<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Menkes Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/menkes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/menkes/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Jan 2022 10:28:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Menkes Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/menkes/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Tak Seperti Delta, Menkes: Tak Usah Panik Jika Tertular Omicron</title>
		<link>https://langgam.id/tak-seperti-delta-menkes-tak-usah-panik-jika-tertular-omicron/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2022 10:28:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Omicron Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Varian Omicron]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=146580</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Varian Omicron tak seperti Delta. Jadi, tak usah panik jika tertular, kata Menkes Budi Gunandi Sadikin. Langgam.id &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau agar masyarakat tidak panik dengan kehadiran varian baru Virus Corona (Covi-19) yaitu Varian Omicron. Menteri Keseahtan (Menkes) Budi Gunandi Sadikin mengatakan, Varian Omicron tidak seperti Delta. Namun, laju penularan Omircon lebih cepat atau tinggi dari Delta. Bahkan, kata Budi, strategi pemerintah menghadapi Omicron juga berbeda saat menghadapi Varian Delta, termasuk tidak mempersiapkan banyak tempat tidur di rumah sakit. &#8220;Sebagian besar kasus Omicron itu OTG atau asimtomatik, gejala sakitnya ringan. Jadi, hanya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tak-seperti-delta-menkes-tak-usah-panik-jika-tertular-omicron/">Tak Seperti Delta, Menkes: Tak Usah Panik Jika Tertular Omicron</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Varian Omicron tak seperti Delta. Jadi, tak usah panik jika tertular, kata Menkes Budi Gunandi Sadikin.</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau agar masyarakat tidak panik dengan kehadiran varian baru Virus Corona (Covi-19) yaitu Varian Omicron.</p>
<p>Menteri Keseahtan (Menkes) Budi Gunandi Sadikin mengatakan, Varian Omicron tidak seperti Delta. Namun, laju penularan Omircon lebih cepat atau tinggi dari Delta.</p>
<p>Bahkan, kata Budi, strategi pemerintah menghadapi Omicron juga berbeda saat menghadapi Varian Delta, termasuk tidak mempersiapkan banyak tempat tidur di rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Sebagian besar kasus Omicron itu OTG atau asimtomatik, gejala sakitnya ringan. Jadi, hanya gejala pilek, batuk, atau demam yang sebenarnya bisa sembuh tanpa perlu dibawa ke rumah sakit,&#8221; ujar Budi melalui keterangan tertulisnya dikutip dari laman resmi Kemenkes, Jumat (28/1/2022).</p>
<p>Mengahadapi Varian Omicron, lanjut Budi, pemerintah hanya meyiapkan tempat tidur perawan di rumah sakit sanyak 70.641, dengan kapasitas tempat tidur secara nasional 120-130 ribu.</p>
<p>Lebih lanjut dijelaskan Budi, total pasien yang sudah terkonfirmasi Omicron sampai 26 Januari 2022 sebanyak 1.988 orang. Dari jumlah itu, yang sudah sembuh atau selesai dirawat sebanyak 765 orang.</p>
<p>Kemudian, total pasien yang pernah dirawat sejak awal kasus Varian Omicron pada Desember 2021 sebanyak 854 orang, dengan rincian, pasien asimtomatik 461 orang, gejala jaringan 334 orang, dan gejala sedang dan berat 59 orang.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya, yang perlu masuk rumah sakit, ya pasien yang 59 orang itu. Yang perlu dirawat (jika terpapar Omicron) ketika pasien membutuhkan treatment oksigen,&#8221; ucap Budi.</p>
<p>Jadi, sebut Budi, tidak usah panik jika tertular Omicron. &#8220;Yang penting, disiplin isolasi sendiri dan minum vitamin, jika ada gejala ringan, minum obat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pasien Varian Omicron yang perlu ke rumah sakit, tambah Budi, kalau ada lansia atau orang dengan komirbid yang banyak.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/sebut-seperti-flu-biasa-menkes-beberkan-ciri-ciri-varian-omicron/">Sebut Seperti Flu Biasa, Menkes Beberkan Ciri-ciri Varian Omicron</a></strong></p>
<p>&#8220;Cepat-cepatlah divaksin untuk memperkuat daya tahan tubuh dalam menghadapi varian baru ini,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tak-seperti-delta-menkes-tak-usah-panik-jika-tertular-omicron/">Tak Seperti Delta, Menkes: Tak Usah Panik Jika Tertular Omicron</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkes Deteksi Adanya 5 Kasus Probable Omicron di Indonesia</title>
		<link>https://langgam.id/kemenkes-deteksi-adanya-5-kasus-probable-omicron-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Dec 2021 08:16:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Omicron]]></category>
		<category><![CDATA[Wisma Atlet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=141462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi adanya lima kasus positif covid-19 probable (kemungkinan) Omicron. Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers di Kanal Youtube Kemenkes, Kamis (16/12/2021). Budi menjelaskan, kasus tersebut masih bersifat probable atau kemungkinan karena pasien baru menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan spesifikasi khusus. Menkes Budi mengatakan, sampel tersebut saat ini sudah dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) untuk diteliti lebih lanjut. “Diharapkan tiga hari kedepan sudah keluar hasilnya,” ujar Menkes Budi. Ia mengungkapkan, dua di antara pasien tersebut merupakan warga negara Indonesia yang baru kembali dari Amerika Serikat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kemenkes-deteksi-adanya-5-kasus-probable-omicron-di-indonesia/">Kemenkes Deteksi Adanya 5 Kasus Probable Omicron di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id –</strong> Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi adanya lima kasus positif covid-19 probable (kemungkinan) Omicron.</p>
<p>Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers di Kanal Youtube Kemenkes, Kamis (16/12/2021).</p>
<p>Budi menjelaskan, kasus tersebut masih bersifat probable atau kemungkinan karena pasien baru menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan spesifikasi khusus.</p>
<p>Menkes Budi mengatakan, sampel tersebut saat ini sudah dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) untuk diteliti lebih lanjut.</p>
<p>“Diharapkan tiga hari kedepan sudah keluar hasilnya,” ujar Menkes Budi.</p>
<p>Ia mengungkapkan, dua di antara pasien tersebut merupakan warga negara Indonesia yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris.</p>
<p>&#8220;Keduanya saat ini sedang menjalani karantina di RS Wisma Atlet,&#8221; tutur Budi.</p>
<p>Sedangkan tiga pasien lainnya terang Budi merupakan warga negara asing dari China yang tiba di Manado. Saat ini ketiganya dikabarkan juga sedang menjalani isolasi.</p>
<p>Pada konferensi pers tersebut, Budi turut menginformasikan bahwa kasus pertama pasien terkonfirmasi positif covid-19 varian Omicron telah terdeteksi.</p>
<p>Pasien tersebut merupakan pekerja pembersih di Rumah Sakit Wisma Atlet.</p>
<p>“Data–datanya juga sudah dikonfirmasi ke GISAID dan memang betul data Sequencing Omicron,” kata Menkes Budi.</p>
<p>Pasien tersebut ungkapnya, terkonfirmasi positif covid–19 pada 10 Desember lalu bersama dengan dua pekerja lainnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/menkes-pekerja-pembersih-wisma-atlet-positif-omicron/">Menkes: Pekerja Pembersih Wisma Atlet Positif Omicron</a></strong></p>
<p>Sampel ketiganya kemudian dikirimkan ke Litbangkes untuk dilakukan Genome Sequencing dan satu diantaranya terkonfirmasi positif Omicron.</p>
<p>&#8220;Saat ini ketiga pasien tersebut sudah melakukan tes PCR kedua dan mendapatkan hasil negatif namun masih menjalani karantina di RS Wisma Atlet,&#8221; bebernya.</p>
<p>Menkes mengatakan ketiga pekerja ini terkonfirmasi covid-19 tanpa gejala, sehat, tidak demam, dan tidak batuk. <strong>(*/Fauziah)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kemenkes-deteksi-adanya-5-kasus-probable-omicron-di-indonesia/">Kemenkes Deteksi Adanya 5 Kasus Probable Omicron di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141462</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menkes Pastikan Tidak Akan Tarik Kembali Insentif Nakes yang Telah Dicairkan</title>
		<link>https://langgam.id/menkes-pastikan-tidak-akan-tarik-kembali-insentif-nakes-yang-telah-dicairkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2021 12:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=136333</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sebut pemerintah berjanji tidak akan tarik kembali kelebihan insentif tenaga kesehatan (nakes) yang telah dicairkan. Dana insentif yang telah dikeluarkan nantinya akan dikalkulasikan sebagai biaya kompensasi pada pembayaran insentif tahap selanjutnya. &#8220;Jadi para tenaga kesehatan tidak usah khawatir, yang sudah diberikan tidak akan diambil kembali,&#8221; kata Budi dikutip Langgam.id dari Tempo.co, Senin (01/11/2021). Budi memastikan jumlah kelebihan kompensasi insentif sangat kecil. Baca juga: Sejumlah Nakes Harus Kembalikan Insentif, Ini Alasannya Sebelumnya, BPK menyampaikan bahwa terdapat kelebihan dana insentif tenaga kesehatan sebesar Rp 84 miliar pada periode Januari hingga Agustus 2021. “Temuan kelebihan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menkes-pastikan-tidak-akan-tarik-kembali-insentif-nakes-yang-telah-dicairkan/">Menkes Pastikan Tidak Akan Tarik Kembali Insentif Nakes yang Telah Dicairkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sebut pemerintah berjanji tidak akan tarik kembali kelebihan insentif tenaga kesehatan (nakes) yang telah dicairkan.</p>
<p>Dana insentif yang telah dikeluarkan nantinya akan dikalkulasikan sebagai biaya kompensasi pada pembayaran insentif tahap selanjutnya.</p>
<p>&#8220;Jadi para tenaga kesehatan tidak usah khawatir, yang sudah diberikan tidak akan diambil kembali,&#8221; kata Budi dikutip Langgam.id dari Tempo.co, Senin (01/11/2021).</p>
<p>Budi memastikan jumlah kelebihan kompensasi insentif sangat kecil.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/sejumlah-nakes-harus-kembalikan-insentif-ini-alasannya/">Sejumlah Nakes Harus Kembalikan Insentif, Ini Alasannya</a></strong></p>
<p>Sebelumnya, BPK menyampaikan bahwa terdapat kelebihan dana insentif tenaga kesehatan sebesar Rp 84 miliar pada periode Januari hingga Agustus 2021.</p>
<p>“Temuan kelebihan insentif ini merupakan hasil pemeriksaan BPK atas pengelolaan pinjaman luar negeri atau Indonesia Emergency Response to Covid-19 Tahun 2020-2021 pada Kementerian Kesehatan,” ujarnya.</p>
<p>Menanggapi hal ini Budi menjelaskan bahwa kelebihan insentif terjadi akibat adanya kekeliruan dalam pembaruan data.</p>
<p>Selainitu perubahan sistematika pencairan dana insentif juga menjadi salah satu pemicu terjadinya permasalahan ini. Namun ia meyakinkan bahwa kekeliruan yang terjadi tidak lebih dari satu persen.</p>
<p>“Persoalan ini bermula ketika pemerintah hendak membayarkan tunggakan tenaga medis pada 2020 yang jumlahnya Rp 1,4 triliun. Proses pembayaran tunggakan itu dimulai pada 2021,” jelas Budi. <br /><br />“Selama proses pembayaran insentif berlangsung, Kementerian Kesehatan mengubah sistem pencairan dana langsung ke tenaga kesehatan. Berbeda dengan sebelumnya yang diserahkan melalui rumah sakit,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengungkapkan bahwa 8.961 tenaga kesehatan diketahui menerima kelebihan insentif dengan variasi penerimaan yang berbeda.</p>
<p>“Proses pemeriksaan belum selesai. Namun nilai awal (kelebihan anggaran) terus berkurang sehingga angkanya terus menyusut,” jelas Agung. (Mg Dewi)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menkes-pastikan-tidak-akan-tarik-kembali-insentif-nakes-yang-telah-dicairkan/">Menkes Pastikan Tidak Akan Tarik Kembali Insentif Nakes yang Telah Dicairkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136333</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menkes Minta Percepat Vaksinasi Covid-19, Begini Strategi Pemprov Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/menkes-minta-percepat-vaksinasi-covid-19-begini-strategi-pemprov-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2021 03:46:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=132666</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menyebut Sumatra Barat (Sumbar) termasuk tiga daerah dengan capaian vaksinasi covid-19 paling rendah di Indonesia. Ia meminta percepatan vaksinasi dilakukan oleh pemerintah daerah. Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar Ary Yuswandi mengatakan sebenarnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) sejak dulu sudah melakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi. Menurutnya, yang diminta Menkes agar pemerintah daerah berinovasi dalam menarik masyarakat ikut vaksinasi Sampai saat ini vaksinasi di Sumbar sudah mencapai 26 persen. Selain itu, kabupaten kota diminta juga lebih proaktif percepatan vaksinasi dengan berbagai usaha menarik masyarakat. &#8220;Pak Menkes mengharapkan ada pendekatan khusus agar masyarakat Sumbar mau</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menkes-minta-percepat-vaksinasi-covid-19-begini-strategi-pemprov-sumbar/">Menkes Minta Percepat Vaksinasi Covid-19, Begini Strategi Pemprov Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong>-Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menyebut Sumatra Barat (Sumbar) termasuk tiga daerah dengan capaian vaksinasi covid-19 paling rendah di Indonesia. Ia meminta percepatan vaksinasi dilakukan oleh pemerintah daerah.</p>
<p dir="ltr">Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar Ary Yuswandi mengatakan sebenarnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) sejak dulu sudah melakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, yang diminta Menkes agar pemerintah daerah berinovasi dalam menarik masyarakat ikut vaksinasi</p>
<p dir="ltr">Sampai saat ini vaksinasi di Sumbar sudah mencapai 26 persen. Selain itu, kabupaten kota diminta juga lebih proaktif percepatan vaksinasi dengan berbagai usaha menarik masyarakat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pak Menkes mengharapkan ada pendekatan khusus agar masyarakat Sumbar mau divaksin. Berbagai pendekatan dicari apa upaya yang paling cocok supaya orang mau divaksin,&#8221; katanya, Kamis (14/10/2021).</p>
<p dir="ltr">Dia menyebut upaya yang dilakukan yaitu dengan terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya vaksinasi. Kemudian mencari kiat-kiat khusus bagaimana orang bisa datang disuntik vaksin.</p>
<p dir="ltr">Dia mencontohkan ada sejumlah daerah yang melakukan vaksinasi dengan membagikan sembako. Dengan pengalaman itu, tentu Sumbar juga bisa meniru atau mencari upaya lain yang dinilai bisa menarik orang untuk divaksin.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita menyesuaikan, kalau soal membagikan sembako tergantung pembiayaan juga, mungkin masyarakat butuh itu atau butuh yang lain,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga:<a href="https://langgam.id/baru-25-persen-menkes-soroti-rendahnya-vaksinasi-covid-19-di-sumbar/"> Baru 25 Persen, Menkes Soroti Rendahnya Vaksinasi Covid-19 di Sumbar</a></strong></p>
<p dir="ltr">Soal sembako itu bisa saja dilakukan, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah masing-masing. Bisa juga ada bantuan CSR dari swasta, dan hal ini terus diusahakan.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, ada juga usaha lain. Ia mencontohkan di Padang Pariaman ada guru gur tarikat yang berpengaruh, maka diajak dan nanti diikuti oleh masyarakat lainnya. Namun hal itu tidak mudah karena butuh pendekatan.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut Sumbar adalah satu dari tiga daerah dengan capaian vaksinasi covid-19 paling rendah di Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 10 Oktober 2021, dari total 4.408.509 sasaran vaksinasi di Sumbar, baru 1.114.877 orang atau 25.29 persen yang disuntik vaksin dosis pertama. Sedangkan yang sudah mendapatkan dosis lengkap baru 568.327 orang atau 12.89 persen.</p>
<p dir="ltr">”Kalau saya lihat, di Sumbar target yang divaksinasi ada 4,4 juta yang sudah divaksinasi dosis pertama 1,1 juta, dosis kedua sekitar 560 ribu. Jadi saya minta tolong semua diajak untuk divaksinasi, ini bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga orang lain,” kata Budi dalam keterangannya, dikutip Kamis (14/10/2021).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menkes-minta-percepat-vaksinasi-covid-19-begini-strategi-pemprov-sumbar/">Menkes Minta Percepat Vaksinasi Covid-19, Begini Strategi Pemprov Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132666</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Baru 25 Persen, Menkes Soroti Rendahnya Vaksinasi Covid-19 di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/baru-25-persen-menkes-soroti-rendahnya-vaksinasi-covid-19-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2021 00:56:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=132606</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut Sumatra Barat (Sumbar) adalah satu dari tiga daerah dengan capaian vaksinasi covid-19 paling rendah di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 10 Oktober 2021, dari total 4.408.509 sasaran vaksinasi di Sumbar, baru 1.114.877 orang atau 25.29 persen yang disuntik vaksin dosis pertama. Sedangkan yang sudah mendapatkan dosis lengkap baru 568.327 orang atau 12.89 persen. &#8221;Kalau saya lihat, di Sumbar target yang divaksinasi ada 4,4 juta yang sudah divaksinasi dosis pertama 1,1 juta, dosis kedua sekitar 560 ribu. Jadi saya minta tolong semua diajak untuk divaksinasi, ini bukan hanya untuk diri sendiri</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/baru-25-persen-menkes-soroti-rendahnya-vaksinasi-covid-19-di-sumbar/">Baru 25 Persen, Menkes Soroti Rendahnya Vaksinasi Covid-19 di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut Sumatra Barat (Sumbar) adalah satu dari tiga daerah dengan capaian vaksinasi covid-19 paling rendah di Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 10 Oktober 2021, dari total 4.408.509 sasaran vaksinasi di Sumbar, baru 1.114.877 orang atau 25.29 persen yang disuntik vaksin dosis pertama.</p>
<p dir="ltr">Sedangkan yang sudah mendapatkan dosis lengkap baru 568.327 orang atau 12.89 persen.</p>
<p dir="ltr">&#8221;Kalau saya lihat, di Sumbar target yang divaksinasi ada 4,4 juta yang sudah divaksinasi dosis pertama 1,1 juta, dosis kedua sekitar 560 ribu. Jadi saya minta tolong semua diajak untuk divaksinasi, ini bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga orang lain,&#8221; kata Budi dalam keterangannya, dikutip Kamis (14/10/2021).</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, capaian vaksinasi yang rendah disebabkan salah satunya karena adanya keraguan, kekhawatiran bahkan ketakutan ditengah masyarakat mengenai vaksin covid-19.</p>
<p dir="ltr">Padahal, pemberian vaksin covid-19  memiliki banyak manfaat di antaranya meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan covid-19 serta mencegah mutasi baru covid-19.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat sudah melalui serangkaian pengujian ketat, sehingga dipastikan aman, bermutu dan berkhasiat.</p>
<p dir="ltr">Menkes menyebut, langkah pertama yang bisa dilakukan warga Sumbar untuk menggenjot target vaksinasi dimulai dengan meyakinkan diri sendiri terhadap vaksinasi covid-19.</p>
<p dir="ltr">Selanjutnya meyakinkan orang terdekat seperti anggota keluarga, teman, tetangga dan masyarakat luas mengenai manfaat vaksinasi serta dampak dari pemberian vaksin covid-19.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/kasus-investasi-bodong-pengelolaan-mukena-naik-ke-penyidikan-tersangka-segera-ditetapkan/">Kasus Investasi Bodong Pengelolaan Mukena Naik ke Penyidikan, Tersangka Segera Ditetapkan</a></strong></p>
<p dir="ltr">Ia yakin melalui metode ini masyarakat akan bersedia divaksinasi setelah melihat orang-orang terdekatnya divaksin.</p>
<p dir="ltr">&#8221;Saya harapkan yang sudah divaksinasi mengajak orang-orang terdekatnya juga untuk divaksin, karena itu penting. Semakin banyak yang divaksin, makin naik antibodinya. Tingkat keparahan akan turun,&#8221; tuturnya.</p>
<p dir="ltr">Selain menggencarkan vaksinasi, Menkes juga berpesan agar kegiatan 3T yakni Tracing, Testing dan Treatment serta penegakkan 3M juga diperkuat sebagai bagian untuk meminimalisir penyebaran covid-19.</p>
<p dir="ltr">&#8221;Vaksinasi dipercepat, prokes dijalankan, surveilans dipercepat, itu yang perlu kita siapkan sebelum Januari,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/baru-25-persen-menkes-soroti-rendahnya-vaksinasi-covid-19-di-sumbar/">Baru 25 Persen, Menkes Soroti Rendahnya Vaksinasi Covid-19 di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132606</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Varian Virus Corona Sudah Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Menkes</title>
		<link>https://langgam.id/3-varian-virus-corona-sudah-sudah-masuk-indonesia-ini-penjelasan-menkes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 May 2021 03:26:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=102813</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa ada tiga varian baru mutasi covid-19 masuk ke Indonesia. Tiga varian mutasi yang masuk ini merupakan kategori varian of concern atau mutasi yang sangat diperhatikan oleh WHO karena penularannya relatif lebih tinggi. &#8220;Jadi ini yang harus kita jaga, mumpung masih sedikit karena mereka pasti akan segera menyebar karena penularannya relatif lebih tinggi dibandingkan yang lain,&#8221; kata Menkes dikutip dari Tempo.co, Selasa (4/5/2021). Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, tiga varian tersebut adalah varian B.1.1.7 asal Inggris, varian mutasi ganda B.1.617 asal India, serta B.1.351</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/3-varian-virus-corona-sudah-sudah-masuk-indonesia-ini-penjelasan-menkes/">3 Varian Virus Corona Sudah Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Menkes</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a> &#8211; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa ada tiga varian baru mutasi covid-19 masuk ke Indonesia. Tiga varian mutasi yang masuk ini merupakan kategori varian of concern atau mutasi yang sangat diperhatikan oleh WHO karena penularannya relatif lebih tinggi.</p>
<p>&#8220;Jadi ini yang harus kita jaga, mumpung masih sedikit karena mereka pasti akan segera menyebar karena penularannya relatif lebih tinggi dibandingkan yang lain,&#8221; kata Menkes dikutip dari <a href="https://nasional.tempo.co/read/1459000/kata-menkes-budi-gunadi-soal-antisipasi-penyebaran-mutasi-virus-covid-19">Tempo.co</a>, Selasa (4/5/2021).</p>
<p>Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, tiga varian tersebut adalah varian B.1.1.7 asal Inggris, varian mutasi ganda B.1.617 asal India, serta B.1.351 yang berasal dari Afrika Selatan.</p>
<p>&#8220;Ada yang dari Pekerja Migran Indonesia, ada yang WNI, tapi (asal penularannya) masih sedang dalam penelusuran lebih lanjut ya, karena ini ada sampel yang diambil di bulan Januari dan Februari,&#8221; ujar Nadia.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/ini-2-wilayah-di-sumbar-dengan-kasus-aktif-covid-19-tertinggi-se-indonesia/">Ini 2 Wilayah di Sumbar dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi se-Indonesia</a></strong></p>
<p>Dua kasus varian mutasi ganda B.1.617 asal India, terdeteksi di Jakarta dan satu kasus B.1.351 berasal dari Afrika Selatan. Sementara temuan varian B.1.1.7 asal Inggris terdapat 13 kasus atau bertambah tiga kasus sejak update terakhir April lalu.</p>
<p>April lalu, Kemenkes mengumumkan 10 kasus varian B117 asal Inggris yang telah teridentifikasi di Indonesia, rinciannya tiga kasus di DKI Jakarta, dua kasus di Jawa Barat, dua kasus di Sumatera Utara, dan satu kasus masing-masing di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.</p>
<p>Di antaranya, dua kasus di Jawa Barat merupakan hasil penelusuran kontak dari kasus pekerja migran di Karawang yang pulang dari Arab Saudi.<strong>(Tempo/Ela)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/3-varian-virus-corona-sudah-sudah-masuk-indonesia-ini-penjelasan-menkes/">3 Varian Virus Corona Sudah Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Menkes</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebut Vaksin Buatan Indonesia, Kemenkes Alokasikan Anggaran Rp400 miliar</title>
		<link>https://langgam.id/kebut-vaksin-buatan-indonesia-kemenkes-alokasikan-anggaran-rp400-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2021 12:06:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=98385</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengalokasikan anggaran untuk percepatan vaksin buatan Indonesia. Sekitar Rp400 miliar anggaran pun dipersiapkan. &#8220;Sekarang kita akan akselerasi dan kita sudah alokasikan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk tim percepatan pembangunan vaksin dalam negeri,&#8221; kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin usai meresmikan Masjid Asy Syifa di RSUP M Djamil Padang, Jumat (9/4/2021). Budi mengatakan saat ini Indonesia mencoba melakukan riset mengenai vaksin mandiri atau vaksin buatan Indonesia. Sejumlah tim dari beberapa perguruan tinggi sudah memulai melakukan. Pihaknya telah mengontak AsraZeneca dan pemerintah Inggris untuk memastikan penyediaan vaksin. &#8220;Berharap apa yang sudah dijanjikan kepada kita, dapat dipenuhi.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kebut-vaksin-buatan-indonesia-kemenkes-alokasikan-anggaran-rp400-miliar/">Kebut Vaksin Buatan Indonesia, Kemenkes Alokasikan Anggaran Rp400 miliar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengalokasikan anggaran untuk percepatan vaksin buatan Indonesia. Sekitar Rp400 miliar anggaran pun dipersiapkan.</p>
<p>&#8220;Sekarang kita akan akselerasi dan kita sudah alokasikan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk tim percepatan pembangunan vaksin dalam negeri,&#8221; kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin usai meresmikan Masjid Asy Syifa di RSUP M Djamil Padang, Jumat (9/4/2021).</p>
<p>Budi mengatakan saat ini Indonesia mencoba melakukan riset mengenai vaksin mandiri atau vaksin buatan Indonesia. Sejumlah tim dari beberapa perguruan tinggi sudah memulai melakukan.</p>
<p>Pihaknya telah mengontak AsraZeneca dan pemerintah Inggris untuk memastikan penyediaan vaksin.</p>
<p>&#8220;Berharap apa yang sudah dijanjikan kepada kita, dapat dipenuhi. Kalau kurang, janganlah dikurangi semuanya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, kata Budi, pihaknya juga telah melakukan diskusi dengan pemerintah China. Hal itu untuk mengantisipasi jika terjadi keterlambatan dalam pengiriman vaksin.</p>
<p>&#8220;Diskusi itu menanyai apakah bisa memberikan tambahan untuk jaga-jaga, kalau misalnya AsraZeneca ini terlambat dikirim,&#8221; jelasnya. <strong>(Irwanda/ABW)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kebut-vaksin-buatan-indonesia-kemenkes-alokasikan-anggaran-rp400-miliar/">Kebut Vaksin Buatan Indonesia, Kemenkes Alokasikan Anggaran Rp400 miliar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98385</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pekan Depan, Menkes Minta Daerah Lakukan Persiapan</title>
		<link>https://langgam.id/vaksinasi-covid-19-dimulai-pekan-depan-menkes-minta-daerah-lakukan-persiapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2021 09:06:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=85107</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan mendistribusikan 1,2 juta dosis vaksin covid-19 hingga 7 Januari. Penyuntikan vaksin akan dimulai pekan depan setelah dapat izin BPOM. &#8220;Kami akan tunggu persetujuan BPOM sebelum dimulai penyuntikan di minggu kedua Januari 2021. Kami merencanakan dalam jangka waktu 15 bulan bisa selesaikan vaksinasi 181 juta rakyat. Di ratas tadi Presiden kasih tantangan apakah bisa dipercepat sehingga selesai 12 bulan,&#8221; ujarnya sebagaimana dikutip dari situs resmi Sekretariat Presiden. Ia mengimbau agar seluruh Puskesmas, rumah sakit, dan klik untuk segera mendaftarkan ke aplikasi PCare (Primary Care) agar dapat melayani vaksinasi. &#8220;Bila puskesmas ada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/vaksinasi-covid-19-dimulai-pekan-depan-menkes-minta-daerah-lakukan-persiapan/">Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pekan Depan, Menkes Minta Daerah Lakukan Persiapan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a> &#8211; Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan mendistribusikan 1,2 juta dosis vaksin covid-19 hingga 7 Januari. Penyuntikan vaksin akan dimulai pekan depan setelah dapat izin BPOM.</p>
<p>&#8220;Kami akan tunggu persetujuan BPOM sebelum dimulai penyuntikan di minggu kedua Januari 2021. Kami merencanakan dalam jangka waktu 15 bulan bisa selesaikan vaksinasi 181 juta rakyat. Di ratas tadi Presiden kasih tantangan apakah bisa dipercepat sehingga selesai 12 bulan,&#8221; ujarnya sebagaimana dikutip dari <a href="http://setkab.go.id">situs resmi</a> Sekretariat Presiden.</p>
<p>Ia mengimbau agar seluruh Puskesmas, rumah sakit, dan klik untuk segera mendaftarkan ke aplikasi PCare (Primary Care) agar dapat melayani vaksinasi.</p>
<p>&#8220;Bila puskesmas ada kekurangan pendingin untuk simpan vaksin tolong kontak Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan terdekat atau bisa memberi tahu lewat Twitter supaya bisa ditangani,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ia mengatakan bahwa vaksinasi untuk tenaga kesehatan akan selesai pada Januari dan Februari 2021. Tahapan berikutnya pada Maret dan April 2021 kepada 17,4 juta tenaga layanan publik dan 21, 5 juta lanjut usia (lansia).</p>
<p>&#8220;Kami juga minta warga mulai 11 Januari hingga dua minggu ke depannya mengurangi mobilitas agar tidak memberikan tekanan kepada rumah sakit dan tenaga kesehatan yang ada. Cukup 500 orang tenaga kesehatan yang wafat jangan lebih dari itu,&#8221; jelasnya.<strong>(*/Ela)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/vaksinasi-covid-19-dimulai-pekan-depan-menkes-minta-daerah-lakukan-persiapan/">Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pekan Depan, Menkes Minta Daerah Lakukan Persiapan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengamanan Kedatangan Menkes di Bandara Minangkabau Langsung Dipimpin Kapolres</title>
		<link>https://langgam.id/pengamanan-kedatangan-menkes-di-bandara-minangkabau-langsung-dipimpin-kapolres/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2019 01:03:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Padang Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=16467</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek melakukan kunjungan kerja ke Sumatra Barat (Sumbar) pada Sabtu (12/10/2019). Pengamanan kedatangan Menkes di Bandara Internasional Minangkabau langsung dipimpin Kapolres AKBP Zamroni Wibowo. Polres Padang Pariaman merilis, Menkes datang ke Sumbar dalam rangka kunjungan kerja yakni ke Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) dan RSUP M. Djamil Padang. &#8220;Mengetahui akan kedatangan pejabat negara, Polres Padang Pariaman langsung memberikan pengamanan,&#8221; sebut rilis yang dilansir tribratanews di situs resmi Polri. &#8220;Saat Menteri Kesehatan tiba, AKBP Zamroni Wibowo bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Mery Yulesday dan staf langsung menyambut kedatangannya di tangga kedatangan,&#8221; sebut rilis</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pengamanan-kedatangan-menkes-di-bandara-minangkabau-langsung-dipimpin-kapolres/">Pengamanan Kedatangan Menkes di Bandara Minangkabau Langsung Dipimpin Kapolres</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek melakukan kunjungan kerja ke Sumatra Barat (Sumbar) pada Sabtu (12/10/2019). Pengamanan kedatangan Menkes di Bandara Internasional Minangkabau langsung dipimpin Kapolres AKBP Zamroni Wibowo.</p>
<p>Polres Padang Pariaman merilis, Menkes datang ke Sumbar dalam rangka kunjungan kerja yakni ke Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) dan RSUP M. Djamil Padang.</p>
<p>&#8220;Mengetahui akan kedatangan pejabat negara, Polres Padang Pariaman langsung memberikan pengamanan,&#8221; sebut rilis yang dilansir tribratanews di situs resmi Polri.</p>
<p>&#8220;Saat Menteri Kesehatan tiba, AKBP Zamroni Wibowo bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Mery Yulesday dan staf langsung menyambut kedatangannya di tangga kedatangan,&#8221; sebut rilis itu.</p>
<p>Sekira pukul 08.07 WIB, Menkes RI Nila F. Moeloek, beserta rombongan langsung menuju Kota Padang.</p>
<p>Selama kedatangan dan perjalanan Menteri Kesehatan di Wilkum Polres Padang Pariaman, dilakukan pengamanan oleh Personil Polres Padang Pariaman.</p>
<p>Kapolres AKBP Zamroni mengatakan, pengamanan yang dilakukan merupakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>“Saat kedatangan Pejabat Negara, tamu VIP dan VVIP akan kami berikan pengamanan,&#8221; katanya. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pengamanan-kedatangan-menkes-di-bandara-minangkabau-langsung-dipimpin-kapolres/">Pengamanan Kedatangan Menkes di Bandara Minangkabau Langsung Dipimpin Kapolres</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16467</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/79 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-21 13:23:48 by W3 Total Cache
-->