<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Longsor Padang Pariaman Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/longsor-padang-pariaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/longsor-padang-pariaman/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Nov 2025 08:32:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Longsor Padang Pariaman Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/longsor-padang-pariaman/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Cuaca Buruk Terjang Padang Pariaman, Jalan Padang Baru &#8211; Kampung Bonai Amblas</title>
		<link>https://langgam.id/cuaca-buruk-terjang-padang-pariaman-jalan-padang-baru-kampung-bonai-amblas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 08:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=238656</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Jalan penghubung Padang Baru–Kampung Bonai di Parit Malintang mengalami amblas pada Sabtu (22/11). Kerusakan akses utama tersebut langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui serangkaian langkah teknis dan administratif untuk memastikan mobilitas warga tidak terganggu lebih lama. Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memerintahkan Kepala Dinas PUPR untuk segera turun ke lokasi guna melakukan survei teknis. Hasil analisis lapangan akan menjadi dasar penanganan permanen maupun langkah darurat yang diperlukan. “Bencana ini harus kita respon dengan cepat dan tepat. Saya instruksikan seluruh jajaran agar bergerak malam ini juga. Masyarakat tidak boleh dibiarkan lama berada dalam kondisi terisolasi,”</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cuaca-buruk-terjang-padang-pariaman-jalan-padang-baru-kampung-bonai-amblas/">Cuaca Buruk Terjang Padang Pariaman, Jalan Padang Baru &#8211; Kampung Bonai Amblas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id &#8211; Jalan penghubung Padang Baru–Kampung Bonai di Parit Malintang mengalami amblas pada Sabtu (22/11). Kerusakan akses utama tersebut langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui serangkaian langkah teknis dan administratif untuk memastikan mobilitas warga tidak terganggu lebih lama.</p>



<p>Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memerintahkan Kepala Dinas PUPR untuk segera turun ke lokasi guna melakukan survei teknis. Hasil analisis lapangan akan menjadi dasar penanganan permanen maupun langkah darurat yang diperlukan.</p>



<p>“Bencana ini harus kita respon dengan cepat dan tepat. Saya instruksikan seluruh jajaran agar bergerak malam ini juga. Masyarakat tidak boleh dibiarkan lama berada dalam kondisi terisolasi,” tegas Bupati, dilansir dari Padangpariaman.go.id, Minggu (23/11/2025).</p>



<p>Selain melakukan peninjauan teknis, Bupati juga menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk segera mengkaji penerbitan Surat Keputusan Tanggap Darurat atas bencana yang telah terjadi sejak dua hari sebelumnya. Khusus untuk ruas Padang Baru–Kampung Bonai, Dinas PUPR diminta segera mengajukan Belanja Tidak Terduga (BTT) guna percepatan proses perbaikan. Seluruh prosedur administrasi serta mekanisme pelaksanaan diminta diawasi secara ketat oleh Inspektorat.</p>



<p>Koordinasi penyusunan SK Tanggap Darurat akan dipimpin oleh BPBD Padang Pariaman, dengan memperhatikan prakiraan cuaca terbaru dari BMKG. Bupati menegaskan bahwa langkah penanganan harus mempertimbangkan potensi risiko lanjutan.</p>



<p>&nbsp;“BPBD segera menyiapkan SK Tanggap Darurat dengan mempertimbangkan prakiraan cuaca dari BMKG. Kita harus antisipatif, bukan hanya reaktif,” katanya.</p>



<p>Pada Sabtu malam, Bupati kembali memberikan instruksi kepada seluruh OPD terkait untuk menyiapkan seluruh dokumen dan administrasi darurat serta melakukan pelaporan cepat kepada Pusdalops BPBD Sumbar dan Pusdalops BNPB.</p>



<p>Sebagai bentuk komitmen penanganan langsung, Bupati bersama Sekretaris Daerah dan sejumlah kepala OPD akan memimpin observasi lapangan pada Minggu, 23 November 2025. Peninjauan ini ditujukan untuk memastikan langkah-langkah strategis dapat segera dieksekusi sehingga jalur penghubung dapat kembali berfungsi dan risiko bencana susulan dapat diminimalisir.</p>



<p>Di sisi lain, BMKG melalui siaran pers bernomor e.B/ME.02.04/039/KPDG/XI/2025 mengingatkan adanya potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah di Sumatera Barat. Daerah yang masuk kategori rawan meliputi Padang Pariaman, Kota Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Sijunjung, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Lima Puluh Kota.</p>



<p>BMKG mengimbau masyarakat agar tetap siaga, mengenali titik rawan bencana, serta meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang berpotensi ekstrem. (*/YH)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cuaca-buruk-terjang-padang-pariaman-jalan-padang-baru-kampung-bonai-amblas/">Cuaca Buruk Terjang Padang Pariaman, Jalan Padang Baru &#8211; Kampung Bonai Amblas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">238656</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tangis Haru Korban Longsor Padang Pariaman Dijanjikan Bekerja di Kemensos</title>
		<link>https://langgam.id/tangis-haru-korban-longsor-padang-pariaman-dijanjikan-bekerja-di-kemensos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2021 08:34:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Rismaharini]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=129709</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengunjungi lokasi bencana banjir dan tanah longsor untuk menyerahkan bantuan di Nagari Pasie Laweh, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (2/10/2021). Dia mengunjungi lokasi longsor yang menimbun dua rumah milik warga. Bencana memakan tujuh korban yang masih satu keluarga meninggal dunia dan satu orang terluka. Bencana itu terjadi pada Rabu (29/9/2021) malam akibat hujan deras sejak siangnya. Usai berkeliling lokasi kejadian, Mensos bertemu langsung dengan Kesayangan Nduru. Ia satu-satunya ahli waris korban longsor yang kehilangan tujuh anggota keluarganya. Dia kehilangan ayah, ibu, tiga saudara, dan dua keponakannya dalam bencana itu.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tangis-haru-korban-longsor-padang-pariaman-dijanjikan-bekerja-di-kemensos/">Tangis Haru Korban Longsor Padang Pariaman Dijanjikan Bekerja di Kemensos</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengunjungi lokasi bencana banjir dan tanah longsor untuk menyerahkan bantuan di Nagari Pasie Laweh, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (2/10/2021).</p>
<p dir="ltr">Dia mengunjungi lokasi longsor yang menimbun dua rumah milik warga. Bencana memakan tujuh korban yang masih satu keluarga meninggal dunia dan satu orang terluka. Bencana itu terjadi pada Rabu (29/9/2021) malam akibat hujan deras sejak siangnya.</p>
<p dir="ltr">Usai berkeliling lokasi kejadian, Mensos bertemu langsung dengan Kesayangan Nduru. Ia satu-satunya ahli waris korban longsor yang kehilangan tujuh anggota keluarganya.</p>
<p dir="ltr">Dia kehilangan ayah, ibu, tiga saudara, dan dua keponakannya dalam bencana itu.</p>
<p dir="ltr">Saat bertemu dengan Kesayangan, Mensos Risma meminta kedua tangannya dibuka. Kemudian Kesayangan membuka tangan dan langsung digenggam erat oleh Risma. Dia kemudian meminta agar Kesayangan tetap kuat menghadapi musibah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kamu pegang tangan saya. Kamu harus kuat, kamu harus kuat, kamu dipercaya Tuhan, Tuhan itu Maha Kuasa, Tuhan Maha Tahu makanya kamu dipilih, kamu percaya kan?&#8221; kata Risma disambut tangis Kesayangan.</p>
<p dir="ltr">Kesayangan yang merupakan anak kedua dari 4 bersaudara itu kemudian hanya diam berusaha menenangkan diri dan terduduk sambil menangis. Dia dipeluk oleh keluarga lainnya dan oleh kakeknya Sarowa Nduru.</p>
<h2 dir="ltr">Wisuda Oktober</h2>
<p dir="ltr">Kakek Kesayangan, Sarowa Nduru dalam kesempatan itu menyampaikan keluh kesahnya kepada Mensos, Anggota DPR RI Jhon Kennedy Azis, Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bupati Padang Pariaman, terkait masa depan cucunya.</p>
<p dir="ltr">Cucunya akan wisuda di bulan Oktober nanti di UPI Padang. Sementara saat ini ia harus melanjutkan kehidupan sebatang kara tanpa ada lagi ibu, ayah dan saudaranya. Sebagai kakeknya dan perwakilan dari keluarga besar, ia mengucapkan terima kasih atas bantuan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Walau tidak seberapa tapi nilainya sudah sangat berarti bagi kami. Tapi yang ingin saya sampaikan Bu Menteri, Pak Gubernur, Pak Bupati, cucu kami yang sebatang kara ini bagaimana nasibnya ke depan,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Menanggapi itu, Anggota DPR RI Jhon Kenendy Azis yang berada di samping Mensos mengatakan, bahwa dirinya akan mereferensikan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) agar Kesayangan bisa bekerja di Kemensos nantinya.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga:<a href="https://langgam.id/mensos-risma-menyapu-di-komplek-makam-syekh-burhanuddin-ulakan/"> Mensos Risma Menyapu di Komplek Makam Syekh Burhanuddin Ulakan</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi begini, saya akan mereferensikan ke Ibu Menteri agar kamu bisa masuk kerja di Kemensos, saya akan rekomendasikan kamu ke Bu Risma,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Jhon sendiri langsung menyampaikan kepada Mensos Risma. Risma menanggapi dengan mengiyakan permintaan itu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Iyaa, iya oke, kamu harus kuat ya nak, lihat ibu, kamu harus kuat ya,&#8221; kata Risma terus menguatkan Kesayangan.</p>
<p dir="ltr">Menanggapi rencana itu, kakek Sarowa langsung memeluk cucunya dengan tangis haru. Kesayangan pun menangis sambil memeluk kakeknya dan mengangguk kepada Risma bahwa dirinya akan kuat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Puji Tuhan, Puji Tuhan, terimakasih bapak dan ibu,&#8221; katanya sambil menangis memeluk Kesayangan.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tangis-haru-korban-longsor-padang-pariaman-dijanjikan-bekerja-di-kemensos/">Tangis Haru Korban Longsor Padang Pariaman Dijanjikan Bekerja di Kemensos</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129709</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mensos Risma Kunjungi Keluarga 7 Korban Meninggal karena Longsor di Lubuk Alung</title>
		<link>https://langgam.id/mensos-risma-kunjungi-keluarga-7-korban-meninggal-karena-longsor-di-lubuk-alung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2021 04:20:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Risma]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Risma Harini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=129675</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Risma Harini mengunjungi lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Nagari Pasie Laweh, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Sabtu (2/10/2021). Dia mengunjungi lokasi tanah longsor yang menimbun dua rumah milik warga. Bencana itu memakan tujuh korban yang masih satu keluarga meninggal dunia dan satu orang terluka. Bencana itu terjadi pada Rabu (29/9/2021) malam akibat hujan deras sejak siang Tri Risma Harini didampingi oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dan sejumlah pejabat lainnya. Dia mendengarkan kronologis kejadian secara langsung dari orang-orang yang berada di lokasi. Ia juga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mensos-risma-kunjungi-keluarga-7-korban-meninggal-karena-longsor-di-lubuk-alung/">Mensos Risma Kunjungi Keluarga 7 Korban Meninggal karena Longsor di Lubuk Alung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Risma Harini mengunjungi lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Nagari Pasie Laweh, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Sabtu (2/10/2021).</p>
<p dir="ltr">Dia mengunjungi lokasi tanah longsor yang menimbun dua rumah milik warga. Bencana itu memakan tujuh korban yang masih satu keluarga meninggal dunia dan satu orang terluka. Bencana itu terjadi pada Rabu (29/9/2021) malam akibat hujan deras sejak siang</p>
<p dir="ltr">Tri Risma Harini didampingi oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dan sejumlah pejabat lainnya. Dia mendengarkan kronologis kejadian secara langsung dari orang-orang yang berada di lokasi.</p>
<p dir="ltr">Ia juga meminta masukan kepada Bupati Padang Pariaman apa yang bisa diberikan oleh pemerintah pusat untuk membantu agar bencana tidak kembali terulang. Salah satu masukan kepada pemerintah pusat agar melakukan pengerukan di sungai dekat lokasi agar tidak terjadi banjir.</p>
<p dir="ltr">Dalam kunjungan itu, Mensos juga memberikan bantuan uang tunai kepada satu-satunya ahli waris tujuh orang korban yang meninggal. Ahli waris diterima oleh Kesayangan Nduru senilai Rp 105 juta. Dia kehilangan kedua orang tua, tiga saudara, dan dua keponakannya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kamu yang kuat, kamu menghadapi musibah ini dipilih Tuhan karena kamu kuat. Kami di sini, ada pak Bupati ada Anggota DPR RI yang akan membantu,&#8221; kata Risma sambil memegang erat tangan Kesayangan Nduru.</p>
<p dir="ltr">Dia juga mengatakan agar Kesayangan tetap semangat menghadapi masa depan. Apalagi dia akan segera wisuda di bulan Oktober nanti di UPI Padang.</p>
<p dir="ltr">Selain bantuan untuk Kesayangan, Risma juga memberikan bantuan kepada keluarga lainnya yang salah satunya mengalami patah kaki dan menjalani perawatan di Padang. Bantuan diberikan sebesar Rp 5 juta. &#8220;Ini bantuan dari pemerintah, mudah-mudahan bermanfaat, &#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Kemudian bantuan logistik bencana juga diberikan berupa  makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung merah, matras merah, kasur lipat, selimut, <em>family kid, food ware,</em> senilai Rp.24 juta.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, Kemensos juga bakal memberikan bantuan renovasi pembangunan rumah yang hancur akibat bencana longsor. (Rahmadi/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mensos-risma-kunjungi-keluarga-7-korban-meninggal-karena-longsor-di-lubuk-alung/">Mensos Risma Kunjungi Keluarga 7 Korban Meninggal karena Longsor di Lubuk Alung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129675</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Longsor di Padang Pariaman 1 Keluarga, 3 Orang Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://langgam.id/korban-longsor-di-padang-pariaman-1-keluarga-3-orang-ditemukan-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2021 05:13:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=129293</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bencana longsor menimbun satu keluarga di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). Diprediksi terdapat tujuh atau delapan korban yang tertimbun. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, dari tujuh korban, empat di antaranya telah ditemukan. Mereka dalam keadaan tiga orang meninggal dunia dan satu orang patah tulang. &#8220;Jumlah korban sekitar tujuh atau delapan orang yang merupakan satu keluarga. Saat ini pencarian terhadap korban masih terus berlanjut,&#8221; kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya, Kamis (30/9/2021). Baca juga: 5 Daerah di Sumbar Terdampak Cuaca Ekstrem, Total 4</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/korban-longsor-di-padang-pariaman-1-keluarga-3-orang-ditemukan-meninggal/">Korban Longsor di Padang Pariaman 1 Keluarga, 3 Orang Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Bencana longsor menimbun satu keluarga di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). Diprediksi terdapat tujuh atau delapan korban yang tertimbun.</p>
<p>Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, dari tujuh korban, empat di antaranya telah ditemukan. Mereka dalam keadaan tiga orang meninggal dunia dan satu orang patah tulang.</p>
<p>&#8220;Jumlah korban sekitar tujuh atau delapan orang yang merupakan satu keluarga. Saat ini pencarian terhadap korban masih terus berlanjut,&#8221; kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya, Kamis (30/9/2021).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/5-daerah-di-sumbar-terdampak-cuaca-ekstrem-total-4-korban-meninggal-dunia/">5 Daerah di Sumbar Terdampak Cuaca Ekstrem, Total 4 Korban Meninggal Dunia</a></strong></p>
<p>Belum diketahui identitas empat korban yang ditemukan. Namun kata Budi, tiga korban meninggal merupakan perempuan sedang patah tulang laki-laki.</p>
<p>&#8220;Untuk korban yang masih tertimbun, pencarian masih berlanjut sampai saat ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Proses pencarian dan evakuasi korban longsor ini turut disaksikan Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang dan Sekretaris Daerah Rudi R Rilis. Hal ini berdasarkan postingan Instagram BPBD Padang Pariaman, Kamis (30/9/2021).</p>
<p>Dari data BPBD Padang Pariaman, ada 9 titik longsor di daerah tersebut. Kemudian, juga ditemukan 27 titik banjir dan 5 titik pohon tumbang.</p>
<p>Dampak banjir, longsor dan pohon tumbang ini sebut BPBD Padang Pariaman, beberapa rumah warga terendam. Kemudian, beberapa titik akses jalan terputus dan beberapa rumaah rusak berat.</p>
<p>Sementara itu, kebutuhan mendesak ialah evakuasi, tenda, alat berat dan logistik.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/korban-longsor-di-padang-pariaman-1-keluarga-3-orang-ditemukan-meninggal/">Korban Longsor di Padang Pariaman 1 Keluarga, 3 Orang Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129293</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/56 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-16 19:36:34 by W3 Total Cache
-->