<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Rabies Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/rabies/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/rabies/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Jan 2025 01:35:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Rabies Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/rabies/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Cegah Rabies, Pemko Padang Hadirkan Layanan Khusus di Puskeswan Nanggalo</title>
		<link>https://langgam.id/cegah-rabies-pemko-padang-hadirkan-layanan-khusus-di-puskeswan-nanggalo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 23:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=220419</guid>

					<description><![CDATA[<p>InfoLanggam &#8211; Pemko Padang membuka layanan kesehatan hewan khususnya pada Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Padang. Puskeswan ini diperuntukkan bagi hewan peliharaan warga. Layanan khusus itu dimulai pada awal Januari 2025 ini. Lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau oleh warga. Yaitu berada di depan Politeknik Kesehatan (Poltekes) Nanggalo Siteba. Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani mengungkapkan, pelayanan Puskeswan Kota Padang yang berlokasi di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Aia Pacah tetap dan ditambah cabang Puskeswan di Nanggalo Siteba. &#8220;Puskeswan di Aia Pacah selama ini bergerak langsung pelayanan ke masyarakat untuk kategori hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan sapi secara</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cegah-rabies-pemko-padang-hadirkan-layanan-khusus-di-puskeswan-nanggalo/">Cegah Rabies, Pemko Padang Hadirkan Layanan Khusus di Puskeswan Nanggalo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>InfoLanggam &#8211; </strong>Pemko Padang membuka layanan kesehatan hewan khususnya pada Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Padang. Puskeswan ini diperuntukkan bagi hewan peliharaan warga.</p>



<p>Layanan khusus itu dimulai pada awal Januari 2025 ini. Lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau oleh warga. Yaitu berada di depan Politeknik Kesehatan (Poltekes) Nanggalo Siteba.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani mengungkapkan, pelayanan Puskeswan Kota Padang yang berlokasi di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Aia Pacah tetap dan ditambah cabang Puskeswan di Nanggalo Siteba.</p>



<p>&#8220;Puskeswan di Aia Pacah selama ini bergerak langsung pelayanan ke masyarakat untuk kategori hewan ternak seperti sapi, kerbau, dan sapi secara gratis,&#8221; ujar Yoice dilansir dari infopublik.id, Sabtu (25/1/2025).</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa Puskeswan Nanggalo ini lebih melayani kepada hewan peliharaan kesayangan seperti kucing, anjing, burung, dan lainnya yang dikenakan biaya.</p>



<p>Biaya retribusi di Puskeswan Nanggalo tersebut, terang Yoice, telah ditetapkan dalam bentuk Peraturan Daerah sebesar Rp50 ribu. Dengan demikian untuk pemungutan retribusi di Puskeswan Nanggalo sudah memiliki dasar hukumnya.</p>



<p>&#8220;Selama ini, sebagian warga Kota Padang dalam mengobati hewan peliharaannya banyak ke klinik-klinik hewan swasta dengan tarif biaya lebih mahal,&#8221; beber Yoice.</p>



<p>Ia menyebutkan bahwa di Puskeswan Nanggalo Kota Padang, warga juga bisa mendapatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Dinas Pertanian Kota Padang selalu membuat inovasi untuk peningkatan pelayanan kepada warga kota.</p>



<p>Puskeswan khusus ini, sangat membantu menjaga kesehatan hewan di Kota Padang yang mendukung program nasional. Di samping itu, juga mencegah angka Hewan Pembawa Rabies (HPR) yang masih cukup tinggi secara nasional, termasuk Kota Padang.</p>



<p>&#8220;Kehadiran Puskeswan khusus ini juga semakin mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesehatan hewan peliharaan,&#8221; ujar Yoice.</p>



<p>Ia mengatakan, selama ini hampir 90 persen hewan peliharaan yang ditanggani kucing dan sisanya anjing serta hewan melata lainnya.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cegah-rabies-pemko-padang-hadirkan-layanan-khusus-di-puskeswan-nanggalo/">Cegah Rabies, Pemko Padang Hadirkan Layanan Khusus di Puskeswan Nanggalo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220419</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suntik 702 HPR, Padang Panjang Tuntaskan Vaksinasi Rabies Gratis di Seluruh Kelurahan</title>
		<link>https://langgam.id/suntik-702-hpr-padang-panjang-tuntaskan-vaksinasi-rabies-gratis-di-seluruh-kelurahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 06:17:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemko Padang Panjang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) menuntaskan pelaksanaan vaksinasi rabies gratis di 16 kelurahan, dengan total 702 Hewan Penularan Rabies (HPR). Kelurahan Silaing Bawah,  Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) menjadi kelurahan terakhir yang didatangi tim vaksinator. Setiap HPR milik warga  yang divaksin diberikan kartu vaksinasi rabies. Data HPR ini nantinya diinput ke aplikasi iSIKHNAS yang merupakan sistem informasi kesehatan hewan Indonesia mutakhir. Aplikasi ini dikembangkan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Wahidin Beruh menyampaikan, 702 HPR yang divaksin, terdapat 574 kucing, 125 anjing, 3 kera, dan nihil</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/suntik-702-hpr-padang-panjang-tuntaskan-vaksinasi-rabies-gratis-di-seluruh-kelurahan/">Suntik 702 HPR, Padang Panjang Tuntaskan Vaksinasi Rabies Gratis di Seluruh Kelurahan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pemko Padang Panjang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) menuntaskan pelaksanaan vaksinasi rabies gratis di 16 kelurahan, dengan total 702 Hewan Penularan Rabies (HPR).</p>



<p>Kelurahan Silaing Bawah,  Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) menjadi kelurahan terakhir yang didatangi tim vaksinator. Setiap HPR milik warga  yang divaksin diberikan kartu vaksinasi rabies.</p>



<p>Data HPR ini nantinya diinput ke aplikasi iSIKHNAS yang merupakan sistem informasi kesehatan hewan Indonesia mutakhir. Aplikasi ini dikembangkan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian.</p>



<p>Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Wahidin Beruh menyampaikan, 702 HPR yang divaksin, terdapat 574 kucing, 125 anjing, 3 kera, dan nihil untuk hewan musang.</p>



<p>&#8220;Adapun rincian jumlah HPR yang divaksin, di Kecamatan PPB yaitu 317 HPR. Terdiri dari 245 kucing, 70 anjing, 2 kera, dan musang nihil. Delapan kelurahan Di Kecamatan ini,  Kampung Manggis memiliki HPR terbanyak, yaitu 79 HPR. Sementara itu, yang paling sedikit Kelurahan Bukit Surungan, sebanyak 20 HPR,&#8221; jelasnya, dilansir dari <em>Kominfo Padang Panjang, </em>Kamis (6/6/2024).</p>



<p>Sedangkan, di Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT), HPR yang divaksin sebanyak 385. Uraiannya, &nbsp;kucing 329, anjing 55, kera 1, dan musang nihil. Di kecamatan yang memiliki delapan kelurahan ini, Ekor Lubuk &nbsp;paling banyak memiliki HPR, yakni 75. &nbsp;Sebaliknya, yang paling sedikit di Sigando, 24 HPR.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Padang Panjang Ade Nafrita Anas mengatakan, pemberian vaksin rabies setiap tahun ini mampu mencegah warga terpapar rabies. &nbsp;Terbukti Padang Panjang hingga saat ini terbebas dari &nbsp;kasus rabies.</p>



<p>“Pemberian vaksin rabies  dilaksanakan sekali dalam tahun. Alhamdulillah hingga saat ini Padang Panjang terbebas dari kasus rabies,” pungkasnya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/suntik-702-hpr-padang-panjang-tuntaskan-vaksinasi-rabies-gratis-di-seluruh-kelurahan/">Suntik 702 HPR, Padang Panjang Tuntaskan Vaksinasi Rabies Gratis di Seluruh Kelurahan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205081</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Vaksinasi Massal Rabies Gratis Digelar di Padang Panjang Mulai 6 Mei</title>
		<link>https://langgam.id/vaksinasi-massal-rabies-gratis-digelar-di-padang-panjang-mulai-6-mei/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2024 02:14:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=202387</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bagi masyarakat Padang Panjang yang memiliki hewan peliharaan dengan penular rabies seperti kucing, anjing dan kera, bisa mengikuti vaksinasi massal rabies yang dimulai Senin (6/5/2024). Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Padang Panjang melalui UPTD Puskeswan ini akan dilaksanakan hingga 4 Juni mendatang di 16 kelurahan yang ada di kota tersebut. Kepala Dispangtan, Ade Nafrita Anas mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini pada Senin (6/5/2024) hingga 20 Mei mendatang digelar di wilayah Kecamatan Padang Panjang Timur. &#8220;Kemudian, 21 Mei hingga 4 Juni untuk wilayah Kecamatan Padang Panjang Barat,&#8221; ujar Ade dalam keterangan tertulisnya. Ia pun mengharapkan dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/vaksinasi-massal-rabies-gratis-digelar-di-padang-panjang-mulai-6-mei/">Vaksinasi Massal Rabies Gratis Digelar di Padang Panjang Mulai 6 Mei</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Bagi masyarakat Padang Panjang yang memiliki hewan peliharaan dengan penular rabies seperti kucing, anjing dan kera, bisa mengikuti vaksinasi massal rabies yang dimulai Senin (6/5/2024).</p>



<p>Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Padang Panjang melalui UPTD Puskeswan ini akan dilaksanakan hingga 4 Juni mendatang di 16 kelurahan yang ada di kota tersebut.</p>



<p>Kepala Dispangtan, Ade Nafrita Anas mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini pada Senin (6/5/2024) hingga 20 Mei mendatang digelar di wilayah Kecamatan Padang Panjang Timur. </p>



<p>&#8220;Kemudian, 21 Mei hingga 4 Juni untuk wilayah Kecamatan Padang Panjang Barat,&#8221; ujar Ade dalam keterangan tertulisnya.</p>



<p>Ia pun mengharapkan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki hewan peliharaan dengan penular rabies seperti kucing, anjing dan kera, untuk dapat melaksanakan vaksinasi massal rabies ini.</p>



<p>&#8220;Vaksin ini tidak dipungut biaya apapun. Silakan datang ke tempat yang sudah ditentukan di setiap kelurahan dengan membawa hewan peliharaannya,&#8221; beber Ade.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/vaksinasi-massal-rabies-gratis-digelar-di-padang-panjang-mulai-6-mei/">Vaksinasi Massal Rabies Gratis Digelar di Padang Panjang Mulai 6 Mei</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202387</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Padang Catat 22 Kasus Gigitan Hewan Rabies hingga November 2023</title>
		<link>https://langgam.id/dinkes-padang-catat-22-kasus-gigitan-hewan-rabies-hingga-november-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 09:43:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=193049</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat ada sebanyak 22 orang warga digigit anjing gila selama Januari hingga November 2023. Kasus rabies yang menyerang warga Padang pada 2023 tersebut terjadi di kawasan Simpang Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. &#8220;Di tahun 2023 hanya itu kasus yang ditemukan, sekarang kasusnya sudah selesai, mereka yang tergigit sudah dilakukan pemeriksaan dan sudah divaksin,&#8221; ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati dikutip dari laman Facebook, Senin (4/12/2023). Srikurnia mengungkapkan bahwa pada 2022 lalu, tidak ada ditemukan kasus gigitan anjing rabies. Pihaknya terus berupaya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk melakukan pemberian vaksin kepada Hewan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dinkes-padang-catat-22-kasus-gigitan-hewan-rabies-hingga-november-2023/">Dinkes Padang Catat 22 Kasus Gigitan Hewan Rabies hingga November 2023</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat ada sebanyak 22 orang warga digigit anjing gila selama Januari hingga November 2023.</p>



<p>Kasus rabies yang menyerang warga Padang pada 2023 tersebut terjadi di kawasan Simpang Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang.</p>



<p>&#8220;Di tahun 2023 hanya itu kasus yang ditemukan, sekarang kasusnya sudah selesai, mereka yang tergigit sudah dilakukan pemeriksaan dan sudah divaksin,&#8221; ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati dikutip dari laman Facebook, Senin (4/12/2023).</p>



<p>Srikurnia mengungkapkan bahwa pada 2022 lalu, tidak ada ditemukan kasus gigitan anjing rabies. Pihaknya terus berupaya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk melakukan pemberian vaksin kepada Hewan Penular Rabies (HPR).</p>



<p>&#8220;Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Padang terus memantau kondisi korban gigitan anjing tersebut. Tidak ada gejala lain, semua sudah sehat,&#8221; bebernya.</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa setelah terjadinya gigitan, petugas kesehatan telah memberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) kepada seluruh korban untuk mencegah infeksi.</p>



<p>Srikurnia pun mengimbau kepada seluruh warga untuk mewaspadai hewan yang berkeliaran. Hewan tersebut bisa saja mengidap rabies dan membahayakan siapa saja ketika menggigit.</p>



<p>&#8220;Kepada pemilik hewan peliharaan untuk aktif memberikan vaksin anti rabies kepada peliharaannya,&#8221; ujarnya.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dinkes-padang-catat-22-kasus-gigitan-hewan-rabies-hingga-november-2023/">Dinkes Padang Catat 22 Kasus Gigitan Hewan Rabies hingga November 2023</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193049</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Padang Keluarkan Surat Edaran Atasi Rabies</title>
		<link>https://langgam.id/wali-kota-padang-keluarkan-surat-edaran-atasi-rabies/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Oct 2023 10:03:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Edaran]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=189207</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wali Kota Padang mengeluarkan surat edaran sebagai langkah-langkah pencegahan dan pengendalian rabies. Hal ini dilakukan mengingat, terjadinya gigitan anjing rabies pada sebanyak 22 orang menjadi di kawasan Kelurahan Limau Manis, Kapalo Koto hingga Kelurahan Binuang Kampuang Dalam dan Pisang, Kecamatan Pauh. Dalam edarannya, Wali Kot Padang Hendri Septa mengatakan sehubungan dengan meningkatnya ancaman rabies di Kota Padang yang disebabkan oleh tingginya populasi anjing liar atau anjing yang di lepas liarkan oleh pemiliknya dan kurangnya kepedulian pemilik dalam vaksinasi, perlu dilakukan pencegahan dan pengendalian penyakit. Langkah-langkah tersebut, pertama pelakukan pencegahan penularan Rabies pada manusia melalui upaya, seperti pencucian luka</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wali-kota-padang-keluarkan-surat-edaran-atasi-rabies/">Wali Kota Padang Keluarkan Surat Edaran Atasi Rabies</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Wali Kota Padang mengeluarkan surat edaran sebagai langkah-langkah pencegahan dan pengendalian rabies. Hal ini dilakukan mengingat, terjadinya gigitan anjing rabies pada sebanyak 22 orang menjadi di kawasan Kelurahan Limau Manis, Kapalo Koto hingga Kelurahan Binuang Kampuang Dalam dan Pisang, Kecamatan Pauh.</p>



<p>Dalam edarannya, Wali Kot Padang Hendri Septa mengatakan sehubungan dengan meningkatnya ancaman rabies di Kota Padang yang disebabkan oleh tingginya populasi anjing liar atau anjing yang di lepas liarkan oleh pemiliknya dan kurangnya kepedulian pemilik dalam vaksinasi, perlu dilakukan pencegahan dan pengendalian penyakit.</p>



<p>Langkah-langkah tersebut, pertama pelakukan pencegahan penularan Rabies pada manusia melalui upaya, seperti pencucian luka dengan air mengalir selama 15 menit, pemberian antiseptik yang dapat digunakan diantaranya povidon iodine, alcohol 70% dan antiseptic lainnya, pemberian VAR dan SAR; dan</p>



<p>Sementara penanganan terhadap hewan penggigit kepada pemilik hewan penular rabies untuk melakukan vaksinasi rabies pada anjing, kucing dan kera secara rutin minimal 1 kali dalam setahun</p>



<p>Lalu memelihara hewan peliharaannya didalam pekarangan rumah dengan mengandangkannya atau mengikat agar tidak berkeliaran dijalan umum dan tempat-tempat umum.</p>



<p>Jika ada kasus gigitan pada manusia segera melapor ke Dinas Kesehatan Kota Padang bagi masyarakat korban gigitan.</p>



<p>Sementara, jika ada kasus gigitan pada hewan penular rabies melalui melapor ke Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kota Padang (drh. Sovia Hariani, M.Biotek, Hp. 081266237927)</p>



<p>Serta UPTD Puskeswan Air Pacah Dinas Pertanian Kota Padang (drh. Yasir Irawan, Hp. 081266706559)</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani menyebutkan bahwa telah dikeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang tentang Langkah-langkah Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Rabies.</p>



<p>&#8220;Pasca kejadian tersebut, kita sudah melakukan vaksinasi rabies sejak Kamis hingga lima hari. Kemudian semalam juga sudah dikeluarkan SE Wali Kota Padang. Hari ini kita sebarkan SE ini kepada Camat dan Lurah agar dibantu diberitahukan kepada masyarakat,&#8221; ujarnya, sebagaimana dilansir dari <em>InfoPublik Padang, </em>Selasa (3/10/2023).</p>



<p>Yoice Yuliani menambahkan, vaksinasi rabies gratis akan kembali dilaksanakan pada 7 Oktober 2023 di Kantor Camat Padang Barat.</p>



<p>&#8220;Untuk itu, pemilik hewan peliharaan penular rabies diimbau agar dapat mengikuti kegiatan tersebut,&#8221; pungkasnya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wali-kota-padang-keluarkan-surat-edaran-atasi-rabies/">Wali Kota Padang Keluarkan Surat Edaran Atasi Rabies</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189207</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Surat Edaran Walikota Padang Cegah Rabies Bakal Dirilis</title>
		<link>https://langgam.id/surat-edaran-walikota-padang-cegah-rabies-bakal-dirilis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=189097</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian tengah menyiapkan Surat Edaran Wali Kota tentang langkah-langkah Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Rabies di Kota Padang. Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani mengatakan SE Wali Kota itu nantinya memuat upaya-upaya dalam pencegahan penyakit rabies di Kota Padang. Diantaranya meminta warga melakukan vaksinasi rabies pada hewan peliharaannya seperti anjing, kucing dan kera secara rutin. Lalu memelihara hewan peliharaannya di dalam pekarangan rumah dan mengandangkannya atau mengikat agar tidak berkeliaran di jalan umum dan tempat-tempat umum. &#8220;Jika ada kasus gigitan pada manusia maka cuci luka dengan air mengalir selama 15 menit dan segera</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/surat-edaran-walikota-padang-cegah-rabies-bakal-dirilis/">Surat Edaran Walikota Padang Cegah Rabies Bakal Dirilis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian tengah menyiapkan Surat Edaran Wali Kota tentang langkah-langkah Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Rabies di Kota Padang.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani mengatakan SE Wali Kota itu nantinya memuat upaya-upaya dalam pencegahan penyakit rabies di Kota Padang.</p>



<p>Diantaranya meminta warga melakukan vaksinasi rabies pada hewan peliharaannya seperti anjing, kucing dan kera secara rutin.</p>



<p>Lalu memelihara hewan peliharaannya di dalam pekarangan rumah dan mengandangkannya atau mengikat agar tidak berkeliaran di jalan umum dan tempat-tempat umum.</p>



<p>&#8220;Jika ada kasus gigitan pada manusia maka cuci luka dengan air mengalir selama 15 menit dan segera melapor ke Puskesmas terdekat untuk pembersihan dan pengobatan luka,&#8221; jelas Yoice, sebagaimana dicuplik dari <em>InfoPublik Padang, </em>Sabtu (30/9/2023).</p>



<p>Apabila hewan yang menggigit adalah milik sendiri maka hewan di observasi sampai 14 hari. Dan jika hewan mati selama observasi, maka laporkan ke Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner dan UPTD Puskeswan Air Pacah.</p>



<p>Supaya dapat ditindaklanjuti dengan pengujian ke Laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi untuk peneguhan diagnosa penyakit rabies.</p>



<p>Jika terjadi kasus gigitan oleh hewan pembawa rabies baik pada manusia atau hewan lainnya, maka hubungi kontak person Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Padang atas nama Sovia Hariani di nomor 081266237927.</p>



<p>Pihaknya juga akan melakukan depopulasi anjing liar sesuai dengan peraturan yang berlaku.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/surat-edaran-walikota-padang-cegah-rabies-bakal-dirilis/">Surat Edaran Walikota Padang Cegah Rabies Bakal Dirilis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189097</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepala Puskesmas Pauh Ungkap Kondisi Korban Gigitan Anjing Positif Rabies</title>
		<link>https://langgam.id/kepala-puskesmas-pauh-ungkap-kondisi-korban-gigitan-anjing-positif-rabies/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Sep 2023 08:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Gigitan Anjing]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=188843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Puskesmas Pauh, drg Trisye Musfa mengungkap kondisi ke-22 korban gigitan anjing pada Selasa (26/9/2023). Para korban terangnya berasal dari tiga kecamatan di Kota Padang. Yaitu, 18 korban di antaranya merupakan warga Pauh.Kemudian, empat korban gigitan lainnya merupakan warga Lubuk Kilangan dan warga Lubuk Begalung. “18 korban merupakan warga Pauh, tiga warga Lubuk Kilangan, dan seorang lagi warga Lubuk Begalung,” ujar Trisye dikutip dari laman Facebook Diskominfo Kota Padang, Kamis (28/9/2023). Ia pun merinci bagian tubuh korban yang digigit anjing beberapa hari yang lalu itu. Yaitu, UD (15 tahun) digigit pada paha kiri, Dd (52 tahun) digigit di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepala-puskesmas-pauh-ungkap-kondisi-korban-gigitan-anjing-positif-rabies/">Kepala Puskesmas Pauh Ungkap Kondisi Korban Gigitan Anjing Positif Rabies</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kepala Puskesmas Pauh, drg Trisye Musfa mengungkap kondisi ke-22 korban gigitan anjing pada Selasa (26/9/2023). Para korban terangnya berasal dari tiga kecamatan di Kota Padang.</p>



<p>Yaitu, 18 korban di antaranya merupakan warga Pauh.Kemudian, empat korban gigitan lainnya merupakan warga Lubuk Kilangan dan warga Lubuk Begalung.</p>



<p>“18 korban merupakan warga Pauh, tiga warga Lubuk Kilangan, dan seorang lagi warga Lubuk Begalung,” ujar Trisye dikutip dari laman Facebook Diskominfo Kota Padang, Kamis (28/9/2023).</p>



<p>Ia pun merinci bagian tubuh korban yang digigit anjing beberapa hari yang lalu itu. Yaitu, UD (15 tahun) digigit pada paha kiri, Dd (52 tahun) digigit di bagian dada kanan, WA (24 tahun) digigit pada paha kanan, LS (40 tahun) digigit pada tangan kiri.</p>



<p>Kemudian, FK (11 tahun) digigit di kaki kanan, DE (34 tahun) digigit di paha kiri, FA (22 tahun) digigit di kaki kiri, Yd (50 tahun) digigit paha kanan. AA (10 tahun) digigit bokong kiri, Sf (40 tahun) digigit di bagian mulut dan tangan.</p>



<p>Selanjutnya, FS (28 tahun) digigit pada kaki kanan, Ar (8 tahun) digigit di tangan kiri, KI (10 tahun) digigit tangan kiri, RE (17 tahun) digigit betis kiri, RAF (12 tahun) digigit betis kiri. AT (42 tahun) digigit jempol kaki kanan, DA (8 tahun) digigit di betis kiri, ZZ (14 tahun) digigit lengan kanan.</p>



<p>Sementara tiga warga Lubuk Kilangan yang digigit anjing rabies yakni Wt (43 tahun) digigit paha kiri, RP (56 tahun) digigit paha kanan, RWA (7 tahun) digigit pinggang kanan. </p>



<p>&#8220;Sedangkan warga Lubuk Begalung yang menjadi korban yakni HS (9 tahun) digigit paha kiri,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Trisye juga mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa atas gigitan anjing tersebut. Hal itu untuk menampik kabar bohong atau hoaks yang bereda di masyarakat. Dimana kabar itu menyebutkan bahwa ada tiga orang meninggal dunia karena gigitan anjing. </p>



<p>“Dipastikan kabar itu bohong, tidak ada warga kita yang menjadi korban gigitan yang meninggal dunia,” tegasnya.</p>



<p>Trisye menyebutkan, seluruh korban gigitan langsung mendapat tindakan medis. Beberapa di antaranya dirujuk ke rumah sakit dan diobati di Puskesmas Pauh.</p>



<p>“Korban langsung mendapat penanganan, saat ini kondisi korban terus dipantau,” tuturnya.</p>



<p>Trisye mengatakan, seluruh korban gigitan anjing akan kembali mendapat pelayanan dari tim medis. Seluruh korban diwajibkan untuk kontrol kesehatan pada Selasa (3/10/2023) mendatang.</p>



<p>“Seluruh korban kita wajibkan untuk kembali kontrol pada Selasa pekan depan,” ujarnya. </p>



<p>Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Padang menyatakan seekor anjing yang menggigit 22 orang di Kecamatan Pauh positif rabies, sehingga perlu tindakan lebih lanjut. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepala-puskesmas-pauh-ungkap-kondisi-korban-gigitan-anjing-positif-rabies/">Kepala Puskesmas Pauh Ungkap Kondisi Korban Gigitan Anjing Positif Rabies</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188843</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anjing yang Gigit 22 Orang di Padang Positif Rabies</title>
		<link>https://langgam.id/anjing-yang-gigit-22-orang-di-padang-positif-rabies/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Sep 2023 05:13:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=188841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Kesehatan Kota Padang menyatakan seekor anjing yang menggigit 22 orang di Kecamatan Pauh positif rabies, sehingga perlu tindakan lebih lanjut. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati mengatakan pihaknya akan terus memantau kondisi korban gigitan anjing tersebut. “Karena ini menjadi tugas kita, 22 korban gigitan akan terus kita pantau kondisinya,” katanya dikutip dari Kominfo, Kamis (28/9/2023). Dijelaskan Kadiskes, setelah terjadinya gigitan pada Selasa lalu, petugas kesehatan telah memberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) kepada seluruh korban. Vaksin ini diberikan untuk mencegah infeksi. “Nantinya, pada hari ketujuh dan ke duapuluh satu, seluruh korban gigitan akan kembali diberikan VAR,” jelasnya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/anjing-yang-gigit-22-orang-di-padang-positif-rabies/">Anjing yang Gigit 22 Orang di Padang Positif Rabies</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota Padang menyatakan seekor anjing yang menggigit 22 orang di Kecamatan Pauh positif rabies, sehingga perlu tindakan lebih lanjut.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati mengatakan pihaknya akan terus memantau kondisi korban gigitan anjing tersebut.</p>



<p>“Karena ini menjadi tugas kita, 22 korban gigitan akan terus kita pantau kondisinya,” katanya dikutip dari Kominfo, Kamis (28/9/2023).</p>



<p>Dijelaskan Kadiskes, setelah terjadinya gigitan pada Selasa lalu, petugas kesehatan telah memberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) kepada seluruh korban. Vaksin ini diberikan untuk mencegah infeksi.</p>



<p>“Nantinya, pada hari ketujuh dan ke duapuluh satu, seluruh korban gigitan akan kembali diberikan VAR,” jelasnya lagi.</p>



<p>Kadiskes memastikan, korban gigitan risiko tinggi yang digigit dari bahu hingga ke kepala, telah diberikan Serum Anti Rabies (SAR). Korban yang digigit dari bahu ke atas bahkan sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>“Saat ini kita masih menunggu informasi kondisi korban tersebut,” jelasnya.</p>



<p>Kadiskes mengimbau kepada seluruh warga untuk mewaspadai hewan yang berkeliaran. Seperti anjing, kucing maupun kera. Hewan tersebut bisa saja mengidap rabies dan membahayakan siapa saja ketika menggigit.</p>



<p>“Karena itu, kepada pemilik hewan peliharaan untuk aktif memberikan vaksin anti rabies kepada peliharaannya,” imbau Kadiskes dr Sri Kurniayati.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, seekor anjing menyerang 22 warga di Kecamatan Pauh pada Selasa (26/9/2023) lalu. Anjing tersebut menyerang warga di kawasan Simpang Limau Manis dan akhirnya dibunuh warga di dekat Perumahan Karisma Permai, Lubuk Gajah, Kelurahan Pisang. Bangkai anjing tersebut kemudian diperiksa di labor dan pada Rabu (27/9/2023) dinyatakan positif rabies.(*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/anjing-yang-gigit-22-orang-di-padang-positif-rabies/">Anjing yang Gigit 22 Orang di Padang Positif Rabies</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188841</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Rabies, Dinas Pertanian Padang Bagikan 500 Vaksin Gratis di Pauh</title>
		<link>https://langgam.id/cegah-rabies-dinas-pertanian-padang-bagikan-500-vaksin-gratis-di-pauh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Sep 2023 07:51:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=188785</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 500 vaksin rabies gratis disediakan Dinas Pertanian Kota Padang bagi masyarakat yang memelihara hewan peliharaan. Vaksin rabies gratis itu dibagikan di tiga kelurahan di Kecamatan Pauh, Kota Padang. Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kota Padang, Sovia Hariani mengungkapkan, pembagian vaksin rabies itu dilaksanakan di Kelurahan Kapalo Koto, Binuang Dalam, dan Pisang pada Rabu (27/9/2023). Sovia menjelaskan, bahwa vaksin rabies gratis ini diberikan untuk menekan angka kasus penyakit rabies di Kota Padang. Kemudian, juga untuk mengantisipasi kasus gigitan hewan seperti anjing liar yang terkena rabies dan dapat menular kepada manusia. &#8220;Vaksin rabies ini diperuntukan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cegah-rabies-dinas-pertanian-padang-bagikan-500-vaksin-gratis-di-pauh/">Cegah Rabies, Dinas Pertanian Padang Bagikan 500 Vaksin Gratis di Pauh</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sebanyak 500 vaksin rabies gratis disediakan Dinas Pertanian Kota Padang bagi masyarakat yang memelihara hewan peliharaan. Vaksin rabies gratis itu dibagikan di tiga kelurahan di Kecamatan Pauh, Kota Padang.</p>



<p>Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kota Padang, Sovia Hariani mengungkapkan, pembagian vaksin rabies itu dilaksanakan di Kelurahan Kapalo Koto, Binuang Dalam, dan Pisang pada Rabu (27/9/2023).</p>



<p>Sovia menjelaskan, bahwa vaksin rabies gratis ini diberikan untuk menekan angka kasus penyakit rabies di Kota Padang. Kemudian, juga untuk mengantisipasi kasus gigitan hewan seperti anjing liar yang terkena rabies dan dapat menular kepada manusia.</p>



<p>&#8220;Vaksin rabies ini diperuntukan untuk kucing, anjing dan kera untuk antisipasi kasus gigitan hewan yang terkena rabies kepada manusia. Untuk itu kami gencarkan pemberian vaksin rabies ini,&#8221; ujarnya dikutip dari laman Facebook Diskominfo Padang, Rabu (27/9/2023) </p>



<p>Sovia mengharapkan kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, untuk bisa mendatangi lokasi vaksin rabies dengan membawa hewan peliharaan mereka untuk disuntik dengan vaksin rabies.</p>



<p>&#8220;Kemudian, kita mengimbau masyarakat agar mengikat hewan peliharaan, agar kejadian anjing menggigit orang tidak kembali terjadi,&#8221; harapnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cegah-rabies-dinas-pertanian-padang-bagikan-500-vaksin-gratis-di-pauh/">Cegah Rabies, Dinas Pertanian Padang Bagikan 500 Vaksin Gratis di Pauh</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188785</post-id>	</item>
		<item>
		<title>61 Hewan Penular Rabies di Padang Panjang Divaksin</title>
		<link>https://langgam.id/61-hewan-penular-rabies-di-padang-panjang-divaksin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 11:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=185739</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; UPT Puskeswan Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang melakukan vaksinasi massal rabies di empat lokasi di Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, pada Senin (7/8/2023). Pada vaksinasi massal rabies kali ini, ada sebanyak 61 hewan penular rabies (HPR) yang divaksin. Yaitu hewan peliharaan yang terdiri dari 60 kucing dan satu anjing. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Padang Panjang, drh. Wahidin Beruh mengapresiasi tingginya antusias masyarakat yang mau memvaksin hewan peliharannya. &#8220;Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat baik. Ini menunjukkan tingginya kesadaran pemilik HPR terhadap kesehatan hewan peliharaannya,&#8221; ujar Wahidin dikutip dari laman Facebook Kominfo Padang Panjang, Senin</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/61-hewan-penular-rabies-di-padang-panjang-divaksin/">61 Hewan Penular Rabies di Padang Panjang Divaksin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>UPT Puskeswan Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang melakukan vaksinasi massal rabies di empat lokasi di Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, pada Senin (7/8/2023). </p>



<p>Pada vaksinasi massal rabies kali ini, ada sebanyak 61 hewan penular rabies (HPR) yang divaksin. Yaitu hewan peliharaan yang terdiri dari 60 kucing dan satu anjing.</p>



<p>Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Padang Panjang, drh. Wahidin Beruh mengapresiasi tingginya antusias masyarakat yang mau memvaksin hewan peliharannya.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat baik. Ini menunjukkan tingginya kesadaran pemilik HPR terhadap kesehatan hewan peliharaannya,&#8221; ujar Wahidin dikutip dari laman Facebook Kominfo Padang Panjang, Senin (7/8/2023).</p>



<p>Wahidin menjelaskan, bahwa layanan vaksinasi massal ini merupakan kegiatan rutin yang digelar guna mempertahankan wilayah Padang Panjang bebas rabies.</p>



<p>“Untuk di bagian timur (Padang Panjang Timur) sudah selesai dilaksanakan. Hari ini pertama di Kecamatan PPB, tepatnya di Busur. Ada empat tim yang dibagi ke empat lokasi, di antaranya Terminal Busur, depan RS Yarsi, sekitaran kantor lurah dan depan Masjid An Nur,” bebernya.</p>



<p>Ia pun mengharapkan untuk masyarakat yang memiliki hewan seperti kucing, anjing, monyet dan musang, agar mendatangi lokasi vaksinasi yang telah ditentukan sebelumnya di kelurahan masing-masing untuk diberikan vaksin rabies.</p>



<p>Kegiatan vaksinasi massal gratis terang Wahidin, dilaksanakan pukul 09.00-11.00 WIB. &#8220;Layanan ini masih ada ada di beberapa lokasi yang ada di Padang Panjang Barat,&#8221; ucap Wahidin. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/61-hewan-penular-rabies-di-padang-panjang-divaksin/">61 Hewan Penular Rabies di Padang Panjang Divaksin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185739</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/84 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-22 08:44:16 by W3 Total Cache
-->