<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Penetapan Awal Ramadan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/penetapan-awal-ramadan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/penetapan-awal-ramadan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Apr 2022 13:07:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Penetapan Awal Ramadan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/penetapan-awal-ramadan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadan Ditetapkan 3 April 2022</title>
		<link>https://langgam.id/hasil-sidang-isbat-1-ramadan-ditetapkan-3-april-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2022 12:37:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Editor Choice]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Penetapan Awal Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=152598</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita terbaru dan terkini hari ini: Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadan 1443 Hijriah ditetapkan pada tanggal 3 April 2022. Langgam.id &#8211; Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Ramadan jatuh pada tanggal 3 April 2022. Penetapan itu berdasarkan hasil Sidang Isbat yang digelar Jumat (1/4/2022). Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, keputusan penetapan awal Ramadan itu diambil berdasarkan hasil Sidang Isbat yang diikuti oleh Komisi VIII DPR, ormas Islam, dan perwakilan negara tetangga. &#8220;Ketinggian hilal di seluruh Indonesia ada pada posisi 1 derajat sampai 2 derajat, 2 menit,&#8221; ujar Yaqut, Jumat (1/4/2022). Dari 101 titik pemantauan di Indonesia, kata Yaqut, semuanya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hasil-sidang-isbat-1-ramadan-ditetapkan-3-april-2022/">Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadan Ditetapkan 3 April 2022</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita terbaru dan terkini hari ini: Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadan 1443 Hijriah ditetapkan pada tanggal 3 April 2022.</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Ramadan jatuh pada tanggal 3 April 2022. Penetapan itu berdasarkan hasil Sidang Isbat yang digelar Jumat (1/4/2022).</p>
<p>Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, keputusan penetapan awal Ramadan itu diambil berdasarkan hasil Sidang Isbat yang diikuti oleh Komisi VIII DPR, ormas Islam, dan perwakilan negara tetangga.</p>
<p>&#8220;Ketinggian hilal di seluruh Indonesia ada pada posisi 1 derajat sampai 2 derajat, 2 menit,&#8221; ujar Yaqut, Jumat (1/4/2022).</p>
<p>Dari 101 titik pemantauan di Indonesia, kata Yaqut, semuanya tidak melihat hilal. Jadi, lanjut Yaqut, 1 Ramadan 1443 Hijriah itu Minggu (3/4/2022).</p>
<p>Lebih lanjut dijelaskan Yaqut, Kemenerian Agama tahun ini mulai menggunakan kriteria baru penentuan awal bulan Hijriah.</p>
<p>Kriteria itu mengacu pada hasil kesepakatan Menteri Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura atau MABIMS.</p>
<p>Selama ini, sebut Yaqut, kriteria hilal yang dipegang oleh Kemenag yaitu pada ketinggian 2 derajat, elongasi 3 derajat dan umur bulan 8 jam.</p>
<p>&#8220;MABIMS sepakat untuk mengubah kriteria tersebut menjadi ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Diketahui, Sidang Isbat yang digelar hari ini dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama, diawali dengan paparan posisi hilal awal Ramadan 1443 H oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama.</p>
<p>Kemenag juga sudah menetapkan pos pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang tersebar di 101 titik pemantauan di 34 Provinsi di Indonesia.</p>
<p>Tahap kedua, sidang isbat digelar secara tertutup. Sidang dihadiri perwakilan Komisi VIII DPR RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.</p>
<p>Lalu, juga ada perwakilan sejumlah ormas Islam serta duta besar negara sahabat juga hadir.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/pantauan-dari-sumbar-hilal-1-ramadan-belum-terlihat/">Pantauan dari Sumbar, Hilal 1 Ramadan Belum Terlihat</a></strong></p>
<p>Tahap ketiga, konferensi pers hasil sidang isbat penetapan puasa atau 1 Ramadan oleh Menteri Agama yang disiarkan di stasiun televisi dan media sosial Kementerian Agama.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hasil-sidang-isbat-1-ramadan-ditetapkan-3-april-2022/">Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadan Ditetapkan 3 April 2022</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152598</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pantauan dari Sumbar, Hilal 1 Ramadan Belum Terlihat</title>
		<link>https://langgam.id/pantauan-dari-sumbar-hilal-1-ramadan-belum-terlihat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2022 11:56:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Awal Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hilal]]></category>
		<category><![CDATA[Hilal Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Penetapan Awal Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=152586</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Hilal yang dilihat saat ini hanya 2 derajat 20 menit, masih kurang dari minimal, yaitu 3 derajat. Langgam.id &#8211; Kantor Wilayah kementerian Agama (Kemenag) Sumatra Barat (Sumbar) telah melakukan pantauan hilal untuk menentukan 1 Ramadan tahun 1443 Hijriah di dekat Pantai Padang di Gedung Dinas Kebudayaan (Disbud) Sumbar, Jumat (1/4/2022). Pantauan dilakukan bersama dengan tim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang. Pemantauan menggunakan dua teropong dengan melihat ke arah matahari terbenam di Samudera Hindia. Penyusun Bahan Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Sumbar, Ihsanul Fikri menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan dari teropong,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pantauan-dari-sumbar-hilal-1-ramadan-belum-terlihat/">Pantauan dari Sumbar, Hilal 1 Ramadan Belum Terlihat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Hilal yang dilihat saat ini hanya 2 derajat 20 menit, masih kurang dari minimal, yaitu 3 derajat.</p>
</div>
<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kantor Wilayah kementerian Agama (Kemenag) Sumatra Barat (Sumbar) telah melakukan pantauan hilal untuk menentukan 1 Ramadan tahun 1443 Hijriah di dekat Pantai Padang di Gedung Dinas Kebudayaan (Disbud) Sumbar, Jumat (1/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Pantauan dilakukan bersama dengan tim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang. Pemantauan menggunakan dua teropong dengan melihat ke arah matahari terbenam di Samudera Hindia.</p>
<p dir="ltr">Penyusun Bahan Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Sumbar, Ihsanul Fikri menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan dari teropong, tidak nampak hilal meski langit cerah di sebelah barat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kondisi hilal tidak terlihat walau kita lihatsaat  langit cerah di sebelah barat, kondisi cahaya safak mengalahkan cahaya hilal, maka hilal tidak dapat terlihat,&#8221; ujar Ihsanul, Jumat (1/4/2022).</p>
<p dir="ltr">Dari data yang dimiliki, kata Ihsanul, ijtima terjadi pada 13.27 WIB. Kemudian, matahari terbenam pada pukul 18.25 WIB. Sementara, ketinggian hilal sekitar 2 derajat miring ke arah selatan karena berada di selatan matahari.</p>
<p dir="ltr">Sementara, kriteria yang disepakati Kemenag RI, bahwa sepakat ketinggian minimal hilal itu 3 derajat, dan yang dilihat saat ini hanya 2 derajat 20 menit, sehingga masih kurang dari minimal.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi mustahil hilal itu apabila berada di bawah 3 derajat, kalau untuk menetapkan satu Ramadan nanti bakal diumumkan oleh Menteri Agama, kalau untuk kriteria hilal di sini, memang belum memenuhi, bahkan kurang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi menjelaskan, memang di Sumbar sering sulit melihat hilal. Rintangannya, karena awan di atas Samudera Hindia.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Parameter hilal kita tidak mungkin terlihat, karena tinggi hilal masih 2 derajat, secara saintifik, hilal sulit terlihat menurut parameter yang ada,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Dikatakan Suaidi, cuaca Sumbar sangat cerah, namun hilal tidak juga dapat terlihat. Kalau tinggi hilal minimal 6 derajat, maka pasti bisa dilihat oleh teropong.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/penjelasan-kemenag-soal-potensi-penetapan-awal-ramadan-2022-berbeda/">Penjelasan Kemenag Soal Potensi Penetapan Awal Ramadan 2022 Berbeda</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Sumatra Barat ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, penuh awan, untuk saat ini kalau tingginya 6 derajat, pasti terlihat, sulit karena di bawah ufuk,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pantauan-dari-sumbar-hilal-1-ramadan-belum-terlihat/">Pantauan dari Sumbar, Hilal 1 Ramadan Belum Terlihat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152586</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 25/64 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-25 17:31:41 by W3 Total Cache
-->