<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Ramadan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ramadan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ramadan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Feb 2026 17:48:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Ramadan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ramadan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Takjil dan Bisnis Selama Ramadan</title>
		<link>https://langgam.id/takjil-dan-bisnis-selama-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 15:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[e]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=243544</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Sugesti Edward* Setiap Ramadan, ada satu pemandangan yang selalu berulang dan nyaris tak pernah gagal menghadirkan rasa hangat: orang-orang berhenti sejenak dari kesibukan, menepi di masjid, musala, atau pinggir jalan, menunggu waktu berbuka dengan sekotak takjil di tangan. Isinya mungkin sederhana yakni kolak, kurma, air mineral, atau teh manis, namun nilainya terasa jauh lebih besar dari sekadar makanan pembuka. Takjil bukan tentang kemewahan. Ia tentang ketepatan, kecukupan, dan niat baik. Dan tanpa disadari, di balik praktik sederhana itu, tersimpan filosofi bisnis yang relevan, terutama di tengah dunia usaha yang hari ini kerap terjebak pada ambisi berlebihan, pertumbuhan instan, dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/takjil-dan-bisnis-selama-ramadan/">Takjil dan Bisnis Selama Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Oleh: Sugesti Edward*</strong></p>



<p>Setiap Ramadan, ada satu pemandangan yang selalu berulang dan nyaris tak pernah gagal menghadirkan rasa hangat: orang-orang berhenti sejenak dari kesibukan, menepi di masjid, musala, atau pinggir jalan, menunggu waktu berbuka dengan sekotak takjil di tangan. Isinya mungkin sederhana yakni kolak, kurma, air mineral, atau teh manis, namun nilainya terasa jauh lebih besar dari sekadar makanan pembuka.</p>



<p>Takjil bukan tentang kemewahan. Ia tentang ketepatan, kecukupan, dan niat baik. Dan tanpa disadari, di balik praktik sederhana itu, tersimpan filosofi bisnis yang relevan, terutama di tengah dunia usaha yang hari ini kerap terjebak pada ambisi berlebihan, pertumbuhan instan, dan obsesi viralitas.</p>



<p>Ramadan, lewat takjil, seakan mengingatkan bahwa tidak semua yang bernilai harus besar, mahal, atau rumit. Kadang, yang dibutuhkan justru sesuatu yang hadir di waktu yang tepat, dengan porsi yang pas, dan tujuan yang jelas.</p>



<p>Takjil memiliki satu ciri utama: ia dibutuhkan pada waktu tertentu. Terlalu pagi, tak ada yang mencarinya. Terlalu malam, ia kehilangan fungsi. Ketepatan waktu adalah jantung dari keberadaan takjil. Prinsip ini, jika ditarik ke dunia bisnis, menjadi pelajaran penting tentang relevansi dan momentum.</p>



<p>Banyak bisnis gagal bukan karena produknya buruk, tetapi karena ia datang di waktu yang salah atau menyasar kebutuhan yang belum atau sudah tidak relevan. Dunia usaha hari ini sering tergoda menciptakan produk yang “terlihat besar”, penuh fitur, dan kompleks, namun lupa bertanya: apakah konsumen benar-benar membutuhkannya sekarang?</p>



<p>Takjil mengajarkan bahwa produk yang baik bukanlah yang paling lengkap, melainkan yang paling tepat guna. Segelas air putih saat azan magrib bisa lebih berharga daripada hidangan mewah satu jam kemudian. Dalam konteks bisnis, solusi sederhana yang menjawab masalah nyata sering kali lebih bertahan dibanding inovasi berlebihan yang jauh dari kebutuhan pasar.</p>



<p>Kesederhanaan takjil juga mengandung pesan tentang efisiensi. Tidak ada pemborosan bahan, tidak ada kemasan berlebihan, tidak ada porsi yang melampaui kebutuhan. Semua secukupnya. Dunia bisnis modern justru sering bergerak sebaliknya: produksi berlebih, ekspansi tergesa-gesa, dan pengeluaran yang tidak seimbang dengan kemampuan.</p>



<p>Ramadan mengingatkan bahwa mengetahui batas adalah bagian dari kebijaksanaan. Bisnis yang sehat bukan hanya yang mampu tumbuh, tetapi juga yang tahu kapan harus menahan diri. Menahan diri dari ekspansi yang terlalu cepat, dari promosi yang tidak jujur, dan dari ambisi yang melampaui kapasitas.</p>



<p>Pasar takjil Ramadan memberikan gambaran ekonomi yang jujur dan membumi. Di sana, pedagang kecil mengatur waktu dengan cermat, menyiapkan dagangan menjelang sore, dan berhenti saat hari gelap. Tidak ada dorongan untuk berjualan sepanjang malam demi keuntungan tambahan. Ada kesadaran bahwa ada waktu bekerja, dan ada waktu berhenti. Konsep ini semakin relevan di era bisnis 24 jam yang sering mengorbankan kesehatan mental dan nilai kemanusiaan.</p>



<p><strong>Makna, Kepercayaan, dan Bisnis yang Berumur Panjang</strong></p>



<p>Takjil bukan hanya soal apa yang dibagikan, tetapi juga tentang niat di baliknya. Banyak orang membagikan takjil tanpa pamrih, tanpa pencitraan, bahkan tanpa ingin dikenali. Ironisnya, justru dari ketulusan inilah kepercayaan sosial tumbuh.</p>



<p>Dalam bisnis, kepercayaan adalah aset tak berwujud yang nilainya sering kali melampaui modal finansial. Konsumen mungkin datang pertama kali karena promosi, tetapi mereka akan kembali karena rasa percaya. Takjil mengajarkan bahwa memberi dengan jujur tanpa manipulasi menciptakan hubungan yang berkelanjutan.</p>



<p>Fenomena takjil gratis di pinggir jalan, masjid, atau komunitas sosial juga menunjukkan bahwa nilai ekonomi tidak selalu harus ditukar dengan uang. Ada nilai reputasi, nilai kebersamaan, dan nilai keberkahan yang tidak bisa diukur dengan laporan laba rugi. Bisnis yang memahami hal ini cenderung memiliki umur panjang, karena ia dibangun di atas relasi, bukan sekadar transaksi.</p>



<p>Di sisi lain, takjil juga mengajarkan tentang tanggung jawab. Makanan yang dibagikan harus layak konsumsi, bersih, dan aman. Sekali saja orang kecewa atau dirugikan, kepercayaan bisa runtuh. Prinsip ini sejalan dengan etika bisnis: kualitas bukan pilihan, melainkan kewajiban.</p>



<p>Pasar takjil Ramadan juga memperlihatkan bagaimana UMKM bertahan dengan mengandalkan konsistensi. Banyak pedagang yang muncul setiap tahun di tempat yang sama, dengan menu yang sama, dan rasa yang sama. Mereka tidak viral, tidak ekspansif, tetapi stabil. Konsumen datang karena tahu apa yang akan mereka dapatkan. Dalam dunia bisnis yang cepat berubah, konsistensi justru menjadi pembeda.</p>



<p>Takjil juga mengajarkan bahwa bisnis bukan hanya tentang mengambil, tetapi juga memberi. Memberi ruang bagi orang lain, memberi manfaat sosial, dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Di tengah tren bisnis yang sering mengagungkan pertumbuhan tanpa henti, Ramadan menghadirkan jeda untuk merenung: apakah bisnis yang kita jalankan hanya menumpuk keuntungan, atau juga menghadirkan kebaikan?</p>



<p>Menariknya, takjil tidak pernah dimaksudkan untuk mengenyangkan sepenuhnya. Ia hanya pembuka. Setelah itu, orang berhenti, salat, dan melanjutkan dengan porsi yang lebih seimbang. Ini adalah metafora kuat bagi bisnis: tidak semua peluang harus diambil, tidak semua pasar harus dikuasai. Ada kalanya berhenti adalah bentuk kecerdasan.</p>



<p>Di tengah hiruk-pikuk dunia usaha yang mengukur kesuksesan dari angka omzet, valuasi, dan pangsa pasar, Ramadan menawarkan ukuran lain: makna. Bisnis yang bermakna bukan berarti anti-keuntungan, tetapi menempatkan keuntungan dalam kerangka yang lebih luas sebagai alat, bukan tujuan akhir.</p>



<p>Takjil, dalam kesederhanaannya, mengajarkan bahwa sesuatu yang kecil, jika dilakukan dengan tepat dan tulus, bisa memberi dampak besar. Barangkali, bisnis yang mampu bertahan lama pun dibangun dengan prinsip yang sama: sederhana dalam konsep, tepat dalam eksekusi, dan penuh makna dalam tujuan.</p>



<p>Dan mungkin, di situlah letak pelajaran terbesar Ramadan bagi dunia usaha bahwa kesuksesan sejati bukan hanya tentang seberapa banyak yang kita dapatkan, tetapi seberapa besar manfaat yang kita tinggalkan.</p>



<p><strong>*(Motivator Bisnis &amp; Pengusaha)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/takjil-dan-bisnis-selama-ramadan/">Takjil dan Bisnis Selama Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">243544</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam dan Penginapan Jelang Ramadan</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-padang-perketat-pengawasan-tempat-hiburan-malam-dan-penginapan-jelang-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 10:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=243307</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemko Padang memberikan perhatian khusus pada operasional tempat hiburan malam dan penginapan jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir saat memimpin apel gabungan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M di Mako Satpol PP Kota Padang, Jumat (13/2/2026). Maigus menyoroti adanya modus pelanggaran pada penginapan yang menggunakan label &#8220;syariah&#8221; namun praktiknya tidak sesuai aturan. &#8220;Visi Kota Padang berlandaskan agama dan budaya. Kita akan awasi terus, termasuk tempat hiburan malam yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut,&#8221; tegas Maigus dalam apel gabungan yang diikuti jajaran Satpol Kota Padang, Satgas, seluruh pihak pimpinan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-perketat-pengawasan-tempat-hiburan-malam-dan-penginapan-jelang-ramadan/">Pemko Padang Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam dan Penginapan Jelang Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pemko Padang memberikan perhatian khusus pada operasional tempat hiburan malam dan penginapan jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. </p>



<p>Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir saat memimpin apel gabungan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M di Mako Satpol PP Kota Padang, Jumat (13/2/2026).</p>



<p>Maigus menyoroti adanya modus pelanggaran pada penginapan yang menggunakan label &#8220;syariah&#8221; namun praktiknya tidak sesuai aturan.</p>



<p>&#8220;Visi Kota Padang berlandaskan agama dan budaya. Kita akan awasi terus, termasuk tempat hiburan malam yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut,&#8221; tegas Maigus dalam apel gabungan yang diikuti jajaran Satpol Kota Padang, Satgas, seluruh pihak pimpinan kecamatan, serta Dubalang dari kecamatan se-Kota Padang.</p>



<p>Maigus menambahkan bahwa untuk mendukung efektivitas pengawasan, Pemko Padang telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.</p>



<p>Di antaranya penerbitan Surat Edaran (SE) untuk pengaturan jam operasional hotel, tempat hiburan, serta larangan petasan akan segera disosialisasikan sebelum memasuki bulan puasa.</p>



<p>Selain itu, terang Maigus, personel di lapangan juga dibekali perangkat radio komunikasi khusus untuk mempercepat koordinasi lintas kecamatan jika ditemukan gangguan keamanan yang memerlukan dukungan cepat.</p>



<p>&#8220;Pemko akan bertindak tegas terhadap anggota Dubalang atau Satgas yang tidak disiplin. Para koordinator diminta memberikan laporan kinerja yang transparan di wilayah masing-masing,&#8221; bebernya.</p>



<p>Maigus mengatakan bahwa selain pengawasan tempat usaha, Pemko Padang juga memberikan perhatian pada tradisi balimau atau mandi keramas massal yang kerap dilakukan warga menjelang Ramadan.</p>



<p>Petugas akan dikerahkan di titik-titik pemandian untuk mengantisipasi potensi kecelakaan air dan memastikan ketertiban di lokasi keramaian.</p>



<p>Ia menginstruksikan seluruh jajaran di lapangan untuk bekerja secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan santun kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kita ingin komunikasi lintas kecamatan berjalan baik. Momentum Ramadan ini harus menjadi waktu yang tepat untuk mengembalikan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Padang,&#8221; ujar Maigus. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-perketat-pengawasan-tempat-hiburan-malam-dan-penginapan-jelang-ramadan/">Pemko Padang Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam dan Penginapan Jelang Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">243307</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polda Sumbar Gelar Operasi Pekat Singgalang 2026 Jelang Ramadan, Sasar Judi hingga Tawuran</title>
		<link>https://langgam.id/polda-sumbar-gelar-operasi-pekat-singgalang-2026-jelang-ramadan-sasar-judi-hingga-tawuran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 08:13:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=243165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar, Selasa (10/2/2026). Lat Pra Ops Pekat Singgalang 2026 ini digelar guna mematangkan persiapan personel dalam memberantas penyakit masyarakat menjelang masuknya Ramadan 1447 H. Latihan pra operasi ini dihadiri oleh jajaran personel Polda Sumbar serta perwakilan dari Polres sejajaran untuk menyamakan persepsi dan strategi pengamanan di lapangan. Karo Ops Polda Sumbar, Kombes Pol Desi Ismail mengatakan bahwa Operasi Pekat Singgalang 2026 ini akan berlangsung selama 12 hari. Yaitu mulai 12 hingga 25 Februari 2026. &#8220;Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polda-sumbar-gelar-operasi-pekat-singgalang-2026-jelang-ramadan-sasar-judi-hingga-tawuran/">Polda Sumbar Gelar Operasi Pekat Singgalang 2026 Jelang Ramadan, Sasar Judi hingga Tawuran</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Polda Sumbar melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Pekat Singgalang 2026 di Lantai 3 Gedung Samapta Mapolda Sumbar, Selasa (10/2/2026). </p>



<p>Lat Pra Ops Pekat Singgalang 2026 ini digelar guna mematangkan persiapan personel dalam memberantas penyakit masyarakat menjelang masuknya Ramadan 1447 H.</p>



<p>Latihan pra operasi ini dihadiri oleh jajaran personel Polda Sumbar serta perwakilan dari Polres sejajaran untuk menyamakan persepsi dan strategi pengamanan di lapangan.</p>



<p>Karo Ops Polda Sumbar, Kombes Pol Desi Ismail mengatakan bahwa Operasi Pekat Singgalang 2026 ini akan berlangsung selama 12 hari. Yaitu mulai 12 hingga 25 Februari 2026.</p>



<p>&#8220;Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi yang kondusif menjelang Ramadan, baik seminggu sebelum maupun pada awal puasa. Sasaran utama kita adalah penyakit masyarakat seperti perjudian, balap liar, prostitusi, minuman keras, premanisme, hingga tawuran antar pelajar,&#8221; ucap Desi dalam keterangannya.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa langkah preventif dan penegakan hukum ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kita mengharapkan dengan pelaksanaan operasi ini, kegiatan ibadah puasa dapat berjalan dengan khusyuk serta meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Sumbar,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya menambahkan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menyukseskan operasi ini.</p>



<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh langkah Polri dalam menjaga kesucian bulan Ramadan. Personel di lapangan, baik dari Polda maupun Polres jajaran, akan dikerahkan secara maksimal untuk memastikan titik-titik rawan gangguan kamtibmas dapat teratasi secara efektif,&#8221; terang Susmelawati. <strong>(*/)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polda-sumbar-gelar-operasi-pekat-singgalang-2026-jelang-ramadan-sasar-judi-hingga-tawuran/">Polda Sumbar Gelar Operasi Pekat Singgalang 2026 Jelang Ramadan, Sasar Judi hingga Tawuran</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">243165</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Volume Pengiriman di PT Pos Indonesia Padang Melonjak Saat Ramadan</title>
		<link>https://langgam.id/volume-pengiriman-di-pt-pos-indonesia-padang-melonjak-saat-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 07:13:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=224095</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Volume pengiriman di PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Padang meningkat hingga 30 persen memasuki awal Ramadan 1446 Hijriah. Peningkatan tersebut terjadi dikarenakan tradisi masyarakat Minang yang mengirim makanan khas, seperti rendang ke berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, juga terjadi kenaikan transaksi belanja daring. Executive General Manager PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Padang, Muhammad Yasin mengatakan, rata-rata volume kiriman saat ini mencapai 2 ribu paket per hari. Jumlah ini naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.500 kiriman per hari. &#8220;Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kebiasaan masyarakat Minang dalam mengirim makanan, terutama rendang,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/volume-pengiriman-di-pt-pos-indonesia-padang-melonjak-saat-ramadan/">Volume Pengiriman di PT Pos Indonesia Padang Melonjak Saat Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Volume pengiriman di PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Padang meningkat hingga 30 persen memasuki awal Ramadan 1446 Hijriah.</p>



<p>Peningkatan tersebut terjadi dikarenakan tradisi masyarakat Minang yang mengirim makanan khas, seperti rendang ke berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, juga terjadi kenaikan transaksi belanja daring.</p>



<p>Executive General Manager PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Padang, Muhammad Yasin mengatakan, rata-rata volume kiriman saat ini mencapai 2 ribu paket per hari. Jumlah ini naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.500 kiriman per hari.</p>



<p>&#8220;Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kebiasaan masyarakat Minang dalam mengirim makanan, terutama rendang, ke seluruh penjuru Tanah Air,&#8221; ucap Yasin dilansir dari infopublik.id, Senin (17/3/2025).</p>



<p>Yasin mengungkapkan, guna mengantisipasi lonjakan pengiriman ini, bahwa PT Pos Indonesia Padang sudah menyiapkan berbagai strategi agar layanan tetap berjalan lancar sesuai dengan Service Level Agreement (SLA).</p>



<p>&#8220;Kami memastikan kapasitas layanan tetap optimal agar peningkatan volume kiriman tidak mengganggu kualitas operasional. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan terbaik, dan kiriman dapat sampai tepat waktu, terutama di momen yang sangat dinantikan seperti Ramadan ini,&#8221; ujar Yasin.</p>



<p>Selain itu, terang Yasin, PT Pos Indonesia juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai platform e-commerce dan marketplace. Hal ini mengingat tren belanja daring yang turut berkontribusi terhadap peningkatan volume pengiriman.</p>



<p>Selain faktor tradisi pengiriman makanan khas Minang, seperti rendang, peningkatan ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas belanja online selama Ramadan. </p>



<p>Banyak masyarakat yang membeli kebutuhan Ramadan dan Lebaran melalui platform digital, sehingga meningkatkan jumlah paket yang dikirim melalui PT Pos Indonesia.</p>



<p>&#8220;Saat ini, kecenderungan masyarakat untuk berbelanja secara online juga berdampak pada meningkatnya transaksi pengiriman di PT Pos Indonesia Padang. Oleh karena itu, kami telah menjalin kemitraan dengan berbagai marketplace untuk memastikan pengiriman barang berjalan lancar,&#8221; bebernya.</p>



<p>Yasin mengungkapkan, dengan persiapan yang matang, PT Pos Indonesia Padang berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan tepat waktu bagi masyarakat yang mengandalkan jasa pengiriman selama Ramadan. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/volume-pengiriman-di-pt-pos-indonesia-padang-melonjak-saat-ramadan/">Volume Pengiriman di PT Pos Indonesia Padang Melonjak Saat Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224095</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pertengahan Ramadan, Harga Cabai Turun Signifikan</title>
		<link>https://langgam.id/pertengahan-ramadan-harga-cabai-turun-signifikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 05:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=224091</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Harga komoditas cabai pada pertengahan Ramadan tahun ini mengalami penurunan harga yang cukup signifikan, setelah mengalami kenaikan pada awal puasa lalu. Di sejumlah pasar satelit di Kota Padang, cabai merah lokal (darek) bahkan dijual hanya Rp32.000 per kilogram, cabai merah jawa Rp40.000 per kilogram, cabai hijau Rp40.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp35.000 per kilogram. Di Pasar Pusat Kota Padang Panjang cabai rawit turun Rp12.500 dari Rp50.334 menjadi Rp37.834 per kilogram. Cabai merah turun Rp10.800 dari Rp49.317 menjadi Rp38.517 per kilogram dan cabai hijau turun Rp3.333 dari Rp43.333 menjadi Rp40.000 per kilogram. Analis Perekonomian, Bagian Perekonomian dan SDA,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pertengahan-ramadan-harga-cabai-turun-signifikan/">Pertengahan Ramadan, Harga Cabai Turun Signifikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id &#8211; Harga komoditas cabai pada pertengahan Ramadan tahun ini mengalami penurunan harga yang cukup signifikan, setelah mengalami kenaikan pada awal puasa lalu.</p>



<p>Di sejumlah pasar satelit di Kota Padang, cabai merah lokal (darek) bahkan dijual hanya Rp32.000 per kilogram, cabai merah jawa Rp40.000 per kilogram, cabai hijau Rp40.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp35.000 per kilogram.</p>



<p>Di Pasar Pusat Kota Padang Panjang cabai rawit turun Rp12.500 dari Rp50.334 menjadi Rp37.834 per kilogram. Cabai merah turun Rp10.800 dari Rp49.317 menjadi Rp38.517 per kilogram dan cabai hijau turun Rp3.333 dari Rp43.333 menjadi Rp40.000 per kilogram.</p>



<p>Analis Perekonomian, Bagian Perekonomian dan SDA, Setko Padang Panjang Chandra Erfiko pada minggu kedua Maret ini, masih banyak komoditas yang mengalami penurunan harga dibandingkan yang naik harga.</p>



<p>&#8220;Ada tujuh komoditi turun harga. Selain cabai, yang turun di antaranya daging ayam broiler, telur ayam ras, bawang putih dan terong,&#8221; katanya, dikutip dari Kominfo Padang Panjang, Senin (17/3/2025).</p>



<p>Daging ayam broiler turun Rp517 dari Rp31 ribu menjadi Rp30.484/kg. Telur ayam ras turun Rp267 dari Rp28.550 menjadi Rp28.284/kg. Bawang putih turun Rp350 dari Rp34 ribu menjadi Rp35.500/kg. Terong turun Rp2.000 dari Rp12 ribu menjadi Rp10 ribu/kg.</p>



<p>&#8220;Komoditas strategis yang mengalami kenaikan harga hanya terjadi pada bawang merah. Hal ini diindikasi karena stok yang mulai berkurang pada tingkat konsumen,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Harga bawang merah naik Rp1.500 dari Rp34 ribu menjadi Rp35.500/kg. Selain itu juga naik kacang hijau Rp333 dari Rp24 ribu menjadi Rp24.333/kg. Kacang tanah naik Rp333 dari Rp27.667 menjadi Rp28.000/kg. Mie instan naik Rp167 dari Rp3.000 menjadi Rp3.167/bungkus. Bawang daun naik Rp2.000 dari Rp6.000 menjadi Rp8.000/kg.</p>



<p>Komoditas utama lain relatif stabil. Di antaranya beras kualitas I stabil pada harga Rp16.667/kg. Beras kualitas II Rp15.750/kg. Beras kualitas III Rp15 ribu/kg. Gula pasir Rp19 ribu/kg. Tepung terigu segitiga biru Rp13 ribu/kg.</p>



<p>Daging sapi Rp141.667/kg, daging ayam kampung besar Rp90 ribu/kg, daging ayam kampung sedang Rp80 ribu/kg dan daging ayam kampung kecil Rp70 ribu/kg.</p>



<p>&#8220;Telur ayam kampung Rp58.267/kg, telur itik Rp32.400/kg, bawang bombai Rp28 ribu/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp17.667/liter, minyak goreng kemasan premium Rp22 ribu/liter dan minyak goreng curah Rp20 ribu/kg,&#8221; tutupnya. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pertengahan-ramadan-harga-cabai-turun-signifikan/">Pertengahan Ramadan, Harga Cabai Turun Signifikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224091</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satgas Pangan Polda Sumbar Cek Pendistribusian MinyaKita, Ini Hasilnya</title>
		<link>https://langgam.id/satgas-pangan-polda-sumbar-cek-pendistribusian-minyakita-ini-hasilnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223663</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim Satgas Pangan Polda Sumatera Barat (Sumbar) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melakukan pengecekan dan pengawasan pendistribusian terhadap minyak goreng dengan merek &#8216;MinyaKita&#8217; di pasaran. Pengecekan ini dipimpin oleh Kompol Muhardi selaku Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumbar bersama tim Satgas Pangan dan juga diikuti oleh pihak Bulog Kanwil Sumbar, Selasa (11/3/2025). Muhardi menjelaskan pengecekan dan pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendistribusian minyak berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak ada penyelewengan harga. &#8220;Kami ingin memastikan bahwa pendistribusian terhadap minyak goreng (MinyaKita) sesuai dengan peraturan yang berlaku,&#8221; ujarnya. Dalam pengawasan ini, tim gabungan mendatangi sejumlah tempat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/satgas-pangan-polda-sumbar-cek-pendistribusian-minyakita-ini-hasilnya/">Satgas Pangan Polda Sumbar Cek Pendistribusian MinyaKita, Ini Hasilnya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Tim Satgas Pangan Polda Sumatera Barat (Sumbar) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) melakukan pengecekan dan pengawasan pendistribusian terhadap minyak goreng dengan merek &#8216;MinyaKita&#8217; di pasaran.</p>



<p>Pengecekan ini dipimpin oleh Kompol Muhardi selaku Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumbar bersama tim Satgas Pangan dan juga diikuti oleh pihak Bulog Kanwil Sumbar, Selasa (11/3/2025).</p>



<p>Muhardi menjelaskan pengecekan dan pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendistribusian minyak berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak ada penyelewengan harga.</p>



<p>&#8220;Kami ingin memastikan bahwa pendistribusian terhadap minyak goreng (MinyaKita) sesuai dengan peraturan yang berlaku,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam pengawasan ini, tim gabungan mendatangi sejumlah tempat distributor penjualan minyak goreng jenis MinyaKita di Kota Padang.</p>



<p>Saat mendatangi Toko AJB yang berlokasi di Banda Olo Kota Padang, dengan didampingi oleh pemilik Toko bernama Asril, dari pernyataan pemilik Toko AJB bahwa harga MinyaKita per tanggal 11 Maret 2025 dengan harga Rp185.000 per karton.</p>



<p>&#8220;Dari hasil pengecekan, kami mendapatkan informasi bahwa penyaluran serta harga HET (MinyaKita) tidak ada yang menyalahi kuota dengan harga Rp15.700, sesuai seperti yang sudah di atur oleh Permendag,&#8221; ungkap Muhardi.</p>



<p>Selain itu, terang Muhardi, untuk ketersediaan minyak goreng tersebut selama Ramadan tahun ini tidak ada kendala dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di Sumbar.</p>



<p>&#8220;Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan bahwa pendistribusian minyak berjalan dengan baik dan tidak ada penyelewengan,&#8221; bebernya.</p>



<p>&#8220;Dengan kegiatan sidak ini, diharapkan pendistribusian minyak di Sumatra Barat dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada penyelewengan harga,&#8221; tambah Muhardi.<strong> (SI/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/satgas-pangan-polda-sumbar-cek-pendistribusian-minyakita-ini-hasilnya/">Satgas Pangan Polda Sumbar Cek Pendistribusian MinyaKita, Ini Hasilnya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223663</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Tawuran, Disdikbud Padang Terapkan Absensi via Zoom Bagi Siswa Usai Tarawih</title>
		<link>https://langgam.id/cegah-tawuran-disdikbud-padang-terapkan-absensi-via-zoom-bagi-siswa-usai-tarawih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 09:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223538</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang menerbitkan Surat Edaran Nomor: 400.3/15/Dikbud-Pdg/III/2025. Terbitnya SE ini merupakan sebagai langkah antisipasi terjadinya tawuran dan balap liar di kalangan pelajar selama Ramadan 1446 H/2025 M. SE ini ditujukan kepada Pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kepala SMP Negeri/Swasta se-Kota Padang. Ada empat poin penting yang ada dalam SE tersebut. Poin pertama menegaskan terkait kewajiban siswa melaksanakan ibadah dan Pesantren Ramadan di masjid/tempat ibadah selama bulan puasa. &#8220;Wali Kelas memantau siswa dengan mengambil absensi masing-masing siswanya pada pukul 22.00 WIB setelah salat Tarawih melalui zooming verifikasi muka (Vermuk) dan didampingi oleh orang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cegah-tawuran-disdikbud-padang-terapkan-absensi-via-zoom-bagi-siswa-usai-tarawih/">Cegah Tawuran, Disdikbud Padang Terapkan Absensi via Zoom Bagi Siswa Usai Tarawih</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang menerbitkan Surat Edaran Nomor: 400.3/15/Dikbud-Pdg/III/2025.</p>



<p>Terbitnya SE ini merupakan sebagai langkah antisipasi terjadinya tawuran dan balap liar di kalangan pelajar selama Ramadan 1446 H/2025 M.</p>



<p>SE ini ditujukan kepada Pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Kepala SMP Negeri/Swasta se-Kota Padang. Ada empat poin penting yang ada dalam SE tersebut.</p>



<p>Poin pertama menegaskan terkait kewajiban siswa melaksanakan ibadah dan Pesantren Ramadan di masjid/tempat ibadah selama bulan puasa.</p>



<p>&#8220;Wali Kelas memantau siswa dengan mengambil absensi masing-masing siswanya pada pukul 22.00 WIB setelah salat Tarawih melalui zooming verifikasi muka (Vermuk) dan didampingi oleh orang tua,&#8221; bunyi poin dua dalam SE yang ditandangani Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova itu.</p>



<p>Poin ketiga yaitu bahwa wali kelas wajib mengadministrasikan dengan baik terkait absensi via zooming vermuk yang dilakukan sebagai salah satu unsur penilaian dalam pelaksanaan Pesantren Ramadan 1446 H.</p>



<p>Kemudian, SE itu juga mengatur terkait sanksi yang dapat dijatuhkan terhadap pelajar yang kedapatan terlibat tawuran/balap liar.</p>



<p>&#8220;Akan dicabut semua bentuk bantuan selama 1 tahun, dan/atau akan diberhentikan dari sekolah (dikembalikan kepada orang tua),&#8221; bunyi poin terakhir dalam SE tersebut. <strong>(*/yki)</strong><br></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cegah-tawuran-disdikbud-padang-terapkan-absensi-via-zoom-bagi-siswa-usai-tarawih/">Cegah Tawuran, Disdikbud Padang Terapkan Absensi via Zoom Bagi Siswa Usai Tarawih</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223538</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BI Sumbar Siapkan Rp2,47 Triliun untuk Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri 2025</title>
		<link>https://langgam.id/bi-sumbar-siapkan-rp247-triliun-untuk-kebutuhan-ramadan-dan-idul-fitri-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 07:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223533</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) kembali melaksanakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2025. Kegiatan ini dilaksanakan guna memastikan ketersediaan uang layak edar (ULE), mengedukasi masyarakat tentang Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah dan pembayaran non-tunai. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatra Barat (Sumbar) M Abdul Majid Ikram mengatakan, bahwa pihaknya telah menyiapkan dana Rp2,47 triliun guna memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2025. &#8220;Kami berkomitmen menyediakan uang layak edar yang cukup bagi masyarakat Sumbar. Selain itu, kami ingin mendorong penggunaan aplikasi Pintar dan transaksi non-tunai agar lebih efisien dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bi-sumbar-siapkan-rp247-triliun-untuk-kebutuhan-ramadan-dan-idul-fitri-2025/">BI Sumbar Siapkan Rp2,47 Triliun untuk Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri 2025</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) kembali melaksanakan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2025.</p>



<p>Kegiatan ini dilaksanakan guna memastikan ketersediaan uang layak edar (ULE), mengedukasi masyarakat tentang Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah dan pembayaran non-tunai.</p>



<p>Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatra Barat (Sumbar) M Abdul Majid Ikram mengatakan, bahwa pihaknya telah menyiapkan dana Rp2,47 triliun guna memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2025.</p>



<p>&#8220;Kami berkomitmen menyediakan uang layak edar yang cukup bagi masyarakat Sumbar. Selain itu, kami ingin mendorong penggunaan aplikasi Pintar dan transaksi non-tunai agar lebih efisien dan aman,&#8221; sebut Abdul Majid dilansir dari infopublik.id, Senin (10/3/2025).</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa, BI Sumbar telah menyiapkan skema penukaran uang yang tersebar di berbagai lokasi. Yaitu dengan rincian Rp2,37 triliun disalurkan melalui jaringan perbankan di Sumbar. </p>



<p>Kemudian, senilai Rp97,88 miliar disediakan untuk layanan penukaran langsung melalui program Serambi 2025.</p>



<p>Peluncuran Serambi 2025 sendiri telah dilakukan pada Senin, 3 Maret 2025, di Gedung Memorabilia BI Muaro, Padang, yang dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pimpinan perbankan di Sumbar.</p>



<p>Agar lebih menjangkau masyarakat, BI Sumbar bekerja sama dengan perbankan membuka 100 titik layanan penukaran uang di 18 kabupaten/kota di Sumbar.</p>



<p>Untuk Kota Padang, layanan penukaran uang tunai dapat diakses di beberapa lokasi berikut Gedung Memorabilia BI Muaro (4, 17, dan 18 Maret 2025). Dan tujuh Masjid di Kota Padang (5-14 Maret 2025).</p>



<p>&#8220;Kami ingin memastikan masyarakat dapat menukar uang pecahan besar ke pecahan kecil secara lebih mudah,&#8221; ujar Abdul Majid.</p>



<p>Ia mengatakan, BI Sumbar mengoptimalkan aplikasi Pintar yang dapat diakses melalui pintar.bi.go.id untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan penukaran uang.</p>



<p>Melalui aplikasi ini, terang Abdul Majid, masyarakat bisa memesan uang pecahan besar (UPB) ke uang pecahan kecil (UPK), mengetahui jadwal dan lokasi penukaran uang dan menghindari antrean panjang di lokasi penukaran.</p>



<p>&#8220;Kami mengutamakan layanan yang dipesan melalui aplikasi Pintar agar lebih teratur dan efisien,&#8221; ungkap Abdul Majid.</p>



<p>Selama Ramadan dan Idul Fitri, kata Abdul Majid, layanan penukaran uang rusak, cacat, serta uang yang telah dicabut dari peredaran di loket BI Sumbar akan ditutup sementara.</p>



<p>&#8220;Layanan tersebut baru akan dibuka kembali pada 8 April 2025, setelah program Serambi 2025 selesai,&#8221; bebernya.</p>



<p>Dengan adanya program Serambi 2025, terang Abdul Majid, BI Sumbar berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, baik dalam penukaran uang tunai maupun edukasi transaksi digital. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bi-sumbar-siapkan-rp247-triliun-untuk-kebutuhan-ramadan-dan-idul-fitri-2025/">BI Sumbar Siapkan Rp2,47 Triliun untuk Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri 2025</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223533</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bolehkah Sikat Gigi saat Puasa? Ini Penjelasannya</title>
		<link>https://langgam.id/bolehkah-sikat-gigi-saat-puasa-ini-penjelasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 07:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223285</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ramadan merupakan bulan yang suci bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama Ramadan, umat Islam berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Islam juga mengajarkan agama yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, termasuk menyikat gigi secara teratur. Akan tetapi, pertanyaannya apakah sikat gigi bisa membatalkan puasa? Berikut penjelasannya dilansir dari situs baznas.go.id. Menurut beberapa Mazhab seperti dikisahkan Mazhab SyafiI dan Mazhab Hambali, apakah sikat gigi membatalkan puasa? Apabila waktu zuhur pada saat berpuasa bila hukumnya adalah makruh. Artinya tidak berdosa jika dilakukan, namun akan lebih baik jika tidak dilakukan. Akan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bolehkah-sikat-gigi-saat-puasa-ini-penjelasannya/">Bolehkah Sikat Gigi saat Puasa? Ini Penjelasannya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Ramadan merupakan bulan yang suci bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama Ramadan, umat Islam berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. </p>



<p>Islam juga mengajarkan agama yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, termasuk menyikat gigi secara teratur. </p>



<p>Akan tetapi, pertanyaannya apakah sikat gigi bisa membatalkan puasa? Berikut penjelasannya dilansir dari situs baznas.go.id.</p>



<p>Menurut beberapa Mazhab seperti dikisahkan Mazhab SyafiI dan Mazhab Hambali, apakah sikat gigi membatalkan puasa? Apabila waktu zuhur pada saat berpuasa bila hukumnya adalah makruh. Artinya tidak berdosa jika dilakukan, namun akan lebih baik jika tidak dilakukan. </p>



<p>Akan tetapi dari Mazhab Maliki dan Mazhab Hanafi, dalam At-Tadzhib fi Adillati Matn al-Ghayah wa al-Taqrib karya Musthafa Dib Al-Bugha, hukum sikat gigi saat berpuasa hukumnya mubah atau boleh dilakukan.</p>



<p>Apakah sikat gigi membatalkan puasa? Lalu bagaimana dengan penggunaan siwak, sejenis sikat gigi yang terbuat dari akar pohon Salvadora namun digunakan juga untuk membersihkan gigi. </p>



<p>Ada referensi yang menyatakan penggunaan siwak atau sejenisnya diperbolehkan saat puasa. Hal ini artinya juga termasuk sikat gigi dan pasta gigi, karena secara penggunaan, alat-alat ini tidak untuk ditelan namun hanya sebatas masuk ke dalam mulut kemudian dikeluarkan lagi.</p>



<p>Jadi secara hukum, sikat gigi saat puasa ada yang menggunakan dasar sunah dan makruh. Menggosok gigi saat puasa boleh dilakukan asalkan di saat yang tepat, dan juga harus dipastikan pastikan tidak ada yang tertelan ke dalam mulut, mau itu pasta gigi ataupun air ketika membersihkan gigi dan mulut.</p>



<p><strong>Kapan Waktu yang Tepat Sikat Gigi Saat Berpuasa</strong></p>



<p>Dilansir dari Khaleejtimes, waktu ideal untuk menggosok gigi yaitu 30 menit setelah makan. Misalnya saat sehabis santap sahur kemudian juga setelah makan malam atau sebelum tidur, jadi gigi selalu dalam kondisi bersih sebelum dan sesudah tidur. </p>



<p>Menggosok gigi saat Ramadan juga tidak bisa diabaikan, meskipun dalam sebuah hadist orang yang berpuasa bau mulut orang yang berpuasa lebih harus seperti bau kasturi, namun harus difikirkan juga dari sisi kesehatannya. Seperti dapat mencegah plak karang gigi.</p>



<p>Berbagai ahli kesehatan menyarankan, setiap orang untuk membersihkan gigi itu sebanyak dua kali sehari, dikarenakan menggosok gigi sangatlah penting.</p>



<p>Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan minuman yang ada di sela-sela gigi sehabis menyantap makanan pasca berbuka ataupun sehabis sahur.</p>



<p>Apakah sikat gigi membatalkan puasa, tidak lagi menjadi perdebatan asalkan tahu secara waktu dan selalu disiplin dalam menggosok gigi secara teratur.</p>



<p>Hal ini karena pada intinya kalau tidak dibersihkan, sisa makanan bisa menempel di gigi dan rentan jadi tempat bertumbuhnya penyakit dan akhirnya membuat gigi berlubang. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bolehkah-sikat-gigi-saat-puasa-ini-penjelasannya/">Bolehkah Sikat Gigi saat Puasa? Ini Penjelasannya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan</title>
		<link>https://langgam.id/3-waktu-mustajab-untuk-berdoa-di-bulan-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 11:04:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223088</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ramadan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh setiap umat muslim di seluruh dunia. Pada bulan ini, selain berpuasa, umat Islam juga berkesempatan untuk memperbanyak amalan-amalan lainnya dan memohon ampunan dosa. Amalan baik dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Mulai dari salat sunnah, membaca Alquran , berdzikir, memperbanyak istigfar, hingga bersedekah atau berbagai dengan sesama. Selain itu, pada Ramadan ini, pintu-pintu langit terbuka lebar bagi siapa saja hamba Allah yang berdoa kepada-Nya. Pada bulan Ramadan, terdapat waktu-waktu mustajab (dikabulkannya doa). Berikut-berikut waktu-waktu mustajab berdoa di Bulan Ramadan dilansir dari nu.or.id: 1. Waktu Sahur Rasulullah SAW bersabda: يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/3-waktu-mustajab-untuk-berdoa-di-bulan-ramadan/">3 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Ramadan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh setiap umat muslim di seluruh dunia. Pada bulan ini, selain berpuasa, umat Islam juga berkesempatan untuk memperbanyak amalan-amalan lainnya dan memohon ampunan dosa.</p>



<p>Amalan baik dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Mulai dari salat sunnah, membaca Alquran , berdzikir, memperbanyak istigfar, hingga bersedekah atau berbagai dengan sesama.</p>



<p>Selain itu, pada Ramadan ini, pintu-pintu langit terbuka lebar bagi siapa saja hamba Allah yang berdoa kepada-Nya. Pada bulan Ramadan, terdapat waktu-waktu mustajab (dikabulkannya doa). </p>



<p>Berikut-berikut waktu-waktu mustajab berdoa di Bulan Ramadan dilansir dari nu.or.id: </p>



<p><strong>1. Waktu Sahur </strong></p>



<p>Rasulullah SAW bersabda:</p>



<p> يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ </p>



<p>Artinya: “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” [HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758]. </p>



<p>Sudah diketahui bersama bahwa sepertiga malam adalah waktu dikabulkannya doa dan waktu paling utama untuk melakukan ibadah lainnya, seperti salat tahajud. </p>



<p>Jika biasanya orang-orang terlelap tidur, susah untuk bangun melakukan salat tahajud dan berdoa di malam hari, lain halnya di bulan Ramadan ini. Mereka terjaga di waktu sahur untuk menyantap makanan sebagai energi puasa sehari penuh di esok harinya. </p>



<p>Waktu sahur ini sama dengan waktu sepertiga malam. Jadi, di bulan Ramadan umat muslim sangat beruntung bisa terjaga di malam hari sehingga bisa memanfaatkan waktu sahur ini untuk berdoa dan ibadah lainnya. </p>



<p><strong>2. Saat Berpuasa </strong></p>



<p>Rasulullah SAW bersabda: </p>



<p>ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ الْغَمَامِ وَيَفْتَحُ لَهَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ </p>



<p>Artinya: &#8220;Tiga orang yang doa mereka tidak tertolak, yaitu; seorang yang berpuasa hingga berbuka, seorang imam (penguasa) yang adil dan doanya orang yang di dzalimi. Allah akan mengangkat doanya ke atas awan, dan membukakan baginya pintu-pintu langit, seraya berfirman: &#8220;Demi kemuliaan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski beberapa saat lamanya.&#8221; [H.R. Imam Tirmidzi 3522] </p>



<p>Imam Nawawi rahimahullah dalam Al-Majmu’ mengatakan bahwa orang yang sedang berpuasa dianjurkan untuk memperbanyak doa.</p>



<p>يُسْتَحَبُّ لِلصَّائِمِ أَنْ يَدْعُوَ فِي حَالِ صَوْمِهِ بِمُهِمَّاتِ الْآخِرَةِ وَالدُّنْيَا لَهُ وَلِمَنْ يُحِبُّ وَلِلْمُسْلِمِينَ </p>



<p>Artinya: “Disunnahkan bagi orang yang berpuasa untuk berdoa dalam keadaan sedang berpuasa, dengan berbagai hajat akhirat dan hajat duniawi. Juga mendoakan orang-orang yang ia cintai dan mendoakan kaum Muslimin.”[Imam Nawawi, Al- Majmu’ Syarh Muhadzdzab, Daar El Fikr, Juz 6, hal. 375] </p>



<p>Dari keterangan di atas, dapat diketahui terdapat tiga orang yang doanya akan dikabulkan. Salah satunya adalah orang yang sedang berpuasa. Ia bisa berdoa untuk keinginannya di dunia maupun di akhirat nanti. Tak hanya berdoa mengharap kebaikan untuk dirinya sendiri, alangkah baiknya ketika ia mendo’akan orang-orang yang ia cintai dan muslimin. </p>



<p><strong>3. Saat Berbuka Puasa </strong></p>



<p>Rasulullah SAW bersabda:</p>



<p>إِنَّ للصَائِم عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ </p>



<p>Artinya: &#8220;Sungguh orang yang berpuasa mempunyai doa yang dikabulkan dan tidak akan ditolak tatkala berbuka puasa. &#8221; [HR Ibnu Majah no. 1743] </p>



<p>Berdasarkan pemaparan di atas, diketahui bahwasanya bulan Ramadan memberikan umat Islam kesempatan lebih banyak waktu-waktu dikabulkannya doa. Semoga kita bisa memaksimalkan kesempatan ini. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/3-waktu-mustajab-untuk-berdoa-di-bulan-ramadan/">3 Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223088</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/82 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-11 23:33:00 by W3 Total Cache
-->