<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Pariwisata Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/pariwisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/pariwisata/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Oct 2025 13:17:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Pariwisata Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/pariwisata/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Irman Gusman: Pariwisata Harus Jadi Sektor Unggulan, Pilar Utama Pembangunan Nasional</title>
		<link>https://langgam.id/irman-gusman-pariwisata-harus-jadi-sektor-unggulan-pilar-utama-pembangunan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 12:36:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPD RI]]></category>
		<category><![CDATA[Irman Gusman]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=236299</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Senator asal Sumatra Barat (Sumbar) Irman Gusman mendorong agar sektor pariwisata diposisikan sebagai leading sektor penopang perekonomian nasional, bukan lagi sekadar sektor tambahan. Menurut Irman, pariwisata adalah “harta karun bangsa” dengan multiplier effect yang besar terhadap perekonomian nasional. “Setiap rupiah yang dibelanjakan wisatawan dapat memberikan dampak ekonomi hingga dua kali lipat. Karena itu, pariwisata tidak boleh lagi dianggap sektor tambahan, tetapi harus menjadi sektor unggulan, pilar utama pembangunan nasional,” sebut Irman dalam forum The 1st Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2025 yang dibuka oleh Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana di Maya Sanur, Bali, Sabtu (11/10/2025). Pada kesempatan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/irman-gusman-pariwisata-harus-jadi-sektor-unggulan-pilar-utama-pembangunan-nasional/">Irman Gusman: Pariwisata Harus Jadi Sektor Unggulan, Pilar Utama Pembangunan Nasional</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Senator asal Sumatra Barat (Sumbar) Irman Gusman mendorong agar sektor pariwisata diposisikan sebagai leading sektor penopang perekonomian nasional, bukan lagi sekadar sektor tambahan.</p>



<p>Menurut Irman, pariwisata adalah “harta karun bangsa” dengan multiplier effect yang besar terhadap perekonomian nasional.</p>



<p>“Setiap rupiah yang dibelanjakan wisatawan dapat memberikan dampak ekonomi hingga dua kali lipat. Karena itu, pariwisata tidak boleh lagi dianggap sektor tambahan, tetapi harus menjadi sektor unggulan, pilar utama pembangunan nasional,” sebut Irman dalam forum The 1st Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2025 yang dibuka oleh Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana di Maya Sanur, Bali, Sabtu (11/10/2025).</p>



<p>Pada kesempatan itu, Irman memberikan apresiasi atas kinerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dinilainya sangat impresif meskipun belum genap setahun.</p>



<p>“Kinerja Kemenpar di bawah kepemimpinan Ibu Widiyanti Putri Wardhana patut diapresiasi. Dalam waktu kurang dari satu tahun, kementerian ini mampu menorehkan capaian luar biasa,” ungkap Irman dalam paparannya bertajuk “Masa Depan Pariwisata Indonesia: Beyond Numbers, Towards Sustainable Impact”.</p>



<p>Sebagai informasi, di era Kemenpar Widiyanti, Undang-Undang Kepariwisataan yang baru telah disahkan dalam waktu kurang dari setahun. Kemudian, kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 10,04 juta kunjungan, rekor tertinggi sejak pandemi dan tumbuh 10,38 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.</p>



<p>Irman menyebutkan, pariwisata memiliki efisiensi tinggi dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan daerah, dan mendorong sektor-sektor pendukung seperti transportasi, kuliner, hingga ekonomi kreatif. Karena itu perlu kesadaran semua pihak untuk sama sama membangun dan memajukan pariwisata Indonesia.</p>



<p>&#8220;Sektor pariwisata itu luas. Hadirnya Undang-Undang Kepariwisataan yang baru memiliki cakupan luas dan menjadi momentum penting untuk mendorong akselerasi pariwisata nasional. Artinya, pengembangan dan kemajuan sektor pariwisata membutuhkan dukungan sinergi dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah di berbagai tingkat secara terpadu,&#8221; ucap Anggota Komite I DPD itu.</p>



<p>Ia mencontohkan, pembangunan infrastruktur pariwisata dapat dikoordinasikan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata dapat melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kemendikbudristek.</p>



<p>Di sisi lain, penguatan pariwisata berkelanjutan dan ramah lingkungan perlu bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sedangkan pemberdayaan ekonomi kreatif dan UMKM lokal bisa bersinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM.</p>



<p>“Dengan koordinasi lintas sektor yang kuat, pariwisata tidak hanya menjadi sektor unggulan, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” bebernya.</p>



<p>Menurut Irman, gagasan tersebut juga selaras dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo yang menempatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.</p>



<p>Irman menutup paparannya dengan menekankan pentingnya integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi pariwisata untuk meningkatkan efisiensi dan personalisasi pengalaman wisatawan.</p>



<p>Melalui integrasi AI for Tourism, Indonesia dapat membangun ekosistem pariwisata cerdas — mulai dari predictive planning, personalized experience berbasis AR/VR, hingga digital marketing yang lebih efektif.</p>



<p>“Mari kita jadikan momentum ini sebagai tonggak menuju masa depan pariwisata Indonesia yang berdaya saing global, berkelanjutan, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” harap Irman.</p>



<p>Diketahui, dalam forum The 1st Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2025 yang digagas oleh Hermawan Kartajaya, founder Markplus ini dihadiri oleh Arief Yahya Menteri Pariwisata RI (2014-2019), Ketua Bali Tourism Board, I Nyoman Giri Prasta Wakil Gubernur Bali, Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT.</p>



<p>Kemudian juga hadir para kepala daerah se-Indonesia, diantaranya Bupati Mentawai, Subang, Ngawi, Kabupaten Bandung, Walikota Magelang, Tegal dan lainnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/irman-gusman-pariwisata-harus-jadi-sektor-unggulan-pilar-utama-pembangunan-nasional/">Irman Gusman: Pariwisata Harus Jadi Sektor Unggulan, Pilar Utama Pembangunan Nasional</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">236299</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bukik Ameh, Gurun Emas di Pesisir Selatan: Ikon Baru Wisata Berkelanjutan Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/bukik-ameh-gurun-emas-di-pesisir-selatan-ikon-baru-wisata-berkelanjutan-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 09:24:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=235746</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kabupaten Pesisir Selatan kembali menorehkan gebrakan di sektor pariwisata. Sebuah destinasi baru bernama Bukik Ameh, yang terletak di Nagari Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, resmi dibuka untuk umum, Sabtu (4/10/2025). Peresmian dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Pesisir Selatan, Evafauza Yuliasman, mewakili Bupati Pesisir Selatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bukik Ameh hadir bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan motor penggerak ekonomi masyarakat. “Atas nama Bapak Bupati, kami resmi membuka objek wisata Bukik Ameh. Silakan para wisatawan, baik lokal, domestik, maupun internasional, menikmati keindahan alam yang luar biasa di sini,” ujar Evafauza. Bukik Ameh menawarkan panorama yang berbeda dari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bukik-ameh-gurun-emas-di-pesisir-selatan-ikon-baru-wisata-berkelanjutan-sumbar/">Bukik Ameh, Gurun Emas di Pesisir Selatan: Ikon Baru Wisata Berkelanjutan Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kabupaten Pesisir Selatan kembali menorehkan gebrakan di sektor pariwisata. Sebuah destinasi baru bernama Bukik Ameh, yang terletak di Nagari Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, resmi dibuka untuk umum, Sabtu (4/10/2025).</p>



<p>Peresmian dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Pesisir Selatan, Evafauza Yuliasman, mewakili Bupati Pesisir Selatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bukik Ameh hadir bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan motor penggerak ekonomi masyarakat.</p>



<p>“Atas nama Bapak Bupati, kami resmi membuka objek wisata Bukik Ameh. Silakan para wisatawan, baik lokal, domestik, maupun internasional, menikmati keindahan alam yang luar biasa di sini,” ujar Evafauza.</p>



<p>Bukik Ameh menawarkan panorama yang berbeda dari kebanyakan destinasi di Sumatera Barat. Dari puncak bukit, pengunjung disuguhi hamparan pasir berwarna keemasan yang menyerupai gugusan gurun Sahara, berpadu dengan birunya laut dan deretan pulau di kejauhan. Tak heran, banyak yang menyebutnya “Gurun Emas di Tarusan.”</p>



<p>Lebih dari sekadar keindahan alam, Bukik Ameh dikembangkan dengan konsep ecotourism—pariwisata yang menekankan keseimbangan antara rekreasi, pendidikan, dan pelestarian lingkungan.</p>



<p>Pengembangan destinasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, masyarakat Nagari Ampang Pulai, serta PPK Ormawa UPKK Universitas Negeri Padang (UNP). Melalui kerja sama ini, Bukik Ameh dihadirkan sebagai ruang kreatif yang memadukan wisata alam dengan nilai edukasi dan pemberdayaan masyarakat.</p>



<p>“Peresmian Bukik Ameh menjadi langkah bersama untuk menjadikan Pesisir Selatan sebagai ikon wisata berkelanjutan. Kami berharap destinasi ini tak hanya memberikan manfaat ekonomi, tapi juga sosial dan ekologis,” tulis tim PPK Ormawa UPKK UNP dalam keterangannya.</p>



<p>Acara peresmian turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNP, dosen pendamping PPK Ormawa, Wali Nagari Ampang Pulai, serta tokoh masyarakat dan niniak mamak. Kehadiran unsur akademisi dan masyarakat ini memperkuat semangat sinergi dalam pengembangan wisata berbasis komunitas.</p>



<p>Kini, gerbang Bukik Ameh berdiri sebagai simbol kebangkitan pariwisata Pesisir Selatan. Dengan keunikan lanskap dan dukungan banyak pihak, destinasi ini diharapkan menjadi magnet baru yang memperkaya khazanah wisata alam Sumatera Barat.</p>



<p>Pemerintah daerah bersama pihak kampus juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengelolaan Bukik Ameh dengan prinsip keberlanjutan, agar “Gurun Emas di Tarusan” ini tetap lestari dan memberi manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bukik-ameh-gurun-emas-di-pesisir-selatan-ikon-baru-wisata-berkelanjutan-sumbar/">Bukik Ameh, Gurun Emas di Pesisir Selatan: Ikon Baru Wisata Berkelanjutan Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Carocok Painan Akan Jadi Ikon Baru Wisata Pesisir Selatan</title>
		<link>https://langgam.id/jembatan-carocok-painan-akan-jadi-ikon-baru-wisata-pesisir-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 08:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Carocok]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=234573</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pembangunan Jembatan Carocok Painan dipastikan tetap berlanjut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pesisir Selatan, Yusvianty, menegaskan bahwa proyek tersebut sudah masuk ke dalam master plan pengembangan kawasan Pantai Carocok Painan, salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat. “Pembangunan jembatan tetap dilanjutkan, karena jembatan ini sangat strategis dan berdampak positif bagi perkembangan pariwisata di Pessel. Sesuai perencanaan, pembangunan dilanjutkan pada tahun 2026 mendatang,” ujarnya, dilansir dari pesisirselatankab.go.id, Minggu (21/9/2025). Jembatan Carocok digadang-gadang menjadi ikon baru Pantai Carocok Painan. Selain mempercantik wajah kawasan wisata, keberadaannya juga diproyeksikan menjadi spot favorit wisatawan. Dengan jembatan ini, wisata Pantai Carocok tak hanya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jembatan-carocok-painan-akan-jadi-ikon-baru-wisata-pesisir-selatan/">Jembatan Carocok Painan Akan Jadi Ikon Baru Wisata Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pembangunan Jembatan Carocok Painan dipastikan tetap berlanjut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pesisir Selatan, Yusvianty, menegaskan bahwa proyek tersebut sudah masuk ke dalam <em>master plan</em> pengembangan kawasan Pantai Carocok Painan, salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat.</p>



<p>“Pembangunan jembatan tetap dilanjutkan, karena jembatan ini sangat strategis dan berdampak positif bagi perkembangan pariwisata di Pessel. Sesuai perencanaan, pembangunan dilanjutkan pada tahun 2026 mendatang,” ujarnya, dilansir dari <em>pesisirselatankab.go.id</em>, Minggu (21/9/2025).</p>



<p>Jembatan Carocok digadang-gadang menjadi ikon baru Pantai Carocok Painan. Selain mempercantik wajah kawasan wisata, keberadaannya juga diproyeksikan menjadi spot favorit wisatawan. Dengan jembatan ini, wisata Pantai Carocok tak hanya menyajikan panorama laut dan Pulau Cingkuak, tetapi juga pengalaman baru bagi pengunjung.</p>



<p>Bupati Hendrajoni menyambut baik rencana tersebut. Ia menekankan bahwa pariwisata memang menjadi prioritas utama pembangunan daerah.<br>“Pantai Carocok adalah kebanggaan masyarakat Pesisir Selatan. Setiap pembangunan yang mempercantik kawasan ini harus kita dukung, termasuk jembatan yang akan menjadi ikon baru,” tegasnya.</p>



<p>Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim menambahkan, pengembangan pariwisata tidak hanya soal keindahan, tetapi juga soal manfaat ekonomi. Menurutnya, keberadaan jembatan akan membuka peluang baru bagi masyarakat lokal.<br>“Jika infrastruktur wisata semakin baik, otomatis ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” katanya.</p>



<p>Pantai Carocok Painan sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi paling ramai di Sumatera Barat. Setiap tahun, ribuan wisatawan berkunjung untuk menikmati laut biru, pulau-pulau kecil, dan suasana pantai yang menawan. Dengan hadirnya jembatan serta perbaikan fasilitas lainnya, Pemkab Pessel optimistis kunjungan wisatawan akan meningkat signifikan pada tahun-tahun mendatang. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jembatan-carocok-painan-akan-jadi-ikon-baru-wisata-pesisir-selatan/">Jembatan Carocok Painan Akan Jadi Ikon Baru Wisata Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">234573</post-id>	</item>
		<item>
		<title>9 Agenda Pariwisata di Sumbar Masuk Karisma Event Nusantara 2025</title>
		<link>https://langgam.id/9-agenda-pariwisata-di-sumbar-masuk-karisma-event-nusantara-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 04:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Event Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=222354</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengumumkan 110 Karisma Event Nusantara (KEN) 2025. Sebanyak sembilan event di antaranya berasal dari Sumatra Barat (Sumbar). Dilansir dari laman Instagram Karisma Event Nusantara pada Sabtu (22//2/2025), berikut sembilan agenda pariwisata di Sumbar yang masuk KEN 2025: 1. Festival Siti Nurbaya 2. Festival Rakik-Rakik 3. Festival Pesona Mentawai 4. Payakumbuah Botuang Festival 5. Rang Solok Baralek Gadang 6. Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival 7. Festival 5 Danau 8. Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) 9. Festival Minangkabau Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penyelenggaraan event, khususnya yang didukung Kemenpar dalam Karisma Event Nusantara (KEN) telah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/9-agenda-pariwisata-di-sumbar-masuk-karisma-event-nusantara-2025/">9 Agenda Pariwisata di Sumbar Masuk Karisma Event Nusantara 2025</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengumumkan 110 Karisma Event Nusantara (KEN) 2025. Sebanyak sembilan event di antaranya berasal dari Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p>Dilansir dari laman Instagram Karisma Event Nusantara pada Sabtu (22//2/2025), berikut sembilan agenda pariwisata di Sumbar yang masuk KEN 2025:</p>



<p>1. Festival Siti Nurbaya</p>



<p>2. Festival Rakik-Rakik</p>



<p>3. Festival Pesona Mentawai </p>



<p>4. Payakumbuah Botuang Festival </p>



<p>5. Rang Solok Baralek Gadang</p>



<p>6. Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival</p>



<p>7. Festival 5 Danau</p>



<p>8. Sawahlunto International Music Festival (SIMFes)</p>



<p>9. Festival Minangkabau</p>



<p>Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penyelenggaraan event, khususnya yang didukung Kemenpar dalam Karisma Event Nusantara (KEN) telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan.</p>



<p>Diketahui, Karisma Event Nusantara merupakan salah satu strategi kolaborasi Kemenparekraf dengan daerah melalui penyelenggaraan event berkualitas.</p>



<p>Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisatawan, pemberdayaan potensi lokal, serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. <strong>(*/yki)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/9-agenda-pariwisata-di-sumbar-masuk-karisma-event-nusantara-2025/">9 Agenda Pariwisata di Sumbar Masuk Karisma Event Nusantara 2025</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222354</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ada 97 Event Pariwisata Sumbar Tahun Ini, Berikut Daftarnya</title>
		<link>https://langgam.id/ada-97-event-pariwisata-sumbar-tahun-ini-berikut-daftarnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 01:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=221328</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemprov Sumbar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) atau Kalender Event Pariwisata untuk tahun 2025. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan sebanyak 97 event kolaboratif untuk menggaet target 20 juta kunjungan wisatawan. &#8220;Total kegiatan yang masuk dalam kalender event pariwisata tahun 2025 ini berjumlah sebanyak 97 event. Pelaksanaannya tersebar pada 19 kabupaten/kota yang ada di Sumbar,&#8221; ujar Mahyeldi saat peluncuran Calendar of Event di Anjungan Sumbar TMII, Jakarta, Minggu (2/2/2025). Berikut Kalender Event Pariwisata Sumbar tahun 2025 dilansir dari laman Instagram Diskominfotik Sumbar: Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ada-97-event-pariwisata-sumbar-tahun-ini-berikut-daftarnya/">Ada 97 Event Pariwisata Sumbar Tahun Ini, Berikut Daftarnya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pemprov Sumbar resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) atau Kalender Event Pariwisata untuk tahun 2025. </p>



<p>Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan sebanyak 97 event kolaboratif untuk menggaet target 20 juta kunjungan wisatawan.</p>



<p>&#8220;Total kegiatan yang masuk dalam kalender event pariwisata tahun 2025 ini berjumlah sebanyak 97 event. Pelaksanaannya tersebar pada 19 kabupaten/kota yang ada di Sumbar,&#8221; ujar Mahyeldi saat peluncuran Calendar of Event di Anjungan Sumbar TMII, Jakarta, Minggu (2/2/2025).</p>



<p>Berikut Kalender Event Pariwisata Sumbar tahun 2025 dilansir dari laman Instagram Diskominfotik Sumbar:</p>



<p><strong>Januari</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Festival Tradisi Maapam</li>



<li>Fun Tubbing Sisawah Fest</li>



<li>Pacu Jawi</li>



<li>Pasar Malam Imlek</li>
</ul>



<p><strong>Februari</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pacu Kudo</li>



<li>Festival Siti Nurbaya</li>



<li>Festival Cap Go Meh 2025</li>



<li>ASTINDO Travel Air</li>



<li>Sarantau Sasurambi Balimau</li>



<li>Pentas Seni Anak Nagari Sijunjung</li>



<li>Festival Lansek Manih VI</li>



<li>Event Potang Balimau</li>
</ul>



<p><strong>Maret</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pawai Obor dan Bakar Tampuruang</li>



<li>Ramadhan Art Festival</li>
</ul>



<p><strong>April</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Festival Rayo Anam</li>



<li>Manjalang Buya Lubuak Landua</li>



<li>Event Tradisi Ceng Beng</li>



<li>Blue Ocean Minang Run 2025</li>



<li>Festival Rakik Rakik</li>



<li>Festival Langkisau</li>



<li>Event Bakajang</li>



<li>Bukittinggi Photography Competition</li>
</ul>



<p><strong>Mei</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>International Minangkabau Literacy Festival</li>



<li>Festival Muaro Padang</li>



<li>Festival Paralayang Bukik Marando</li>



<li>Festival Durian</li>



<li>Pacu Jawi Batali Sikek</li>



<li>Festival 10 Kenagarian</li>
</ul>



<p><strong>Juni</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Festival Balon Udara</li>



<li>Padang Skateland 2025</li>



<li>Pesona Budaya Tabuik Piaman 2025</li>



<li>Pacu Kudo</li>



<li>Festival Muharram</li>
</ul>



<p><strong>Juli</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Festival Ronggeang</li>



<li>Payakumbuh Botuang Festival</li>



<li>Creative mARTket 2025</li>



<li>Festival Marandang</li>



<li>Culture Diversity Geopark Festival</li>



<li>MESRA (Multi Etnik Nusantara Art Festival)</li>



<li>Festival 5 Danau</li>



<li>Basafa</li>



<li>Event Fun Bike Wisata Bareng Sakato Aie</li>



<li>Pasa Harau Art &amp; Culture Festival </li>



<li>Jambore Geopark Nasional</li>



<li>Mandeh Exotic Run </li>
</ul>



<p><strong>Agustus</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Festival Selaju Sampan</li>



<li>Gowes Siti Nurbaya</li>



<li>Festival Malin Kundang</li>



<li>Dharmasraya Batik Ligh Carnival</li>



<li>Rang Solok Baralek Gadang</li>



<li>Lomba Solo Song Lagu Minang</li>



<li>Festival Kebudayaan Matur</li>



<li>Festival Merah Putih</li>



<li>Pameran Regional Tema Manuskrip se-Sumatera</li>
</ul>



<p><strong>September</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Padang Super Jazz</li>



<li>Pacu Itiak</li>



<li>Perayaan Titik Kulminasi</li>



<li>Silek Pangian</li>



<li>Festival Seni Anak Nagari Tanjung Bonai Aur</li>



<li>Bakaua Adat Nagari Tanjung Gadang &#8220;Rang Tanjung Gadang Baralek Gadang&#8221;</li>



<li>Bakaua Adat, Festival Adat, Seni, Budaya dan Produk Unggulan Nagari</li>



<li>Bakaua Adat Nagari Muaro</li>



<li>Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCA)</li>



<li>Karambie Festival</li>



<li>World Islamic Entrepreneur Summit 2025</li>
</ul>



<p><strong>Oktober</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Minangkabau Travel Mart</li>



<li>Bakaua Adat Nagari Aie Angek</li>



<li>Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) 2025</li>



<li>Event Pacu Terbang Itik</li>



<li>Tungka Festival</li>



<li>Event Trabas Wisata</li>
</ul>



<p><strong>November</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pekan Ekonomi Kreatif Kota Padang</li>



<li>Fun Tubbing dan Fun Bike Taratak Baru</li>
</ul>



<p><strong>Desember</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Serak Gulo</li>



<li>Semarak Budaya Pauh &amp; Tradisi Khitan Massal</li>



<li>Buru Alek (PORBI)</li>



<li>Payakumbuh Barolek Godang (Bagodang)</li>



<li>GASS Chapter IV</li>



<li>Solok Festival Kreatif</li>



<li>Bakaua Adat Nagari Sijunjung</li>



<li>Colour Run Fest Season IV</li>



<li>Bakaua Adat Tutuik Bingkolang</li>



<li>Maarak 1.100 Bungkus Bongko</li>



<li>Event Kicau Burung</li>



<li> Papa Fest</li>



<li>Sawahlunto Derby 2025</li>



<li>Festival Legusa</li>



<li>Festival Pesona Minangkabau</li>
</ul>



<p>Demikian Kalender Event Pariwisata Sumatra Barat pada tahun 2025 yang diluncurkan oleh Pemprov Sumbar. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ada-97-event-pariwisata-sumbar-tahun-ini-berikut-daftarnya/">Ada 97 Event Pariwisata Sumbar Tahun Ini, Berikut Daftarnya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221328</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahun Ini, Pemko Padang Targetkan 5,7 Juta Kunjungan Wisatawan</title>
		<link>https://langgam.id/tahun-ini-pemko-padang-targetkan-57-juta-kunjungan-wisatawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 09:03:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=221248</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 5,7 juta pada 2025 ini. Target tersebut, lebih tinggi dibandingkan pada 2024 yang mencapai angka 5,6 juta wisatawan. Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, optimistis target tersebut dapat tercapai seiring dengan banyaknya event yang digelar sepanjang tahun. &#8220;Pada 2024, target awal kami hanya 3,6 juta wisatawan, tetapi realisasinya mencapai 5,6 juta orang. Dengan tren positif ini, kami yakin target 5,7 juta wisatawan pada 2025 bisa terlampaui,&#8221; ujar Yudi, dikutip dari Infopublik, Jumat (7/2/2025). Sebagai langkah awal menggapai target, Pemko Padang akan menggelar Festival Siti Nurbaya dan Cap Go</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tahun-ini-pemko-padang-targetkan-57-juta-kunjungan-wisatawan/">Tahun Ini, Pemko Padang Targetkan 5,7 Juta Kunjungan Wisatawan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 5,7 juta pada 2025 ini. Target tersebut, lebih tinggi dibandingkan pada 2024 yang mencapai angka 5,6 juta wisatawan.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, optimistis target tersebut dapat tercapai seiring dengan banyaknya event yang digelar sepanjang tahun.</p>



<p>&#8220;Pada 2024, target awal kami hanya 3,6 juta wisatawan, tetapi realisasinya mencapai 5,6 juta orang. Dengan tren positif ini, kami yakin target 5,7 juta wisatawan pada 2025 bisa terlampaui,&#8221; ujar Yudi, dikutip dari Infopublik, Jumat (7/2/2025).</p>



<p>Sebagai langkah awal menggapai target, Pemko Padang akan menggelar Festival Siti Nurbaya dan Cap Go Meh secara bersamaan pada 7-9 Februari 2025.</p>



<p>Kegiatan itu diprediksi akan menarik 25.000 &#8211; 30.000 wisatawan. Selain itu, sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan lain juga akan digelar untuk meningkatkan daya tarik wisata Kota Padang.</p>



<p>Berkaca dari 2024 lalu,&nbsp;&nbsp;Pantai Padang masih menjadi destinasi wisata paling ramai dikunjungi. Di posisi kedua, Pantai Air Manis tetap menjadi favorit wisatawan. Kemudian, destinasi baru seperti Goa Kelelawar mulai menunjukkan eksistensinya pada wisatawan yang datang ke Kota Padang.</p>



<p>Untuk memperkuat sektor pariwisata, Pemko Padang menghadirkan program unggulan &#8220;Jelajah Padang&#8221;, yang terdiri dari empat fokus utama, yaitu penataan objek wisata seperti Pantai Padang dan revitalisasi Kota Tua.</p>



<p>Kemudian, pengembangan ekonomi kreatif untuk mendukung industri pariwisata, wisata berbasis tematik untuk menarik minat wisatawan dengan konsep berbeda, dan program toilet bersih, guna meningkatkan kenyamanan wisatawan.</p>



<ol class="wp-block-list"></ol>



<p>Dalam rangka mendukung pariwisata Kota Padang, PT Pertamina juga akan memberikan bantuan CSR untuk pengembangan objek wisata di Lubuk Hitam.</p>



<p>Dengan berbagai program dan event yang telah dirancang, Pemkot Padang optimistis dapat mencapai dan bahkan melampaui target wisatawan pada 2025. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tahun-ini-pemko-padang-targetkan-57-juta-kunjungan-wisatawan/">Tahun Ini, Pemko Padang Targetkan 5,7 Juta Kunjungan Wisatawan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keindahan Alam, Budaya dan Tradisi jadi Jualan Wisata Nagari Sungai Batang</title>
		<link>https://langgam.id/keindahan-alam-budaya-dan-tradisi-jadi-jualan-wisata-nagari-sungai-batang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2025 08:44:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Agam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=220879</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nagari Sungai Batang resmi membuka kunjungan wisata ke Nagari Wisata Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya sebagai bagian dari upaya menjadikannya sebagai Nagari Wisata Unggulan di Kabupaten Agam. Langkah ini diawali dengan uji coba kunjungan wisatawan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Agam, Dedi Asmar, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan dukungannya. &#8220;Nagari Sungai Batang memiliki potensi wisata yang luar biasa, baik dari segi budaya maupun keindahan alamnya. Uji coba ini menjadi langkah awal dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang dapat meningkatkan ekonomi lokal,&#8221; ujarnya,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keindahan-alam-budaya-dan-tradisi-jadi-jualan-wisata-nagari-sungai-batang/">Keindahan Alam, Budaya dan Tradisi jadi Jualan Wisata Nagari Sungai Batang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nagari Sungai Batang resmi membuka kunjungan wisata ke Nagari Wisata Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya sebagai bagian dari upaya menjadikannya sebagai Nagari Wisata Unggulan di Kabupaten Agam.</p>



<p>Langkah ini diawali dengan uji coba kunjungan wisatawan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Agam, Dedi Asmar, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan dukungannya.</p>



<p>&#8220;Nagari Sungai Batang memiliki potensi wisata yang luar biasa, baik dari segi budaya maupun keindahan alamnya. Uji coba ini menjadi langkah awal dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang dapat meningkatkan ekonomi lokal,&#8221; ujarnya, dikutip Minggu (2/2/2025).</p>



<p>Dalam uji coba ini, wisatawan ditawarkan berbagai paket tour yang memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi Minangkabau.</p>



<p>Ketua Pokdarwis Nagari Sungai Batang, Heris, menjelaskan lebih lanjut mengenai pengalaman wisata yang disiapkan.</p>



<p>&#8220;Kami menghadirkan pertunjukan Tambua Tansa, Tarian Pasambahan, dan Silek sebagai pembuka kunjungan wisata. Setelah itu, wisatawan akan diajak ke Tapian Kualo untuk bermain air, menjala ikan, serta menikmati keindahan alam dengan bersepeda listrik di sekitar kawasan tersebut,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, wisatawan juga diajak mengunjungi Rumah Gadang Chaniago yang berusia lebih dari 150 tahun, Museum Kutub Khannah, dan Museum Kelahiran Buya Hamka, sebelum akhirnya menikmati makan bajamba bersama.</p>



<p>&#8220;Yang menarik dari makan bajamba di Sungai Batang adalah adanya pidato adat &#8216;petatah petitih&#8217; atau pasambahan, yang menjadi bagian dari upaya kami melestarikan adat istiadat Minangkabau,&#8221; tambah Heris.</p>



<p>Bagi wisatawan yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kunjungan wisata ke Nagari Sungai Batang, dapat mengunjungi akun Instagram @desawisatasungaibatang.</p>



<p>Dengan dibukanya akses wisata ke Nagari Sungai Batang, diharapkan kunjungan wisatawan terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian serta pelestarian budaya lokal. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keindahan-alam-budaya-dan-tradisi-jadi-jualan-wisata-nagari-sungai-batang/">Keindahan Alam, Budaya dan Tradisi jadi Jualan Wisata Nagari Sungai Batang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220879</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menghidupkan Kembali Kejayaan Permindo: Solusi untuk Kemacetan dan Destinasi Wisata Kuliner</title>
		<link>https://langgam.id/menghidupkan-kembali-kejayaan-permindo-solusi-untuk-kemacetan-dan-destinasi-wisata-kuliner/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2025 08:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[PKL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=220874</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Jalan Permindo, yang terletak di dekat Pasar Raya Padang, pernah menjadi primadona bagi warga sebagai pusat perbelanjaan dan kuliner. Kawasan ini bahkan sempat dijuluki sebagai &#8220;Malioboro&#8221;-nya Kota Padang. Pada masa kejayaannya, Permindo ramai dikunjungi setiap Sabtu malam melalui acara “Padang Night Market”, di mana warga menikmati kuliner khas sambil merasakan keramaian kota. Namun, pandemi COVID-19 menghentikan aktivitas tersebut. Kini, keramaian di Permindo bukan lagi berasal dari wisata kuliner, melainkan dari maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan di kawasan tersebut. Pada tahun 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 438, yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menghidupkan-kembali-kejayaan-permindo-solusi-untuk-kemacetan-dan-destinasi-wisata-kuliner/">Menghidupkan Kembali Kejayaan Permindo: Solusi untuk Kemacetan dan Destinasi Wisata Kuliner</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Jalan Permindo, yang terletak di dekat Pasar Raya Padang, pernah menjadi primadona bagi warga sebagai pusat perbelanjaan dan kuliner. Kawasan ini bahkan sempat dijuluki sebagai &#8220;Malioboro&#8221;-nya Kota Padang. Pada masa kejayaannya, Permindo ramai dikunjungi setiap Sabtu malam melalui acara “Padang Night Market”, di mana warga menikmati kuliner khas sambil merasakan keramaian kota.</p>



<p>Namun, pandemi COVID-19 menghentikan aktivitas tersebut. Kini, keramaian di Permindo bukan lagi berasal dari wisata kuliner, melainkan dari maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan di kawasan tersebut.</p>



<p>Pada tahun 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 438, yang mengatur aktivitas PKL. </p>



<p>Dalam aturan tersebut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>PKL di Jalan Pasar Raya boleh berjualan mulai pukul 15.00 WIB.</li>



<li>PKL di Jalan Permindo boleh berjualan mulai pukul 17.00 WIB.</li>
</ul>



<p>Namun, setelah selesainya pembangunan Fase VII Pasar Raya, seluruh pedagang di Jalan Pasar Raya dipindahkan ke dalam bangunan baru, membuat jalan kembali lapang dan bebas macet.</p>



<p>Sebagai langkah lebih lanjut, Pemkot Padang mencabut Perwako 438 dan menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum, yang melarang PKL berjualan di badan jalan.</p>



<p>Sayangnya, kondisi berbeda terjadi di Jalan Permindo, di mana PKL masih memenuhi badan jalan hingga menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan.</p>



<p>Sosiolog Universitas Andalas (Unand), Indraddin, menegaskan bahwa Perda tentang Ketertiban Umum harus dipatuhi oleh seluruh PKL.</p>



<p>&#8220;Trotoar dan badan jalan adalah otoritas pemerintah, jadi tidak ada alasan bagi pedagang untuk tidak bisa ditertibkan,&#8221; kata Indraddin melalui keterangan yang diterima pada Sabtu (1/2/2025).</p>



<p>Menurutnya, keberadaan PKL di badan jalan membuat pembeli enggan datang karena harus menghadapi kemacetan dan kesemrawutan. Hal ini menyebabkan Permindo kehilangan daya tariknya sebagai kawasan perbelanjaan utama.</p>



<p>Jika PKL ditata dan dipindahkan ke tempat yang lebih layak, Permindo bisa kembali menjadi pusat wisata belanja dan kuliner yang menarik.</p>



<p>Sementara itu, Pakar Pariwisata Indonesia, Sari Lenggogeni, menilai Permindo memiliki potensi besar sebagai pusat kuliner.</p>



<p>&#8220;Permindo dulu pernah booming sebagai Pasar Malam yang ramai dikunjungi wisatawan. Jika ditata dengan baik, kawasan ini bisa menjadi Food Street, di mana wisatawan menikmati kuliner khas Padang tanpa menyebabkan kemacetan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menurutnya, jika Permindo dijadikan zona bebas kendaraan (<em>Car Free Night)</em>&nbsp;pada malam hari, wisatawan akan lebih nyaman menikmati wisata kuliner lokal.</p>



<p>&#8220;Selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), konsep Food Street ini juga akan menumbuhkan UMKM lokal,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Agar Permindo kembali berjaya, perlu ada kesadaran dari semua pihak, baik dari pedagang, pemerintah, maupun masyarakat.</p>



<p>Jika PKL dipindahkan ke lokasi yang lebih tertata dan kawasan ini dikembangkan dengan baik, Permindo bisa kembali menjadi &#8220;Malioboro&#8221; Kota Padang, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.</p>



<p>Kini, semua bergantung pada upaya bersama untuk mengembalikan kejayaan Permindo sebagai pusat belanja dan wisata kuliner unggulan di Kota Padang. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menghidupkan-kembali-kejayaan-permindo-solusi-untuk-kemacetan-dan-destinasi-wisata-kuliner/">Menghidupkan Kembali Kejayaan Permindo: Solusi untuk Kemacetan dan Destinasi Wisata Kuliner</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220874</post-id>	</item>
		<item>
		<title>IMLF 2025 Digelar 8-12 Mei, Delegasi dari 20 Negara Bakal Datang ke Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/imlf-2025-digelar-8-12-mei-delegasi-dari-20-negara-bakal-datang-ke-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 06:43:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=220203</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ketiga akan dilaksanakan pada 8-12 Mei 2025 mendatang. Pemprov Sumbar menyambut baik dan siap mendukung kesuksesan kegiatan ini. Pj Sekdaprov Sumbar, Yozarwardi mengatakan bahwa IMLF mampu menjadi sarana yang berhasil mempromosikan pariwisata dan budaya Minangkabau melalui delegasi yang berasal dari berbagai negara. “Kami sangat mendukung kegiatan IMLF ketiga tahun 2025 ini. Apalagi IMLF sudah diselenggarakan dua kali berturut-turut oleh SatuPena Sumatera Barat, yakni tahun 2023 dan 2024 lalu, dan pemerintah provinsi selalu memberi dukungan,” ucap Yozarwardi saat bertemu dengan Pengurus DPD SatuPena Sumbar dan Panitia IMLF di Kantor Gubernur Sumbar. Yozarwardi menambahkan bahwa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/imlf-2025-digelar-8-12-mei-delegasi-dari-20-negara-bakal-datang-ke-sumbar/">IMLF 2025 Digelar 8-12 Mei, Delegasi dari 20 Negara Bakal Datang ke Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ketiga akan dilaksanakan pada 8-12 Mei 2025 mendatang. Pemprov Sumbar menyambut baik dan siap mendukung kesuksesan kegiatan ini.</p>



<p>Pj Sekdaprov Sumbar, Yozarwardi mengatakan bahwa IMLF mampu menjadi sarana yang berhasil mempromosikan pariwisata dan budaya Minangkabau melalui delegasi yang berasal dari berbagai negara. </p>



<p>“Kami sangat mendukung kegiatan IMLF ketiga tahun 2025 ini. Apalagi IMLF sudah diselenggarakan dua kali berturut-turut oleh SatuPena Sumatera Barat, yakni tahun 2023 dan 2024 lalu, dan pemerintah provinsi selalu memberi dukungan,” ucap Yozarwardi saat bertemu dengan Pengurus DPD SatuPena Sumbar dan Panitia IMLF di Kantor Gubernur Sumbar.</p>



<p>Yozarwardi menambahkan bahwa Pemprov Sumbar tetap memberikan dukungan seperti IMLF sebelumnya. Para delegasi yang datang menghadiri IMLF merupakan tamu-tamu Sumbar. </p>



<p>&#8220;Terjadinya peningkatan jumlah delegasi saat pelaksanaan IMLF kedua menandakan adanya rasa senang delegasi kepada Sumbar,&#8221; ujarnya dilansir dari sumbarprov.go.id, Selasa (21/1/2025)</p>



<p>Ketua DPD SatuPena Sumbar yang juga Ketua IMLF, Sastri Bakry mengatakan, IMLF pertama tahun 2023 dihadiri delegasi dari 12 negara. </p>



<p>Sedangkan pada IMLF kedua tahun 2024 dihadiri delegasi dari 17 negara. Oleh karena itu, pada IMLF ketiga tahun 2025 ini ditargetkan dihadiri delegasi dari 20 negara.</p>



<p>Sastri mengatakan, di antara kegiatan yang akan diselenggarakan pada IMLF ini, pertemuan penulis/sastrawan, pemikir, peneliti, seniman, aktivis dan mahasiswa dari belasan negara di dunia untuk tampil dan mendiskusikan tren dan perkembangan terkini. Menampilkan pidato utama, diskusi panel, dan peluang networking. </p>



<p>&#8220;Diharapkan lebih dari 200 peserta dari berbagai negara, menjadikan kesempatan bagus mempromosikan pariwisata sekaligus literasi Indonesia karena terhubung dengan negara lain di bidang literasi, sastra, bahasa dan budaya,” sebut Sastri.</p>



<p>Selain itu, terang Sastri, IMLF ketiga juga akan menampilkan 30 pembicara/narasumber yang akan menyampaikan pikiran-pikirannya, pertunjukkan seni, pembacaan puisi, pameran, dan peluncuran buku.</p>



<p>Sastri juga mengapresiasi kecintaan Yozarwardi terhadap dunia literasi melalui tiga buku yang telah diterbitkan di tengah rutinitas pekerjaannya.</p>



<p>“Melihat aktivitas menulisnya rasanya wajar Pak Sekda memberikan perhatian besar terhadap IMLF ini,” ungkap Sastri. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/imlf-2025-digelar-8-12-mei-delegasi-dari-20-negara-bakal-datang-ke-sumbar/">IMLF 2025 Digelar 8-12 Mei, Delegasi dari 20 Negara Bakal Datang ke Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220203</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tantangan Industri Pariwisata 2025: Kadin Sumbar Perkuat Sinergi dengan Asosiasi Pariwisata</title>
		<link>https://langgam.id/tantangan-industri-pariwisata-2025-kadin-sumbar-perkuat-sinergi-dengan-asosiasi-pariwisata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 21:56:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kadin Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=218904</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat menggelar rapat terbatas bersama sembilan asosiasi pariwisata untuk membahas strategi komprehensif pengembangan sektor pariwisata Sumatera Barat, Jumat (20/12/2024) lalu. Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat Kadin Sumbar ini menghadirkan seluruh komponen industri pariwisata termasuk ASITA (Association of The Indonesian Travel Agent), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), AELI (Asosiasi Experiental Learning Indonesia), PPHI (Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia), MASATA (Masyarakat Sadar Pariwisata), ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia), dan ASTINDO (Asosiasi Travel Agent Indonesia). Ketua Umum Kadin Sumbar, Buchari Bachter, menegaskan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan pariwisata dalam menghadapi tantangan industri pariwisata tahun 2025. “Kadin Sumbar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tantangan-industri-pariwisata-2025-kadin-sumbar-perkuat-sinergi-dengan-asosiasi-pariwisata/">Tantangan Industri Pariwisata 2025: Kadin Sumbar Perkuat Sinergi dengan Asosiasi Pariwisata</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat menggelar rapat terbatas bersama sembilan asosiasi pariwisata untuk membahas strategi komprehensif pengembangan sektor pariwisata Sumatera Barat, Jumat (20/12/2024) lalu.</p>



<p>Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat Kadin Sumbar ini menghadirkan seluruh komponen industri pariwisata termasuk ASITA (Association of The Indonesian Travel Agent), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), AELI (Asosiasi Experiental Learning Indonesia), PPHI (Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia), MASATA (Masyarakat Sadar Pariwisata), ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia), dan ASTINDO (Asosiasi Travel Agent Indonesia).</p>



<p>Ketua Umum Kadin Sumbar, Buchari Bachter, menegaskan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan pariwisata dalam menghadapi tantangan industri pariwisata tahun 2025. </p>



<p>“Kadin Sumbar berkomitmen menjadi fasilitator untuk memperkuat koordinasi seluruh pelaku industri pariwisata. Kami melihat potensi besar pariwisata Sumbar yang perlu dioptimalkan melalui penguatan data, peningkatan kualitas layanan, dan promosi terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/12/2024).</p>



<p>Ia menambahkan bahwa kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Sumbar yang baru mencapai 2 persen memiliki potensi untuk ditingkatkan secara signifikan melalui pengelolaan yang lebih terstruktur.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut terungkap beberapa tantangan strategis yang perlu segera diatasi, termasuk validasi data kunjungan wisatawan, perbaikan infrastruktur destinasi wisata, dan penertiban praktik usaha pariwisata ilegal.</p>



<p>“Kami akan membentuk Kelompok Kerja Pariwisata yang mulai beroperasi Januari 2025 untuk mengkoordinasikan solusi atas berbagai tantangan ini,” jelas Joni Mardianto yang akan memimpin Pokja tersebut.</p>



<p>Fokus utama Pokja Pariwisata adalah memperkuat sistem pendataan melalui reaktivasi Surat Keterangan Usaha (SKU) dan standardisasi metode pengumpulan data kunjungan wisatawan. Langkah ini akan memberikan landasan kuat bagi pengembangan kebijakan berbasis data.</p>



<p>Pokja juga akan menangani isu-isu krusial seperti penertiban agen dan pemandu wisata ilegal di bandara, serta praktik pungutan liar yang merugikan wisatawan.</p>



<p>Dari sisi pengembangan destinasi, Kadin Sumbar mendorong pengembangan desa wisata dan penguatan wisata berbasis budaya sebagai diferensiasi produk wisata Sumbar. Standardisasi layanan homestay dan akomodasi, termasuk sertifikasi halal, akan menjadi prioritas untuk meningkatkan daya saing destinasi. Pengembangan fasilitas MICE juga menjadi perhatian khusus mengingat belum tersedianya venue yang mampu menampung event berskala besar.</p>



<p>Peluang konektivitas baru melalui rute penerbangan Scott dari Singapura ke Padang membuka optimisme baru. “Kami akan memastikan rute internasional ini dapat berkelanjutan melalui promosi terintegrasi dan peningkatan kualitas layanan wisata,” ungkap Popi Mailani, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kadin Sumbar.</p>



<p>Pengembangan Minangkabau Travel Mart dan pembentukan hub promosi di kota-kota strategis akan memperkuat posisi Sumbar di pasar internasional.</p>



<p>Upaya peningkatan kualitas SDM pariwisata juga menjadi fokus melalui program pelatihan dan sertifikasi berjenjang untuk pemandu wisata dan pelaku usaha pariwisata.</p>



<p>Kadin Sumbar akan berkoordinasi dengan Polda Sumbar untuk mengaktifkan kembali unit polisi pariwisata guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan di destinasi wisata.</p>



<p>Kadin Sumbar mengajak seluruh anggota asosiasi pariwisata untuk mendaftarkan diri sebagai Anggota Luar Biasa Kadin guna memperkuat sinergi dan akses terhadap program-program pengembangan pariwisata yang akan dilaksanakan. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tantangan-industri-pariwisata-2025-kadin-sumbar-perkuat-sinergi-dengan-asosiasi-pariwisata/">Tantangan Industri Pariwisata 2025: Kadin Sumbar Perkuat Sinergi dengan Asosiasi Pariwisata</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218904</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/91 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-02 08:37:04 by W3 Total Cache
-->