<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Pandemi Corona Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/pandemi-corona/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/pandemi-corona/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Dec 2021 05:09:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Pandemi Corona Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/pandemi-corona/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Masih Pandemi, Masyarakat Padang Perlu Waspadai Kedatangan WNA</title>
		<link>https://langgam.id/masih-pandemi-masyarakat-padang-perlu-waspadai-kedatangan-wna/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2021 01:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[WNA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=140815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Asisten Administrasi Umum Setdako Padang Didi Aryadi mengingatkan agar masyarakat waspadai kedatangan turis atau warga negara asing (WNA). Hal ini dilakukan karena pandemi Covid-19 masih berlangsung di Indonesia. Didi menyampaikan itu saat mewakili Wali Kota Padang dalam Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kota Padang yang digagas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, di Hotel Pangeran Beach, Kamis (7/12/2021). &#8220;Saat pandemi ini, kita mesti mewaspadai masuknya virus Covid-19 yang dibawa oleh orang asing (turis),&#8221; ujarnya rilis Diskominfo Padang, Jumat (8/12/2021). Kedatangan orang asing ke Indonesia saat pandemi ini memang perlu menjadi perhatian banyak pihak. Tidak saja dapat membawa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masih-pandemi-masyarakat-padang-perlu-waspadai-kedatangan-wna/">Masih Pandemi, Masyarakat Padang Perlu Waspadai Kedatangan WNA</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong>-Asisten Administrasi Umum Setdako Padang Didi Aryadi mengingatkan agar masyarakat waspadai kedatangan turis atau warga negara asing (WNA). Hal ini dilakukan karena pandemi Covid-19 masih berlangsung di Indonesia.</p>
<p>Didi menyampaikan itu saat mewakili Wali Kota Padang dalam Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kota Padang yang digagas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, di Hotel Pangeran Beach, Kamis (7/12/2021).</p>
<p>&#8220;Saat pandemi ini, kita mesti mewaspadai masuknya virus Covid-19 yang dibawa oleh orang asing (turis),&#8221; ujarnya rilis Diskominfo Padang, Jumat (8/12/2021).</p>
<p>Kedatangan orang asing ke Indonesia saat pandemi ini memang perlu menjadi perhatian banyak pihak. Tidak saja dapat membawa virus, akan tetapi juga dapat membuat terjadinya pelanggaran izin masuk.</p>
<p>&#8220;Perlu pengawasan maupun tim pengawasan yang mumpuni untuk itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Didi menilai, Tim Pora merupakan tim yang tepat untuk mengawasi pergerakan orang asing di Kota Padang. Tim Pora yang terdiri dari unsur Forkopimda, OPD di Pemko Padang, serta lembaga vertikal, akan menjadi garda terdepan dalam pengawasan.</p>
<p>&#8220;Peranan Tim Pora ini penting, tidak saja melakukan pengawasan, akan tetapi kita harapkan mampu memberi pelayanan yang baik kepada orang asing serta memberi kenyamanan kepada masyarakat bagaimana supaya dapat hidup berdampingan dengan orang asing,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Barat R. Andika Dwi Prasetya menuturkan, pengawasan terhadap orang asing merupakan amanat dari Undang-undang Keimigrasian. Menurutnya, menjaga keberadaan orang asing merupakan upaya menjaga kedaulatan.</p>
<p>&#8220;Menjaga dan mengetahui keberadaan orang asing tidak membawa kemudaratan, tetapi justru untuk kebaikan kita semua,&#8221; katanya.</p>
<p>Sekarang ini, hanya warga negara tertentu saja yang dibolehkan memasuki Indonesia. Sedangkan warga negara yang berasal dari benua Afrika tidak dibolehkan memasuki Indonesia.</p>
<p>&#8220;Ini sesuai dengan pembatasan pada Surat Edaran protokol kesehatan,&#8221; ujarnya.</p>
<h2><strong>Aplikasi Pengawasan WNA</strong></h2>
<p>Selain itu, Kepala Imigrasi Kelas I TPI Padang Napis menjelaskan bahwa saat ini pihaknya memiliki aplikasi pelaporan keberadaan orang asing yaitu Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).</p>
<p>&#8220;Aplikasi ini masih berbasis android. Masyarakat dapat mengunduhnya melalui playstore, serta memanfaatkan aplikasi ini sebagai wadah pelaporan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menyebut, sesuai Permenkumham Nomor 34 Tahun 2021, pemberian visa dan izin tinggal dalam kondisi Adaptasi Kebiasaan Baru dapat diberikan kepada orang asing pemegang visa kunjungan dan visa tinggal terbatas yang terbit sejak 22 April 2021 hingga 18 Juli 2021.</p>
<p>Namun dengan syarat belum digunakan, baru dapat masuk ke wilayah Indonesia melalui tempat pemeriksaan Imigrasi tertentu sampai 15 Oktober 2021.</p>
<p>&#8220;Orang asing yang masuk ke Indonesia hanya melalui dua pintu, yakni di Kepulauan Riau untuk jalur laut, serta di Bali untuk jalur udara,&#8221; ujarnya. (*/Rhm)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masih-pandemi-masyarakat-padang-perlu-waspadai-kedatangan-wna/">Masih Pandemi, Masyarakat Padang Perlu Waspadai Kedatangan WNA</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Imbau Waspadai Ketidakpastian Global</title>
		<link>https://langgam.id/presiden-jokowi-imbau-waspadai-ketidakpastian-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2021 04:08:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=139522</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Presiden Joko Widodo mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap ketidakpastian global yang tengah terjadi, meski satu sisi aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia sudah kembali pada posisi normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. “Kalau kita lihat di urusan konsumsi, indeks keyakinan konsumen sudah kembali pada posisi normal kembali seperti sebelum pandemi. Kemudian juga ritel and sales index juga sudah mulai merangkak naik menguat seiring dengan pelonggaran mobilitas,” ucap Presiden saat memberikan arahan pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2021 di Grand Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021). Kepala Negara menuturkan bahwa berdasarkan laporan Kementerian Keuangan, capaian pajak,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/presiden-jokowi-imbau-waspadai-ketidakpastian-global/">Presiden Jokowi Imbau Waspadai Ketidakpastian Global</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Presiden Joko Widodo mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap ketidakpastian global yang tengah terjadi, meski satu sisi aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia sudah kembali pada posisi normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.</p>
<p>“Kalau kita lihat di urusan konsumsi, indeks keyakinan konsumen sudah kembali pada posisi normal kembali seperti sebelum pandemi. Kemudian juga <em>ritel and sales index</em> juga sudah mulai merangkak naik menguat seiring dengan pelonggaran mobilitas,” ucap Presiden saat memberikan arahan pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2021 di Grand Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Rabu (24/11/2021).</p>
<p>Kepala Negara menuturkan bahwa berdasarkan laporan Kementerian Keuangan, capaian pajak, bea dan cukai terpantau berjalan dengan baik. Namun, Presiden mengingatkan untuk tetap memperhatikan ketidakpastian global.</p>
<p>“Pajak sangat baik, bea dan cukai juga sangat baik, PNPB juga sudah lebih dari 100 persen, ini baik semuanya. Tumbuh 18,2 (persen) YoY, angka yang sangat besar sekali. Tapi sekali lagi, ketidakpastian itu selalu mengintip, hati-hati. Kita tetap optimistis tapi tetap harus hati-hati,” tuturnya.</p>
<p>Selanjutnya, Presiden mengatakan bahwa <em>purchasing manager index</em> (PMI) juga sudah menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi.</p>
<p>“Manufaktur, pabrik, industri pasti akan berproduksi karena dilihat ada <em>demand</em>. Inilah angka yang sangat tinggi sekali 57,2 persen. Pabrik, industri, perusahaan melihat bahwa ada sebuah prospek permintaan,” lanjut Presiden, sebagaimana dicuplik dari siaran pers <em>presidenri.go.id</em>.</p>
<p>Di samping itu, Presiden Jokowi mengapresiasi jajaran pemerintah dalam ranah keuangan atas kerja samanya dalam menghadapi permasalahan selama masa pandemi. Menurutnya, permasalahan tersebut membutuhkan kehati-hatian karena sulit untuk dikalkulasi.</p>
<p>“Kita patut berterima kasih jajaran Bank Indonesia, jajaran pemerintah utamanya di Kementerian Keuangan dengan OJK, LPS komunikasinya sangat baik, sangat baik. Bisa saling mengisi pada masalah kecil saja langsung ketemu,” ucap Kepala Negara.</p>
<p>Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Koodinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Ketua OJK Wimboh Santoso, dan Panglima TNI Andika Perkasa.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/presiden-jokowi-imbau-waspadai-ketidakpastian-global/">Presiden Jokowi Imbau Waspadai Ketidakpastian Global</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Optimistis Industri Tumbuh 5,5 Persen Tahun Depan</title>
		<link>https://langgam.id/pemerintah-optimistis-industri-tumbuh-55-persen-tahun-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2021 23:35:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=130665</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pertumbuhan industri tanah air pada tahun 2022 diyakini mampu menyentuh angka 5-5,5 persen apabila tidak terjadi gelombang besar kasus Covid-19 di tanah air. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, berbagai program dan kebijakan strategis yang mendukung laju kinerja sektor industri terus digulirkan guna menciptakan iklim usaha yang kondusif. “Untuk tahun ini targetnya (pertumbuhan industri) sebesar 4,5-5 persen, sedangkan tahun depan 5-5,5 persen,” kata Agus di Jakarta, Kamis (7/10). Pada triwulan II tahun 2021, sektor industri manufaktur berhasil mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 6,91%, meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. “Tentunya kita berharap laporan triwulan III Tahun 2021 yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemerintah-optimistis-industri-tumbuh-55-persen-tahun-depan/">Pemerintah Optimistis Industri Tumbuh 5,5 Persen Tahun Depan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pertumbuhan industri tanah air pada tahun 2022 diyakini mampu menyentuh angka 5-5,5 persen apabila tidak terjadi gelombang besar kasus Covid-19 di tanah air.</p>
<p>Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, berbagai program dan kebijakan strategis yang mendukung laju kinerja sektor industri terus digulirkan guna menciptakan iklim usaha yang kondusif.</p>
<p>“Untuk tahun ini targetnya (pertumbuhan industri) sebesar 4,5-5 persen, sedangkan tahun depan 5-5,5 persen,” kata Agus di Jakarta, Kamis (7/10).</p>
<p>Pada triwulan II tahun 2021, sektor industri manufaktur berhasil mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 6,91%, meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.</p>
<p>“Tentunya kita berharap laporan triwulan III Tahun 2021 yang akan dirilis awal bulan Oktober 2021 ini akan terus menumbuhkan optimisme bagi kita untuk menjalankan pembangunan di sektor industri manufaktur,” terangnya.</p>
<p>Menperin menegaskan, pihaknya tetap fokus menjalankan program dan kebijakan unggulan yang dapat menopang performa sektor industri. Misalnya, pelaksanaan program substitusi impor 35 persen pada tahun 2022. Upaya strategis ini untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk impor sekaligus mendorong penguatan struktur industri manufaktur di dalam negeri.</p>
<p>“Strategi ini ditempuh guna merangsang pertumbuhan investasi di sektor industri substitusi impor dan peningkatan utilitas industri domestik,” tutur Menperin. Kebijakan tersebut akan didukung dengan optimalisasi program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).</p>
<p>Agus menyampaikan, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, awalnya terdapat lima sektor yang menjadi prioritas pengembangan dalam kesiapan memasuki era industri 4.0. Namun, di tengah pandemi Covid-19, Kemenperin menambahkan dua sektor lagi untuk menopang perekonomian nasional.</p>
<p>“Ketujuh sektor potensial itu adalah industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, kimia, alat kesehatan, serta farmasi,” sebutnya.</p>
<p>Aspirasi besarnya, dari kinerja tujuh sektor tersebut, Indonesia bisa menjadi bagian dari 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030.</p>
<p>“Target yang ditetapkan itu masih realistis untuk diwujudkan,” tegasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, capaian substitusi impor hingga saat ini pada sejumlah direktorat yang membawahi sektor-sektor prioritas tersebut masih berada pada jalur yang benar untuk mencapai target.</p>
<p>“Kami terus memantau dan mengevaluasi capaian substitusi impor ini, karena semua sektor sudah diberikan targetnya masing-masing. Kemudian, mencari solusi atas beberapa kendala yang dihadapi. Apabila, program ini bisa tercapai sesuai target secara kuantitatif, kami optimis target pertumbuhan industri sebesar 5-5,5 persen pada tahun depan bisa terwujud,” paparnya.</p>
<p>Agus mengemukakan, kontribusi sektor industri pengolahan nonmigas terhadap PDB nasional pada triwulan II tahun 2021 sebesar 17,34%. Adapun lima kontributor terbesar sektor industri terhadap PDB nasional adalah industri makanan dan minuman, industri kimia, farmasi dan obat, industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik, industri alat angkut, serta industri tekstil dan pakaian jadi.</p>
<div class="ff-opensans">
<p>Sementara itu, data Bank Dunia menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2020 saat pandemi Covid-19 menjangkit di seluruh negara dunia, Indonesia masih mampu mempertahankan status sebagai negara industri atau manufactured based dengan kontribusi sektor (migas dan nonmigas) terhadap PDB nasional melampaui 18%.</p>
<p>“Berbagai langkah dilakukan Kemenperin untuk meningkatkan nilai tambah di sektor industri, antara lain adalah mendorong hilirisasi, substitusi impor, dan mendorong industri dalam negeri sebagai bagian rantai pasok global,” ungkap Agus.</p>
<p>Hasilnya tercermin dari data nilai tambah manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia yang mencapai USD281 miliar atau tertinggi dibanding negara-negara ASEAN lainnya.</p>
</div>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemerintah-optimistis-industri-tumbuh-55-persen-tahun-depan/">Pemerintah Optimistis Industri Tumbuh 5,5 Persen Tahun Depan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130665</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Covid-19 di Agam Tersisa 35 Kasus</title>
		<link>https://langgam.id/covid-19-di-agam-tersisa-35-kasus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Oct 2021 05:07:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=129931</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kasus covid-19 di Agam semakin menurun. Minggu (3/10/2021), secara kumulatif, kasus aktif hanya tersisa sebanyak 35 kasus lagi, setelah 8 pasien dinyatakan negatif. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Hendri Rusdian mengatakan, 8 pasien sembuh berasal dari 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjung Raya 3 orang, Kecamatan Sungai Pua 2 orang, dan Kecamatan Tilatang Kamang 3 orang. Dengan penambahan itu menjadikan total kesembuhan Covid-19 di Agam menjadi 7.536 orang (96,86%). “Dengan terus bertambahnya pasien sembuh menandai tren penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Agam terus berlanjut,” katanya, sebagaimana dicuplik dari AMCNews. Meski begitu lanjutnya, juga terdapat kasus positif Covid-19 baru di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/covid-19-di-agam-tersisa-35-kasus/">Covid-19 di Agam Tersisa 35 Kasus</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kasus covid-19 di Agam semakin menurun. Minggu (3/10/2021), secara kumulatif, kasus aktif hanya tersisa sebanyak 35 kasus lagi, setelah 8 pasien dinyatakan negatif.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Hendri Rusdian mengatakan, 8 pasien sembuh berasal dari 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjung Raya 3 orang, Kecamatan Sungai Pua 2 orang, dan Kecamatan Tilatang Kamang 3 orang. Dengan penambahan itu menjadikan total kesembuhan Covid-19 di Agam menjadi 7.536 orang (96,86%).</p>
<figure class="wp-block-image size-full"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-33556" src="https://i0.wp.com/amcnews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Infografis-Covid-0310-2.jpeg?resize=564%2C684&#038;ssl=1" sizes="(max-width: 564px) 100vw, 564px" srcset="https://amcnews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Infografis-Covid-0310-2.jpeg 564w, https://amcnews.co.id/wp-content/uploads/2021/10/Infografis-Covid-0310-2-62x75.jpeg 62w" alt="Lampiran Gambar" width="564" height="684" /></figure>
<p>“Dengan terus bertambahnya pasien sembuh menandai tren penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Agam terus berlanjut,” katanya, sebagaimana dicuplik dari <em>AMCNews.</em></p>
<p>Meski begitu lanjutnya, juga terdapat kasus positif Covid-19 baru di hari yang sama. Yakni, 1 kasus dari Kecamatan Baso.</p>
<p>Ditambahkan, meski tren positivity rate Covid-19 di Agam mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, pihaknya meminta agar masyarakat agar tetap berhati-hati dalam menyikapi perbaikan pengendalian wabah tersebut. Jangan sampai lengah dan memicu kembali kenaikan kasus.</p>
<p>“Walaupun penambahan kasus Covid-19 menunjukkan sebuah tren penurunan, masyarakat tetap diminta untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan segera lakukan vaksinasi bagi yang belum,” ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/covid-19-di-agam-tersisa-35-kasus/">Covid-19 di Agam Tersisa 35 Kasus</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129931</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Inovator Bisnis Terbaik di Econovation 2021, Gerak Kaum Muda Membangkitkan Ekonomi Bangsa</title>
		<link>https://langgam.id/tiga-inovator-bisnis-terbaik-di-econovation-2021-gerak-kaum-muda-membangkitkan-ekonomi-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2021 12:04:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=127406</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tiga inovator bisnis terbaik yang mendapatkan penghargaan dalam program Econovation 2021, Jumat (17/9/2021), merepresentasikan gerakan kaum muda dalam kebangkitan ekonomi bangsa di masa pandemi. Penghargaan yang diterima dalam bentuk dukungan usaha pengembangan bisnis tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan ekonomi nasional khususnya selama pandemi Covid-19 serta tetap menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan, khususnya di sektor ketahanan pangan, edukasi dan kesehatan berbasis masyarakat. Turut hadir secara online dalam acara penghargaan ini Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Bustar Maitar, CEO Yayasan EcoNusa, dan Riri</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tiga-inovator-bisnis-terbaik-di-econovation-2021-gerak-kaum-muda-membangkitkan-ekonomi-bangsa/">Tiga Inovator Bisnis Terbaik di Econovation 2021, Gerak Kaum Muda Membangkitkan Ekonomi Bangsa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Tiga inovator bisnis terbaik yang mendapatkan penghargaan dalam program Econovation 2021, Jumat (17/9/2021), merepresentasikan gerakan kaum muda dalam kebangkitan ekonomi bangsa di masa pandemi.</p>
<p>Penghargaan yang diterima dalam bentuk dukungan usaha pengembangan bisnis tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan ekonomi nasional khususnya selama pandemi Covid-19 serta tetap menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan, khususnya di sektor ketahanan pangan, edukasi dan kesehatan berbasis masyarakat.</p>
<p>Turut hadir secara online dalam acara penghargaan ini Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Bustar Maitar, CEO Yayasan EcoNusa, dan Riri Muktamar, Founder RM. Inkubasi.</p>
<p>Selain penghargaan, juga diadakan Diskusi Bersama dengan narasumber Tulus dan Farli Sukanto, Inisiator Bantu Guru Belajar Lagi.Econovation 2021 yang diinisiasi oleh Yayasan EcoNusa bermitra dengan RM Inkubasi sebagai pelaksana teknis merupakan kompetisi bisnis nasional yang pertama kali diadakan tahun ini.</p>
<p>Dan ketiga penerima penghargaan Econovation 2021 mewakili tiga tema utama Econovation 2021 yakni ketahanan pangan, kesehatan berbasis komunitas, dan solusi pendidikan.</p>
<p>Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia Teten Masduki, dalam sambutannya memberikan selamat kepada para finalis dengan pencapaian yang sangat baik.</p>
<p>Ia berharap agar kegiatan seperti kompetisi bisnis Econovation 2021 terus berlanjut, untuk melahirkan bisnis yang inovatif, dan melahirkan ide-ide yang bisa menjadi solusi untuk situasi saat ini dan juga pasca pandemik Covid-19.</p>
<p>Teten menutup dengan harapan agar kerjasama antar pihak terjalin lebih erat lagi untuk membangkitkan UMKM dan ekonomi Indonesia.</p>
<p>CEO Yayasan EcoNusa Bustar Maitar, menyatakan kebanggaannya karena kompetisi bisnis Econovation 2021 ini tidak hanya melahirkan banyak wirausaha muda yang kreatif dan inovatif, tapi para peserta juga tetap memikirkan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.</p>
<p>“Semua peserta dan finalis merupakan inovator hebat serta memiliki potensi yang luar biasa untuk kebangkitan ekonomi Indonesia. Dari kegiatan ini kita bisa belajar bahwa kaum muda jika diberikan kesempatan dan ruang, bisa memberikan dampak besar bagi negara ini,“ ujar Bustar.</p>
<p>Riri Muktamar, founderRM. Inkubasi &amp; RM. Synergy memberikan pesan kepada semua peserta yang telah mengikuti Econovation 2021, bahwa perjalanan wirausaha adalah perjalanan seumur hidup.</p>
<p>“Kepada seluruh peserta Econovation 2021, terlepas dari menang dan kalah dalam proses kompetisi ini, fokuslah pada hal-hal baik yang bisa teman-teman dapatkan dari kompetisi ini,” katanya.</p>
<p>Riri juga menambahkan bahwa pihaknya merasa senang dapat ikut ambil bagian dalam sebuah pengalaman berharga merencanakan dan menyelenggarakan Econovation 2021.</p>
<p>Tiga inovator terbaik yang berhasil mendapatkan penghargaan Econovation 2021 adalah Shaany Collagen Drink,Yant Sorghumdan Edubox. Shaany Collagen Drinkmerupakan inovator pada Kategori Ketahanan Pangan yang bergerak di bidang pengolahan limbah sisik ikan menjadi produk kolagen.</p>
<p>Saat ini Shaany sedang fokus mengembangkan minuman kolagen yang dipadukan dengan ekstrak buah. Dalam proses produksinya, Shaany memberdayakan petani lokal dan ibu rumah tangga yang berasal dari keluarga tidak mampu.</p>
<p>“Econovation ini atmosfernya bukan sekadar kompetisi, tapi lebih pada ajang kolaborasi, membangun networkingyg lebih luas, dan menjadi tempat inkubasi yang pas untuk bisnis.</p>
<p>“Saya berharap melalui Econovation 2021 ini, Shanny Collagen Drink makin dikenal masyarakat luas, dan bisnisnya bisa berkembang sehinggapara petani lokal dan ibu rumah tangga yang kami berdayakan juga bisa lebih sejahtera,” ujar Siti Nur Seha dari Shanny Collagen Drink.</p>
<p>Inovator terbaik lain dari Kategori Ketahanan Pangan adalah Yant Sorghum, yakni usaha pengembangan dan pengelolaan tanaman sorghum yang menggunakan konsep korporasi petani dimana model bisnis ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.</p>
<p>Yant Sorghum berharap dapat memberikan nilai tambah bagi produk pertanian, dan meningkatkan nilai tawar produk di pasar. Mereka membina dan bermitra dengan 200 petani sorghum dan menggarap 50 Ha lahan pertanian dan menghadirkan produk-produk nutrisi sehat untuk keluarga Indonesia.</p>
<p>“Melalui mentoring Econovation 2021 ini, kami dari Yant Sorghum bisa memperoleh kemampuan, pengembangan, belajar, bekerja sama, berkolaborasi bersama para mentor dan finalis lainnya. Menurut saya, mengikuti Econovation sangat bermanfaat untuk lebih melatih <em>soft skill</em> yang jarang diperoleh saat mentoring selama ini,” kata Nur Rahmi Yanti dari Yant Sorghum.</p>
<p>Edubox merupakan inovator pada Kategori Solusi Edukasi. Edubox mengembangkan solusi untuk sekolah yang berada di daerah minim internet.</p>
<p>Dengan Edubox, guru dan siswa bisa belajar tanpa internet. Guru bisa mengunggah materi belajar dan penilaian di Edubox dan siswa bisa mengaksesnya tanpa internet.</p>
<p>Hal ini sangat bermanfaat di masa pandemi ketika ada banyak siswa tidak bisa mendapatkan pembelajaran jarak jauh karena keterbatasan internet.</p>
<p>“Mengikuti Econovation tidak berasa seperti sebuah kompetisi. Disini saya bertemu keluarga baru. Keluarga yang saling mendukung, saling berbagi dan siap berkolaborasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik lagi. Terus terang tidak menyangka akan hasil ini, karena bisnis teman-teman peserta banyak yang lebih keren. Terimakasih atas kepercayaannya, ini adalah pelecut semangat bagi kami untuk bisa berbenah dan berusaha lebih baik lagi demi pendidikan Indonesia yang lebih baik,” tutup Danang Rahadi dari Edubox.</p>
<p>Dalam acara puncak Econovation 2021 tersebut juga diberikan penghargaan hiburan dengan 12 kategori, berdasarkan desain kemasan, keberlanjutan bisnis, perkembangan dan kemajuan bisnis, dampak bisnis bagi masyarakat, adaptasi teknologi dalam bisnis, riset dan pengembangan dalam bisnis, inovasi produk serta inklusivitas produk dan lini bisnis.</p>
<p>Sejak dibuka pendaftaran Econovation pada 16 April 2021, sebanyak 241 pendaftar antusias mengikuti kompetisi dan terpilih 15 finalis yang meliputi 8 finalis bidang ketahanan pangan, 5 finalis solusi pendidikan, dan 2 finalis kesehatan berbasis komunitas.</p>
<p>Kelima belas finalis tersebut berkesempatan mendapatkan mentoring dari para praktisi bisnis serta dipertemukan dengan investor potensial untuk pengembangan ide bisnis yang berlangsung secara daring pada 13-15 September 2021.</p>
<p>“Yayasan EcoNusa mengucapkan terima kasih kepada para sponsor, mitra pelaksana, mitra lokal, serta kepada seluruh peserta yang mendaftar pada Econovation 2021, atas dukungan, kerja sama baik, dan partisipasinya. Semoga kegiatan Econovation ini bisa berlanjut di masa depansehingga lebih banyak lagi innovator muda yang bisa bertemu, bertukar ide, menjadi ekosistem baru, dan saling membantu serta membangun kekuatan bersama untuk membangkitkan ekonomi Indonesia,” tandas Bustar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tiga-inovator-bisnis-terbaik-di-econovation-2021-gerak-kaum-muda-membangkitkan-ekonomi-bangsa/">Tiga Inovator Bisnis Terbaik di Econovation 2021, Gerak Kaum Muda Membangkitkan Ekonomi Bangsa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127406</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sebaran Covid-19 di Agam Mulai Melandai</title>
		<link>https://langgam.id/sebaran-covid-19-di-agam-mulai-melandai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2021 01:41:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=126970</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kabupaten Agam mengklaim penyebaran virus corona di Kabupaten Agam mulai melandai akhir-akhir ini. Jumlah kasus harian semakin berkurang, sementara angka kesembuhan terus menunjukkan tren perbaikan. Laporan data Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten itu, wabah Covid-19 sudah menginfeksi 7.717 warga Agam hingga Kamis (16/9). Tercatat 4 penambahan warga terkonfirmasi baru di hari tersebut. Sedangkan pasien sembuh bertambah 27 orang, sehingga total angka kesembuhan menjadi 7.342 kasus. Kondisi ini membuat kasus aktif menyusut jadi 169 kasus dan jumlah kematian akibat Covid-19 tetap di angka 206 kasus. “Kita sangat bersyukur, tidak ada penambahan pasien Covid-19 asal Agam meninggal dunia hari ini.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sebaran-covid-19-di-agam-mulai-melandai/">Sebaran Covid-19 di Agam Mulai Melandai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pemerintah Kabupaten Agam mengklaim penyebaran virus corona di Kabupaten Agam mulai melandai akhir-akhir ini. Jumlah kasus harian semakin berkurang, sementara angka kesembuhan terus menunjukkan tren perbaikan.</p>
<p>Laporan data Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten itu, wabah Covid-19 sudah menginfeksi 7.717 warga Agam hingga Kamis (16/9). Tercatat 4 penambahan warga terkonfirmasi baru di hari tersebut.</p>
<p>Sedangkan pasien sembuh bertambah 27 orang, sehingga total angka kesembuhan menjadi 7.342 kasus. Kondisi ini membuat kasus aktif menyusut jadi 169 kasus dan jumlah kematian akibat Covid-19 tetap di angka 206 kasus.</p>
<p>“Kita sangat bersyukur, tidak ada penambahan pasien Covid-19 asal Agam meninggal dunia hari ini. Untuk kasus aktif masih tersisa 2,18 persen lagi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Hendri Rusdian.</p>
<p>Kabar baik ini menurutnya, menunjukkan bahwa pandemi bisa ditangani, bahkan berakhir. Ia meyakini Kabupaten Agam akan bisa terbebas dari ancaman virus tersebut jika tetap di jalur penanganan seperti sekarang.</p>
<p>Kuncinya kata dr. Hendri, protokol kesehatan tidak boleh berhenti dilakukan sekalipun vaksinasi terus banyak diberikan ke masyarakat. Selain itu, tentu saja upaya vaksinasi yang merata di semua wilayah perlu dicapai sesegera mungkin.</p>
<p>“Jadi jangan lengah,tetap disiplin dalam hidup berdampingan dengan virus ini sampai herd immunity tercapai di tanah air, khususnya Kabupaten Agam,” katanya, sebagaimana dicuplik dari <em>AMCNews.</em></p>
<p>Ditambahkan, 4 kasus positif baru disumbang wilayah Kecamatan Tanjungraya, Banuhampu, Ampekangkek dan Baso masing-masing 1 kasus.</p>
<p>Sementara angka kesembuhan tersebar di enam kecamatan. Yakni, 11 warga dari IV Angkek, 4 warga di Lubukbasung, 5 warga Tilatangkamang, masing-masing 2 warga Banuhampu dan Ampeknagari serta 1 warga dari Canduang.</p>
<p>“Untuk 169 pasien yang masih menjalani isolasi, 14 orang dirawat di rumah sakit dan 155 orang karantina mandiri dengan pemantauan intens petugas kesehatan,” tandasnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sebaran-covid-19-di-agam-mulai-melandai/">Sebaran Covid-19 di Agam Mulai Melandai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ancaman Lost Generation Akibat Pandemi</title>
		<link>https://langgam.id/ancaman-lost-generation-akibat-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2021 15:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=125989</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah hampir dua tahun masyarakat dunia hidup berdampingan dengan pandemi. Banyak kebiasaan masyarakat yang mulai berubah dari yang dulu, sekarang mesti pakai masker, menjaga jarak dan tidak boleh berkerumun. Dalam banyaknya kasus kematian dua tahun terakhir, Pandemi juga menjadi salah satu cara untuk sang Khalik memanggil hamba-Nya. Sampai saat ini, pemerintah dan seluruh dunia terus mencari cara bagaimana mengembalikan keadaan seperti semula. Pandemi dikhawatirkan banyak pakar menyisakan ancaman serius yang mempengaruhi peradaban masa depan. Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K), mengatakan bahwa untuk saat ini para dokter anak di seluruh dunia sedang memikirkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ancaman-lost-generation-akibat-pandemi/">Ancaman Lost Generation Akibat Pandemi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span class="dropcap " style="background-color: #ffffff; color: #000000; border-color: #ffffff;">S</span>udah hampir dua tahun masyarakat dunia hidup berdampingan dengan pandemi. Banyak kebiasaan masyarakat yang mulai berubah dari yang dulu, sekarang mesti pakai masker, menjaga jarak dan tidak boleh berkerumun. Dalam banyaknya kasus kematian dua tahun terakhir, Pandemi juga menjadi salah satu cara untuk sang Khalik memanggil hamba-Nya. Sampai saat ini, pemerintah dan seluruh dunia terus mencari cara bagaimana mengembalikan keadaan seperti semula. Pandemi dikhawatirkan banyak pakar menyisakan ancaman serius yang mempengaruhi peradaban masa depan.</p>
<p>Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K), mengatakan bahwa untuk saat ini para dokter anak di seluruh dunia sedang memikirkan risiko buruk dari pandemi COVID-19, yakni lost generation.</p>
<p>Istilah lost generation sendiri pada awalnya digunakan untuk menyebut kelompok sosial yang mengalami kebingungan dan kehilangan arah pada periode awal pasca Perang Dunia I. Pada kasus kekinian, pandemi yang tidak kunjung usai membuat anak-anak berisiko mengalami beberapa masalah psikologi.</p>
<p>Anak-anak yang notabene memiliki masa depan yang panjang, dihadapkan pada kondisi anak-anak yang mesti diisolasi. Bahkan dibatasi aktivitasnya untuk bertemu langsung dengan teman-teman dan orang banyak. Kondisi anak yang kehilangan orang tua akibat pandemi dan anak yang ketika orang tuanya sakit dititipkan ke tetangga dalam waktu yang lama dan banyak contoh lainnya.</p>
<p>Beberapa pihak mengkhawatirkan terjadinya fenomena generasi yang hilang (lost generation) akibat berubah totalnya sistem pendidikan yang begitu cepat, dari kebiasaan tatap muka berubah ke metode daring. Bagi keluarga yang berpendidikan dan berkecukupan tentu dirasa tidak masalah. Bahkan pada masyarakat pinggiran dan serba kekurangan, pasti ada masalah untuk mengakses pendidikan yang layak. Hal ini berpotensi mengakibatkan terabaikannya pendidikan anak-anak selama era pandemi. Padahal, pemerintah sudah memproyeksikan program menyongsong generasi emas 2045.</p>
<p>Peta jalan menuju terwujudnya generasi emas tepat pada saat negeri ini merayakan hari ulang tahun kemerdekaan (HUT) ke-100 RI juga telah digebyarkan sejumlah pihak. Pada 2045 itulah negeri tercinta akan berulang tahun emas sambil menikmati mimpi indah bonus demografi. Mimpi indah ibu pertiwi pada generasi emas usia produktif yang berkarakter, berkompeten, dan berliterasi tinggi dan sejahtera.</p>
<p>Impian itu kini terancam gagal, seiring terjadinya pandemi covid-19, yang sudah berlangsung hampir dua tahun. Bahkan, program Kemendikbud untuk melaksanakan asesmen kompetensi minimum (AKM) dan survei karakter mulai 2021 tidak kunjung dilaksanakan.</p>
<p>Jika pandemi terus berlangsung, tidak tertutup kemungkinan pelaksanaan Asessment Nasional (AN) juga ditiadakan untuk tahun ini. Padahal, AN sejak awal dirancang untuk menggantikan ujian nasional (UN). Jika AN kembali gagal dilaksanakan pada 2021, berarti selama dua tahun tidak ada evaluasi terhadap capaian pendidikan nasional. Itu karena pada 2020, UN juga tidak dilaksanakan dengan alasan kondisi negeri sedang larut dalam pandemi. Padahal, evaluasi pendidikan selama musim pandemi sangat penting guna menganalisis efektivitas pembelajaran di tengah kondisi keterbatasan.</p>
<p>Dalam kondisi serba tidak menentu inilah semua elemen bangsa tidak boleh berpangku tangan, sambil bertindak seadanya terhadap dampak yang diakibatkan pandemi covid-19. Jika anak-anak yang sedang mengalami tumbuh kembang tidak terfasilitasi pendidikannya dengan baik, fenomena lost generation benar-benar akan terjadi menjadi kenyataan.</p>
<p>Harapannya, mulai dari pemerintah, swasta hingga masing-masing keluarga diharapkan kepeduliannya. Kepedulian untuk sama-sama memikirkan metode pendidikan yang sehat dan aman untuk generasi muda dalam mendapatkan pendidikan, agar terhindar dari lost generation. Lost generation sesungguhnya juga bisa dicegah pada kondisi keluarga yang kondusif, mulai dari orang tua dan anggota keluarga lainnya menjadi teman belajar yang ramah untuk anak. Ibu pertiwi saat ini tentu berharap, semoga semua pihak serius menjaga generasi muda agar terhindar dari lost generation. Agar Indonesia tetap optimis dengan cita-cita mulianya, menjadi negara maju pada ulang tahun emas bangsa 2045.</p>
<p><em>*Penulis adalah Analis Bina Ketahanan Remaja Perwakilan BKKBN Sumatera</em> Barat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ancaman-lost-generation-akibat-pandemi/">Ancaman Lost Generation Akibat Pandemi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125989</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Pandemi, Gubernur Mahyeldi Yakin Pariwisata Sumbar Kembali Menggeliat</title>
		<link>https://langgam.id/pasca-pandemi-gubernur-mahyeldi-yakin-pariwisata-sumbar-kembali-menggeliat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2021 03:02:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=125203</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi yakin sektor pariwisata akan kembali menggeliat setelah pandemi covid-19 berakhir. Untuk itu, ia meminta semua potensi wisata yang ada di nagari untuk lebih ditingkatkat agar membantu menopang perekonomian masyarakat. &#8220;Semua potensi yang ada di Nagari harus digali secara maksimal untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk potensi wisata,&#8221; kata Mahyeldi dalam keterangannya, dikutip Senin (6/9/2021). Dia memprediksi sektor pariwisata akan kembali menggeliat setelah pandemi covid-19 berakhir. &#8220;Nanti wisatanya akan mengarah pada wisata keluarga. Karena itu potensi wisata yang ada di daerah atau nagari harus mulai di benahi sejak sekarang,&#8221; ujarnya. Namun, ia mengingatkan pengelolaan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pasca-pandemi-gubernur-mahyeldi-yakin-pariwisata-sumbar-kembali-menggeliat/">Pasca Pandemi, Gubernur Mahyeldi Yakin Pariwisata Sumbar Kembali Menggeliat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi yakin sektor pariwisata akan kembali menggeliat setelah pandemi covid-19 berakhir.</p>
<p>Untuk itu, ia meminta semua potensi wisata yang ada di nagari untuk lebih ditingkatkat agar membantu menopang perekonomian masyarakat.</p>
<p>&#8220;Semua potensi yang ada di Nagari harus digali secara maksimal untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk potensi wisata,&#8221; kata Mahyeldi dalam keterangannya, dikutip Senin (6/9/2021).</p>
<p>Dia memprediksi sektor pariwisata akan kembali menggeliat setelah pandemi covid-19 berakhir.</p>
<p>&#8220;Nanti wisatanya akan mengarah pada wisata keluarga. Karena itu potensi wisata yang ada di daerah atau nagari harus mulai di benahi sejak sekarang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun, ia mengingatkan pengelolaan wisata di Nagari tidak hanya persoalan destinasi tetapi juga keramahan dan penerimaan masyarakat terhadap wisatawan.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/fraksi-pks-dprd-sumbar-tidak-akan-ikut-ajukan-hak-angket-ke-gubernur/">Fraksi PKS DPRD Sumbar Tidak Akan Ikut Ajukan Hak Angket ke Gubernur</a></strong></p>
<p>Masyarakat yang ramah dan memberikan pelayanan yang baik serta tidak ada pungli akan menjadi salah satu keunggulan yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan.</p>
<p>Dikatakannya, di nagari itu banyak rumah yang kosong tanpa penghuni karena ditinggal merantau pemiliknya. &#8220;Jika dikelola dengan baik, itu juga bisa menjadi keunggulan dengan menyediakan homestay,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Salah seorang Tim geopark Ranah Minang, Ambodal mengatakan topografi Sumbar yang berbukit-bukit dan berlembah serta banyak dialiri sungai sangat potensial untuk di manfaatkan sebagai wisata arung jeram seperti di Padang Tarok, Agam.</p>
<p>Ia berpesan agar masyarakat menjaga keaslian alam dalam pengelolaan wisata arung jeram tersebut sehingga memiliki daya tarik tersendiri.</p>
<p>Salah satu kendala dalam wisata sungai di Sumbar menurutnya adalah kebersihan karena banyak ditemui sampah plastik yang dihanyutkan aliran sungai.</p>
<p>&#8220;Ini harus benar-benar menjadi perhatian agar tidak mengganggu kenyamanan wisatawan saat berarung jeram,&#8221; katanya.</p>
<p>Wali Nagari Padang Tarok mengatakan pengelolaan wisata arung jeram di daerah itu dilakukan oleh Pokdarwis Salingka Alam. Meski baru bergerak namun dengan dukungan semua pihak dan konsep dari penasehat yang merupakan lulusan dari luar negeri diyakini wisata arum jeram itu akan semakin maju.</p>
<p>&#8220;Kami butuh dukungan terutama untuk sarana prasarana yang saat ini masih meminjam,&#8221; ujarnya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pasca-pandemi-gubernur-mahyeldi-yakin-pariwisata-sumbar-kembali-menggeliat/">Pasca Pandemi, Gubernur Mahyeldi Yakin Pariwisata Sumbar Kembali Menggeliat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125203</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Siapkan Langkah untuk Ubah Pandemi Covid-19 Jadi Endemi</title>
		<link>https://langgam.id/pemerintah-siapkan-langkah-untuk-ubah-pandemi-covid-19-jadi-endemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2021 02:21:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=124321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah akan menyiapkan langkah-langkah untuk mengubah status pandemi covid-19 menjadi endemi. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah akan menyiapkan langkah-langkah tersebut mengingat covid-19 diasumsikan tidak akan hilang dalam waktu cepat. &#8220;Artinya nanti akan menjadi wabah yang sifatnya sporadis di tempat-tempat tertentu seperti flu, demam berdarah, dan seterusnya,&#8221; ujar Muhadjir dalam keterangannya, Senin (30/8/2021). Muhadjir mengatakan, saat ini tidak ada pilihan lain selain disiplin menjalankan protokol kesehatan. Apalagi saat ini protokol kesehatan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama memakai masker, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan. &#8220;Kami juga terus melakukan pengawasan dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemerintah-siapkan-langkah-untuk-ubah-pandemi-covid-19-jadi-endemi/">Pemerintah Siapkan Langkah untuk Ubah Pandemi Covid-19 Jadi Endemi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah akan menyiapkan langkah-langkah untuk mengubah status pandemi covid-19 menjadi endemi.</p>
<p>Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah akan menyiapkan langkah-langkah tersebut mengingat covid-19 diasumsikan tidak akan hilang dalam waktu cepat.</p>
<p>&#8220;Artinya nanti akan menjadi wabah yang sifatnya sporadis di tempat-tempat tertentu seperti flu, demam berdarah, dan seterusnya,&#8221; ujar Muhadjir dalam keterangannya, Senin (30/8/2021).</p>
<p>Muhadjir mengatakan, saat ini tidak ada pilihan lain selain disiplin menjalankan protokol kesehatan.</p>
<p>Apalagi saat ini protokol kesehatan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama memakai masker, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan.</p>
<p>&#8220;Kami juga terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kondisi itu akan berlangsung sampai penanganan Covid-19 dianggap betul-betul terkendali,&#8221; kata Muhadjir.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemerintah-siapkan-langkah-untuk-ubah-pandemi-covid-19-jadi-endemi/">Pemerintah Siapkan Langkah untuk Ubah Pandemi Covid-19 Jadi Endemi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124321</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepi Penumpang, Bus AKAP Sumbar Terpaksa Berhenti Beroperasi</title>
		<link>https://langgam.id/sepi-penumpang-bus-akap-sumbar-terpaksa-berhenti-beroperasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2021 11:20:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[NPM]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=123928</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pandemi covid-19 selama hampir 1,5 tahun berdampak di semua sektor usaha, tak terkecuali transportasi. Banyak perusahaan transportasi yang terpaksa berhenti beroperasi sementara akibat sepinya penumpang. Seperti yang terjadi pada bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang ada di Sumatra Barat (Sumbar). Salah satu perusahaan otobus yang merasakan adalah yang dikelola PT Naiklah Perusahaan Minang (NPM). Bendahara PT NPM Group, Rusdi Warman mengatakan, operasional bus bahkan sempat berhenti sesaat akibat sepinya penumpang dan tidak berani ambil risiko terjaring petugas. “Sejak pandemi ini, jumlah penumpang bus menurun drastis. Bus yang bisa beroperasi sejak pandemi hanya kisaran 5-6 bus perhari. Beda</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sepi-penumpang-bus-akap-sumbar-terpaksa-berhenti-beroperasi/">Sepi Penumpang, Bus AKAP Sumbar Terpaksa Berhenti Beroperasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pandemi covid-19 selama hampir 1,5 tahun berdampak di semua sektor usaha, tak terkecuali transportasi. Banyak perusahaan transportasi yang terpaksa berhenti beroperasi sementara akibat sepinya penumpang.</p>
<p>Seperti yang terjadi pada bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang ada di Sumatra Barat (Sumbar). Salah satu perusahaan otobus yang merasakan adalah yang dikelola PT Naiklah Perusahaan Minang (NPM).</p>
<p>Bendahara PT NPM Group, Rusdi Warman mengatakan, operasional bus bahkan sempat berhenti sesaat akibat sepinya penumpang dan tidak berani ambil risiko terjaring petugas.</p>
<p>“Sejak pandemi ini, jumlah penumpang bus menurun drastis. Bus yang bisa beroperasi sejak pandemi hanya kisaran 5-6 bus perhari. Beda halnya dengan sebelum pandemi yang bisa mengoperasikan 7-8 bus, bahkan lebih,” terang Rusdi, Kamis (26/8/2021).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/penumpang-bus-akap-sumbar-menurun-drastis-gara-gara-larangan-mudik/">Penumpang Bus AKAP Sumbar Menurun Drastis Akibat Larangan Mudik</a></strong></p>
<p>Minimnya bus yang bisa beroperasi, katanya, berdampak turunnya omzet. Pendapatan bus seperti penyewaan bus pariwisata, saat lebaran, tahun baru maupun keberangkatan haji juga tidak ada. Para sopir pun terpaksa diistirahatkan dan harus menunggu cukup lama mendapat giliran membawa bus lagi.</p>
<p>Dikatakan Rusdi, pihaknya telah mengambil langkah antisipatif dan menerapkan kebijakan operasional.</p>
<p>&#8220;Tentu kami mendukung kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan menjalankan protokol kesehatan (prokes),&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, PT NPM Group terus meningkatkan pelayanan berbasis prokes kepada penumpang, mulai dari loket hingga berada di dalam bus.</p>
<p>“Tak hanya itu, kami juga meningkatkan kenyamanan penumpang dengan memaksimalkan fasilitas bus, agar penumpang merasa nyaman saat dalam perjalanan,” sebutnya.</p>
<p>Rusdi berharap pandemi ini cepat berlalu agar semua kegiatan menjadi normal dan kegiatan operasional transportasi kembali seperti semula.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sepi-penumpang-bus-akap-sumbar-terpaksa-berhenti-beroperasi/">Sepi Penumpang, Bus AKAP Sumbar Terpaksa Berhenti Beroperasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123928</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/86 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-22 07:55:16 by W3 Total Cache
-->