<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Orang Hanyut Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/orang-hanyut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/orang-hanyut/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jun 2026 03:25:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Orang Hanyut Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/orang-hanyut/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>4 Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://langgam.id/4-hari-pencarian-korban-hanyut-di-sungai-batanghari-ditemukan-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Buliza Rahmat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 03:25:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=248527</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Sutrisno (58), korban yang hanyut terseret arus Sungai Batanghari di Jorong Sinuek, Nagari Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) dini hari setelah empat hari pencarian dilakukan. Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan korban ditemukan pada pukul 04.00 WIB oleh Tim SAR Gabungan di aliran sungai dengan jarak sekitar 19 kilometer dari lokasi kejadian awal. &#8220;Korban berhasil ditemukan pada hari keempat operasi pencarian dalam keadaan meninggal dunia. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/4-hari-pencarian-korban-hanyut-di-sungai-batanghari-ditemukan-meninggal-dunia/">4 Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Sutrisno (58), korban yang hanyut terseret arus Sungai Batanghari di Jorong Sinuek, Nagari Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.</p>



<p>Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) dini hari setelah empat hari pencarian dilakukan.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan korban ditemukan pada pukul 04.00 WIB oleh Tim SAR Gabungan di aliran sungai dengan jarak sekitar 19 kilometer dari lokasi kejadian awal.</p>



<p>&#8220;Korban berhasil ditemukan pada hari keempat operasi pencarian dalam keadaan meninggal dunia. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,&#8221; ujarnya, Selasa (2/6/2026).</p>



<p>Peristiwa tersebut bermula pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 17.59 WIB. Saat itu, korban sedang memasang pukat di Sungai Batang Sangir. Namun, korban diduga kehilangan keseimbangan dan hanyut terbawa derasnya arus sungai.</p>



<p>Seorang rekan korban bernama Jon yang berada di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus sungai membuat korban tidak dapat diselamatkan dan akhirnya hanyut.</p>



<p>Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang pada Sabtu malam pukul 19.32 WIB. Setelah menerima informasi, Tim SAR bersama unsur terkait segera melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.</p>



<p>Selama operasi berlangsung, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Sangir menggunakan berbagai peralatan, termasuk Rescue Carrier, LCR beserta mesin tempel, perahu motor, perahu rafting, peralatan mountaineering, peralatan evakuasi, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya.</p>



<p>&#8220;Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel TNI, Polri, BPBD, Pemerintah Nagari, Brimob, aparat kecamatan, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Abdul Malik menjelaskan bahwa proses pencarian menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain kondisi arus sungai yang deras, tim juga mengalami kesulitan komunikasi akibat tidak tersedianya sinyal telekomunikasi di lokasi operasi.</p>



<p>Meski demikian, koordinasi yang baik antarlembaga dan dukungan masyarakat setempat memungkinkan proses pencarian berjalan secara optimal hingga korban berhasil ditemukan.</p>



<p>Setelah korban ditemukan, pada pukul 05.00 WIB dilakukan debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat. Seluruh personel kemudian kembali ke kesatuan masing-masing dan operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup. <strong>(HER)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/4-hari-pencarian-korban-hanyut-di-sungai-batanghari-ditemukan-meninggal-dunia/">4 Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Batanghari Ditemukan Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">248527</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Remaja yang Hanyut di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Meninggal </title>
		<link>https://langgam.id/remaja-yang-hanyut-di-pantai-sunua-padang-pariaman-ditemukan-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Buliza Rahmat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 03:22:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=248438</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim SAR gabungan menemukan seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Sunua, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/6/2026). Kondisi korban bernama M Sultan Khalis Gani (18), meninggal dunia.   Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB. Pencarian korban ini telah memasuki hari kedua.&#160;&#160; &#8220;Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 201 meter dari lokasi kejadian awal. Korban ditemukan melalui metode penyisiran menggunakan perahu karet cepat (LCR) oleh tim SAR gabungan,&#8221; kata Abdul dalam keterangan, Senin (1/6/2026).&#160; Korban diketahui terseret ombak pada Minggu (31/5/2026) sekitar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/remaja-yang-hanyut-di-pantai-sunua-padang-pariaman-ditemukan-meninggal/">Remaja yang Hanyut di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Meninggal </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tim SAR gabungan menemukan seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Sunua, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/6/2026). Kondisi korban bernama M Sultan Khalis Gani (18), meninggal dunia.  </p>



<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB. Pencarian korban ini telah memasuki hari kedua.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 201 meter dari lokasi kejadian awal. Korban ditemukan melalui metode penyisiran menggunakan perahu karet cepat (LCR) oleh tim SAR gabungan,&#8221; kata Abdul dalam keterangan, Senin (1/6/2026).&nbsp;</p>



<p>Korban diketahui terseret ombak pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu korban sedang mandi bersama sejumlah temannya.&nbsp;</p>



<p>Satu korban atas nama Rezki berhasil diselamatkan oleh warga yang berada di sekitar lokasi. Sementara Ghani, hilang terseret arus.&nbsp;</p>



<p>Laporan kejadian diterima petugas SAR pada Minggu malam pukul 19.16 WIB dari seorang warga</p>



<p>&nbsp;Setelah menerima informasi tersebut, tim SAR bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.</p>



<p>Pada hari kedua operasi, area pencarian dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menuju arah utara menggunakan LCR.&nbsp;</p>



<p>SRU kedua menyisir perairan sepanjang empat mil laut dari titik lokasi kejadian menggunakan LCR. Sementara SRU ketiga melakukan pemantauan dan pencarian di sepanjang garis pantai.</p>



<p>Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan segera mengevakuasi jenazah ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.</p>



<p>&#8220;Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, pada pukul 09.00 WIB dilakukan debriefing bersama seluruh unsur yang terlibat,&#8221; kata Abdul sembari menyebutkan dengan ditemukannya korban operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup. <strong>(WAN) </strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/remaja-yang-hanyut-di-pantai-sunua-padang-pariaman-ditemukan-meninggal/">Remaja yang Hanyut di Pantai Sunua Padang Pariaman Ditemukan Meninggal </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">248438</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Warga Dilaporkan Hanyut di Agam, Tim Gabungan Lakukan Pencarian</title>
		<link>https://langgam.id/seorang-warga-dilaporkan-hanyut-di-agam-tim-gabungan-lakukan-pencarian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 08:42:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=238849</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang warga dilaporkan hanyut di aliran sungai di Nagari Kampung Tangah, Kabupaten Agam, pada Rabu (26/11/2025). Warga tersebut diketahui bernama Joni Chandra (30) yang beralamat KTP Pekanbaru dan berdomisili di Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur mengatakan bahwa tim BPBD sudah berada di lokasi sejak laporan diterima. Ia menjelaskan bahwa kondisi arus sungai yang sangat deras membuat proses pencarian tidak dapat dilakukan menggunakan perahu karet Basarnas. &#8220;Setelah dilakukan pengecekan oleh Pak Atta dari Basarnas, perahu karet tidak memungkinkan diturunkan mengingat derasnya aliran air,&#8221; ujar Abdul dilansir dari rilis Diskominfo Agam. &#8220;Untuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seorang-warga-dilaporkan-hanyut-di-agam-tim-gabungan-lakukan-pencarian/">Seorang Warga Dilaporkan Hanyut di Agam, Tim Gabungan Lakukan Pencarian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Seorang warga dilaporkan hanyut di aliran sungai di Nagari Kampung Tangah, Kabupaten Agam, pada Rabu (26/11/2025).</p>



<p>Warga tersebut diketahui bernama Joni Chandra (30) yang beralamat KTP Pekanbaru dan berdomisili di Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah.</p>



<p>Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur mengatakan bahwa tim BPBD sudah berada di lokasi sejak laporan diterima.</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa kondisi arus sungai yang sangat deras membuat proses pencarian tidak dapat dilakukan menggunakan perahu karet Basarnas.</p>



<p>&#8220;Setelah dilakukan pengecekan oleh Pak Atta dari Basarnas, perahu karet tidak memungkinkan diturunkan mengingat derasnya aliran air,&#8221; ujar Abdul dilansir dari rilis Diskominfo Agam.</p>



<p>&#8220;Untuk itu diperlukan penggunaan rafting yang lebih stabil untuk melakukan penyisiran,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saat ini, BPBD bersama Basarnas, TNI-Polri dan unsur nagari sedang melakukan koordinasi lanjutan untuk menurunkan peralatan rafting serta memperluas area pencarian.</p>



<p>Tim gabungan mengimbau masyarakat sekitar untuk menjauhi bantaran sungai untuk menghindari risiko tambahan. <strong>(*/y)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seorang-warga-dilaporkan-hanyut-di-agam-tim-gabungan-lakukan-pencarian/">Seorang Warga Dilaporkan Hanyut di Agam, Tim Gabungan Lakukan Pencarian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">238849</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Hari Pencarian, 2 Korban Hanyut di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://langgam.id/4-hari-pencarian-2-korban-hanyut-di-pesisir-selatan-ditemukan-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 13:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hanyut di Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=219907</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dua korban hanyut di Batang Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari keempat, Rabu (15/1/2025). Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri mengatakan dua orang korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal yaitu Zainudin (70) ditemukan 25,5 Km dari TKP awal, sementara Mawi (40) dalam jarak 16 Km &#8220;Korban Zainudin (70) ditemukan tim di lapangan pukul 14.05 WIB dengan jarak 25,5 Km dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP),&#8221; ujar Hendri, Rabu (15/1/2025). &#8220;Korban atas nama Mawi (40) ditemukan pukul 16.50 WIB padak koordinat 1°39&#8217;45.51&#8243;S -100°45&#8217;15.42&#8243;T atau 16 Km dari LKP</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/4-hari-pencarian-2-korban-hanyut-di-pesisir-selatan-ditemukan-meninggal/">4 Hari Pencarian, 2 Korban Hanyut di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Dua korban hanyut di Batang Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari keempat, Rabu (15/1/2025).</p>



<p>Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri mengatakan dua orang korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal yaitu Zainudin (70) ditemukan 25,5 Km dari TKP awal, sementara Mawi (40) dalam jarak 16 Km</p>



<p>&#8220;Korban Zainudin (70) ditemukan tim di lapangan pukul 14.05 WIB dengan jarak 25,5 Km dari Lokasi Kejadian Perkara (LKP),&#8221; ujar Hendri, Rabu (15/1/2025).</p>



<p>&#8220;Korban atas nama Mawi (40) ditemukan pukul 16.50 WIB padak koordinat 1°39&#8217;45.51&#8243;S -100°45&#8217;15.42&#8243;T atau 16 Km dari LKP dan keduanya sudah dibawa ke rumah duka,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Hendri menambahkan bahwa setelah kedua korban ditemukan dan dikembalikan ke rumah duka, tim yang bertugas di lapangan kemudian dibubarkan.</p>



<p>&#8220;Pukul 17.30 WIB dilakukan debriefing, unsur-unsur yg terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih, diusulkan penutupan Ops SAR,&#8221; bebernya. <strong>(Iqbal/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/4-hari-pencarian-2-korban-hanyut-di-pesisir-selatan-ditemukan-meninggal/">4 Hari Pencarian, 2 Korban Hanyut di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219907</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Ketiga Pencarian, 2 Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pessel Belum Ditemukan</title>
		<link>https://langgam.id/hari-ketiga-pencarian-2-korban-hanyut-terbawa-arus-sungai-di-pessel-belum-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 11:14:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hanyut di Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=219826</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pencarian dua korban hanyut terbawa arus sungai di Kampung Pasir Lawas, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Minggu (12/1/2025), belum membuahkan hasil pada hari ketiga. Diketahui sebelumnya, dua orang korban bernama Zainudin (74) dan Ison (50), keduanya merupakan warga Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri mengatakan pencarian dua orang korban pada hari ketiga masih belum membuahkan hasil. &#8220;Pada hari ketiga pencarian, informasinya masih nihil,&#8221; ujar Hendri saat memberikan keterangan, Selasa (14/1/2025). Ia juga menyebut telah menerjunkan empat tim pada proses pencarian, tim 1 dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-ketiga-pencarian-2-korban-hanyut-terbawa-arus-sungai-di-pessel-belum-ditemukan/">Hari Ketiga Pencarian, 2 Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pessel Belum Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pencarian dua korban hanyut terbawa arus sungai di Kampung Pasir Lawas, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Minggu (12/1/2025), belum membuahkan hasil pada hari ketiga.</p>



<p>Diketahui sebelumnya, dua orang korban bernama Zainudin (74) dan Ison (50), keduanya merupakan warga Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan.</p>



<p>Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri mengatakan pencarian dua orang korban pada hari ketiga masih belum membuahkan hasil.</p>



<p>&#8220;Pada hari ketiga pencarian, informasinya masih nihil,&#8221; ujar Hendri saat memberikan keterangan, Selasa (14/1/2025).</p>



<p>Ia juga menyebut telah menerjunkan empat tim pada proses pencarian, tim 1 dan 2 berfokus pada pencarian dengan pola penyisiran melalui sisi kanan dan kiri sungai.</p>



<p>Kemudian, tim 3 melakukan pencarian menggunakan Liquid Controls Electronic Register (LCR). Sementara itu, tim 4 berfokus pada pencarian di udara.</p>



<p>&#8220;Tim 4 melaksanakan pencarian dengan menggunakan Drone Thermal yang dimulai dari LKP sesuai RenOps SAR,&#8221; bebernya.</p>



<p>Hendri menuturkan bahwa pada hari ketiga, tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian sejauh 5 Km dari TKP awal.</p>



<p>&#8220;Dimulai dari LKP awal pada koordinat 1°33&#8217;37.84&#8243;S hingga 100°46&#8217;49.49&#8243;E menuju arah hilir atau muara sungai Pada koordinat 1°35&#8217;57.77&#8243;S-100°46&#8217;21.14&#8243;E,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Hendri juga membeberkan bahwa total keseluruhan tim dalam melakukan pencarian sebanyak 43 orang yang terdiri dari beberapa unsur terkait.</p>



<p>&#8220;Sebanyak 43 tim melakukan pencarian, mulai dari tim SAR, BPBD, TNI, Polri, perangkat nagari, Tagana, hingga masyarakat setempat,&#8221; tuturnya.<strong> (Iqbal/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-ketiga-pencarian-2-korban-hanyut-terbawa-arus-sungai-di-pessel-belum-ditemukan/">Hari Ketiga Pencarian, 2 Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pessel Belum Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Berhasil Ditemukan</title>
		<link>https://langgam.id/satu-korban-hanyut-di-batang-lunang-pessel-berhasil-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 08:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=203464</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satu dari dua korban hanyut di sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, berhasil ditemukan pada Kamis (16/5/2024) pagi. Korban yang ditemukan tersebut yaitu atas nama Dani. Korban ditemukan masyarakat pada hari kedelapan pencarian pasca hanyutnya dua korban bernama Toni dan Dani, Kamis lalu (9/5/2024). &#8220;Benar, korban yang hanyut sudah ditemukan tadi pagi. Jam 9 sudah dinaikkan dari sungai atas nama Dani,&#8221; ujar Wali Nagari Lunang 3, M Sobirin. Sementara satu korban lainnya yaitu Toni, terang Sobirin, masih dilakukan pencarian dengan cara menyisiri aliran sungai. Sobirin mengungkapkan, bahwa korban Dani ditemukan tidak jauh dari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/satu-korban-hanyut-di-batang-lunang-pessel-berhasil-ditemukan/">Satu Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Berhasil Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Satu dari dua korban hanyut di sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, berhasil ditemukan pada Kamis (16/5/2024) pagi.</p>



<p>Korban yang ditemukan tersebut yaitu atas nama Dani. Korban ditemukan masyarakat pada hari kedelapan pencarian pasca hanyutnya dua korban bernama Toni dan Dani, Kamis lalu (9/5/2024).</p>



<p>&#8220;Benar, korban yang hanyut sudah ditemukan tadi pagi. Jam 9 sudah dinaikkan dari sungai atas nama Dani,&#8221; ujar Wali Nagari Lunang 3, M Sobirin.</p>



<p>Sementara satu korban lainnya yaitu Toni, terang Sobirin, masih dilakukan pencarian dengan cara menyisiri aliran sungai.</p>



<p>Sobirin mengungkapkan, bahwa korban Dani ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) dalam posisi mengapung di Batang Lunang.</p>



<p>&#8220;Kebetulan keluarga korban bikin pondok di sana, penjagaan dan pemantauan. Pagi tadi nampak korban mengapung, mereka tidak berani ambil dan menelpon operator perahu di sini pagi tadi,&#8221; ucap Sobirin.</p>



<p>Sebelumnya diketahui ada dua warga terseret arus sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Pessel, pada Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.</p>



<p>Kedua warga tersebut hanyut terbawa arus sungai saat melangsir (mengangkut) buah sawit dengan menggunakan sampan.</p>



<p>Saat kejadian itu, kebetulan arus sungai lagi deras. Akibatnya, sampan yang mereka tumpangi terbalik. Satu korban atas nama Dani tidak bisa berenang.</p>



<p>Sedangkan, korban lainnya yaitu Toni bisa berenang dan berusaha menolong korban Dani. Namun keduanya hanyut terbawa arus sungai. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/satu-korban-hanyut-di-batang-lunang-pessel-berhasil-ditemukan/">Satu Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Berhasil Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203464</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Kedua Pencarian, 2 Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Belum Ditemukan</title>
		<link>https://langgam.id/hari-kedua-pencarian-2-korban-hanyut-di-batang-lunang-pessel-belum-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 12:57:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=202862</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pencarian dua korban hanyut di sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, pada hari kedua, Jumat (10/5/2024) belum membuahkan hasil. Dalam pencarian di hari kedua ini, ada empat perahu yang menyisiri sungai untuk mencari kedua korban hanyut yaitu Toni dan Doni. &#8220;Pada hari kedua kedua pencarian korban, kita tadi mulai menyisir di titik nol hingga ke muara, tepi laut, korban belum juga ditemukan,&#8221; ujar Wali Nagari Lunang 3, M Sobirin. Ia menambahkan, bahwa penyisiran dilakukan pukul 06.30 hingga 17.00 WIB dengan menggunakan empat perahu. Dengan rincian, relawan dan masyarakat dua perahu, Basarnas satu perahu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-kedua-pencarian-2-korban-hanyut-di-batang-lunang-pessel-belum-ditemukan/">Hari Kedua Pencarian, 2 Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Belum Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pencarian dua korban hanyut di sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, pada hari kedua, Jumat (10/5/2024) belum membuahkan hasil.</p>



<p>Dalam pencarian di hari kedua ini, ada empat perahu yang menyisiri sungai untuk mencari kedua korban hanyut yaitu Toni dan Doni.</p>



<p>&#8220;Pada hari kedua kedua pencarian korban, kita tadi mulai menyisir di titik nol hingga ke muara, tepi laut, korban belum juga ditemukan,&#8221; ujar Wali Nagari Lunang 3, M Sobirin.</p>



<p>Ia menambahkan, bahwa penyisiran dilakukan pukul 06.30 hingga 17.00 WIB dengan menggunakan empat perahu. Dengan rincian, relawan dan masyarakat dua perahu, Basarnas satu perahu dan BPBD satu perahu.</p>



<p>Pada hari kedua ini terang Sobirin, pencarian korban juga dilakukan dengan penyelaman ke dalam sungai oleh Basarnas. Namun mengingat sungai tersebut dikenal dengan sarang buaya, maka pihak BPBD melakukan penghalauan terhadap hewan tersebut.</p>



<p>&#8220;Di situ sarang buaya, biar para relawan tidak takut masuk ke sungai, makanya kita minta bantuan ke BPBD untuk menghalau. Hal ini karena di titik itu diindikasikan korban ada di sana makanya dicoba diselam,&#8221; ungkap Sobirin.</p>



<p>Pencarian kedua korban ini terangnya, akan dilanjutkan besok. Sedangkan malam ini ada warga yang piket dan jaga di jembatan kuning dengan memasang lampu sorot ke sungai. </p>



<p>Sebelumnya diketahui ada dua warga terseret arus sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Pessel, pada Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.</p>



<p>Kedua warga tersebut hanyut terbawa arus sungai saat melangsir (mengangkut) buah sawit dengan menggunakan sampan.</p>



<p>Saat kejadian itu, kebetulan arus sungai lagi deras. Akibatnya, sampan yang mereka tumpangi terbalik. Satu korban atas nama Dani tidak bisa berenang. </p>



<p>Sedangkan, korban lainnya yaitu Toni bisa berenang dan berusaha menolong korban Dani. Namun keduanya hanyut terbawa arus sungai.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-kedua-pencarian-2-korban-hanyut-di-batang-lunang-pessel-belum-ditemukan/">Hari Kedua Pencarian, 2 Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Belum Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Warga Terseret Arus Sungai Batang Lunang Pessel saat Langsir Sawit</title>
		<link>https://langgam.id/2-warga-terseret-arus-batang-sungai-lunang-pessel-saat-langsir-sawit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2024 13:16:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hanyut di Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=202778</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dua warga terseret arus sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian ini dibenarkan oleh Wali Nagari Lunang 3, M Sobirin. Ia mengatakan bahwa kedua warga yang terseret arus sungai itu bernama Toni dan Dani. Toni merupakan warga Mukomuko, sedangkan Dani adalah warga Lunang 2. Menurut Sobirin, Toni dan Dani terbawa arus sungai saat melangsir (mengangkut) buah sawit dengan menggunakan sampan. &#8220;Kejadiannya waktu melangsir buah sawit dengan menggunakan sampan, tidak ada jembatan, dilansir buah sawit itu dari kebun ke jalan pakai sampan,&#8221; ujar Sobirin saat dihubungi langgam.id Saat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-warga-terseret-arus-batang-sungai-lunang-pessel-saat-langsir-sawit/">2 Warga Terseret Arus Sungai Batang Lunang Pessel saat Langsir Sawit</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Dua warga terseret arus sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.</p>



<p>Kejadian ini dibenarkan oleh Wali Nagari Lunang 3, M Sobirin. Ia mengatakan bahwa kedua warga yang terseret arus sungai itu bernama Toni dan Dani. Toni merupakan warga Mukomuko, sedangkan Dani adalah warga Lunang 2.</p>



<p>Menurut Sobirin, Toni dan Dani terbawa arus sungai saat melangsir (mengangkut) buah sawit dengan menggunakan sampan. </p>



<p>&#8220;Kejadiannya waktu melangsir buah sawit dengan menggunakan sampan, tidak ada jembatan, dilansir buah sawit itu dari kebun ke jalan pakai sampan,&#8221; ujar Sobirin saat dihubungi langgam.id</p>



<p>Saat kejadian itu, katanya, kebetulan arus sungai lagi deras. Akibatnya, sampan yang mereka tumpangi terbalik.</p>



<p>&#8220;Yang satu Dani, tidak bisa berenang. Sedangan Toni yang pandai berenang dan menolong korban (Dani), nggak tahunya kedua-duanya jadi korban. Keduanya hanyut,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sobirin mengatakan, bahwa ada tiga orang saksi yang melihat kejadian tersebut. Namun ketiga saksi ini tidak bisa berenang, sehingga tidak berani menolong.</p>



<p>Usai mendapatkan informasinya adanya warga yang terbawa arus sungai ini terangnya, warga bersama relawan pun melakukan pencarian dari penyisiran di sepanjang sungai sejauh 2 Km dari titik awal sampan terbalik.</p>



<p>&#8220;Sudah dilakukan penyisiran dari titik nol hingga ke bawah pakai speedboat hingga penyelaman bersama relawan, hingga malam ini belum ketemu juga keduanya,&#8221; bebernya.</p>



<p>Sobirin mengatakan, pencarian pun dilakukan hingga malam ini. Sementara itu tim SAR baru tadi sore datang. &#8220;Cuma tim SAR, tadi saya tanya, baru turun besok,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Malam ini, terangnya, dilakukan piket penjagaan dan besok dilakukan penyisiran kembali di sepanjang Batang Sungai Lunang. <strong>(*/yki)</strong></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/2-warga-terseret-arus-batang-sungai-lunang-pessel-saat-langsir-sawit/">2 Warga Terseret Arus Sungai Batang Lunang Pessel saat Langsir Sawit</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202778</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1 Pelajar Korban Hanyut di Padang Ditemukan Meninggal, 2 Lagi Masih Dicari</title>
		<link>https://langgam.id/1-pelajar-korban-hanyut-di-padang-ditemukan-meninggal-2-lagi-masih-dicari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2022 05:13:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hanyut di Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=157363</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim gabungan menemukan satu dari tiga pelajar korban hanyut di aliran Sungai Bangek, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (12/6/2022). Korban bernama sianu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kepala Seksi Operasional Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, Octavianto mengatakan, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB. Saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit. &#8220;Satu korban ditemukan sejauh 1,5 kilometer. Korban saat ini dibawa ke rumah sakit untuk visum kemudian akan diserahkan ke pihak keluarga,&#8221; kata Octa, Minggu (12/6/2022). Menurutnya, korban yang ditemukan atas nama Sintia Loka (16), perempuan, beralamat di Belakang Taman Pahlawan. Dua korban lain yang belum</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/1-pelajar-korban-hanyut-di-padang-ditemukan-meninggal-2-lagi-masih-dicari/">1 Pelajar Korban Hanyut di Padang Ditemukan Meninggal, 2 Lagi Masih Dicari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tim gabungan menemukan satu dari tiga pelajar korban hanyut di aliran Sungai Bangek, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (12/6/2022). Korban bernama sianu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Seksi Operasional Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, Octavianto mengatakan, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB. Saat ini telah dievakuasi ke rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Satu korban ditemukan sejauh 1,5 kilometer. Korban saat ini dibawa ke rumah sakit untuk visum kemudian akan diserahkan ke pihak keluarga,&#8221; kata Octa, Minggu (12/6/2022).</p>
<p>Menurutnya, korban yang ditemukan atas nama Sintia Loka (16), perempuan, beralamat di Belakang Taman Pahlawan. Dua korban lain yang belum ditemukan adalah Iksan Maulana, beralamat di Dadok Tunggul Hitam dan Tulva, beralamat di Pasar Raya. Semuanya berusia 16 tahun.</p>
<p>Baca Juga: <a class="ajax" href="https://langgam.id/mandi-mandi-di-sungai-3-siswa-smkn-5-padang-hanyut/">Mandi-mandi di Sungai, 3 Siswa SMKN 5 Padang Hanyut</a></p>
<p>Octa menyebutkan, operasi SAR masih berlangsung untuk melakukan pencarian terhadap dua orang korban lainnya. Tim gabungan masih menyisir sungai dalam pencarian.</p>
<p>&#8220;Masih ada dua korban lagi, satu laki-laki dan perempuan. Sedang dilakukan pencarian hingga sore dan tujuh hari ke depan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tiga orang pelajar ini sebelumnya mandi-mandi di kawasan aliran sungai pada Sabtu (11/6/2022) sore. Korban mandi saat cuaca buruk hingga membuat aliran sungai menghanyutkan para korban. (Irwanda/SS)</p>
<p>&#8212;</p>
<h4>Dapatkan update berita Kota Padang Sumatra Barat terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/1-pelajar-korban-hanyut-di-padang-ditemukan-meninggal-2-lagi-masih-dicari/">1 Pelajar Korban Hanyut di Padang Ditemukan Meninggal, 2 Lagi Masih Dicari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mandi-mandi di Sungai, 3 Siswa SMKN 5 Padang Hanyut</title>
		<link>https://langgam.id/mandi-mandi-di-sungai-3-siswa-smkn-5-padang-hanyut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2022 10:30:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah Aliran Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Hanyut di Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Hanyut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=157341</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak tiga orang siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Padang dilaporkan hanyut saat mandi-mandi bersama di kawasan Lubuk Tongga, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sabtu (11/6/2022) sore. Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Basril menjelaskan pihaknya menerima informasi siswa hanyut itu sekitar pukul 16.10 WIB. Dari laporan di lapangan, diketahui ketiga korban masing-masing yaitu Ikhsan Maulana, pria 16 tahun, warga Tunggul Hitam; Sintia Vita Loka, perempuan 16 tahun, tinggal di Belakang Taman Makam Pahlawan Lolong, dan Ulfa, perempuan 16 tahun, alamat Jalan Jenderal Ahmad Yani Padang. &#8220;Kejadian berawal ketika ketiga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mandi-mandi-di-sungai-3-siswa-smkn-5-padang-hanyut/">Mandi-mandi di Sungai, 3 Siswa SMKN 5 Padang Hanyut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak tiga orang siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Padang dilaporkan hanyut saat mandi-mandi bersama di kawasan Lubuk Tongga, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sabtu (11/6/2022) sore.</p>
<p dir="ltr">Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Basril menjelaskan pihaknya menerima informasi siswa hanyut itu sekitar pukul 16.10 WIB.</p>
<p dir="ltr">Dari laporan di lapangan, diketahui ketiga korban masing-masing yaitu Ikhsan Maulana, pria 16 tahun, warga Tunggul Hitam; Sintia Vita Loka, perempuan 16 tahun, tinggal di Belakang Taman Makam Pahlawan Lolong, dan Ulfa, perempuan 16 tahun, alamat Jalan Jenderal Ahmad Yani Padang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kejadian berawal ketika ketiga korban bersama satu orang rekannya yang berhasil selamat mandi-mandi di Lubuk Tongga. Mereka tidak mengetahui keadaan cuaca dan debit air sehingga menyebabkan tiga orang hanyut,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Sementara untuk korban selamat yaitu Aditya Nugraha, 16 tahun, warga Rawang Tunggul Hitam telah berusaha untuk menyelamatkan rekan-rekannya. Namun tidak bisa ditolong, sehingga ia melaporkan kejadian ini ke masyarakat setempat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung ke lokasi. Namun, untuk sementara, pencarian belum bisa dilakukan mengingat kondisi hujan lebat dan debit air yang cukup besar,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Dalam pencarian kali ini, selain BPBD Kota Padang juga turut dilakukan pencarian oleh Basarnas, PMI, Polsek Koto Tangah, Lurah Balai Gadang, Rumah Zakat, dan masyarakat setempat.</p>
<p dir="ltr">&#8212;</p>
<h4>Dapatkan update berita Padang terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mandi-mandi-di-sungai-3-siswa-smkn-5-padang-hanyut/">Mandi-mandi di Sungai, 3 Siswa SMKN 5 Padang Hanyut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157341</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/87 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-03 12:57:35 by W3 Total Cache
-->