<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Orang Tenggelam Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/orang-tenggelam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/orang-tenggelam/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 03:01:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Orang Tenggelam Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/orang-tenggelam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Menyelam dan Tak Muncul Lagi, 2 Orang Meninggal di Kolam Getah Karet Pasaman</title>
		<link>https://langgam.id/menyelam-dan-tak-muncul-lagi-2-orang-meninggal-di-kolam-getah-karet-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 03:01:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=247883</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dua orang dinyatakan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di kolam ikan tempat penyimpanan getah karet di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (23/5/2026).  Kedua korban bernama Senpri (32) dan Tanjung (25), warga Jorong Benai, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman. Kapolsek Pasaman Barat, AKP Bermana Manda mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.25 WIB. Kolam penyimpanan getah karet tersebut diketahui milik seorang warga bernama A Syahmidi. &#8220;Korban datang ke rumah pemilik kolam untuk membeli getah karet yang disimpan di dalam kolam,&#8221; kata Bermana dalam keterangannya dikutip, Minggu (24/5/2026).&#160; Bermana menjelaskan,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menyelam-dan-tak-muncul-lagi-2-orang-meninggal-di-kolam-getah-karet-pasaman/">Menyelam dan Tak Muncul Lagi, 2 Orang Meninggal di Kolam Getah Karet Pasaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Dua orang dinyatakan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di kolam ikan tempat penyimpanan getah karet di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (23/5/2026). </p>



<p>Kedua korban bernama Senpri (32) dan Tanjung (25), warga Jorong Benai, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman.</p>



<p>Kapolsek Pasaman Barat, AKP Bermana Manda mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.25 WIB. Kolam penyimpanan getah karet tersebut diketahui milik seorang warga bernama A Syahmidi.</p>



<p>&#8220;Korban datang ke rumah pemilik kolam untuk membeli getah karet yang disimpan di dalam kolam,&#8221; kata Bermana dalam keterangannya dikutip, Minggu (24/5/2026).&nbsp;</p>



<p>Bermana menjelaskan, kolam berukuran sekitar 4 x 6 meter itu berada di dekat rumah pemilik dan bagian atasnya ditutupi lantai beton.</p>



<p>Menurutnya, awalnya korban Senpri masuk ke dalam kolam dengan cara menyelam untuk mengambil getah karet yang berada di dasar kolam.</p>



<p>&#8220;Sekitar 15 menit korban tidak keluar dari dalam kolam,&#8221; kata dia.</p>



<p>Melihat kondisi korban, Tanjung ikut masuk ke dalam kolam untuk memeriksa keadaan rekannya. Namun, setelah sekitar 10 menit, Tanjung juga tidak muncul ke permukaan.</p>



<p>Saksi bersama pemilik kolam kemudian berupaya melakukan pengecekan ke dalam kolam. Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bergerak di dasar kolam.</p>



<p>&#8220;Korban Tanjung ditemukan lebih dulu, sedangkan korban Senpri berada sekitar 1,5 meter dari posisi korban Tanjung,&#8221; jelasnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Kedua korban dievakuasi keluar dari kolam oleh warga dan saksi. Masyarakat yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Jambak, namun nyawa korban tidak tertolong.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kami yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan pendataan saksi dan membantu proses evakuasi korban,&#8221; ucapnya. <strong>(WAN) </strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menyelam-dan-tak-muncul-lagi-2-orang-meninggal-di-kolam-getah-karet-pasaman/">Menyelam dan Tak Muncul Lagi, 2 Orang Meninggal di Kolam Getah Karet Pasaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">247883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Remaja Terseret Ombak saat Mandi di Pantai Ujung Batu Padang Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://langgam.id/remaja-terseret-ombak-saat-mandi-di-pantai-ujung-batu-padang-ditemukan-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 06:53:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Terseret Ombak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225361</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang remaja yang terseret ombak di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada dua hari lalu bernama Ridho Ramadhan (15), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (22/4/2025). Sebelumnya korban yang merupakan anak Panti asuhan Al Hurul Ain Wisma Indah V Tabing ini dinyatakan hilang akibat terseret ombak di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Pasia Nan Tigo pada Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Pusdalops-PB BPBD BPBD Kota Padang dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa pada pukul 07.00 WIB hari ini (22/4/2025), tim SAR gabungan bersama masyarakat melanjutkan pencarian korban dengan melakukan penyisiran dengan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/remaja-terseret-ombak-saat-mandi-di-pantai-ujung-batu-padang-ditemukan-meninggal/">Remaja Terseret Ombak saat Mandi di Pantai Ujung Batu Padang Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Seorang remaja yang terseret ombak di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada dua hari lalu bernama Ridho Ramadhan (15), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (22/4/2025).</p>



<p>Sebelumnya korban yang merupakan anak Panti asuhan Al Hurul Ain Wisma Indah V Tabing ini dinyatakan hilang akibat terseret ombak di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Pasia Nan Tigo pada Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. </p>



<p>Pusdalops-PB BPBD BPBD Kota Padang dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa pada pukul 07.00 WIB hari ini (22/4/2025), tim SAR gabungan bersama masyarakat melanjutkan pencarian korban dengan melakukan penyisiran dengan mempergunakan perahu karet.</p>



<p>&#8220;Sekitar pukul 09.10 WIB, berdasarkan informasi bagan nelayan dengan lambung HNI menemukan korban di Pulau Bonta dan sebanyak 2 unit perahu karet tim SAR Gabungan menjemput korban. Pada pukul 10.11 WIB korban berhasil dibawa ke daratan dengan kondisi kode hitam,&#8221; Pusdalops-PB BPBD BPBD Kota Padang.</p>



<p>Dengan penemuan ini, maka untuk pencarian korban tengelam atas nama Ridho Ramadhan ditutup pada pukul 10.20 WIB.</p>



<p>Diketahui, kronologi peristiwa ini berawal dari adanya empat orang anak Panti Asuhan Al Hurul Ain Wisma Indah V Tabing sedang melaksanakan olahraga di seputaran pantai dan setelah itu istirahat.</p>



<p>Usai merasakan sudah fit, korban bersama rekannya mandi di pantai dengan posisi dua orang rekannya mandi di lokasi tidak jauh dari korban, dan korban bersama satu rekannya lain di posisi yang lain,.</p>



<p>Saat Korban bersama rekannya Ilham Sidiq sedang mandi, dikarenakan ombak yang tidak bersahabat korban bersama Ilham terseret ombak.</p>



<p>Rekan-rekan korban yang lain berusaha untuk menyelamatkan korban. Korban atas nama Ilham berhasil selamat, namun korban atas nama Ridho Ramadhan terseret ombak. <strong>(*/yki)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/remaja-terseret-ombak-saat-mandi-di-pantai-ujung-batu-padang-ditemukan-meninggal/">Remaja Terseret Ombak saat Mandi di Pantai Ujung Batu Padang Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225361</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Lubuk Buaya Akhirnya Ditemukan</title>
		<link>https://langgam.id/2-hari-pencarian-korban-tenggelam-di-lubuk-buaya-akhirnya-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 23:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225084</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Korban tenggelam di Sungai Simpang Kalumpang, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah bernama Erlangga (11), berhasil ditemukan Tim gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (16/4/2025) pukul 15.50 WIB. Setelah upaya pencarian intensif selama dua hari, remaja tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar dua ratus meter dari tempat korban dilaporkan hilang. Jasadnya pun langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang ikut terlibat dalam pencarian korban menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan Kantor SAR Kelas A Padang atas kerja kerasnya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-hari-pencarian-korban-tenggelam-di-lubuk-buaya-akhirnya-ditemukan/">2 Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Lubuk Buaya Akhirnya Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Korban tenggelam di Sungai Simpang Kalumpang, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah bernama Erlangga (11), berhasil ditemukan Tim gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (16/4/2025) pukul 15.50 WIB.</p>



<p>Setelah upaya pencarian intensif selama dua hari, remaja tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar dua ratus meter dari tempat korban dilaporkan hilang. Jasadnya pun langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut.</p>



<p>Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang ikut terlibat dalam pencarian korban menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan Kantor SAR Kelas A Padang atas kerja kerasnya dalam pencarian korban.</p>



<p>&#8220;Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain di sekitar perairan. Semoga musibah seperti ini bisa kita hindari,&#8221; ujarnya kepada wartawan di lokasi pencarian.</p>



<p>Maigus Nasir juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya di sekitar sungai, terutama saat musim hujan, ketika debit air sungai meningkat.</p>



<p>“Apalagi dalam beberapa hari ini tingkat intensitas hujan cukup tinggi di Kota Padang. Kita harus lebih berhati-hati,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wakil Wali Kota Padang ini juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengaduan darurat milik Pemerintah Kota Padang melalui kontak 112.</p>



<p>&#8220;Warga Kota Padang silakan melaporkan kejadian seperti pohon tumbang, banjir, longsor, dan bencana alam lainnya yang terjadi. Kita segera menindaklanjutinya,&#8221; tukasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik melaporkan bahwa informasi kejadian korban tenggelam tersebut pertama kali diterima pada Selasa (15/4/2025) pukul 16.45 WIB.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan kronologi yang kami terima, korban bermain bersama teman-temannya di pinggir sungai pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian terjatuh ke sungai dan hilang,&#8221; kata Abdul Malik. (*/fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-hari-pencarian-korban-tenggelam-di-lubuk-buaya-akhirnya-ditemukan/">2 Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Lubuk Buaya Akhirnya Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Remaja 16 Tahun Tenggelam di Pantai Pasir Jambak, Tim SAR Lakukan Pencarian</title>
		<link>https://langgam.id/remaja-16-tahun-tenggelam-di-pantai-pasir-jambak-tim-sar-lakukan-pencarian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2024 06:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Pasir Jambak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=216620</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Seorang remaja bernama Reyhan (16) dilaporkan tenggelam di Pantai Pasir Jambak, Kelurahan Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (24/11/2024) pukul 17.45 WIB. Menurut laporan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna, insiden ini terjadi saat Reyhan mandi bersama tiga temannya di pinggir pantai. &#8220;Korban terseret ombak. Rekan-rekannya berusaha menyelamatkan, tetapi korban langsung tenggelam,&#8221; kata Al Banna, Senin (25/11/2024). Reyhan merupakan pelajar asal Tanjung Aur, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Saksi-saksi di lokasi kejadian adalah M Rasyid (16) dan M Lutfi (15), keduanya pelajar, serta Robby (26),</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/remaja-16-tahun-tenggelam-di-pantai-pasir-jambak-tim-sar-lakukan-pencarian/">Remaja 16 Tahun Tenggelam di Pantai Pasir Jambak, Tim SAR Lakukan Pencarian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id —</strong> Seorang remaja bernama Reyhan (16) dilaporkan tenggelam di Pantai Pasir Jambak, Kelurahan Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (24/11/2024) pukul 17.45 WIB.</p>



<p>Menurut laporan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna, insiden ini terjadi saat Reyhan mandi bersama tiga temannya di pinggir pantai. </p>



<p>&#8220;Korban terseret ombak. Rekan-rekannya berusaha menyelamatkan, tetapi korban langsung tenggelam,&#8221; kata Al Banna, Senin (25/11/2024).</p>



<p>Reyhan merupakan pelajar asal Tanjung Aur, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Saksi-saksi di lokasi kejadian adalah M Rasyid (16) dan M Lutfi (15), keduanya pelajar, serta Robby (26), seorang wiraswasta. Mereka juga berdomisili di Tanjung Aur, Kelurahan Balai Gadang.</p>



<p>Setelah menerima laporan pada Minggu (24/11/2024) pukul 18.16 WIB, Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Padang bersama Tim SAR gabungan segera melakukan pencarian. </p>



<p>&#8220;Pencarian dilakukan dengan penyisiran pantai di sekitar lokasi kejadian,&#8221; ujar Al Banna.</p>



<p>Hingga Senin (25/11/2024), korban belum ditemukan. Upaya pencarian masih terus dilanjutkan oleh tim gabungan. Masyarakat di sekitar pantai diimbau untuk berhati-hati dan melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.</p>



<p>&#8220;Kami berharap korban segera ditemukan. Kami juga mengingatkan pengunjung pantai untuk selalu waspada terhadap kondisi ombak dan cuaca,&#8221; tambah Al Banna.</p>



<p>Pantai Pasir Jambak dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Padang. Namun, pengunjung diharapkan selalu mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di sekitar pantai. (*/yki)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/remaja-16-tahun-tenggelam-di-pantai-pasir-jambak-tim-sar-lakukan-pencarian/">Remaja 16 Tahun Tenggelam di Pantai Pasir Jambak, Tim SAR Lakukan Pencarian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216620</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Anak yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Air Manis Padang Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://langgam.id/seorang-anak-yang-hilang-terseret-ombak-di-pantai-air-manis-padang-ditemukan-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2024 09:17:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=202131</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang korban atas nama Alfa Zahfira (12), yang dilaporkan hilang terseret ombak di kawasan Pantai Air Manis, Kota Padang, akhirnya dapat ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (29/4/2024) sekitar pukul 00.10 Wib. Kalaksa BPBD Padang, Hendri Zulviton mengatakan, korban dapat ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi korban dinyatakan hilang. &#8220;Ya, korban akhirnya dapat ditemukan Tim SAR gabungan sekitar 200 meter dari lokasi pencarian awal atau di kawasan Pulau Pisang Kecil,&#8221; ungkapnya. &#8220;Setelah korban dievakuasi, langsung dibawa ke RS Reksodiwiryo Padang,&#8221; imbuhnya. Hendri Zulviton menambahkan, pencarian terhadap korban melibatkan Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seorang-anak-yang-hilang-terseret-ombak-di-pantai-air-manis-padang-ditemukan-meninggal/">Seorang Anak yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Air Manis Padang Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Seorang korban atas nama Alfa Zahfira (12), yang dilaporkan hilang terseret ombak di kawasan Pantai Air Manis, Kota Padang, akhirnya dapat ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (29/4/2024) sekitar pukul 00.10 Wib.</p>



<p>Kalaksa BPBD Padang, Hendri Zulviton mengatakan, korban dapat ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi korban dinyatakan hilang.</p>



<p>&#8220;Ya, korban akhirnya dapat ditemukan Tim SAR gabungan sekitar 200 meter dari lokasi pencarian awal atau di kawasan Pulau Pisang Kecil,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>&#8220;Setelah korban dievakuasi, langsung dibawa ke RS Reksodiwiryo Padang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Hendri Zulviton menambahkan, pencarian terhadap korban melibatkan Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Padang, Basarnas, Polri/TNI, PMI Kota Padang, serta unsur relawan lainnya dan masyarakat sekitar.</p>



<p>&#8220;Akibat dari peristiwa ini, 8 orang yang terseret ombak tersebut, 6 selamat dan 2 dinyatakan meninggal dunia,&#8221; pungkasnya.&nbsp;</p>



<p>Sebelumnya, tragedi menimpa delapan anak yang sedang mandi-mandi di kawasan Pantai Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, pada Minggu (28/4/2024) sore. Tujuh anak berhasil diselamatkan, namun satu orang meninggal dunia dan satu lainnya masih dalam pencarian.</p>



<p>Menurut Kapolsek Padang Selatan, Kompol Nanang Irawadi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Para korban yang semuanya berasal dari Panti Asuhan Asyiyah Muhammadiyah Balai Talang, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang sedang mandi-mandi di tepi laut.</p>



<p>&#8220;Tiba-tiba mereka terbawa arus laut yang kuat dan tenggelam,&#8221; jelas Kompol Nanang.</p>



<p>Diketahui mereka terbawa arus, lanjut Kompol Nanang, ada anak-anak yang sedang berselancar dan para nelayan di sekitar pantai kemudian membantu menyelamatkan para korban. Enam orang berhasil diselamatkan, namun dua orang lainnya ditemukan dalam kondisi kritis dan dilarikan ke rumah sakit.</p>



<p>&#8220;Satu orang atas nama Mikel Maulana (8 tahun) meninggal dunia di rumah sakit,&#8221; pungkasnya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seorang-anak-yang-hilang-terseret-ombak-di-pantai-air-manis-padang-ditemukan-meninggal/">Seorang Anak yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Air Manis Padang Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202131</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Remaja Tenggelam di Pessel: 1 Selamat, 3 Orang Meninggal Dunia</title>
		<link>https://langgam.id/4-remaja-tenggelam-di-pessel-1-selamat-3-orang-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jun 2023 11:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=182675</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Empat orang remaja yang sebelumnya dikabarkan tenggelam muara Pantai Sambungo, Nagari Sambungo, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), akhirnya dapat ditemukan. Tiga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan satu orang dapat diselamatkan. Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Gusrizal membenarkan penemuan tiga korban tersebut. Menurutnya saat ini pencarian sudah dihentikan. &#8220;Untuk korban semuanya sudah ditemukan, tiga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian terakhir tadi pukul 14.55 WIB, dengan menemukan Wanda Fernando,&#8221; ujarnya pada langgam.id, Sabtu (3/6/2023). Ia menambahkan, korban lain yang ditemukan meninggal dunia adalah Rafa Raihandani dan Ahma Dafris. Penemuan dua</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/4-remaja-tenggelam-di-pessel-1-selamat-3-orang-meninggal-dunia/">4 Remaja Tenggelam di Pessel: 1 Selamat, 3 Orang Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Empat orang remaja yang sebelumnya dikabarkan tenggelam muara Pantai Sambungo, Nagari Sambungo, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), akhirnya dapat ditemukan. Tiga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan satu orang dapat diselamatkan.</p>



<p>Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Gusrizal membenarkan penemuan tiga korban tersebut. Menurutnya saat ini pencarian sudah dihentikan.</p>



<p>&#8220;Untuk korban semuanya sudah ditemukan, tiga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian terakhir tadi pukul 14.55 WIB, dengan menemukan Wanda Fernando,&#8221; ujarnya pada langgam.id, Sabtu (3/6/2023).</p>



<p>Ia menambahkan, korban lain yang ditemukan meninggal dunia adalah Rafa Raihandani dan Ahma Dafris. Penemuan dua korban ini terangnya, di jam yang berbeda.</p>



<p>&#8220;Untuk Rafa Raihandani ditemukan tadi pagi pukul 06.30 WIB. Dan untuk Ahma Dafris ditemukan pukul14.30 WIB, sudah ini baru ditemukan korban terakhir,&#8221; beber Doni.</p>



<p>Doni mengungkapkan, satu orang berhasil selamat bernama Refan Dwi kurniawan (13). Menurutnya, Refan dapat diselamatkan oleh warga sekitar.</p>



<p>Sebelumya, insiden naas tersebut terjadi pada Jumat (2/6/2023) lalu. Laporan yang diterima langgam.id, sebelumnya empat orang dilaporkan tenggelam saat mandi-mandi di pantai itu. </p>



<p>Keempatnya terseret ombak, satu dapat diselamatkan dihari yang sama. Dan tiga lainnya tidak ditemukan.<br>Sehingga membuat BPBD dan pihak terkait melakukan pencarian untuk para korban. <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/4-remaja-tenggelam-di-pessel-1-selamat-3-orang-meninggal-dunia/">4 Remaja Tenggelam di Pessel: 1 Selamat, 3 Orang Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182675</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Petugas Balai Benih Ikan Meninggal Akibat Tenggelam di Pessel</title>
		<link>https://langgam.id/seorang-petugas-balai-benih-ikan-meninggal-akibat-tenggelam-di-pessel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 09:37:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang petugas Balai Benih Ikan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) wilayah Sungai Nipah meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Sungai Nipah, Kecamatan Pantai IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, pada Kamis (11/5/2023) pagi. Kejadian naas tersebut terjadi pada pukul 10.00 WIB. Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Gusrizal membenarkan insiden naas tersebut yang memakan korban. Menurutnya, kejadian itu murni kecelakaan. Doni mengungkapkan kejadian itu berawal dari dua petugas yang sedang bekerja memberikan makan ikan di keramba mengunakan perahu kecil yang berjarak sekitar 200 meter dari bibir pantai. Saat itu, katanya, kedua petugas sudah mengikat perahu yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seorang-petugas-balai-benih-ikan-meninggal-akibat-tenggelam-di-pessel/">Seorang Petugas Balai Benih Ikan Meninggal Akibat Tenggelam di Pessel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Seorang petugas Balai Benih Ikan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) wilayah Sungai Nipah meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Sungai Nipah, Kecamatan Pantai IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, pada Kamis (11/5/2023) pagi.</p>



<p>Kejadian naas tersebut terjadi pada pukul 10.00 WIB. Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Gusrizal membenarkan insiden naas tersebut yang memakan korban.</p>



<p>Menurutnya, kejadian itu murni kecelakaan. Doni mengungkapkan kejadian itu berawal dari dua petugas  yang sedang bekerja memberikan makan ikan di keramba mengunakan perahu kecil yang berjarak sekitar 200 meter dari bibir pantai.</p>



<p>Saat itu, katanya, kedua petugas sudah mengikat perahu yang ia pakai untuk ke lokasi keramba. Namun terangnya, ikatan di perahu itu lepas yang membuat dua petugas tersebut mengejar perahunya yang semakin menjauh pergi.</p>



<p>&#8220;Setelah perahu yang diikat dekat keramba lepas, kedua petugas mengejar perahunya dengan berenang. Tapi perahu semakin menjauh yang mengakibatkan satu orang meninggal dan satu lagi selamat berkat dibantu nelayan yang kebetulan lewat di sana,&#8221; katanya saat dihubungi langgam.id, Kamis, (11/5/2023).</p>



<p>Lebih lanjut, Doni menjelaskan, korban sendiri bernama Darma Putra Utama yang berasal dari Kasang Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. </p>



<p>Ia menambahkan, bahwa saat evakuasi korban, BPBD dibantu oleh tim gabungan yang berasal dari Polri, pihak Kenagarian Pessel dan masyarakat sekitar.</p>



<p>Ia menghimbau masyarakat untuk berhati-hati ke depan. Menurutnya cuaca di Sumbar sampai Juni masi ekstrem.</p>



<p>&#8220;Untuk masyarakat tentu kita harapkan lebih waspada lagi dan melihat situasi aman saat melaut. Karena diperkirakan kedepan cuaca masih agak ekstrem,&#8221; ujarnya. <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seorang-petugas-balai-benih-ikan-meninggal-akibat-tenggelam-di-pessel/">Seorang Petugas Balai Benih Ikan Meninggal Akibat Tenggelam di Pessel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181850</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Melompat ke Sungai Batanghari di Dharmasraya</title>
		<link>https://langgam.id/tim-sar-gabungan-cari-warga-yang-melompat-ke-sungai-batanghari-di-dharmasraya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 May 2023 01:36:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Dharmasraya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181762</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim Search And Rescue (SAR) gabungan bekerja sama mencari seorang warga yang melompat dari jembatan ke Sungai Batanghari di Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Senin (8/5/2023). Situs resmi Polda Sumbar pada Selasa (9/5/2023) merilis, Polres Dharmasraya menurunkan Tim SAR dari Satuan Samapta dan personil Polsek Koto Baru. Tim tersebut bergabung dengan tim dari BPBD, TNI dan Brimob Batalyon C Kabupaten Dharmasraya. Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah dalam keterangan tertulisnya bersama Kapolsek Koto Baru AKP Hendriza mengatakan, korban berinsial SA (43) yang merupakan warga Nagari Koto Beringin Kecamatan Tiumang, diduga bunuh diri. Saat ia melompat di Jembatan Batanghari,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tim-sar-gabungan-cari-warga-yang-melompat-ke-sungai-batanghari-di-dharmasraya/">Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Melompat ke Sungai Batanghari di Dharmasraya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Tim Search And Rescue (SAR) gabungan bekerja sama mencari seorang warga yang melompat dari jembatan ke Sungai Batanghari di Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Senin (8/5/2023).</p>



<p>Situs resmi Polda Sumbar pada Selasa (9/5/2023) merilis, Polres Dharmasraya menurunkan Tim SAR dari Satuan Samapta dan personil Polsek Koto Baru. Tim tersebut bergabung dengan tim dari BPBD, TNI dan Brimob Batalyon C Kabupaten Dharmasraya.</p>



<p>Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah dalam keterangan tertulisnya bersama Kapolsek Koto Baru AKP Hendriza mengatakan, korban berinsial SA (43) yang merupakan warga Nagari Koto Beringin Kecamatan Tiumang, diduga bunuh diri.</p>



<p>Saat ia melompat di Jembatan Batanghari, sempat dilihat oleh Amris, warga setempat. Saksi sempat melihatnya timbul tenggelam menggapai kayu yang ada di sungai, hingga pada akhirnya tak muncul lagi ke permukaan sungai.</p>



<p>Menurut kapolres, menindak lanjuti laporan warga masyarakat, Polres Dharmasraya melakukan pencarian dengan membentuk tim gabungan.</p>



<p>Kapolres juga menyampaikan bahwa tim SAR gabungan masih terus bekerja mencari obyek pencarian dengan kekuatan penuh.</p>



<p>“Kami semua tetap semangat, tetap solid, dan tetap sinergi untuk mencari dan menemukan korban. Untuk itu, kami meminta doa dari seluruh masyarakat, agar korban segera ditemukan,” katanya. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tim-sar-gabungan-cari-warga-yang-melompat-ke-sungai-batanghari-di-dharmasraya/">Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Melompat ke Sungai Batanghari di Dharmasraya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181762</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kronologi Mahasiswa Politeknik Meninggal Dunia Tenggelam di Air Terjun Ngungun Tarak Padang</title>
		<link>https://langgam.id/kronologi-mahasiswa-politeknik-meninggal-dunia-tenggelam-di-air-terjun-ngungun-tarak-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Mar 2022 04:45:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Negeri Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=150681</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Nasib naas dialami Farid (23 tahun), seorang mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP). Dia ditemukan meninggal dunia di kawasan pemandian Air Terjun Ngungun Tarak, Lubuk Minturun Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Kejadian berawal saat korban berenang bersama 3 orang temannya di kawasan pemandian Air Terjun Ngungun Tarak, Lubuk Minturun sekitar pukul 17.00 WIB Jumat (11/3/2022). &#8220;Mereka diperkirakan mandi sekitar setengah jam,&#8221; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Basril, Sabtu (12/3/2022). Saat berenang, tiba-tiba korban terbawa arus. Korban pun hilang tengelam. Teman-teman korban berusaha menolong, namun tidak berhasil. Mereka diduga karena tidak menguasai medan lokasi kejadian. Masyarakat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kronologi-mahasiswa-politeknik-meninggal-dunia-tenggelam-di-air-terjun-ngungun-tarak-padang/">Kronologi Mahasiswa Politeknik Meninggal Dunia Tenggelam di Air Terjun Ngungun Tarak Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Nasib naas dialami Farid (23 tahun), seorang mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP). Dia ditemukan meninggal dunia di kawasan pemandian Air Terjun Ngungun Tarak, Lubuk Minturun Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Padang.</p>
<p>Kejadian berawal saat korban berenang bersama 3 orang temannya di kawasan pemandian Air Terjun Ngungun Tarak, Lubuk Minturun sekitar pukul 17.00 WIB Jumat (11/3/2022).</p>
<p>&#8220;Mereka diperkirakan mandi sekitar setengah jam,&#8221; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Basril, Sabtu (12/3/2022).</p>
<p>Saat berenang, tiba-tiba korban terbawa arus. Korban pun hilang tengelam.</p>
<p>Teman-teman korban berusaha menolong, namun tidak berhasil. Mereka diduga karena tidak menguasai medan lokasi kejadian.</p>
<p>Masyarakat setempat sempat ikut melakukan pencarian. Namun juga tidak berhasil menemukan korban.</p>
<p>&#8220;Masyarakat menyampaikan informasi kepada BPBD Kota Padang, sekitar pukul 19.15 WIB. Kita langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Laporan ini menurutnya agak terlambat diterima BPBD Padang karena kesulitan jaringan telekomunikasi di lokasi kejadian. Selanjutnya, BPBD Padang menurunkan Regu TRC dan Pusdalops PB BPBD Kota Padang.</p>
<p>Petugas melakukan pencarian korban tengelam bersama Basarnas, Babinsa serta pihak Kelurahan. Pencarian membutuhkan waktu karena medan yang sulit.</p>
<p>&#8220;Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 21.45 WIB. Korban ditemukan terjepit di dasar sungai dengan kondisi meninggal dunia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kemudian baru diserahkan ke keluarga.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kronologi-mahasiswa-politeknik-meninggal-dunia-tenggelam-di-air-terjun-ngungun-tarak-padang/">Kronologi Mahasiswa Politeknik Meninggal Dunia Tenggelam di Air Terjun Ngungun Tarak Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150681</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Mahasiswa Politeknik Padang Ditemukan Meninggal Dunia di Pemandian Lubuk Minturun</title>
		<link>https://langgam.id/seorang-mahasiswa-politeknik-padang-ditemukan-meninggal-dunia-di-pemandian-lubuk-minturun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Mar 2022 01:36:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Negeri Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=150666</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) Farid (23 tahun), ditemukan meninggal dunia usai mandi bersama teman-temannya di kawasan pemandian Air Terjun Ngu ngun Tarak, Lubuk Minturun, Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (11/3/2022) malam. Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Basril mengatakan, korban bersama tiga temannya datang ke lokasi mandi-mandi sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka diperkirakan mandi sekitar setengah jam. &#8220;Empat orang mandi-mandi di lokasi kejadian dan salah satunya di duga hilang tengelam akibat mandi-mandi di lokasi Air terjun,&#8221; katanya, Sabtu (12/3/2022). Kata Basril, BPBD mendapatkan informasi dari masyarakat ekitar pukul 19.15 WIB.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seorang-mahasiswa-politeknik-padang-ditemukan-meninggal-dunia-di-pemandian-lubuk-minturun/">Seorang Mahasiswa Politeknik Padang Ditemukan Meninggal Dunia di Pemandian Lubuk Minturun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Seorang mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) Farid (23 tahun), ditemukan meninggal dunia usai mandi bersama teman-temannya di kawasan pemandian Air Terjun Ngu ngun Tarak, Lubuk Minturun, Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (11/3/2022) malam.</p>
<p dir="ltr">Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Basril mengatakan, korban bersama tiga temannya datang ke lokasi mandi-mandi sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka diperkirakan mandi sekitar setengah jam.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Empat orang mandi-mandi di lokasi kejadian dan salah satunya di duga hilang tengelam akibat mandi-mandi di lokasi Air terjun,&#8221; katanya, Sabtu (12/3/2022).</p>
<p dir="ltr">Kata Basril, BPBD mendapatkan informasi dari masyarakat ekitar pukul 19.15 WIB. Pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi.</p>
<p dir="ltr">Regu TRC dan Pusdalops PB BPBD Kota Padang melakukan pencarian korban tengelam bersama Basarnas, Babinsa serta pihak Kelurahan. Korban ditemukan sekitar pukul 21.45 WIB.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Korban ditemukan terjepit di dasar sungai dengan kondisi meninggal dunia,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Setelah ditemukan, kata dia, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kemudian diserahkan ke keluarga.</p>
<p dir="ltr">Basril mengimbau agar masyarakat terutama anak-anak tidak mandi di sungai terutama saat ini masih musim hujan. Hal ini untuk menghindari kejadian serupa.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seorang-mahasiswa-politeknik-padang-ditemukan-meninggal-dunia-di-pemandian-lubuk-minturun/">Seorang Mahasiswa Politeknik Padang Ditemukan Meninggal Dunia di Pemandian Lubuk Minturun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150666</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 27/100 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-05-25 10:43:13 by W3 Total Cache
-->