<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Pesantren Ramadan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/pesantren-ramadan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/pesantren-ramadan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Mar 2026 07:30:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Pesantren Ramadan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/pesantren-ramadan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Tutup Pesantren Ramadan, OSIS SMPN 2 Pariaman Berbagi 116 Paket Sembako</title>
		<link>https://langgam.id/tutup-pesantren-ramadan-osis-smpn-2-pariaman-berbagi-116-paket-sembako/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 07:30:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=244222</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Berbeda dari kebanyakan kegiatan sekolah di bulan Ramadan yang identik dengan pembagian takjil, OSIS di SMP Negeri 2 Pariaman justru menghadirkan kegiatan berbagi yang lebih luas dengan menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat sekitar. Tak hanya sembako, pembagian takjil yang juga sudah digelar tahun ke tahun menambah khidmat dan semaraknya acara penutupan Pesantren Ramadan ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan penutupan Pesantren Ramadan di sekolah tersebut. Sebanyak 116 paket sembako dibagikan kepada keluarga siswa, penjaga sekolah, pedagang kantin, serta warga di sekitar lingkungan sekolah. Sebagian besar bantuan berasal dari donasi alumni OSIS SMPN 2 Pariaman angkatan 1998. Ketua</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tutup-pesantren-ramadan-osis-smpn-2-pariaman-berbagi-116-paket-sembako/">Tutup Pesantren Ramadan, OSIS SMPN 2 Pariaman Berbagi 116 Paket Sembako</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> — Berbeda dari kebanyakan kegiatan sekolah di bulan Ramadan yang identik dengan pembagian takjil, OSIS di SMP Negeri 2 Pariaman justru menghadirkan kegiatan berbagi yang lebih luas dengan menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat sekitar.</p>



<p>Tak hanya sembako, pembagian takjil yang juga sudah digelar tahun ke tahun menambah khidmat dan semaraknya acara penutupan Pesantren Ramadan ini.</p>



<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan penutupan Pesantren Ramadan di sekolah tersebut. Sebanyak 116 paket sembako dibagikan kepada keluarga siswa, penjaga sekolah, pedagang kantin, serta warga di sekitar lingkungan sekolah.</p>



<p>Sebagian besar bantuan berasal dari donasi alumni OSIS SMPN 2 Pariaman angkatan 1998. Ketua OSIS SMPN 2 Pariaman, Hafidzah Zhafira Indra, mengatakan para alumni turut berkontribusi memberikan bantuan sembako untuk mendukung kegiatan berbagi tersebut.</p>



<p>“Sebanyak 65 paket sembako berasal dari donasi alumni OSIS angkatan 1998. Isinya berupa beras, minyak goreng, gula, teh, dan telur,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, bantuan tambahan juga diberikan oleh Wali Kota Pariaman berupa beras 5 kilogram sebanyak 50 paket sehingga total bantuan yang disalurkan kepada masyarakat mencapai 116 paket.</p>



<p>Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam rangkaian penutupan Pesantren Ramadan yang juga diisi dengan berbagai kegiatan dan lomba antar kelas.</p>



<p>Beberapa lomba yang digelar selama kegiatan tersebut di antaranya lomba cerdas cermat Al-Qur’an, lomba adzan, lomba tahfiz, serta lomba puisi dakwah. Pada kesempatan itu, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.</p>



<p>Kegiatan penutupan Pesantren Ramadan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman Hertati Taher, Kepala SMPN 2 Pariaman Epi Erniyanti, serta perwakilan alumni Dr. Els esmita, Sp.P.</p>



<p>Dalam sambutannya, Yota Balad menekankan pentingnya disiplin bagi para pelajar dalam meraih kesuksesan.<br>Menurutnya, kepintaran saja tidak cukup jika tidak diiringi dengan kedisiplinan.</p>



<p>“Orang pintar tanpa disiplin akan sulit meraih kesuksesan. Sebaliknya, disiplin bisa membawa seseorang menuju keberhasilan, apalagi jika dibarengi dengan kepintaran,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, perwakilan alumni SMPN 2 Pariaman, Elsesmita, menyampaikan bahwa sekolah merupakan tempat terbaik bagi generasi muda untuk menuntut ilmu.</p>



<p>Ia juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan masa belajar di sekolah sebagai kesempatan untuk mengejar cita-cita dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. </p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tutup-pesantren-ramadan-osis-smpn-2-pariaman-berbagi-116-paket-sembako/">Tutup Pesantren Ramadan, OSIS SMPN 2 Pariaman Berbagi 116 Paket Sembako</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">244222</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wawako Padang Buka Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi di Masjid Agung Nurul Iman</title>
		<link>https://langgam.id/wawako-padang-buka-pesantren-ramadan-khusus-kaderisasi-di-masjid-agung-nurul-iman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 06:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=243563</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir membuka Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi di Masjid Agung Nurul Iman, Padang, Senin (23/2/2026). Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi ini diikuti oleh 66 siswa, terdiri dari 33 putra dan 33 putri. Mereka berasal dari sembilan sekolah pilihan (6 SMP dan 3 MTS) di Kota Padang. Pemko Padang menggelar Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi ini untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang kuat. Wawako Maigus mengungkapkan pentingnya mengembalikan ruh pendidikan berbasis rumah ibadah atau &#8220;Pendidikan Surau&#8221;. Ia merefleksikan sejarah tokoh-tokoh besar bangsa seperti Haji Agus Salim dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wawako-padang-buka-pesantren-ramadan-khusus-kaderisasi-di-masjid-agung-nurul-iman/">Wawako Padang Buka Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi di Masjid Agung Nurul Iman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir membuka Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi di Masjid Agung Nurul Iman, Padang, Senin (23/2/2026).</p>



<p>Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi ini diikuti oleh 66 siswa, terdiri dari 33 putra dan 33 putri. Mereka berasal dari sembilan sekolah pilihan (6 SMP dan 3 MTS) di Kota Padang.</p>



<p>Pemko Padang menggelar Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi ini untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang kuat.</p>



<p>Wawako Maigus mengungkapkan pentingnya mengembalikan ruh pendidikan berbasis rumah ibadah atau &#8220;Pendidikan Surau&#8221;. Ia merefleksikan sejarah tokoh-tokoh besar bangsa seperti Haji Agus Salim dan Bung Hatta yang lahir dari didikan surau.</p>



<p>​&#8221;Indonesia merdeka bukan hanya karena fisik, tapi melalui diplomasi. Tokoh-tokoh hebat itu adalah anak surau. Pendidikan surau terbukti dahsyat dalam membentuk karakter pemimpin dunia,&#8221; ucap Maigus.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, Maigus memotivasi para peserta dengan menceritakan pengalaman pribadinya yang sudah aktif menjadi pengurus masjid sejak usia dini hingga berhasil menjadi Wawako Padang.</p>



<p>&#8220;Ananda adalah calon pemimpin masa depan. Jika hari ini pengurus OSIS, besok harus jadi Gubernur,&#8221; ujar Maigus.</p>



<p>Ia mengharapkan kegiatan yang didanai sepenuhnya oleh Bagian Kesra Setda Kota Padang ini menjadi role model bagi pelaksanaan Pesantren Ramadan lainnya. </p>



<p>Para alumni kegiatan ini nantinya akan diwadahi dalam forum silaturahmi untuk terus mengasah kemampuan progresif mereka.</p>



<p>​&#8221;Kami ingin melalui Smart Surau ini lahir generasi 2045 yang tangguh. Jadilah motivator dan fasilitator di lingkungan tempat tinggal masing-masing,&#8221; harap Maigus.</p>



<p>​Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemko Padang dalam mendukung kegiatan keagamaan.</p>



<p>Ketua Panitia Pelaksana, Edy Dharma Saleh, menyampaikan bahwa Pesantren Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman memiliki kekhususan dibanding masjid lainnya.</p>



<p>Edy menyebutkan bahwa selain materi keagamaan standar, peserta dibekali dengan life skill (kecakapan hidup) untuk membentuk karakter teladan. Pendampingan dilakukan secara rutin oleh Ikatan Remaja Masjid Agung Nurul Iman hingga 26 Ramadan mendatang. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wawako-padang-buka-pesantren-ramadan-khusus-kaderisasi-di-masjid-agung-nurul-iman/">Wawako Padang Buka Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi di Masjid Agung Nurul Iman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">243563</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bakal Diikuti 84.649 Siswa, Pemko Padang Luncurkan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah</title>
		<link>https://langgam.id/bakal-diikuti-84-649-siswa-pemko-padang-luncurkan-pesantren-ramadan-1447-hijriah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 05:52:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=242985</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara resmi me-launching atau meluncurkan kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah dalam rangkaian Tabligh Akbar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat, Jumat (6/2/2026). Launching ditandai dengan pemukulan gendang tabuh oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Ustadz Hilman Fauzi, serta unsur Forkopimda Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat. Fadly Amran menyampaikan, pencanangan Pesantren Ramadhan tahun ini merupakan bagian dari penguatan Program Unggulan (Progul) Smart Surau. Menurutnya, Pesantren Ramadhan tidak hanya membekali anak-anak dan remaja dari sisi keilmuan dan ibadah, tetapi juga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bakal-diikuti-84-649-siswa-pemko-padang-luncurkan-pesantren-ramadan-1447-hijriah/">Bakal Diikuti 84.649 Siswa, Pemko Padang Luncurkan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – Pemerintah Kota (Pemko) Padang secara resmi me-launching atau meluncurkan kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah dalam rangkaian Tabligh Akbar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumatera Barat, Jumat (6/2/2026).</p>



<p>Launching ditandai dengan pemukulan gendang tabuh oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Ustadz Hilman Fauzi, serta unsur Forkopimda Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat.</p>



<p>Fadly Amran menyampaikan, pencanangan Pesantren Ramadhan tahun ini merupakan bagian dari penguatan Program Unggulan (Progul) Smart Surau. Menurutnya, Pesantren Ramadhan tidak hanya membekali anak-anak dan remaja dari sisi keilmuan dan ibadah, tetapi juga membiasakan mereka untuk dekat dengan masjid dan surau.</p>



<p>“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun komitmen generasi muda untuk melaksanakan Shalat Subuh berjamaah secara istiqomah, sekaligus menjadikan masjid dan surau sebagai pusat pembinaan karakter generasi muda,” ujarnya.</p>



<p>Wali Kota Padang menambahkan, dalam tiga bulan pertama uji coba Progul Smart Surau, khususnya Subuh berjamaah bagi siswa SD kelas IV, V, dan VI serta SMP kelas VII, VIII, dan IX, tercatat lebih dari 53.000 dari total 80.000 siswa telah mengikuti salat subuh berjamaah, di 1.523 masjid dan musala se-Kota Padang.</p>



<p>“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, terutama pengurus masjid, pengelola Smart Surau, orang tua murid, guru TPQ/TQA/MDT/MDTA, guru sekolah, serta Satgas Smart Surau di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan,” pungkasnya.</p>



<p>Fadly Amran berharap pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun ini lebih menekankan pada praktik ibadah, mengingat para siswa telah memperoleh pembelajaran teori di sekolah.<br>Ia menilai pendekatan praktik akan lebih efektif dalam membentuk kebiasaan beribadah serta memperkuat karakter religius para pelajar.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Padang Jasman menyampaikan bahwa Pesantren Ramadhan akan dilaksanakan mulai 23 Februari hingga 15 Maret 2026, di 1.100 masjid dan musala.</p>



<p>“Tahun ini Pesantren Ramadhan diikuti 84.649 siswa, terdiri dari 43.382 siswa SD/Madrasah Ibtidaiyah dan 41.367 siswa SMP/Madrasah Tsanawiyah. Kegiatan ini mengusung tema Pesantren Ramadhan Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara,” jelasnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bakal-diikuti-84-649-siswa-pemko-padang-luncurkan-pesantren-ramadan-1447-hijriah/">Bakal Diikuti 84.649 Siswa, Pemko Padang Luncurkan Pesantren Ramadan 1447 Hijriah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">242985</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wako Padang Buka Pesantren Ramadan, Fokus Bentuk Generasi Berakhlak Mulia</title>
		<link>https://langgam.id/wako-padang-buka-pesantren-ramadan-fokus-bentuk-generasi-berakhlak-mulia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 05:07:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223276</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Semangat Ramadan menyelimuti Kota Padang dengan dimulainya Pesantren Ramadan yang diikuti oleh ribuan pelajar dari tingkat SD hingga SMP. Acara pembukaan yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Iman, Kamis (6/3/2025), ini juga diikuti secara daring oleh siswa dari berbagai sekolah. Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutannya menekankan pentingnya Pesantren Ramadan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Ia mengajak para panitia untuk menciptakan inovasi yang menarik dan menyenangkan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mencerdaskan anak-anak. &#8220;Kepada panitia, mari kita buat inovasi semenarik mungkin untuk mencerdaskan anak-anak dan memperkuat akhlakul</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-padang-buka-pesantren-ramadan-fokus-bentuk-generasi-berakhlak-mulia/">Wako Padang Buka Pesantren Ramadan, Fokus Bentuk Generasi Berakhlak Mulia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Semangat Ramadan menyelimuti Kota Padang dengan dimulainya Pesantren Ramadan yang diikuti oleh ribuan pelajar dari tingkat SD hingga SMP. Acara pembukaan yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Iman, Kamis (6/3/2025), ini juga diikuti secara daring oleh siswa dari berbagai sekolah.</p>



<p>Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutannya menekankan pentingnya Pesantren Ramadan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Ia mengajak para panitia untuk menciptakan inovasi yang menarik dan menyenangkan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mencerdaskan anak-anak.</p>



<p>&#8220;Kepada panitia, mari kita buat inovasi semenarik mungkin untuk mencerdaskan anak-anak dan memperkuat akhlakul karimah, sehingga Pesantren Ramadan menjadi kegiatan yang menyenangkan,&#8221; ujar Fadly.</p>



<p>Selain fokus pada kegiatan keagamaan, Fadly juga menyampaikan beberapa program unggulan yang telah dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Padang. Salah satunya adalah peluncuran BPJS gratis bagi warga kurang mampu pada 5 Maret 2025. Ia juga mengajak warga yang mampu untuk tetap membayar BPJS secara mandiri agar anggaran dapat lebih efektif digunakan oleh mereka yang membutuhkan.</p>



<p>&#8220;Program ini menjadi salah satu program unggulan dalam pemerintahan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan, meskipun program ini ditujukan untuk warga yang kurang mampu, diharapkan warga yang mampu untuk tetap membayar secara mandiri agar anggaran BPJS gratis dapat lebih efektif digunakan oleh mereka yang benar-benar membutuhkan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Fadly juga mengajak warga untuk aktif menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan mematuhi jadwal pengangkutan sampah. Layanan &#8220;Dokter Warga&#8221; yang memberikan pelayanan kesehatan di rumah juga telah aktif sejak tiga hari setelah pelantikannya.</p>



<p>Untuk mengatasi masalah tawuran, Pemkot Padang menyiapkan 400 personel tambahan dari OPD yang di-BKO-kan ke Satpol PP serta menerapkan program jam malam untuk anak-anak di bawah umur. Fadly menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam mengawasi anak-anak.</p>



<p>Di bidang pendidikan, berbagai program seperti perbaikan jalan rusak, pemberian seragam dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis akan segera dilaksanakan. Program &#8220;Smart Surau&#8221; juga terus digalakkan dengan menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis dan ruang pembelajaran digital di masjid dan musala.</p>



<p>&#8220;Pada Ramadan tahun ini, Perumda Air Minum Kota Padang juga menggratiskan tagihan air untuk 1.000 masjid dan musala di Kota Padang,&#8221; tutup Fadly.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Padang akan memberikan hadiah berupa 1 sepeda motor di masing-masing kecamatan bagi pelaksanaan pesantren terbaik. Hadiah lain seperti laptop atau proyektor juga akan diberikan.(*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-padang-buka-pesantren-ramadan-fokus-bentuk-generasi-berakhlak-mulia/">Wako Padang Buka Pesantren Ramadan, Fokus Bentuk Generasi Berakhlak Mulia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesantren Ramadan Era Gen Z</title>
		<link>https://langgam.id/pesantren-ramadan-era-gen-z/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Zaini Dahlan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 10:24:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223005</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesantren Ramadan sudah mentradisi sejak awal 2000-an di seantaro wilayah tanah air. Artinya, hampir seperempat abad pada setiap bulan puasa peserta didik diberi edukasi keagamaan tambahan. Secara umum, program pendidikan di bulan suci ini tentu saja positif dan bermanfaat. Meski demikian, catatan kritis dan konstruktif mutlak diperlukan guna perfeksi ke depan. Sebagai sebuah program, kegiatan ini idealnya tidak menjadi agenda ritualitas semata, tetapi mampu bertransformasi lebih kreatif, inovatif, dan adaptif. Tentunya, tetap pada khittah peningkatan beragama peserta didik terutama dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam secara individual maupun sosial. Dalam konteks inilah urgensi kajian komprehensif dan holistik dari berbagai perspektif. Tidak saja</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pesantren-ramadan-era-gen-z/">Pesantren Ramadan Era Gen Z</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>P</strong>esantren Ramadan sudah mentradisi sejak awal 2000-an di seantaro wilayah tanah air. Artinya, hampir seperempat abad pada setiap bulan puasa peserta didik diberi edukasi keagamaan tambahan. </p>



<p>Secara umum, program pendidikan di bulan suci ini tentu saja positif dan bermanfaat. Meski demikian, catatan kritis dan konstruktif mutlak diperlukan guna perfeksi ke depan. </p>



<p>Sebagai sebuah program, kegiatan ini idealnya tidak menjadi agenda ritualitas semata, tetapi mampu bertransformasi lebih kreatif, inovatif, dan adaptif. Tentunya, tetap pada khittah peningkatan beragama peserta didik terutama dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam secara individual maupun sosial.</p>



<p>Dalam konteks inilah urgensi kajian komprehensif dan holistik dari berbagai perspektif. Tidak saja teologis, tetapi juga sosiologis, antropologis, dan psikologis. Satu hal yang mutlak disadari bahwa sasaran program saat ini adalah Gen Z yang memiliki karakteristik berbeda dari generasi awal ketika Pesantren Ramadan digagas.</p>



<p><strong>Generasi Galau, Strawberry Generation <br></strong>Generasi Z atau popular disebut Gen Z, adalah mereka yang lahir di rentang 1997-2012. Secara demografis kelompok ini menempati posisi terbesar populasi saat ini dibanding lainnya. </p>



<p>Generasi yang digadang-gadang menjadi aktor utama Indonesia Emas 2045 nanti, menurut sensus 2020 berjumlah 74,93 juta jiwa atau 27,94%. Sementara Milenial 25,87%; generasi X 21,88%; Baby Boomer 11,56%; Post Gen Z 10,88%; dan Pre-Boomer 1,87% (bps.go.id/topik/ tabular/sp2020/2/0/0).</p>



<p>Artinya, pengisi mayoritas bonus demografi itu menjadi kunci utama nasib negeri yang masih memprihatinkan ini di masa mendatang. </p>



<p>Di satu sisi, Gen Z identik dengan berbagai skill era kekinian, khususnya dunia informasi dan komunikasi digital. Mereka bergelut dan beradaptasi begitu cepat dan dinamis dengan teknologi canggih yang berkembang pesat. </p>



<p>Namun, di sisi lain sejumlah stigma negatif dilekatkan pada iGen atau generasi internet ini. Mereka disebut ambisius, ingin serba instan, konsumtif, dan cuek. Hasil riset nasional PPIM UIN Jakarta 2017 menyebutnya sebagai “generasi galau” (PPIM, 2018). </p>



<p>Alasannya, lantaran tidak adanya kepastian goal atau keinginan yang ingin mereka capai. Jika pun menetapkan target keberhasilan diri, hanya berdasar apa yang dilihat pada orang lain, dan dengan standar yang selalu mudah bergeser. Pendek kata, mereka labil dan tidak memiliki orientasi masa depan yang jelas. </p>



<p>Selain stigma generasi galau, Gen Z juga dilabeli Strawberry Generation, julukan berkonotasi negatif. Layaknya buah stroberi, penampakan luarnya terlihat apik, kuat, menarik, dan kokoh. Namun, ternyata sangat mudah memar, rapuh, dan hancur jika tertekan (UNESA, 2024). Generasi ini tumbuh di era yang relatif nyaman dan serba tersedia. </p>



<p>Hanya dengan sentuhan layar gawai, digital native generation ini diberi akses sangat mudah untuk bisa mendapatkan informasi dan fitur-fitur menyenangkan lainnya. Teknologi telah terintegrasi dengan kehidupan mereka. </p>



<p>Selama 6 jam sehari berada di kehidupan online, lebih banyak ketimbang hidup di dunia nyata yang bahkan mereka melupakannya (goodstats.id/07/02/25). Akibatnya, Gen Z tidak terlatih menghadapi tekanan hidup yang sesungguhnya sehingga tidak tahan banting menerima tantangan riil di dunia nyata.  </p>



<p><strong>Pesantren Ramadan untuk Resiliensi <br></strong>Meski ada yang memandang labelling atas Gen Z semata stereotip, tetapi sejumlah besar riset menguatkannya. Poin penting adalah, Gen Z butuh penguatan resiliensi sehingga mereka tegar berhadapan dengan realitas. </p>



<p>Secara sederhana resiliensi dimaknai sebagai “kemampuan bisa beradaptasi dan bertahan secara positif menghadapi cobaan dengan hidup secara baik pasca kemalangan atau tekanan berat, serta mampu pulih kembali dengan cepat bahkan tanpa bantuan pihak lain”. </p>



<p>Dalam konteks ini religiusitas berperan signifikan untuk membangun dan mengokohkan resiliensi. Sejumlah riset menunjukkan individu dengan tingkat religiusitas yang tinggi akan memiliki daya tahan yang lebih tangguh dalam menghadapi dan mengelola tantangan. </p>



<p>Kesadaran mendalam tentang Tuhan (tauhid) sebagai Zat Maha Segala, Sang Pengatur semua peristiwa, tempat pulang semua problematika, disertai pemahaman lurus tentang takdir, rencana, dan kehendak-Nya, mampu membangun dan mengokohkan optimisme sebagai faktor yang sangat signifikan memengaruhi resiliensi. </p>



<p>Lalu, bagaimana idealnya Pesantren Ramadan untuk Gen Z? Pertama, materi hendaknya lebih mengkonstruk kesadaran mendalam tentang hakikat diri sebagai individu, anggota masyarakat, dan hamba Allah SWT. Orientasi masa depan, baik di dunia maupun kehidupan eskatologis di akhirat harus ditumbuhkan, sehingga Gen Z memiliki tujuan hidup yang jelas dan terencana. </p>



<p>Mereka dibangkitkan dari ketercerabutan hakikat makna hidup akibat dominasi teknologi digital yang serba instan, praktis, teknis, pragmatis, dan nirmakna. Harus terhunjam mendalam bahwa hidup bukan untuk kesenangan, tetapi memikul amanah kekhalifahan yang mesti ditunaikan melewati proses, perjuangan, dan hasil yang tak selalu sesuai ekspektasi. </p>



<p>Semangat pantang menyerah tahan banting dan bermental baja menghadapi segala problema disertai keyakinan kokoh terhadap prinsip keadilan Tuhan, kebaikan universal, dan husnuzhan atas takdir, mesti dipompakan untuk antisipasi mentalitas rapuh seperti buah stroberi. </p>



<p>Kedua, metode dan pendekatan idealnya berbentuk penggemblengan, penempaan, atau penggodokan ala pengkaderan, dengan pembekalan materi indoktrinasi melalui ceramah inspiratif, dikombinasikan dengan training partisipatif yang menyenangkan. </p>



<p>Dengan begitu terbentuk mindset, sikap mental, dan kepribadian Gen Z yang tangguh dan “militan” dalam menghadapi realitas hidup yang penuh tantangan. Berbagai challenge telah siap menghadang mereka, sejak dari tuntutan akademik, kecanduan IT, kerentanan kesehatan mental, hingga pengelolaan emosi yang lemah. Gen Z harus terlatih menerima kegagalan, mengelola waktu, efikasi diri, empati, serta mendapatkan dukungan sosial. </p>



<p>Beberapa hari lagi, selama hampir tiga pekan ke depan, jutaan Gen Z yang sedang bertarung dengan diri mereka sendiri yang tengah galau, labil, dan cenderung rapuh laksana buah stroberi, akan mengikuti Pesantren Ramadan. </p>



<p>Rutinitas di bulan puasa ini akan jauh bermakna jika saja diprogramkan serius dan matang sejak jauh-jauh hari. Jika saja dimenej sebagai training tahunan, tentu saja berpotensi raksasa untuk menempa para pelanjut estafet bangsa. Namun, jika hanya sebagai pengganti liburan dan agenda serimonial belaka, maka malah bisa jadi bumerang yang justru menjauhkan Gen Z dari agama. Wallahu a’lam.</p>



<p><strong>Penulis: Faisal Zaini Dahlan,</strong> <em>Dosen UIN Imam Bonjol Padang</em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pesantren-ramadan-era-gen-z/">Pesantren Ramadan Era Gen Z</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223005</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesantren Ramadan di Padang Bakal Digelar di 1.100 Masjid dan Musala</title>
		<link>https://langgam.id/pesantren-ramadan-di-padang-bakal-digelar-di-1-100-masjid-dan-musala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 01:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=221607</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota Padang akan melaksanakan kegiatan pesantren Ramadan di 1.100 masjid dan musala yang tersebar di seluruh Kota Padang. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kota Padang, Jasman mendorong agar guru berperan aktif dalam pelaksaanaan pesantren ramadan tersebut. Salah satu evaluasi pelaksanaan tahun lalu adalah pentingnya optimalisasi peran guru. &#8220;Kita telah membentuk dua tim, yaitu panitia lokal yang bertanggung jawab atas kelancaran pesantren ramadan serta tim teknis dari guru dan pemateri yang paham di bidangnya,&#8221; kata Jasman dikutip dari Kominfo, Rabu (12/2/2025). Jasman menjelaskan, untuk memperkuat penyelenggaraan pesantren ramadan, pihaknya telah memberikan pembekalan bagi panitia lokal (master</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pesantren-ramadan-di-padang-bakal-digelar-di-1-100-masjid-dan-musala/">Pesantren Ramadan di Padang Bakal Digelar di 1.100 Masjid dan Musala</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Kota Padang akan melaksanakan kegiatan pesantren Ramadan di 1.100 masjid dan musala yang tersebar di seluruh Kota Padang.</p>



<p>Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kota Padang, Jasman mendorong agar guru berperan aktif dalam pelaksaanaan pesantren ramadan tersebut. Salah satu evaluasi pelaksanaan tahun lalu adalah pentingnya optimalisasi peran guru.</p>



<p>&#8220;Kita telah membentuk dua tim, yaitu panitia lokal yang bertanggung jawab atas kelancaran pesantren ramadan serta tim teknis dari guru dan pemateri yang paham di bidangnya,&#8221; kata Jasman dikutip dari Kominfo, Rabu (12/2/2025).</p>



<p>Jasman menjelaskan, untuk memperkuat penyelenggaraan pesantren ramadan, pihaknya telah memberikan pembekalan bagi panitia lokal (master of trainer). Sementara itu, untuk jajaran guru dibekali pelatihan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.</p>



<p>&#8220;Tahun ini 87 ribu pelajar di Kota Padang dipastikan akan mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan. Mulai dari kelas empat hingga enam Sekolah Dasar (SD) dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA/sederajat) juga dapat bergabung, sebab tingkat SMA kewenangannya berada di provinsi,&#8221; ujar dia.</p>



<p>Jasman menambahkan, pesantren ramadan akan diselenggarakan di 1.100 masjid/musala. Direncanakan berlangsung selama 19 hari, mulai dari 6 hingga 25 Maret.</p>



<p>&#8220;Insya Allah pesantren ramadan diluncurkan pada 21 Februari di Masjid Agung Nurul Iman. Untuk anak-anak kita yang non muslim juga kita dorong untuk melaksanakan ibadah masing-masing,&#8221; tutupnya. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pesantren-ramadan-di-padang-bakal-digelar-di-1-100-masjid-dan-musala/">Pesantren Ramadan di Padang Bakal Digelar di 1.100 Masjid dan Musala</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221607</post-id>	</item>
		<item>
		<title>87 Ribu Siswa di Padang Bakal Ikuti Pesantren Ramadan 2025</title>
		<link>https://langgam.id/87-ribu-siswa-di-padang-bakal-ikuti-pesantren-ramadan-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 00:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=220785</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 87 ribu siswa SD, SMP dan SMA di Kota Padang akan mengikuti Pesantren Ramadan yang bakal digelar pada 4-25 Maret 2025. Pesantren Ramadan ini akan dilaksanakan di 1.100 tempat ibadah. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemko Padang, Jasman mengatakan, kegiatan ini bukan hanya untuk siswa Muslim, tetapi juga diikuti oleh siswa non-Muslim di rumah ibadah masing-masing. &#8220;Pesantren Ramadan ini sudah berlangsung selama 20 tahun dan tetap menjadi program unggulan dalam membangun karakter generasi muda,&#8221; ujar Jasman dilansir dari infopublik.id, Sabtu (1/2/2025). Jasman mengungkapkan bahwa Pesantren Ramadan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena memindahkan aktivitas pembelajaran</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/87-ribu-siswa-di-padang-bakal-ikuti-pesantren-ramadan-2025/">87 Ribu Siswa di Padang Bakal Ikuti Pesantren Ramadan 2025</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Sebanyak 87 ribu siswa SD, SMP dan SMA di Kota Padang akan mengikuti Pesantren Ramadan yang bakal digelar pada 4-25 Maret 2025. Pesantren Ramadan ini akan dilaksanakan di 1.100 tempat ibadah.</p>



<p>Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemko Padang, Jasman mengatakan, kegiatan ini bukan hanya untuk siswa Muslim, tetapi juga diikuti oleh siswa non-Muslim di rumah ibadah masing-masing.</p>



<p>&#8220;Pesantren Ramadan ini sudah berlangsung selama 20 tahun dan tetap menjadi program unggulan dalam membangun karakter generasi muda,&#8221; ujar Jasman dilansir dari infopublik.id, Sabtu (1/2/2025).</p>



<p>Jasman mengungkapkan bahwa Pesantren Ramadan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena memindahkan aktivitas pembelajaran dari sekolah ke rumah ibadah.</p>



<p>&#8220;Jika sebelumnya kegiatan lebih banyak dikelola oleh panitia masjid dan remaja masjid, kini peran guru sekolah lebih aktif dalam menyiapkan materi pembelajaran,&#8221; ucap Jasman.</p>



<p>Jasman mengatakan, beberapa perubahan signifikan dalam pelaksanaan tahun ini antara lain pertama, guru sekolah menjadi pengajar utama, bukan hanya sebagai pengawas.</p>



<p>Kedua, materi lebih fokus pada pembinaan karakter, termasuk pencegahan tawuran dan balapan liar. Ketiga evaluasi dilakukan setelah pelaksanaan, untuk melihat dampak program terhadap perubahan perilaku siswa.</p>



<p>&#8220;Semua pihak dilibatkan, mulai dari kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat, hingga aparatur RT dan RW, agar program ini lebih efektif,&#8221; tutur Jasman.</p>



<p>Selain sebagai ajang pembelajaran agama, terang Jasman, Pesantren Ramadan juga menjadi strategi Pemko Padang dalam mencegah kenakalan remaja.</p>



<p>&#8220;Tahun ini, materi pembelajaran lebih menekankan pada pencegahan tawuran, balapan liar, serta pemberantasan penyakit masyarakat,&#8221; kata Jasman.</p>



<p>Ia berharap, setelah mengikuti Pesantren Ramadan, para siswa akan lebih disiplin, rajin salat berjemaah, dan aktif memakmurkan masjid.</p>



<p>&#8220;Kami berharap setelah program ini, kasus kenakalan remaja berkurang, bahkan hilang di tengah masyarakat,&#8221; ujarnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/87-ribu-siswa-di-padang-bakal-ikuti-pesantren-ramadan-2025/">87 Ribu Siswa di Padang Bakal Ikuti Pesantren Ramadan 2025</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220785</post-id>	</item>
		<item>
		<title>87.304 Pelajar se Kota Padang Ikuti Pesantren Ramadan</title>
		<link>https://langgam.id/87-304-pelajar-se-kota-padang-ikuti-pesantren-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 22:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=199127</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 87.304 pelajar di Kota Padang bakal mengikuti kegiatan pesantren Radaman tahun ini. Pesantren Ramadan dimulai tanggal 14 Maret hingga 5 April nanti seluruh siswa sekolah berada di masjid dan musala di Kota Padang atau di sekitar 1.800 masjid dan musala di daerah itu. Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar menyebutkan sebanyak 87.304 siswa SD, SMP, SMA sederajat akan belajar keagamaan di masjid dan musala. &#8220;Ada sebanyak 87.304 siswa yang belajar di 1.800 masjid dan musala hingga menjelang lebaran nanti,&#8221; katanya, dikutip Jumat (15/3/2024). Diakui Ekos, Pesantren Ramadan merupakan program khusus untuk membentuk generasi muda Kota Padang yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/87-304-pelajar-se-kota-padang-ikuti-pesantren-ramadan/">87.304 Pelajar se Kota Padang Ikuti Pesantren Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak 87.304 pelajar di Kota Padang bakal mengikuti kegiatan pesantren Radaman tahun ini.</p>



<p>Pesantren Ramadan dimulai tanggal 14 Maret hingga 5 April nanti seluruh siswa sekolah berada di masjid dan musala di Kota Padang atau di sekitar 1.800 masjid dan musala di daerah itu.</p>



<p>Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar menyebutkan sebanyak 87.304 siswa SD, SMP, SMA sederajat akan belajar keagamaan di masjid dan musala.</p>



<p>&#8220;Ada sebanyak 87.304 siswa yang belajar di 1.800 masjid dan musala hingga menjelang lebaran nanti,&#8221; katanya, dikutip Jumat (15/3/2024).</p>



<p>Diakui Ekos, Pesantren Ramadan merupakan program khusus untuk membentuk generasi muda Kota Padang yang qurani, berkarakter dan berakhlak mulia. </p>



<p>Selama pelaksanaannya nanti, siswa sekolah akan ditempa ilmu agama begitu pula kegiatan ekstrakurikuler keagaamaan lainnya.</p>



<p>&#8220;Semoga pelaksanaan Pesantren Ramadan tahun ini berjalan dengan lebih baik. Kesuksesan kegiatan ini butuh dukungan dan dorongan dari semua pihak,&#8221; sebut Wawako.(*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/87-304-pelajar-se-kota-padang-ikuti-pesantren-ramadan/">87.304 Pelajar se Kota Padang Ikuti Pesantren Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199127</post-id>	</item>
		<item>
		<title>87.304 Pelajar di Padang Akan Ikuti Pesantren Ramadan</title>
		<link>https://langgam.id/87-304-pelajar-di-padang-akan-ikuti-pesantren-ramadan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 09:23:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=198187</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 87.304 pelajar Kota Padang akan mengikuti Pesantren Ramadan pada tahun ini. Kegiatan Pesantren Ramadan ini akan dilaksanakan pada 14 Maret hingga 5 April 2024. &#8220;Pesantren Ramadan akan dilaksanakan 14 Maret hingga 5 April 2024 dengan tema &#8216;Melalui Pesantren Ramadan 1445 H/2023 M Wasilah Melahirkan Kepemimpinan Islami pada Generasi Muda Kota Padang,&#8221; ujar Kabag Kesra Setda Kota Padang, Jasman saat Launching Pesantren Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (1/3/2024). Jasman mengatakan, Pesantren Ramadan ini diikuti 87.304 pelajar yang terdiri dari siswa SD/MI dari kelas 4-6, hingga SMP/MTs dan SLTA. &#8220;Dengan melibatkan hampir 1.800 masjid dan musala yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/87-304-pelajar-di-padang-akan-ikuti-pesantren-ramadan/">87.304 Pelajar di Padang Akan Ikuti Pesantren Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sebanyak 87.304 pelajar Kota Padang akan mengikuti Pesantren Ramadan pada tahun ini. Kegiatan Pesantren Ramadan ini akan dilaksanakan pada 14 Maret hingga 5 April 2024. </p>



<p>&#8220;Pesantren Ramadan akan dilaksanakan 14 Maret hingga 5 April 2024 dengan tema &#8216;Melalui Pesantren Ramadan 1445 H/2023 M Wasilah Melahirkan Kepemimpinan Islami pada Generasi Muda Kota Padang,&#8221; ujar Kabag Kesra Setda Kota Padang, Jasman saat Launching Pesantren Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (1/3/2024).</p>



<p>Jasman mengatakan, Pesantren Ramadan ini diikuti 87.304 pelajar yang terdiri dari siswa SD/MI dari kelas 4-6, hingga SMP/MTs dan SLTA. </p>



<p>&#8220;Dengan melibatkan hampir 1.800 masjid dan musala yang tersebar di Kota Padang,&#8221; ucap Jasman.</p>



<p>Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan, Pesantren Ramadan merupakan momentum penguatan diri dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan.</p>



<p>&#8220;Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang, Insya Allah selalu istiqamah dalam melaksanakan pendidikan keagamaan bagi anak-anak kita,&#8221; ucap Hendri Septa.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Padang Edy Oktafiandi mengungkapkan, bahwa Pesantren Ramadan merupakan agenda untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam menyiapkan generasi yang hebat menuju Indonesia Emas 2045.</p>



<p>&#8220;Ini sebagai solusi kita menyiapkan generasi, mensukseskan Pesantren Ramadan agar anak kita terbentuk menjadi anak yang berakhlakulkarimah,&#8221; harapnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/87-304-pelajar-di-padang-akan-ikuti-pesantren-ramadan/">87.304 Pelajar di Padang Akan Ikuti Pesantren Ramadan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198187</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wako Pariaman Resmi Buka Pesantren Ramadan untuk Pelajar</title>
		<link>https://langgam.id/wako-pariaman-resmi-buka-pesantren-ramadan-untuk-pelajar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Mar 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=180630</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgaminfo &#8211; Wali Kota Pariaman Genius Umar membuka secara resmi pesantren Ramadan tingkat Kota Pariaman Tahun 1444 H/2023 MS di Mesjid Raya Karan Aur, Kota Pariaman, Senin (27/3/2023). &#8220;Pesantren Ramadan selalu gelar setiap Bulan Ramadan untuk para pelajar di Kota Pariaman. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman para pelajar terhadap agama islam, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya. Kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SD dan SMP selama 3 pekan, pada 27 Maret sampai dengan 17 April 2023. Pesantren dilaksanakan di beberapa tempat, masjid, musala dan sekolah masing-masing. &#8220;Pelaksanaan pesantren ini kita kembalikan ke sekolah masing &#8211; masing. Yang penting</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-pariaman-resmi-buka-pesantren-ramadan-untuk-pelajar/">Wako Pariaman Resmi Buka Pesantren Ramadan untuk Pelajar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgaminfo</strong> &#8211; Wali Kota Pariaman Genius Umar membuka secara resmi pesantren Ramadan tingkat Kota Pariaman Tahun 1444 H/2023 MS di Mesjid Raya Karan Aur, Kota Pariaman, Senin (27/3/2023).</p>



<p>&#8220;Pesantren Ramadan selalu gelar setiap Bulan Ramadan untuk para pelajar di Kota Pariaman. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman para pelajar terhadap agama islam, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.</p>



<p>Kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SD dan SMP selama 3 pekan, pada 27 Maret sampai dengan 17 April 2023. Pesantren dilaksanakan di beberapa tempat, masjid, musala dan sekolah masing-masing.</p>



<p>&#8220;Pelaksanaan pesantren ini kita kembalikan ke sekolah masing &#8211; masing. Yang penting para pelajar nyaman saat mengikuti kegiatan dan materi yang diberikan dapat dipahami,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk SD, menurut Genius, tidak melibatkan semua kelas. Pesantren hanya diikuti oleh siswa kelas 4, 5 dan 6, namun kita juga meminta kepada guru agama agar memberikan tugas – tugas ringan yang bisa dikumpulkan dua kali seminggu. &#8220;Sementara untuk tingkat SMP akan diikuti oleh seluruh pelajar,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia mengatakan, Pesantren Ramadan berguna untuk membentuk kepribadian, penanaman nilai-nilai religi dan memberikan kesadaran bahwa pendidikan agama merupakan kebutuhan bagi setiap muslim. Kegiatan diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti ceramah agama, hafalan ayat suci, tadarus Al-Quran, sholat berjamaah, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.</p>



<p>“Semoga saja kegiatan pesantren ramadhan ini dapat memberikan dampak positif kepada seluruh pelajar se Kota Pariaman, dapat memiliki sikap dan perilaku mulia sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad saw, mengimani dan menjalankan syariat Islam dalam setiap sendi kehidupan, mengamalkan ibadah-ibadah baik ibadah wajib maupan sunah, memiliki sikap hormat terhadap orang tua dan guru serta yang paling penting tidak gampang terpengaruh pada perkembangan zaman,&#8221; tuturnya. (Advertorial)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-pariaman-resmi-buka-pesantren-ramadan-untuk-pelajar/">Wako Pariaman Resmi Buka Pesantren Ramadan untuk Pelajar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180630</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/34 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-05-23 02:44:20 by W3 Total Cache
-->