,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rencana-dikirim-besok-pemprov-sumbar-targetkan-2-ton-randang-untuk-cianjur/">Rencana Dikirim Besok, Pemprov Sumbar Targetkan 2 Ton Randang untuk Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165434</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Hendri Septa Usai Rapat Pengendalian Inflasi, Jokowi: Apa Kabanya Padang? Apa Ada Randang?</title>
		<link>https://langgam.id/sapa-hendri-septa-usai-rapat-pengendalian-inflasi-jokowi-apa-kabanya-padang-apa-ada-randang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2022 01:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hendri Septa]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=162773</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Presiden Joko Widodo menyapa dan bercanda dengan Wali Kota Padang, Hendri Septa di hadapan sejumlah kepala daerah usai menggelar rapat pengarahan pengendalian inflasi di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/9/2022). &#8220;Apa kabanyo Padang? Apa ada Randang Padang?” ujar Jokowi kepada Hendri Septa sambil bergurau. Lalu, langusng direspons Hendri. “Siap, Pak Presiden, enak dan enak sekali,&#8221; ucap Hendri reflek menimpali candaan Presiden Jokowi tersebut. Usai menyapa dan bercanda, Jokowi dan Hendri Septa tertawa riang. Setelah itu, Presiden berlalu meninggalkan kegiatan di JCC yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, para menteri, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sapa-hendri-septa-usai-rapat-pengendalian-inflasi-jokowi-apa-kabanya-padang-apa-ada-randang/">Sapa Hendri Septa Usai Rapat Pengendalian Inflasi, Jokowi: Apa Kabanya Padang? Apa Ada Randang?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Presiden Joko Widodo menyapa dan bercanda dengan Wali Kota Padang, Hendri Septa di hadapan sejumlah kepala daerah usai menggelar rapat pengarahan pengendalian inflasi di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/9/2022).</p>
<p>&#8220;Apa kabanyo Padang? Apa ada Randang Padang?” ujar Jokowi kepada Hendri Septa sambil bergurau. Lalu, langusng direspons Hendri. “Siap, Pak Presiden, enak dan enak sekali,&#8221; ucap Hendri reflek menimpali candaan Presiden Jokowi tersebut.</p>
<p>Usai menyapa dan bercanda, Jokowi dan Hendri Septa tertawa riang.</p>
<p>Setelah itu, Presiden berlalu meninggalkan kegiatan di JCC yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, para menteri, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, para kepala daerah se-Indonesia dan undangan lainnya.</p>
<p>Diketahui, kehadiran Hendri Septa di JCC adalah dalam rangka mendengarkan pengarahan Presiden RI mengenai pengendalian inflasi di daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia dan pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.</p>
<p>“Arahan dari Bapak Presiden hari ini tentunya sangat penting bagi kita sebagai dasar dan pertimbangan perumusan kebijakan selanjutnya di daerah, terutama mengenai pengendalian inflasi,” ujar Hendri.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/agar-tak-lupa-daratan-hendri-septa-ingatkan-para-pejabat-tak-sombong/">Agar Tak Lupa Daratan, Hendri Septa Ingatkan Para Pejabat Tak Sombong</a></strong></p>
<p>“Sebab masyarakat kita baru saja bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19, dan sekarang harus berhadapan dengan inflasi yang membuat harga berbagai kebutuhan pokok melonjak. Semoga keadaan ini dapat segera teratasi, sehingga masyarakat kita bisa kembali memiliki daya beli,” sambungnya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sapa-hendri-septa-usai-rapat-pengendalian-inflasi-jokowi-apa-kabanya-padang-apa-ada-randang/">Sapa Hendri Septa Usai Rapat Pengendalian Inflasi, Jokowi: Apa Kabanya Padang? Apa Ada Randang?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162773</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1 Ton Bumbu Randang Diekspor ke Jerman</title>
		<link>https://langgam.id/1-ton-bumbu-randang-diekspor-ke-jerman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2022 02:57:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu Randang]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=159665</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak satu ton bumbu Randang diekspor ke Jerman dari Sumatra Barat (Sumbar). Bumbu masakan khas Minangkabau itu baru dapat izin kirim setelah menjalani kurasi hampir enam bulan. Bumbu Randang yang dikirim ke Jerman tersebut merupakan olahan dari Koperasi Anak Nagari Minangkabau. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi para pelaku UMKM yang bernaung dibawah Koperasi Anak Nagari Minangkabau serta bantuan para perantau yang dengan tulus dan sabar bersedia meluangkan waktu dan perhatian mereka untuk mengurus proses pengiriman yang cukup melelahkan, hingga mencarikan pasar. &#8220;Alhamdulillah, ini luar biasa, tergolong cepat, dalam enam bulan sudah bisa pengiriman. Kita bersyukur sekali dan mengapresiasi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/1-ton-bumbu-randang-diekspor-ke-jerman/">1 Ton Bumbu Randang Diekspor ke Jerman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak satu ton bumbu Randang diekspor ke Jerman dari Sumatra Barat (Sumbar). Bumbu masakan khas Minangkabau itu baru dapat izin kirim setelah menjalani kurasi hampir enam bulan.</p>
<p>Bumbu Randang yang dikirim ke Jerman tersebut merupakan olahan dari Koperasi Anak Nagari Minangkabau.</p>
<p>Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi para pelaku UMKM yang bernaung dibawah Koperasi Anak Nagari Minangkabau serta bantuan para perantau yang dengan tulus dan sabar bersedia meluangkan waktu dan perhatian mereka untuk mengurus proses pengiriman yang cukup melelahkan, hingga mencarikan pasar.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, ini luar biasa, tergolong cepat, dalam enam bulan sudah bisa pengiriman. Kita bersyukur sekali dan mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi hingga terwujudnya pengiriman ini. Karena itu, saya akan bantu biaya pengurusannya Rp50 juta,&#8221; ujar Mahyeldi dikutip dari rilis Humas Pemprov Sumbar, Kamis (28/7/2022).</p>
<p>Lalu, Mahyeldi meminta agar pengiriman bumbu Randang ke luar negeri harus lebih ditingkatkan, tidak saja di Hamburg Jerman, namun juga ke kota lainnya di Eropa, bahkan bisa menembus pasar benua lainnya di dunia.</p>
<p>&#8220;Pengiriman ini jika berjalan lancar, maka bisa menggerakkan industri bumbu dan multiplayer efek di Sumbar. Hal ini tentu akan menggerakkan juga sektor pertanian, sebab bumbu randang itu banyak bahannya. Selain Randang, semoga juga akan menyusul produk-produk lainnya,&#8221; ucap Mahyeldi.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Nazwir menyebutkan, pengiriman bumbu Randang ini tidak terlepas dari bantuan para perantau asal Minangkabau yang ada di Jerman, di bawah koordinasi Ketua Rang Minang Jerman, Budi Indra.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/randang-dan-keju-lasi-jadi-menu-paling-diminati-di-stand-pemkab-agam-dalam-apkasi-otonomi-expo-2022/">Randang dan Keju Lasi Jadi Menu Paling Diminati di Stand Pemkab Agam dalam APKASI Otonomi Expo 2022</a></strong></p>
<p>Selain bumbu Randang, dalam kesempatan yang sama juga dikirim sampel produk Koperasi Anak Nagari Minangkabau ke Swiss, berupa produk Gula Semut. &#8220;Sesuai harapan Pak gubernur, semoga ini bisa berlanjut. Ke depan target kita pengiriman ke negara Uni Eropa dan juga Turki,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/1-ton-bumbu-randang-diekspor-ke-jerman/">1 Ton Bumbu Randang Diekspor ke Jerman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159665</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Randang dan Keju Lasi Jadi Menu Paling Diminati di Stand Pemkab Agam dalam APKASI Otonomi Expo 2022</title>
		<link>https://langgam.id/randang-dan-keju-lasi-jadi-menu-paling-diminati-di-stand-pemkab-agam-dalam-apkasi-otonomi-expo-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2022 06:07:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[APKASI Otonomi Expo 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=159225</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Randang dan Keju Lasi menjadi menu paling diminati pengujung di Stand Pemkab Agam yang ikut andil dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2022 di JCC Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2022). Bupati Agam, Andri Warman mengaku bangga produk unggulan UMKM Agam bisa tampil di pameran berskala nasional, yang digelar selama tiga hari itu. Menurut Andri, ada berbagai produk UMKM yang dipamerkan, seperti olahan ikan, randang, kemasan, kopi luwak, produk olahan susu sapi atau keju lasi, sulaman dan beragam kerajinan tangan lainnya. “Kita minta OPD dan pelaku UMKM agar sampaikan informasi keunggulan produk yang dipamerkan ini pada pengunjung,”</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/randang-dan-keju-lasi-jadi-menu-paling-diminati-di-stand-pemkab-agam-dalam-apkasi-otonomi-expo-2022/">Randang dan Keju Lasi Jadi Menu Paling Diminati di Stand Pemkab Agam dalam APKASI Otonomi Expo 2022</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Randang dan Keju Lasi menjadi menu paling diminati pengujung di Stand Pemkab Agam yang ikut andil dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2022 di JCC Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2022).</p>
<p>Bupati Agam, Andri Warman mengaku bangga produk unggulan UMKM Agam bisa tampil di pameran berskala nasional, yang digelar selama tiga hari itu.</p>
<p>Menurut Andri, ada berbagai produk UMKM yang dipamerkan, seperti olahan ikan, randang, kemasan, kopi luwak, produk olahan susu sapi atau keju lasi, sulaman dan beragam kerajinan tangan lainnya.</p>
<p>“Kita minta OPD dan pelaku UMKM agar sampaikan informasi keunggulan produk yang dipamerkan ini pada pengunjung,” ujar Andri.</p>
<p>Bahkan pada kesempatan itu, ia juga ikut berupaya bagaimana produk UMKM Agam dilirik di APKASI Otonomi Expo, dengan cara mempromosikan langsung pada pengunjung.</p>
<p>“Produk yang dipajang di stand sudah cukup komplit, hanya tinggal bagaimana kita bisa yakinkan pengunjung akan keunggulannya,” ungkapnya.</p>
<p>Jadi, kata Andri, perlu digencarkan promosi dan komunikasi yang baik kepada pengunjung, terlebih pada calon investor dan pemerintah daerah lainnya.</p>
<p>“Ini kesempatan bagi kita untuk mencari investor dalam pengembangan produk UMKM di Agam,” paparnya.</p>
<p>Saat dipamerkan, Randang dan Keju Lasi jadi produk yang diminati bagi pengunjung. Bahkan, Keju Lasi sudah ada calon investor yang tertarik untuk lakukan penjajakan kerjasama.</p>
<p><strong>Baca juga: </strong><strong><a href="https://langgam.id/sutan-riska-apkasi-otonomi-expo-2021-berhasil-catatkan-transaksi-cukup-bagus/">Sutan Riska: APKASI Otonomi Expo 2021 Berhasil Catatkan Transaksi Cukup Bagus</a></strong></p>
<p>Diketahui, APKASI Otonomi Expo tahun ini digelar Rabu-Jumat (20-22/7/2022) yang dibuka oleh Mendagri, Muhammad Tito Karnavian.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/randang-dan-keju-lasi-jadi-menu-paling-diminati-di-stand-pemkab-agam-dalam-apkasi-otonomi-expo-2022/">Randang dan Keju Lasi Jadi Menu Paling Diminati di Stand Pemkab Agam dalam APKASI Otonomi Expo 2022</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159225</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Segera Urus Sertifikat CPPOB Sentra Randang, Disnakerin Padang Klaim Akan Dimanfaatkan 42 IKM</title>
		<link>https://langgam.id/segera-urus-sertifikat-cppob-sentra-randang-disnakerin-padang-klaim-akan-dimanfaatkan-42-ikm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2022 08:25:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Randang]]></category>
		<category><![CDATA[Sentra Randang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=157117</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Padang &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sentra Randang Kota Padang bersiap mengurus sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB). Langgam.id &#8211; Sentara Randang Kota Padang yang beralamat di Kecamatan Koto Tangah tengah bersiap untuk mengurus sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB) ke Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) sebelum dioperasikan. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Dian Fakri menagtakan, untuk bangunan sudah selesai sejak 2021. &#8220;Tapi, belum dapat dioperasikan karena harus urus sertifikat CPPOB ke BPOM agar randang yang dimasak bisa diedar,&#8221; ujar Dian melalui keterangan tertulisnya, Rabu (8/6/2022). Untuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/segera-urus-sertifikat-cppob-sentra-randang-disnakerin-padang-klaim-akan-dimanfaatkan-42-ikm/">Segera Urus Sertifikat CPPOB Sentra Randang, Disnakerin Padang Klaim Akan Dimanfaatkan 42 IKM</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Padang &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Sentra Randang Kota Padang bersiap mengurus sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB).</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sentara Randang Kota Padang yang beralamat di Kecamatan Koto Tangah tengah bersiap untuk mengurus sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB) ke Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) sebelum dioperasikan.</p>
<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Dian Fakri menagtakan, untuk bangunan sudah selesai sejak 2021.</p>
<p>&#8220;Tapi, belum dapat dioperasikan karena harus urus sertifikat CPPOB ke BPOM agar randang yang dimasak bisa diedar,&#8221; ujar Dian melalui keterangan tertulisnya, Rabu (8/6/2022).</p>
<p>Untuk mendapatkan sertifikat itu, sebut Dian, harus diajukan langsung oleh IKM yang memiliki Nomor Induk Berusaha atau koperasi.</p>
<p>Dian juga mengeklaim, bahwa Sentra Randang itu bakal dimanfaatkan 42 Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di bidang Randang.</p>
<p>Di Kota Padang, lanjut Dian, sudah ada 42 IKM yang memiliki nomor induk berusaha yang akan menggunakan Sentra Rendang. Jadi, saat ini IKM tersebut dilatih agar bisa memasak Randang sesuai standar.</p>
<p>&#8220;Kita juga sedang melatih IKM Randang untuk bisa memasak Randang menggunakan standar yang telah ditetapkan di Sentra Randang,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/siap-jadi-tujuan-wisata-kuliner-padang-segera-miliki-sentra-randang/">Siap Jadi Tujuan Wisata Kuliner, Padang Segera Miliki Sentra Randang</a></strong></p>
<p>Selain itu, menurut Dian, pihaknya juga membuka peluang bagi IKM lain, namun harus memenuhi syarat. &#8220;Saat ini Sentra Randang masih pengurusan sertifikat CPPOB, setelah keluar maka IKM Randang harus mengurus izin edar dan sertifikat halal,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/segera-urus-sertifikat-cppob-sentra-randang-disnakerin-padang-klaim-akan-dimanfaatkan-42-ikm/">Segera Urus Sertifikat CPPOB Sentra Randang, Disnakerin Padang Klaim Akan Dimanfaatkan 42 IKM</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157117</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/110 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-07-04 12:34:19 by W3 Total Cache
-->