<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita PPKM Darurat Padang Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ppkm-darurat-padang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ppkm-darurat-padang/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jul 2021 02:08:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita PPKM Darurat Padang Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ppkm-darurat-padang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Evaluasi PPKM, Wako Padang: Efektif Tingkatkan Jumlah Vaksinasi</title>
		<link>https://langgam.id/evaluasi-ppkm-wako-padang-efektif-tingkatkan-jumlah-vaksinasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 02:08:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=118581</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wali Kota Padang Hendri Septa menilai, Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) cukup efektif terutama meningkatkan kesadaran warga untuk vaksin covid-19. &#8220;Kalau kita melihat dari segi bagaimana mengajak masyarakat untuk bisa melakukan vaksin, pelaksanaan PPKM saya nilai cukup efektif,” kata Hendri Septa dalam keterangannya, Kamis (22/7/2021). Ia mengatakan, selama dua minggu dilaksanakannya PPKM, puluhan ribu orang antusias untuk divaksin. &#8220;Saya mendapat informasi, dalam dua minggu ini animo masyarakat luar biasa, sebanyak 45 ribu lebih warga mendatangi tempat vaksinasi,” ujarnya. Baca juga: Dinkes Padang:Angka Covid-19 Tinggi karena Penyebaran Varian Delta Lebih Cepat Namun, ia tak menampik jika PPKM di Padang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/evaluasi-ppkm-wako-padang-efektif-tingkatkan-jumlah-vaksinasi/">Evaluasi PPKM, Wako Padang: Efektif Tingkatkan Jumlah Vaksinasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Wali Kota Padang Hendri Septa menilai, Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) cukup efektif terutama meningkatkan kesadaran warga untuk vaksin covid-19.</p>
<p>&#8220;Kalau kita melihat dari segi bagaimana mengajak masyarakat untuk bisa melakukan vaksin, pelaksanaan PPKM saya nilai cukup efektif,” kata Hendri Septa dalam <a href="https://www.facebook.com/DiskominfoKotaPadang/">keterangan</a>nya, Kamis (22/7/2021).</p>
<p>Ia mengatakan, selama dua minggu dilaksanakannya PPKM, puluhan ribu orang antusias untuk divaksin.</p>
<p>&#8220;Saya mendapat informasi, dalam dua minggu ini animo masyarakat luar biasa, sebanyak 45 ribu lebih warga mendatangi tempat vaksinasi,” ujarnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/dinkes-padang-angka-covid-19-tinggi-karena-penyebaran-varian-delta-lebih-cepat/">Dinkes Padang:Angka Covid-19 Tinggi karena Penyebaran Varian Delta Lebih Cepat</a></strong></p>
<p>Namun, ia tak menampik jika PPKM di Padang selama ini belum bisa menurunkan penyebaran covid-19.</p>
<p>“Tapi kita pemerintah tidak akan lama-lama (melakukan) PPKM, setelah kita melihat ke lapangan, masyarakat susah akibatnya,” katanya.</p>
<p>Melihat kondisi masyarakat yang terpuruk, ia menerbitkan Surat Edaran (SE) yang memuat cukup banyak pelonggaran. Salah satunya bagi pelaku bisnis yang dibolehkan beroperasi hingga pukul 21.00 WIB.</p>
<p>“Namun kita prioritaskan pembelian secara take away (bawa pulang), bukan dine in (makan di tempat), sehingga tidak terjadi kerumunan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/evaluasi-ppkm-wako-padang-efektif-tingkatkan-jumlah-vaksinasi/">Evaluasi PPKM, Wako Padang: Efektif Tingkatkan Jumlah Vaksinasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118581</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aturan PPKM di SE Wako Padang Berbeda dengan Inmendagri, Kenapa Bisa?</title>
		<link>https://langgam.id/aturan-ppkm-di-se-wako-padang-berbeda-dengan-inmendagri-kenapa-bisa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2021 12:36:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=118411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Aturan di Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang ternyata ada yang berbeda dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 tahun 2021. Perbedaan tersebut terkait soal makan di tempat umum untuk PPKM Level IV. Dalam aturan di Inmendagri disebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat-pusat perbelanjaan/mal, hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat. Sementara itu, di SE Wako Padang Nomor. 400.650 /BPBD-Pdg/VII/2021 yang dikeluarkan pada Minggu (20/7/2021) disebutkan bahwa, pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/aturan-ppkm-di-se-wako-padang-berbeda-dengan-inmendagri-kenapa-bisa/">Aturan PPKM di SE Wako Padang Berbeda dengan Inmendagri, Kenapa Bisa?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Aturan di Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang ternyata ada yang berbeda dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 tahun 2021. Perbedaan tersebut terkait soal makan di tempat umum untuk PPKM Level IV.</p>
<p dir="ltr">Dalam aturan di Inmendagri disebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat-pusat perbelanjaan/mal, hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, di SE Wako Padang Nomor. 400.650 /BPBD-Pdg/VII/2021 yang dikeluarkan pada Minggu (20/7/2021) disebutkan bahwa, pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) jam operasionalnya sampai pukul 21.00 WIB dengan waktu makan pengunjung maksimal 30 menit dengan protokol kesehatan yang ketat.</p>
<p dir="ltr">Dalam SE Wako Padang itu juga menyebutkan bahwa, kapasitas tempat duduk 25 persen dari luas ruangan/tempat usaha. Dan diutamakan layanan melalui pesan antar/take away/dibawa pulang.</p>
<h2 dir="ltr">Tidak Melakukan Revisi</h2>
<p dir="ltr">Menanggapi aturan soal makan di tempat umum tersebut, Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang Barlius mengatakan, perbedaan itu terjadi karena pihaknya mempedomani instruksi Presiden Joko Widodo.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-diperpanjang-ini-aturan-bagi-rumah-makan-dan-pasar-di-padang/">PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Aturan bagi Rumah Makan dan Pasar di Padang</a></strong></p>
<p dir="ltr">Kata dia, saat jumpa pers Presiden Jokowi menyebut, bahwa boleh makan di tempat selama 30 menit. Sedangkan Instruksi Mendagri baru didapatkan subuh tadi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Itu dalam pidato presiden boleh sampai pukul 21.00 WIB, makan selama 30 menit. Sementara Instruksi Mendagri pagi tadi keluar, jadi kita sudah buat pedoman dengan pidato presiden,&#8221; ujarnya, Rabu (21/7/2021).</p>
<p dir="ltr">Barlius menambahkan, pihaknya juga tidak melakukan revisi dengan edaran itu karena sudah ditandatangani oleh Wali Kota Padang Hendri Septa dan sudah diedarkan pula.</p>
<p dir="ltr">Selebihnya terang Barlius, tidak ada perbedaan dan sama dengan aturan PKKM dengan daerah lainnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Seperti sekolah tidak diadakan, tetap ada penyekatan, dan ini berlaku sampai tanggal 25 Juli, nanti akan ada evaluasi lagi,&#8221; ucapnya.</p>
<h2 dir="ltr">PPKM Diperketat</h2>
<p dir="ltr">Barlius mengungkapkan,  PPKM Level 4 ini disepakati berdasarkan instruksi langsung dari pemerintah pusat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita mengikuti instruksi itu langsung dari Kemendagri, cuma di Kota Padang PPKM Level 4 itu bernama PPKM Diperketat,&#8221; tuturnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara untuk perbedaan PPKM Darurat dengan PPKM Diperketat, Barlius mengatakan, bahwa rumah makan, restoran, mal dan pusat perbelanjaan memiliki jam operasionalnya hingga pukul 21.00 WIB. Yaitu dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/jokowi-perpanjang-ppkm-darurat-dilonggarkan-26-juli-jika-kasus-menurun/">Jokowi Perpanjang PPKM Darurat, Dilonggarkan 26 Juli Jika Kasus Menurun</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau sebelumnya rumah makan itu kan ditutup, namun sekarang dibuka hingga pukul 9 malam dengan kapasitas pengunjung 50 persen,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, ia menyatakan untuk kegiatan di sekolah tetap menggunakan peraturan PPKM Darurat. Yaitu dengan menerapkan sekolah secara daring.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sekolah dan objek wisata masih berlanjut akan ditutup hingga tanggal 25 Juli mendatang,&#8221; jelas Barlius.</p>
<p dir="ltr">Sebagaimana arahan presiden, Barlius menjelaskan kebijakan tersebut akan dapat dilonggarkan apabila jumlah kasus covid-19 menurun. Sehingga asesmen Kota Padang dinyatakan aman oleh Kemenkes.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Pemko Padang melanjutkan penerapan kebijakan PPKM Level 4 yaitu dari 21-25 Juli 2021.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/aturan-ppkm-di-se-wako-padang-berbeda-dengan-inmendagri-kenapa-bisa/">Aturan PPKM di SE Wako Padang Berbeda dengan Inmendagri, Kenapa Bisa?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118411</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPKM Darurat Padang Diperpanjang, Pengunjung Boleh Makan di Tempat Maksimal 30 Menit</title>
		<link>https://langgam.id/ppkm-darurat-padang-diperpanjang-pengunjung-boleh-makan-di-tempat-maksimal-30-menit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2021 09:21:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=118398</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Padang diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Dan akan diperlonggar secara bertahap mulai 26 Juli jika kasus menurun. Dalam masa perpanjangan PPKM Darurat tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang membolehkan masyarakat untuk makan di tempat. Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Aturan bagi Rumah Makan dan Pasar di Padang Meski dibolehkan, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh pelaku usaha warung atau rumah makan, kafe, PKL, lapak jalanan dan lainnya. Yakni waktu makan di tempat maksimal 30 menit, menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan kapasitas tempat duduk 25 persen dari kapasitas ruangan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-padang-diperpanjang-pengunjung-boleh-makan-di-tempat-maksimal-30-menit/">PPKM Darurat Padang Diperpanjang, Pengunjung Boleh Makan di Tempat Maksimal 30 Menit</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Padang diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Dan akan diperlonggar secara bertahap mulai 26 Juli jika kasus menurun.</p>
<p>Dalam masa perpanjangan PPKM Darurat tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang membolehkan masyarakat untuk makan di tempat.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-diperpanjang-ini-aturan-bagi-rumah-makan-dan-pasar-di-padang/">PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Aturan bagi Rumah Makan dan Pasar di Padang</a></strong></p>
<p>Meski dibolehkan, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh pelaku usaha warung atau rumah makan, kafe, PKL, lapak jalanan dan lainnya.</p>
<p>Yakni waktu makan di tempat maksimal 30 menit, menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan kapasitas tempat duduk 25 persen dari kapasitas ruangan atau tempat usaha.</p>
<p>&#8220;Karena sebelumnya, tidak membolehkan pengunjung makan di tempat dan hanya boleh delivery atau take away,” kata Wali kota Padang Hendri Septa, Rabu (21/7/2021), dikutip dari <a href="https://infopublik.id/kategori/nusantara/550156/makan-di-tempat-diperbolehkan-maksimal-30-menit">Info Publik</a></p>
<p>“Kita tentu berharap para pelaku usaha dapat menjalankan aturan itu dengan sebaik-baiknya. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru,” sambungnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-padang-diperpanjang-pengunjung-boleh-makan-di-tempat-maksimal-30-menit/">PPKM Darurat Padang Diperpanjang, Pengunjung Boleh Makan di Tempat Maksimal 30 Menit</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Aturan bagi Rumah Makan dan Pasar di Padang</title>
		<link>https://langgam.id/ppkm-darurat-diperpanjang-ini-aturan-bagi-rumah-makan-dan-pasar-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2021 03:04:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=118316</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota Padang resmi memperpanjang pemberlakuan PPKM Darurat terhitung dari 21-25 Juli 2021. Aturan perpanjangan PPKM Darurat ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang nomor: 400.650/BPBD-Pdg/VII/2021 tentang PPKM Darurat Pencegahan Pandemi Covid-19. Dalam surat edaran tersebut, poin 10 mengatur pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum, seperti rumah makan, warung makan, kafe, pedagang kaki lima dan lapak jalanan, diizinkan buka sampai pukul 21.00. Sementara waktu makan pengunjung maksimal 30 menit, dengan kapasitas tempat duduk 25 persen dari kapasitas dan diutamakan untuk pesan antar atau dibawa pulang. Kemudian, untuk usaha kecil seperti laundry, warung kelontong, bengkel kecil, juga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-diperpanjang-ini-aturan-bagi-rumah-makan-dan-pasar-di-padang/">PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Aturan bagi Rumah Makan dan Pasar di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Kota Padang resmi memperpanjang pemberlakuan PPKM Darurat terhitung dari 21-25 Juli 2021.</p>
<p>Aturan perpanjangan PPKM Darurat ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang nomor: 400.650/BPBD-Pdg/VII/2021 tentang PPKM Darurat Pencegahan Pandemi Covid-19.</p>
<p>Dalam surat edaran tersebut, poin 10 mengatur pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum, seperti rumah makan, warung makan, kafe, pedagang kaki lima dan lapak jalanan, diizinkan buka sampai pukul 21.00.</p>
<p>Sementara waktu makan pengunjung maksimal 30 menit, dengan kapasitas tempat duduk 25 persen dari kapasitas dan diutamakan untuk pesan antar atau dibawa pulang.</p>
<p>Kemudian, untuk usaha kecil seperti laundry, warung kelontong, bengkel kecil, juga diizinkan buka sampai pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Begitu juga dengan pusat perbelanjaan, mall, swalayan ataupun minimarket diizinkan buka hingga pukul 21.00 WIB dengan kapasitas 50 persen.</p>
<p>Selanjutnya, Pasar Tradisional akan diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas 50 persen.</p>
<p>“Aturan PPKM darurat Padang ini berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia tanggal 20 Juli 2021 tentang perkembangan terkini PPKM Darurat dan rapat Forkopimda,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/jokowi-perpanjang-ppkm-darurat-dilonggarkan-26-juli-jika-kasus-menurun/">Jokowi Perpanjang PPKM Darurat, Dilonggarkan 26 Juli Jika Kasus Menurun</a></strong></p>
<p>Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan diperpanjang hingga 25 Juli. Kebijakan itu akan dilonggarkan mulai 26 Juli jika kasus covid-19 menurun.</p>
<p>“Jika tren kasus terus mengalami penurunan maka 26 juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” kata Jokowi dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/7/2021).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-diperpanjang-ini-aturan-bagi-rumah-makan-dan-pasar-di-padang/">PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Aturan bagi Rumah Makan dan Pasar di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118316</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPKM Darurat, 1.154 Orang Tak Bersertifikat Vaksin Ditolak Masuk Padang</title>
		<link>https://langgam.id/ppkm-darurat-1-154-orang-tak-bersertifikat-vaksin-ditolak-masuk-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2021 02:18:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=118313</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 1.154 orang ditolak masuk ke Kota Padang selama pemberlakuan PPKM darurat pada tanggal 12-20 Juli 2021.Ini karena ribuan orang tersebut tidak dapat menunjukkan persyaratan yang telah ditetapkan. &#8220;Sebanyak 1.154 orang yang mencoba masuk dari empat posko di Kota Padang kita tolak,&#8221; kata Koordinator Posko Utama PPKM BPBD Padang, Rita Sumarni, Selasa (20/7/2021). Dikatakannya, ribuan orang tersebut ditolak masuk ke Kota Padang karena tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin, surat antigen/PCR kepada petugas di perbatasan. Mereka terpaksa harus kembali ke daerah asalnya. Rita merinci, jumlah orang yang paling banyak ditolak masuk Padang yakni pada Jumat (16/7/2021). Pada hari itu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-1-154-orang-tak-bersertifikat-vaksin-ditolak-masuk-padang/">PPKM Darurat, 1.154 Orang Tak Bersertifikat Vaksin Ditolak Masuk Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak 1.154 orang ditolak masuk ke Kota Padang selama pemberlakuan PPKM darurat pada tanggal 12-20 Juli 2021.Ini karena ribuan orang tersebut tidak dapat menunjukkan persyaratan yang telah ditetapkan.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 1.154 orang yang mencoba masuk dari empat posko di Kota Padang kita tolak,&#8221; kata Koordinator Posko Utama PPKM BPBD Padang, Rita Sumarni, Selasa (20/7/2021).</p>
<p>Dikatakannya, ribuan orang tersebut ditolak masuk ke Kota Padang karena tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin, surat antigen/PCR kepada petugas di perbatasan. Mereka terpaksa harus kembali ke daerah asalnya.</p>
<p>Rita merinci, jumlah orang yang paling banyak ditolak masuk Padang yakni pada Jumat (16/7/2021). Pada hari itu 385 orang terpaksa putar balik.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/jumlah-kurban-di-padang-panjang-naik-mencapai-609-sapi/">Jumlah Kurban di Padang Panjang Naik, Mencapai 609 Sapi</a></strong></p>
<p>Kemudian pada Sabtu (17/7/2021), sebanyak 314 orang juga ditolak ketika akan masuk Padang. Sementara pada hari Minggu (18/7/2021), sebanyak 191 orang yang tertahan di posko perbatasan.</p>
<p>&#8220;Kita memang bertegas-tegas kepada yang datang, jika tidak mengantongi kelengkapan yang ditentukan, tentu tidak kita bolehkan masuk Padang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, selama enam hari pelaksanaan PPKM Darurat di Padang, 1.612 kendaraan harus putar balik. Sebab, penumpang dan sopir kendaraan juga tidak mengantongi sertifikat vaksin atau surat tes antigen/PCR.</p>
<p>&#8220;Di hari pertama PPKM saja, sebanyak 411 kendaraan harus berputar arah karena tidak ada kelengkapan,&#8221; terang Rita.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-1-154-orang-tak-bersertifikat-vaksin-ditolak-masuk-padang/">PPKM Darurat, 1.154 Orang Tak Bersertifikat Vaksin Ditolak Masuk Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118313</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pria Berdarah di Pos PPKM Datangi Polresta Padang, Minta Maaf Soal Video Viral</title>
		<link>https://langgam.id/pria-berdarah-di-pos-ppkm-datangi-polresta-padang-minta-maaf-soal-video-viral/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2021 12:22:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=117925</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pria yang wajahnya berdarah dalam video viral di pos penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Padang-Solok mendatangi Polresta Padang, Minggu (18/7/2021), sekitar pukul 18.00 WIB. Diketahui, yang bersangkutan bernama Awaludin Rao. Kedatangan Awaludin bertujuan untuk meminta maaf kepada pihak kepolisian atas video viral tersebut. Saat mendatangi Polresta Padang, tampak kondisi pelipis mata yang bersangkutan dibalut perban. &#8220;Saya datang ke sini dengan kesadaran sendiri tentang video viral saya. Kita tidak bicara ke belakang lagi,&#8221; kata Awaluddin diwawancarai wartawan, Minggu (18/7/2021). Awaludin mengungkapkan saat kejadian itu dirinya dalam situasi panik. Hal ini membuatnya berteriak dan meminta tolong karena wajahnya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pria-berdarah-di-pos-ppkm-datangi-polresta-padang-minta-maaf-soal-video-viral/">Pria Berdarah di Pos PPKM Datangi Polresta Padang, Minta Maaf Soal Video Viral</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pria yang wajahnya berdarah dalam video viral di pos penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Padang-Solok mendatangi Polresta Padang, Minggu (18/7/2021), sekitar pukul 18.00 WIB. Diketahui, yang bersangkutan bernama Awaludin Rao.</p>
<p>Kedatangan Awaludin bertujuan untuk meminta maaf kepada pihak kepolisian atas video viral tersebut. Saat mendatangi Polresta Padang, tampak kondisi pelipis mata yang bersangkutan dibalut perban.</p>
<p>&#8220;Saya datang ke sini dengan kesadaran sendiri tentang video viral saya. Kita tidak bicara ke belakang lagi,&#8221; kata Awaluddin diwawancarai wartawan, Minggu (18/7/2021).</p>
<p>Awaludin mengungkapkan saat kejadian itu dirinya dalam situasi panik. Hal ini membuatnya berteriak dan meminta tolong karena wajahnya yang telah berdarah.</p>
<p>Namun, kata dia, tidak ada tindakan penusukan terhadap matanya. &#8220;Saya tidak melihat ada aparat yang menusuk saya. Namun saat itu saya sudah melihat sudah berdarah kening saya makanya saya berteriak-teriak meminta tolong. Intinya tidak ada saya melihat jelas ada aparat menusuk saya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Awaludin meminta maaf atas kegaduhan video tersebut. Dirinya tidak ada niat untuk menjelekkan petugas di pos penyekatan, terutama institusi kepolisian.</p>
<p>&#8220;Saya kira, bagi diri saya ini sebagai permohonan maaf yang saya sampaikan ke institusi kepolisian di mana ada orang yang meviralkan tentang video saya yang saya sendiri tidak tau tujuannya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Saya rela dan ikhlas dan sebaliknya memohon maaf sedalam-dalamnya apabila dengan video viral itu mengurangi konsentrasi atau menambah tugas kepolisian, khususnya Polresta Padang. Mata saya mulai membaik,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Sebelumnya, Kasubag Humas Polresta Padang, Ipda Adha Tawar dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (17/7/2021), mengatakan kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman.</p>
<p>Menurut Adha, korban bernama datang dari arah solok menuju Kota Padang dengan menggunakan mobil.</p>
<p>&#8220;Saat memasuki pos penyekatan PPKM darurat yang berada di Lubuk paraku Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang, Korban tidak bisa menunjukan surat vaksin minimal vaksin pertama, hasil Swab PCR (H-2)/ hasil Rapid Antigen (H-1). Sehingga korban disuruh putar balik tidak diperbolehkan masuk oleh petugas yang berjaga,&#8221; tulisnya di situs resmi Polri.</p>
<p>Selanjutnya, kata Adha, korban beradu argumen dengan petugas. &#8220;Kapolsek Lubuk Kilangan berusaha untuk menenangkan korban yang memberontak. Saat korban dirangkul untuk masuk kembali kedalam mobil seketika korban langsung mendorong dan memberontak,&#8221; tulisnya.</p>
<p>Akibat kejadian itu, menurutnya, kepala korban terbentur sudut pintu depan dan terluka. Korban berinisiatif untuk memvideokan aksi tersebut. &#8220;Korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh Petugas,&#8221; ujarnya. <strong>(Irwanda/ABW)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pria-berdarah-di-pos-ppkm-datangi-polresta-padang-minta-maaf-soal-video-viral/">Pria Berdarah di Pos PPKM Datangi Polresta Padang, Minta Maaf Soal Video Viral</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117925</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terdampak PPKM Darurat, 2.600 Paket Beras Dibagikan ke Warga Padang </title>
		<link>https://langgam.id/terdampak-ppkm-darurat-2-600-paket-beras-dibagikan-ke-warga-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2021 08:44:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Beras]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=117706</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 2.600 paket beras dibagikan kepada masyarakat Kota Padang. Bantuan dengan total sebanyak 26 ton beras tersebut berasal dari dari lembaga sosial (charity). Diantaranya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar, dan lainnya. Bantuan beras bagi masyarakat ini dibagikan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa didampingi Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf M Ghoffar Ngismangil dan Kajari Padang Ranu Subroto. Wako Hendri Septa mengatakan, bahwa bantuan ini sebenarnya sudah mulai dibagikan sejak Kamis (15/7/2021). Kemudian pada Jumat malam (16/7/2021) dilanjutkan  dengan bersama-sama turun ke jalan menyerahkannya bagi sejumlah pedagang kaki</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/terdampak-ppkm-darurat-2-600-paket-beras-dibagikan-ke-warga-padang/">Terdampak PPKM Darurat, 2.600 Paket Beras Dibagikan ke Warga Padang </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sebanyak 2.600 paket beras dibagikan kepada masyarakat Kota Padang. Bantuan dengan total sebanyak 26 ton beras tersebut berasal dari dari lembaga sosial (charity).</p>
<p>Diantaranya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar, dan lainnya.</p>
<p>Bantuan beras bagi masyarakat ini dibagikan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa didampingi Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf M Ghoffar Ngismangil dan Kajari Padang Ranu Subroto.</p>
<p>Wako Hendri Septa mengatakan, bahwa bantuan ini sebenarnya sudah mulai dibagikan sejak Kamis (15/7/2021).</p>
<p>Kemudian pada Jumat malam (16/7/2021) dilanjutkan  dengan bersama-sama turun ke jalan menyerahkannya bagi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan sejenisnya.</p>
<p>Hendri menambahkan, selain menyerahkan bantuan, ia juga ingin memastikan kondisi masyarakat termasuk para pelaku usaha saat ini.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://langgam.id/gubernur-sumbar-sebut-belum-ada-keputusan-ppkm-darurat-diperpanjang/">Gubernur Sumbar Sebut Belum Ada Keputusan PPKM Darurat Diperpanjang</a></p>
<p>&#8220;Setelah kita tanya kepada para PKL, jawaban mereka cukup menyedihkan. Untuk itu kita sangat berharap semoga PPKM ini tidak diperpanjang dan wabah covid-19 ini dapat tertangani secara baik,&#8221; ujar Hendri seperti dirilis <a href="https://web.facebook.com/humaskotapadang?_rdc=1&amp;_rdr">Pemko Padang</a>, Sabtu (17/7/2021).</p>
<p>Hendri menjelaskan, bahwa bantuan beras yang diterima Pemko Padang sebanyak 26 ton tersebut dipaketkan menjadi 10 kg per paketnya. Jadi ada 2.600 paket yang dibagikan se-Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Insya Allah bantuan ini kita serahkan kepada warga yang paling terdampak diantaranya PKL, pedagang asongan, warga kurang mampu dan sejenisnya. Semoga upaya ini dapat meringankan beban bagi warga Kota Padang,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Kota Padang menerapkan PPKM Darurat guna mengendalikan pandemi covid-19 mulai 12 Juli sampai dengan 20 Juli 2021</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/terdampak-ppkm-darurat-2-600-paket-beras-dibagikan-ke-warga-padang/">Terdampak PPKM Darurat, 2.600 Paket Beras Dibagikan ke Warga Padang </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyaluran Bansos PPKM Darurat Sumbar Tunggu Arahan Pusat</title>
		<link>https://langgam.id/penyaluran-bansos-ppkm-darurat-sumbar-tunggu-arahan-pusat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2021 02:38:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bansos]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang Panjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=117670</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy mengatakan untuk penyaluran bansos PPKM darurat masih menunggu finalisasi prosedur dari pemerintah pusat. &#8220;Untuk bantuan selama PPKM Darurat, kita belum dapat finalisasi bagaimana prosedurnya,&#8221; katanya saat diskusi virtual yang diadakan Harian Koran Singgalang, Jumat (17/7/2021). Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menghubungi Menko Perekonomian untuk membicarakan solusi dan langkah-langkah yang harus ditempuh. Mengingat banyaknya refocusing dana dan anggaran yang dihabiskan untuk penanganan covid-19. Baca juga: Bansos PPKM Darurat di Sumbar Belum Disalurkan, Ini Penyebabnya &#8220;Kita sedang koordinasi dengan pemerintah pusat terkait solusi apa yang harus dilakukan dengan anggaran yang sudah tergerus ini</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penyaluran-bansos-ppkm-darurat-sumbar-tunggu-arahan-pusat/">Penyaluran Bansos PPKM Darurat Sumbar Tunggu Arahan Pusat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong>-Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy mengatakan untuk penyaluran bansos PPKM darurat masih menunggu finalisasi prosedur dari pemerintah pusat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Untuk bantuan selama PPKM Darurat, kita belum dapat finalisasi bagaimana prosedurnya,&#8221; katanya saat diskusi virtual yang diadakan Harian Koran Singgalang, Jumat (17/7/2021).</p>
<p dir="ltr">Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menghubungi Menko Perekonomian untuk membicarakan solusi dan langkah-langkah yang harus ditempuh. Mengingat banyaknya refocusing dana dan anggaran yang dihabiskan untuk penanganan covid-19.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/bansos-ppkm-darurat-di-sumbar-belum-disalurkan-ini-penyebabnya/">Bansos PPKM Darurat di Sumbar Belum Disalurkan, Ini Penyebabnya</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita sedang koordinasi dengan pemerintah pusat terkait solusi apa yang harus dilakukan dengan anggaran yang sudah tergerus ini untuk menutupi kekurangan ekonomi,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Apalagi menurutnya saat ini banyak refocusing dana untuk penanganan covid-19. Audy menyebut, PPKM darurat berdampak cukup besar pada perekonomian Sumbar.</p>
<p dir="ltr">&#8220;PPKM Darurat sangat berdampak pada sektor ekonomi masyarakat terlebih Sumatra Barat tidak mempunyai kesiapan anggaran dalam menutupi kekurangan ekonomi masyarakat,&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penyaluran-bansos-ppkm-darurat-sumbar-tunggu-arahan-pusat/">Penyaluran Bansos PPKM Darurat Sumbar Tunggu Arahan Pusat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117670</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepinya Kawasan Pantai Padang yang Ditutup Selama PPKM Darurat</title>
		<link>https://langgam.id/sepinya-kawasan-pantai-padang-yang-ditutup-selama-ppkm-darurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2021 12:14:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Padang]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=117177</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Hari kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kawasan Pantai Padang terpantau sepi, Rabu (14/7/2021). Sepinya pengunjung tak terlepas ditutupnya objek wisata itu. Penutupan dilakukan dengan penyekatan di pintu masuk ke Pantai Padang. Pembatas jalan tampak terbentang di tengah jalan. Sore harinya, sejumlah personel kepolisian menjaga di pintu masuk. Meskipun demikian, tak sedikit juga masih adanya aktivitas di Pantai Padang. Seperti dimanfaatkan sejumlah masyarakat untuk berolahraga lari maupun bersepeda. Baca juga: Kompleks GOR Haji Agus Salim Padang Ditutup Selama PPKM Darurat Jika beranjak ke arah Jalan Samudera, beberapa pedagang kaki lima masih berjualan. Sejumlah masyarakat juga terlihat duduk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sepinya-kawasan-pantai-padang-yang-ditutup-selama-ppkm-darurat/">Sepinya Kawasan Pantai Padang yang Ditutup Selama PPKM Darurat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Hari kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kawasan Pantai Padang terpantau sepi, Rabu (14/7/2021). Sepinya pengunjung tak terlepas ditutupnya objek wisata itu.</p>
<p>Penutupan dilakukan dengan penyekatan di pintu masuk ke Pantai Padang. Pembatas jalan tampak terbentang di tengah jalan. Sore harinya, sejumlah personel kepolisian menjaga di pintu masuk.</p>
<p>Meskipun demikian, tak sedikit juga masih adanya aktivitas di Pantai Padang. Seperti dimanfaatkan sejumlah masyarakat untuk berolahraga lari maupun bersepeda.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/kompleks-gor-haji-agus-salim-padang-ditutup-selama-ppkm-darurat/">Kompleks GOR Haji Agus Salim Padang Ditutup Selama PPKM Darurat</a></strong></p>
<p>Jika beranjak ke arah Jalan Samudera, beberapa pedagang kaki lima masih berjualan. Sejumlah masyarakat juga terlihat duduk di batu grip.</p>
<p>Penutupan kawasan Pantai Padang ini telah berlaku sejak dimulainya PPKM Darurat pada Selasa (13/7/2021). Tak hanya Pantai Padang, beberapa objek wisata lainnya seperti Pantai Air Manis dan Gunung Padang ditutup hingga 20 Juli 2021.</p>
<p>Kepala Dinas Pelaksanaan Tugas Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian mengatakan, penjagaan di objek wisata dilakukan secara gabungan. Ia tak menampik masih ada warga karena terdapat jalan umum di lokasi itu.</p>
<p>&#8220;Yang penting yang di pantai tidak ada lagi. Ini rencananya sesuai surat edaran sampai tanggal 20 Juli. Pedagang lapau panjang cimpago tutup total,&#8221; kata Alfian dikonfirmasi. <strong>(Irwanda/ABW)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sepinya-kawasan-pantai-padang-yang-ditutup-selama-ppkm-darurat/">Sepinya Kawasan Pantai Padang yang Ditutup Selama PPKM Darurat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117177</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hormati PPKM Darurat, DPRD Padang Akhirnya Tunda Kunker ke Pekanbaru</title>
		<link>https://langgam.id/hormati-ppkm-darurat-dprd-padang-akhirnya-tunda-kunker-ke-pekanbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2021 10:58:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=116972</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang akhirnya memutuskan menunda agenda kunjungan kerja ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau karena PPKM Darurat. Sebelumnya direncanakan keberangkatan kunjungan dilakukan hari ini, Selasa (13/7/2021). Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang Mastilizal Aye mengatakan pihaknya memutuskan menunda kunjungan kerja karena menghormati kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Padang yang mulai efektif hari ini. &#8220;BK DPRD Padang akhirnya menunda kunjungan kerja ke Pekanbaru, alasannya PPKM ini, kita menghormatinya apalagi kita punya badan kehormatan yang tugasnya menjaga etika anggota DPRD Kota Padang,&#8221; katanya. Baca juga: PPKM Darurat Dimulai, Anggota DPRD Padang Malah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hormati-ppkm-darurat-dprd-padang-akhirnya-tunda-kunker-ke-pekanbaru/">Hormati PPKM Darurat, DPRD Padang Akhirnya Tunda Kunker ke Pekanbaru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang akhirnya memutuskan menunda agenda kunjungan kerja ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau karena PPKM Darurat. Sebelumnya direncanakan keberangkatan kunjungan dilakukan hari ini, Selasa (13/7/2021).</p>
<p dir="ltr">Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang Mastilizal Aye mengatakan pihaknya memutuskan menunda kunjungan kerja karena menghormati kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Padang yang mulai efektif hari ini.</p>
<p dir="ltr">&#8220;BK DPRD Padang akhirnya menunda kunjungan kerja ke Pekanbaru, alasannya PPKM ini, kita menghormatinya apalagi kita punya badan kehormatan yang tugasnya menjaga etika anggota DPRD Kota Padang,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/ppkm-darurat-dimulai-anggota-dprd-padang-malah-kunker-ke-pekanbaru/">PPKM Darurat Dimulai, Anggota DPRD Padang Malah Kunker ke Pekanbaru</a></strong></p>
<p dir="ltr">Menurutnya tidak bagus anggota DPRD Padang melakukan perjalanan kunjungan kerja di masa PPKM. Apalagi masyarakat dilarang berkegiatan dan ada pembatasan sementara anggota DPRD yang tugasnya mengawal kode etik malah melakukan perjalanan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi berdasarkan itu dan juga, berdasarkan Instruksi menteri dalam negeri dan berdasarkan SE Walikota Padang BK memutuskan menunda kunjungan kerja,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya diketahui BK DPRD Padang akan melakukan perjalanan itu dalam rangka mempertajam wawasan keanggotaan lembaga serta pengayaan pada lembaga.</p>
<p dir="ltr">Daerah yang dituju Kota Pekanbaru juga sudah menyatakan kesediaan menerima kunjungan dari DPRD Padang. Semua kegiatan juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.</p>
<p dir="ltr">Perjalanan lewat jalan darat itu awalnya direncanakan diikuti oleh lima orang anggota BK ditambah empat pimpinan DPRD dan beberapa sekretariat. <strong>(Rahmadi/ABW)</strong></p>
<p dir="ltr">
<p>The post <a href="https://langgam.id/hormati-ppkm-darurat-dprd-padang-akhirnya-tunda-kunker-ke-pekanbaru/">Hormati PPKM Darurat, DPRD Padang Akhirnya Tunda Kunker ke Pekanbaru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116972</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/80 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-18 16:43:24 by W3 Total Cache
-->