<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Persekusi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/persekusi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/persekusi/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Apr 2023 10:55:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Persekusi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/persekusi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Polres Pessel Masih Buru 3 Tersangka Persekusi, Kasat: Lebih Baik Serahkan Diri</title>
		<link>https://langgam.id/polres-pessel-masih-buru-3-tersangka-persekusi-kasat-lebih-baik-serahkan-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 07:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181215</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan (Pessel) masi memburu tiga tersangka dalam kasus persekusi terhadap dua perempuan yang berada di Kafe Natasha, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pessel, Sumatra Barat (Sumbar). AKP Hendra Yose mengatakan pihaknya saat ini masi memburu para tersangka, penetapan para tersangka ini usai Polres Pessel memeriksa beberapa saksi, dari saksi itu menurutnya mengarah pada penetapan tiga tersangka tersebut. “Identitas dan peran masing-masing pelaku sudah kami kantongi. Usai tiga tersangka ini kami tangkap, perangnya akan kami sampaikan,” katanya saat dihubungi langgam.id, Senin (17/4/2023). Mengenai tersangka, menurutnya para tersangka akan berpotensi bertambah. Selain itu, ia meminta masyarakat turut andil</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polres-pessel-masih-buru-3-tersangka-persekusi-kasat-lebih-baik-serahkan-diri/">Polres Pessel Masih Buru 3 Tersangka Persekusi, Kasat: Lebih Baik Serahkan Diri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan (Pessel) masi memburu tiga tersangka dalam kasus persekusi terhadap dua perempuan yang berada di Kafe Natasha, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pessel, Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p>AKP Hendra Yose mengatakan pihaknya saat ini masi memburu para tersangka, penetapan para tersangka ini usai Polres Pessel memeriksa beberapa saksi, dari saksi itu menurutnya mengarah pada penetapan tiga tersangka tersebut.</p>



<p>“Identitas dan peran masing-masing pelaku sudah kami kantongi. Usai tiga tersangka ini kami tangkap, perangnya akan kami sampaikan,” katanya saat dihubungi langgam.id, Senin (17/4/2023).</p>



<p>Mengenai tersangka, menurutnya para tersangka akan berpotensi bertambah. Selain itu, ia meminta masyarakat turut andil dalam membantu polisi dalam mengungkap kasus persekusi ini.</p>



<p>“Kalau sudah kami amankan para tersangka, jumlah tersangka berpotensi bertambah, dan untuk masyarakat yang mengetahui keberadaan para pelaku silakan melaporkan pada kami,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, ia menghimbau para tersangka untuk menyerahkan diri. “Daripada kami yang menangkap, lebih baik para tersangkap menyerahkan diri,” katanya.</p>



<p>Sebelumnya, penetapan tersangka tersebut, setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) melakukan gelar perkara pada Sabtu (15/4/2023).</p>



<p>Kapolres Pessel AKBP Novianto Taryono memimpin gelar perkara itu, dihadiri Kasat Reskrim AKP Hendra Yose dan sejumlah pejabat Polres Pesisir Selatan, termasuk Kapolsek Lengayang Iptu Gusmanto.</p>



<p>Siaran pers itu menyebutkan, gelar perkara dalam penyidikan tindak pidana merupakan salah satu upaya untuk membantu penyidikan dalam memberikan gambaran yang objektif dan jelas akan status hukum dan aspek hukum suatu permasalahan bagi penyidikan pada suatu kasus yang menurut penilaian penyidik tidak jelas. (Afdal/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polres-pessel-masih-buru-3-tersangka-persekusi-kasat-lebih-baik-serahkan-diri/">Polres Pessel Masih Buru 3 Tersangka Persekusi, Kasat: Lebih Baik Serahkan Diri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Pesisir Selatan Telah Tetapkan 3 Tersangka Kasus Persekusi 2 Perempuan</title>
		<link>https://langgam.id/polres-pesisir-selatan-telah-tetapkan-3-tersangka-kasus-persekusi-2-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 01:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181210</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan (Pessel) telah menetapkan 3 tersangka dalam kasus persekusi terhadap 2 perempuan di Kafe Natasya, Kecamatan Lengayang, kabupaten tersebut. Situs resmi Polres Pesisir Selatan merilis, penetapan tersangka tersebut, setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) melakukan gelar perkara pada Sabtu (15/4/2023). Kapolres Pessel AKBP Novianto Taryono memimpin gelar perkara itu, dihadiri Kasat Reskrim AKP Hendra Yose dan sejumlah pejabat Polres Pesisir Selatan, termasuk Kapolsek Lengayang Iptu Gusmanto. Siaran pers itu menyebutkan, gelar perkara dalam penyidikan tindak pidana merupakan salah satu upaya untuk membantu penyidikan dalam memberikan gambaran yang objektif dan jelas akan status hukum dan aspek</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polres-pesisir-selatan-telah-tetapkan-3-tersangka-kasus-persekusi-2-perempuan/">Polres Pesisir Selatan Telah Tetapkan 3 Tersangka Kasus Persekusi 2 Perempuan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan (Pessel) telah menetapkan 3 tersangka dalam kasus persekusi terhadap 2 perempuan di Kafe Natasya, Kecamatan Lengayang, kabupaten tersebut.</p>



<p>Situs resmi Polres Pesisir Selatan merilis, penetapan tersangka tersebut, setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) melakukan gelar perkara pada Sabtu (15/4/2023).</p>



<p>Kapolres Pessel AKBP Novianto Taryono memimpin gelar perkara itu, dihadiri Kasat Reskrim AKP Hendra Yose dan sejumlah pejabat Polres Pesisir Selatan, termasuk Kapolsek Lengayang Iptu Gusmanto.</p>



<p>Siaran pers itu menyebutkan, gelar perkara dalam penyidikan tindak pidana merupakan salah satu upaya untuk membantu penyidikan dalam memberikan gambaran yang objektif dan jelas akan status hukum dan aspek hukum suatu permasalahan bagi penyidikan pada suatu kasus yang menurut penilaian penyidik ​​tidak jelas.</p>



<p>Dalam gelar perkara yang ditangani oleh Unit PPA Polres Pessel tersebut dipaparkan, ada laporan korban telah beredarnya video dua perempuan mendapat persekusi oleh sejumlah warga di Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan pada Sabtu (8/4/2023) sekitar pukul 23.30 Wib.</p>



<p>Dari pemeriksaan saksi-saksi dan hasil penyitaan barang bukti yang dipaparkan dalam gelar perkara itu, penyidik menyimpulkan dan menetapkan 3 tersangka.</p>



<p>Kapolres Pessel menuturkan, gelar perkara tersebut merupakan kesimpulan dari pemeriksaan saksi yang berjumlah 13 orang.</p>



<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan tersebut mengerucut kepada 3 orang yang diduga keras sebagai tersangka yang akan dilakukan upaya paksa berupa penangkapan,&#8221; katanya.</p>



<p>Kapolres mengimbau warga yang mengetahui identitas tersangka bisa menghubungi pihak kepolisian. Ia juga meminta para tersangka agar segera menyerahkan diri, karena identitasnya sudah kami kantongi dan akan kami tangkap.</p>



<p>Kasat Reskrim menjelaskan, 3 tersangka tersebut dijerat dengan sanksi pidana yang diatur dalam UU No 12 Tahun 2022 tentang TP Kekerasan Seksual, UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan pasal 170 ayat 1 KUHPidana jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polres-pesisir-selatan-telah-tetapkan-3-tersangka-kasus-persekusi-2-perempuan/">Polres Pesisir Selatan Telah Tetapkan 3 Tersangka Kasus Persekusi 2 Perempuan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181210</post-id>	</item>
		<item>
		<title>LBH Padang: 2 Orang yang Dipersekusi di Pessel Hanya Pengunjung Kafe</title>
		<link>https://langgam.id/lbh-padang-2-orang-yang-dipersekusi-di-pessel-hanya-pengunjung-kafe/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Apr 2023 06:31:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[LBH Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181136</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mengungkapkan kronologis awal mula terjadinya persekusi terhadap dua orang perempuan yang terjadi di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatra Barat (Sumbar). Direktur LBH Padang Indira Suryani mengatakan kedua korban adalah ibu rumah tangga WDP (23) dan L (19) yang hanya pengujung kafe di lokasi tersebut. Kedua korban yang bekerja sebagai musisi organ tunggal, menurutnya, baru dua kali mengujungi lokasi itu. “Kedua korban bukan ladies companion (LC) disana, korban hanya pengunjung di lokasi itu. Tiba-tiba mereka dituduh oleh para pelaku sebagai LC di kafe itu,” ujarnya saat konferensi pers dengan awak media, Jumat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lbh-padang-2-orang-yang-dipersekusi-di-pessel-hanya-pengunjung-kafe/">LBH Padang: 2 Orang yang Dipersekusi di Pessel Hanya Pengunjung Kafe</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mengungkapkan kronologis awal mula terjadinya persekusi terhadap dua orang perempuan yang terjadi di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p>Direktur LBH Padang Indira Suryani mengatakan kedua korban adalah ibu rumah tangga WDP (23) dan L (19) yang hanya pengujung kafe di lokasi tersebut. Kedua korban yang bekerja sebagai musisi organ tunggal, menurutnya, baru dua kali mengujungi lokasi itu.</p>



<p>“Kedua korban bukan ladies companion (LC) disana, korban hanya pengunjung di lokasi itu. Tiba-tiba mereka dituduh oleh para pelaku sebagai LC di kafe itu,” ujarnya saat konferensi pers dengan awak media, Jumat (14/4/2023).</p>



<p>Selain itu, katanya pada saat terjadinya persekusi ini memang ada 300 orang di lokasi kejadian yang berasal dari empat dusun di nagari tersebut. Namun, menurutnya, yang aktif melakukan persekusi berjumlah puluhan orang.</p>



<p>Indira juga menyebut, salah seorang korban yang berinial WDP mengatakan, ia pada saat itu mengalami ketakutan yang luar biasa. Hal tersebut terjadi karena para pelaku sempat meneriakkan kata &#8220;bakar&#8221; terhadap dua korban.</p>



<p>“Klien kami ini membuka pakaian ia sendiri, karena ketakutan pada saat itu. Korban merasa tertekan, karena terjadinya pelecehan seksual terhadap korban lain. Sehingga membuatnya membuka baju sendiri agar tidak (terjadi) kejadian yang sama,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, menurutnya, banyak warga yang merekam dengan video pada saat persekusi tersebut. Kejadian itu, menurutnya, terjadi selama lebih kurang 15 menit. </p>



<p>Saat terjadi persekusi, menurut Indira, para korban sudah menanyakan kepada para pelaku, apa kesalahan yang telah dilakukan oleh para korban. Namun, menurutnya, para pelaku hanya diam.</p>



<p>“Para pelaku hanya memberikan tuduhan, tuduhan itu tidak benar. Walau pada saat itu ada pengujung lain disana, namun karena saat itu korban duduk di pondok yang berada dibelakang kafe membuat ia dituduh secara sepihak sebagai LC kafe tersebut,” ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menyebut setelah korban digiring pelaku ke laut. Korban juga disuruh para pelaku mandi di laut sampai akhirnya ada perbuatan tidak senonoh dilakukan, mulai melucuti pakaian sampai tidak berbusana. Sehingga terjadi pelecehan seksual pada saat itu.</p>



<p>“Para pelaku yang aktif melakukan pengasupan ada puluhan orang, dia juga memiliki relasi yang sama. Mulai dari pemiliki kafe dan pemilik organ tunggal, kami mencurigai apakah ini terjadi karena ada saingan usaha. Karena kami dapat kabar, saat itu kafe tersebut sedang naik daun,” katanya.</p>



<p>Soal izin usaha di bulan puasa, menurut dia pemilik kafe tidak mendapatkan surat pemberitahuan sebelun terjadi persekusi tersebut. Menurutnya, LBH akan melakukan surat pemintaan klarifikasi pada pemerintahan nagari terkait hal ini.</p>



<p>Selain itu, Indira mengatakan, LBH Padang juga menemukan surat damai yang dibuat para pelaku di Polsek Lengayang. Surat tersebut menurutnya, juga tidak ada merbunyikan tuduhan telah terjadi pelecehan terhadap korban. Mengenai ini, ia memintak Polisi lebih cermat menangani kasus ini.</p>



<p>“Dalam surat hanya menyebut korban keluar malam, efek dari kejadian ini korban tidak bisa tidur karena efek trauma terlalu berat. Kami dengan jaringan akan fokus menyebuhkan luka psikis terhadap korban,”ujarnya.</p>



<p>Indira juga mendesak, LPSK secepatnya memberikan perlindungan terhadap korban, keluarga korban dan saksi. Selain itu, mengenai hukuman terhadap pelaku. Ia meminta Polisi menuntut pelaku dengan pasal di UU TPKS.</p>



<p>“Ini sudah berkaitan dengan penyiksaan seksual, persekusi dan merendahkan martabat seorang perempuan. Pelaku harus diberikan hukuman yang setimpal,”katanya.</p>



<p>Selain itu, ia meminta kasus ini ditangani dengan serius. Mengenai pengacara para korban, Indira menyebut LBH hanya mendampingi satu korban yang berisial WDP (23). Sedangkan untuk L (19) sudah memiliki kuasa hukum sendiri.</p>



<p>Ia menegaskan, LBH dengan jaringannya yang terdiri dari WCC Nurani Perempuan, PKBI Sumbar dan Opsi Sumbar akan mengawal kasus ini sampai tuntas. (Afdal/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lbh-padang-2-orang-yang-dipersekusi-di-pessel-hanya-pengunjung-kafe/">LBH Padang: 2 Orang yang Dipersekusi di Pessel Hanya Pengunjung Kafe</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181136</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peradi Padang Minta Polisi Usut Tuntas Persekusi 2 Perempuan di Pessel</title>
		<link>https://langgam.id/peradi-padang-minta-polisi-usut-tuntas-persekusi-2-perempuan-di-pessel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Apr 2023 11:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Peradi Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Padang meminta polisi mengusut tuntas persekusi terhadap dua perempuan di Pesisir Selatan. Demikian siaran pers Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Padang yang disampaikan Miko Kamal (ketua) dan Mevrizal (sekretaris), Kamis (13/4/2023). Sebelumnya, dua orang yang disebut pemandu karaoke sebuah kafe di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dipersekusi oleh sekelompok pemuda. Dua orang perempuan itu direndam di laut. Terjadi pada tanggal 8 April 2023, sekitar puku 23.00 WIB. Menurut Miko, persekusi adalah tindakan main hakim sendiri yang tidak dibenarkan secara hukum. &#8220;Apapun alasannya, seseorang atau sekelompok orang tidak boleh menjatuhkan hukuman</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/peradi-padang-minta-polisi-usut-tuntas-persekusi-2-perempuan-di-pessel/">Peradi Padang Minta Polisi Usut Tuntas Persekusi 2 Perempuan di Pessel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Padang meminta polisi mengusut tuntas persekusi terhadap dua perempuan di Pesisir Selatan.</p>



<p>Demikian siaran pers Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Padang yang disampaikan Miko Kamal (ketua) dan Mevrizal (sekretaris), Kamis (13/4/2023).</p>



<p>Sebelumnya, dua orang yang disebut pemandu karaoke sebuah kafe di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dipersekusi oleh sekelompok pemuda. Dua orang perempuan itu direndam di laut. Terjadi pada tanggal 8 April 2023, sekitar puku 23.00 WIB.</p>



<p>Menurut Miko, persekusi adalah tindakan main hakim sendiri yang tidak dibenarkan secara hukum. &#8220;Apapun alasannya, seseorang atau sekelompok orang tidak boleh menjatuhkan hukuman kepada orang atau beberapa orang lainnya tanpa proses hukum yang layak dari aparat dan/atau instansi penegak hukum,&#8221; katanya.</p>



<p>DPC Peradi Padang sangat menyayangkan kejadian tersebut. &#8220;Jika 2 orang perempuan tersebut diduga melakukan kesalahan, seharusnya yang bersangkutan diproses menurut hukum yang berlaku. Persekusi atau tindakan main hakim sendiri tidak akan menyelesaikan masalah. Bahkan bisa jadi akan memunculkan persoalan hukum yang lain,&#8221; kata Miko.</p>



<p>DPC Peradi Padang menghimbau semua pihak untuk menghentikan segala tindakan main hakim sendiri. Kejadian ini harus jadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak mengulangnya lagi di masa yang akan datang. Semua persoalan hukum dan/atau dugaan tindak pidana yang terjadi mesti diselesaikan melalui mekanisme hukum yang ada.</p>



<p>DPC Peradi Padang juga mendesak aparat penegak hukum, terutama pihak kepolisian, untuk melakukan proses hukum terhadap orang-orang yang diduga melakukan dan turut serta melakukan tindakan persekusi tersebut. Di samping melabrak prinsip-prinsip negara hukum dan melanggar hukum, tindakan persekusi ini juga melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan pihak kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya dapat memberikan contoh terbaik penegakan hukum dalam kasus ini,&#8221; kata Miko. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/peradi-padang-minta-polisi-usut-tuntas-persekusi-2-perempuan-di-pessel/">Peradi Padang Minta Polisi Usut Tuntas Persekusi 2 Perempuan di Pessel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181165</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siap Dampingi Korban, LBH Padang Sebut Persekusi di Pessel Sudah Pencabulan</title>
		<link>https://langgam.id/siap-dampingi-korban-lbh-padang-sebut-persekusi-di-pessel-sudah-pencabulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Apr 2023 23:25:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[LBH Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pencabulan]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181069</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang siap mendampingi dua pemandu karaoke yang jadi korban persekusi di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatra Barat (Sumbar). Direktur LBH Padang Indira Suryani mengatakan, telah menerima kiriman empat video yang bisa jadi bukti persekusi yang dilakukan oleh sekelompok warga di sana. Menurutnya, kejadian tersebut telah merendahkan martabat seorang perempuan. Ia menilai, persekusi yang dialami oleh perempuan yang berusia 19 tahun dan 24 tahun itu sudah mengarah pada kasus pencabulan. Ia meminta, pihak Polres Pesisir Selatan bisa mengusut dengan tutas kejadian tersebut. “Kejadian ini tidak bisa dibenarkan, tidak manusiawi. Korban ditelanjangi dan diceburkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/siap-dampingi-korban-lbh-padang-sebut-persekusi-di-pessel-sudah-pencabulan/">Siap Dampingi Korban, LBH Padang Sebut Persekusi di Pessel Sudah Pencabulan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang siap mendampingi dua pemandu karaoke yang jadi korban persekusi di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p>Direktur LBH Padang Indira Suryani mengatakan, telah menerima kiriman empat video yang bisa jadi bukti persekusi yang dilakukan oleh sekelompok warga di sana.</p>



<p>Menurutnya, kejadian tersebut telah merendahkan martabat seorang perempuan. Ia menilai, persekusi yang dialami oleh perempuan yang berusia 19 tahun dan 24 tahun itu sudah mengarah pada kasus pencabulan.</p>



<p>Ia meminta, pihak Polres Pesisir Selatan bisa mengusut dengan tutas kejadian tersebut.</p>



<p>“Kejadian ini tidak bisa dibenarkan, tidak manusiawi. Korban ditelanjangi dan diceburkan ke dalam laut, kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” katanya saat dihubungi langgam.id, Rabu (12/4/2023).</p>



<p>Indira mengatakan, LBH Padang siap menjadi kuasa hukum para korban. Selain itu, menurutnya LBH Padang saat ini sudah menjalani komunikasi dengan salah seorang korban.</p>



<p>“Korban saat masih mengalami trauma, jangan sampai kasus ini terulang kembali. Ini juga sudah mengarah dalam pencabulan dan main hakim sendiri,” ujarnya.</p>



<p>Mengenai hukuman untuk para pelaku, menurut dia para tersangka terjerat dalam kasus kekerasan seksual dan pornografi. Jadi ia mendesak Polres Pesisir Selatan menangkap para tersangka.</p>



<p>“Saat ini kami juga sudah komunikasi dengan jaringan LBH Padang, kami sepakat akan mengawal kasus ini sampai keadilan didapatkan oleh korban,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/kepolisian-pesisir-selatan-dalami-persekusi-2-pemandu-karaoke/">Kepolisian Pesisir Selatan Dalami Persekusi 2 Pemandu Karaoke</a></strong></p>



<p>Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kasus ini sedang ditangani oleh pihaknya.</p>



<p>Proses perkaranya akan kami segerakan, saat ini Kapolsek Lengayang dan Kanit Reskrimnya serta Kanit PPA Satreskrim sedang melakukan proses penanganan,” katanya, saat dihubungi langgam.id, Rabu (12/4/2023).</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya pihaknya akan segera melakukan gelar perkara dalam kasus itu. “Kami akan menetukan langkah lebih lanjut dalam prosesnya, kedua korban juga sudah melapor,” ujarnya. (Afdal/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/siap-dampingi-korban-lbh-padang-sebut-persekusi-di-pessel-sudah-pencabulan/">Siap Dampingi Korban, LBH Padang Sebut Persekusi di Pessel Sudah Pencabulan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181069</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepolisian Pesisir Selatan Dalami Persekusi 2 Pemandu Karaoke</title>
		<link>https://langgam.id/kepolisian-pesisir-selatan-dalami-persekusi-2-pemandu-karaoke/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Apr 2023 10:58:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita Pemandu Karaoke]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181055</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dua orang perempuan yang berprofesi sebagai pemandu karaoke kafe yang berada di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) mengalami persekusi warga setempat. Masing-masing perempuan itu berusia 19 tahun dan 24 tahun. Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose membernarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kasus ini sedang ditangani oleh pihaknya. “Proses perkaranya akan kami segerakan, saat ini Kapolsek Lengayang dan Kanit Reskrimnya serta Kanit PPA Satreskrim sedang melakukan proses penanganan,” katanya, saat dihubungi langgam.id, Rabu (12/4/2023). Lebih lanjut, menurutnya pihaknya akan segera melakukan gelar perkara dalam kasus itu. “Kami akan menetukan langkah lebih lanjut dalam prosesnya,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepolisian-pesisir-selatan-dalami-persekusi-2-pemandu-karaoke/">Kepolisian Pesisir Selatan Dalami Persekusi 2 Pemandu Karaoke</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Dua orang perempuan yang berprofesi sebagai pemandu karaoke kafe yang berada di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) mengalami persekusi warga setempat.</p>



<p>Masing-masing perempuan itu berusia 19 tahun dan 24 tahun. Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose membernarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kasus ini sedang ditangani oleh pihaknya.</p>



<p>“Proses perkaranya akan kami segerakan, saat ini Kapolsek Lengayang dan Kanit Reskrimnya serta Kanit PPA Satreskrim sedang melakukan proses penanganan,” katanya, saat dihubungi langgam.id, Rabu (12/4/2023).</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya pihaknya akan segera melakukan gelar perkara dalam kasus itu. “Kami akan menetukan langkah lebih lanjut dalam prosesnya, kedua korban juga sudah melapor,” ujarnya.</p>



<p>Mengenai tersangka dalam kasus ini, AKP Hendra Yose menyebut anggotanya sedang bekerja, ia mengatakan belum bisa menjelaskan secara detail terkait para tersangka saat ini.</p>



<p>Selain itu, ia meminta pada masyarakat umum untuk bersabar mengenai kasus ini. Menurutnya, kepastian hukum akan didapatkan oleh korban.</p>



<p>“Kami akan memberikan kepastian hukum, jadi mohon kerjasamanya,” tuturnya.</p>



<p>Sebelumnya, beredar luas video persekusi terhadap dua perempuan di sosial media. Kedua perempuan tersebut diarak warga lalu diceburkan ke laut. Selain itu, korban juga ditelanjangi di sana.</p>



<p>Dua korban tersebut dalam video juga sudah merintih kesakitan dan memohon ampun pada warga setempat. Namun, warga tidak menghiraukan korban. (YH)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepolisian-pesisir-selatan-dalami-persekusi-2-pemandu-karaoke/">Kepolisian Pesisir Selatan Dalami Persekusi 2 Pemandu Karaoke</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181055</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Sebut Kasus Dugaan Persekusi Wanita Mesum di Pasaman Selesai</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-sebut-kasus-dugaan-persekusi-wanita-mesum-di-pasaman-selesai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2020 11:02:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=61979</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Video warga mengarak wanita yang diduga kepergok mesum di Pasaman, Sumbar, sempat tersebar di media sosial. Kini kasus tersebut dinyatakan selesai oleh Polres Pasaman. Diketahui, dalam video tersebut terlihat wanita dengan setengah busana dan hanya memakai celana penutup tubuhnya diarak oleh warga. Wanita itu telah dinikahkan dengan pasangannya dan mendapatkan sanksi. Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah mengatakan wanita itu tidak diarak keliling kampung. Wanita itu, kata Dedi, hanya dibawa ke wali jorong setempat. &#8220;Tidak ada yang diarak keliling kampung, itu dibawa ke wali jorong. Udah selesai semua hari ini, besok kita rencana mau rilis,” kata Dedi kepada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-sebut-kasus-dugaan-persekusi-wanita-mesum-di-pasaman-selesai/">Polisi Sebut Kasus Dugaan Persekusi Wanita Mesum di Pasaman Selesai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Video warga mengarak wanita yang diduga kepergok mesum di Pasaman, <a href="https://www.sumbarprov.go.id/">Sumbar</a>, sempat tersebar di media sosial. Kini kasus tersebut dinyatakan selesai oleh Polres Pasaman.</p>
<p dir="ltr">Diketahui, dalam video tersebut terlihat wanita dengan setengah busana dan hanya memakai celana penutup tubuhnya diarak oleh warga. Wanita itu telah dinikahkan dengan pasangannya dan mendapatkan sanksi.</p>
<p dir="ltr">Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah mengatakan wanita itu tidak diarak keliling kampung. Wanita itu, kata Dedi, hanya dibawa ke wali jorong setempat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tidak ada yang diarak keliling kampung, itu dibawa ke wali jorong. Udah selesai semua hari ini, besok kita rencana mau rilis,” kata Dedi kepada langgam.id, Selasa (8/9/2020).</p>
<h4 dir="ltr">Baca juga: <a href="https://langgam.id/korban-persekusi-di-pasaman-sudah-2-kali-digerebek-warga-berbuat-mesum/">Korban Persekusi di Pasaman Sudah 2 Kali Digerebek Warga Berbuat Mesum</a></h4>
<p dir="ltr">Dedi mengatakan pihaknaya akan memberikan penjelasan lengkap tentang kejadian itu pada Rabu (9/90). Dia menyebut belum ada yang dietetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.</p>
<p dir="ltr">“Karena gak ada perkara, siapa yang mau jadi tersangka? Gak ada, makanya besok itu kita jelaskan, jadi biar gak simpang siur,” jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya diketahui, video seorang wanita diduga menjadi korban persekusi setelah dia digerebek sejumlah warga karena berbuat mesum di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar). Korban diarak warga dengan kondisi tanpa baju.</p>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sedangkan celana yang dikenakannya digunakan untuk menutup bagian atas tubuhnya. Peristiwa persekusi ini terjadi pada pada Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.</p>
<p dir="ltr">Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, korban diduga berbuat mesum bersama seorang pria. Tindakannya diketahui telah berulang kali dan juga digerebek warga.</p>
<p dir="ltr">“Bulan Maret 2020 pasangan ini juga sudah pernah ditangkap masyarakat melakukan perbuatan asusila. Penyelesaian pada saat itu berupa membayar denda yang diserahkan pada Ninik Mamak setempat,” katanya, Rabu (2/9/2020). <strong>(Natasya/ABW)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-sebut-kasus-dugaan-persekusi-wanita-mesum-di-pasaman-selesai/">Polisi Sebut Kasus Dugaan Persekusi Wanita Mesum di Pasaman Selesai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">61979</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Berbuat Mesum, Seorang Wanita di Pasaman Dipersekusi Warga</title>
		<link>https://langgam.id/diduga-berbuat-mesum-seorang-wanita-di-pasaman-dipersekusi-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2020 07:14:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=60347</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Aksi persekusi terjadi di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar). Seorang wanita yang diduga berbuat mesum diarak warga dan divideokan. Bahkan, video itu juga sempat diunggah di salah satu akun Youtube. Namun, setelah ditelusuri Langgam.id, video serta akun YouTube yang mengunggah video tersebut tidak ditemukan lagi. Tapi, video itu sudah terlanjur beredar di media sosial, seperti facebook dan WhatsApp grup. Dalam video itu, terlihat seorang wanita yang diketahui berumur 25 tahun diarak puluhan warga. Saat diarak, wanita itu tanpa mengenakan baju, dia menutup tubuhnya dengan celana yang ia pakai. Tidak hanya itu, sembari diarak, wanita itu juga didorong-dorong warga.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/diduga-berbuat-mesum-seorang-wanita-di-pasaman-dipersekusi-warga/">Diduga Berbuat Mesum, Seorang Wanita di Pasaman Dipersekusi Warga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Aksi persekusi terjadi di <a href="https://www.pasamankab.go.id/">Kabupaten Pasaman</a>, Sumatra Barat (Sumbar). Seorang wanita yang diduga berbuat mesum diarak warga dan divideokan. Bahkan, video itu juga sempat diunggah di salah satu akun Youtube.</p>
<p>Namun, setelah ditelusuri <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, video serta akun YouTube yang mengunggah video tersebut tidak ditemukan lagi. Tapi, video itu sudah terlanjur beredar di media sosial, seperti facebook dan WhatsApp grup.</p>
<p>Dalam video itu, terlihat seorang wanita yang diketahui berumur 25 tahun diarak puluhan warga. Saat diarak, wanita itu tanpa mengenakan baju, dia menutup tubuhnya dengan celana yang ia pakai.</p>
<p>Tidak hanya itu, sembari diarak, wanita itu juga didorong-dorong warga. Bahkan, juga ada  yang menarik paksa celana wanita yang menutup bagian dadanya tersebut.</p>
<p>Adanya peristiwa itu, dibenarkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.</p>
<p>Menurut Satake, peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Wanita yang ada dalam video tersebut sebelumnya digerebek warga, karena kedapatan berbuat mesum.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya wanita itu sudah dinasehati beberapa kali oleh warga sekitar, termasuk pasangan prianya. Namun, mereka tak mengindahkan. Lalu, hari minggu itu mereka digerebek dan diarak warga,&#8221; ujar Satake kepada <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Rabu (2/9/2020).</p>
<p>Terkait video wanita diarak warga yang beredar di media sosial, juga dibenarkan Satake. Menurutnya, aksi tersebut direkam oleh salah seorang warga yang tidak diketahui identitasnya, kemudian diposting di YouTube.</p>
<p>&#8220;Akibatnya, banyak yang melihat dan membagikan. Kemungkinan juga ada yang mengunduh video itu dan menyebarkannya di WahatsApp grup. Namun, hasil penulusuran sementara di YouTube, video itu tidak lagi ditemukan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ditegaskan Satake, atas kasus itu Polres Pasaman sudah melakukan penyelidikan, termasuk mencari tahu siapa yang mengunggah video itu YouTube serta menyebarkannya ke media sosial.</p>
<p>&#8220;Masih dalam penyelidikan, termasuk tindakan masyarakat yang mengandung unsur pidana. Orang yang memvideokan serta mengunggahnya ke YouTube juga kita telusuri,&#8221; katanya. <strong>(Irwanda/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/diduga-berbuat-mesum-seorang-wanita-di-pasaman-dipersekusi-warga/">Diduga Berbuat Mesum, Seorang Wanita di Pasaman Dipersekusi Warga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60347</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/79 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-02 01:22:54 by W3 Total Cache
-->